Trik Mengatasi Serangan Kantuk Saat Tarawih

 Mengantuk saat Shalat Apa kabar ramadhan?? Tak terasa 4 ramadhan telah kita taklukan. Selama 4 hari tersebut, pasti ada banyak ceri…

Apa kabar ramadhan??

Tak terasa satu hari lagi kita akan menyambut datangnya puasa romadhon.  Pada postingan kali ini, aku ingin sedikit berbagi tips yang berkaitan dengan ramdhan. Tips ini mungkin bisa menjadi alternatif jalan keluar  dari permasalahan sobat blaster selama ini. Tips yang akan aku samapaikan yaitu tentang bagaimana agar tidak mengantuk saat shalat tarawih maupun pada saat tadarusan. Tidak bisa dipungkiri, saat ramadhan pola hidup kita berubah secara drastis..hehhee.. Dari yang tadinya bangunnya pukul 5 misalnya, sekarang dituntut bangun lebih cepat dari itu. Setelah itu, pada siang harinya kita diwajibkan untuk puasa. Lebih bagus lagi kalau pada siang harinya, kita juga tetap aktiv bekerja. Pasti akan banyak menguras tenaga, dan akibatnya, porsi untuk tidur menjadi berkurang. Dampaknya, pada saat shalat tarawih terkadang kita merasa “ngarat” (ngantuk berat). Sudah jam tidur berkurang, siang capek, ditambah malam shalat tarawih dengan jumlah rakaat yang tidak biasa dikerjakan tiap harinya. Share pengalaman saja, postingan ini sengaja aku buat memang terinspirasi dari pengalaman ramadhan ramadhan terdahulu yang mana tiap shalat tarawih mata berat sekali untuk tejaga. Sampai sampai pernah, mau terjatuh meskipun masih dalam keadaan berdiri. Parah euy.. masalah diterima atau tidak shalatku, biarlah itu urusan yang Maha Adil. Pada ramadhan tahun ini, aku mencoba mensiasati agar hal hal semacam itu tidak terulang kembali. Apa aja siasat ku? Berikut ulasan selengkapnya….

  1. Sebelumnya, untuk persiapan sebaiknya pada siang hari dianjurkan untuk Qailullaah (tidur siang).  Selain tidurnya orang puasa adalah ibadah. Tidur siang merupakan amalan yang disunahkan oleh Rasul    Khawaat bin Jubeir berkata:“Tidur di awal siang(pagi hari) adalah kejahilan, tidur di tengah hari adalah kemuliaan akhlak dan tidur di akhir siang(sore hari) adalah kedunguan.”(Al-Bukhari dalam Adaabul Mufrad dan sanadnya di shahihkan oleh al-Albani(947)) 
  2. Selanjutnya yang paling mendasar adalah, setting niat terlebih dahulu. Niatkan bahwa kamu  memang benar benar mau shalat tarawih. Dan sugestikan, saat tarawih tidak akan mengantuk.
  3. Saat berbuka, usahakan jangan terlalu banyak. Seperlunya saja. Karena ini akan mempengaruhi tubuh kita beberapa jam yang akan datang. Dan biasanya apabila perut terisi penuh oleh karbohidrat, kemungkinan untuk ngantuk sangat besar sekali.
  4. Sebelum berangkat ke masjid hal yang selalu aku lakukan adalah minum kopi. Yaa, jangan sepelekan dengan kopi. Tidak bisa dipungkiri bahwa kopi bisa membantu kita untuk tidak ngantuk. Bisa dibilang bahwa kopi adalah penawar kantuk yang terbukti. Karena ini akan dilakukan selama sebulan full, otomatis kita tiap hari akan minum kopi. Agar aman, pilihlah kopi yang rendah cafein dan aman untuk lambung. Aku sarankan  “White Coffee”.Bukannya promosi, tapi demi kebaikan Anda usahakan minum ini..hehhehe Aman dikonsumsi tiap hari.
  5. Saat shalat tarawih, jika kipas angin di dalam masjid selalu dihidupkan saat shalat berlangsung usakan posisi kita jangan dekat dekat dengan kipas angin. Karena dengan kesejukan biasanya mata secara otomatis, akan terhanyut dalam kesejukan, dan kemungkinan untuk mengantuk sangat besar.
  6. Khusuk shalat sangat diperlukan. Karena, dengan khusuk berarti otak kita saat itu juga ikut bekerja. Karena otak bekerja, biasanya moster kantuk tidak akan berani datang. Coba aja dah liat, orang orang  yang mengantuk salah satu penyebanya biasanya dikarenakan otaknya tidak digunakan untuk berfikir maupun konsentrasi. Setuju?? Buktikan….

Itulah,sedikit tips ramadhan dari ku, semoga bisa membantu masalah Anda selama ini. Silahkan diterpkan. Jika tidak cocok, bisa buat versi sendiri sesuai keadaan Anda. 😛

Sumber : Pengalaman pribadi

neverblast.com

Ini 4 Cara Cerdas Mencegah Pemborosan di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadan yang tinggal beberapa hari lagi, adalah momen yang dinantikan khususnya oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia. Memasuki bulan suci ini, umumnya masyarakat muslim akan mengalami perubahan aktivitas sehari-hari. Perubahan ini terlihat dari jam kerja, pola makan, pola jam tidur hingga pola pengeluaran keuangan. Terkadang pengeluaran saat ramadan juga bisa lebih banyak dibandingkan bulan biasanya. Saat bulan Ramadhan, sebaiknya kita juga berhemat dalam pengeluaran, terlebih pengeluaran untuk makan. Pasalnya, saat bulan Ramadhan, pola makan kita hanya dilakukan saat sahur dan berbuka, namun terkadang aneka macam makanan seperti wajib dihidangkan. Padahal, aktivitas tersebut masih berlanjut hingga satu bulan berikutnya, sebisa mungkin kita upayakan untuk berhemat. Berikut ini adalah 4 cara cerdas untuk mencegah pemborosan di bulan Ramadhan:

1. Buat Anggaran Khusus Bulan Ramadhan Memasuki bulan Ramadhan, tidak ada salahnya Anda membuat anggaran khusus harian selama bulan ramadan. Perkirakan berapa jumlah uang yang akan dikeluarkan untuk membeli hidangan berbuka puasa dan juga sahur. Setelah membuat anggaran, ingat bahwa Anda harus tetap menyisihkan uang untuk menabung. Bulan ramadan datang, bukan berarti menabung dihentikan. Setidaknya sisihkan 10 persen untuk tabungan.

2. Membeli Persiapan Lebaran Sedini Mungkin Menjelang Lebaran nanti, biasanya pengeluaran akan lebih banyak dari bulan biasanya. Terkadang makanan atau minuman yang tidak biasa dibeli, menjadi wajib dibeli saat hendak menjelang Lebaran. Jika ingin tetap hemat, sebaiknya berbelanja persiapan lebaranya dicicil sejak bulan Ramadhan. Saat sebelum memasuki bulan Ramadhan dan selama bulan Ramadhan, harga kebutuhan pokok mungkin masih normal. Namun, menjelang lebaran harganya akan melonjak naik. Oleh sebab itu belanja persiapannya dari sekarang akan lebih hemat bukan.

3. Berkreativitas Selama Ramadhan Walaupun sedang menjalankan ibadah puasa saat bulan ramadan nanti, bukan berarti kita berhenti beraktivitas. Kita bisa tetap menampilkan sisi kreatif untuk mempersiapkan persiapan Lebaran, seperti membuat kartu ucapan atau membuat parsel. Cobalah berkreasi untuk membuat parcel Lebaran sendiri. Dibandingkan harus membeli parsel dengan harga cukup mahal, sebaiknya kita membuat sendiri bukan, dengan konsep yang kita suka.

4. Manfaatkan Promo Khusus Ramadhan Menjelang Ramadhan ini, rata-rata toko akan menghadirkan promo menarik yang berkaitan dengan kebutuhan ramadan.

Pengeluaran Ramadhan Jangan Merusak Keuangan Jangka Panjang Saat Ramadhan tiba, kebutuhan akan beberapa produk pokok memang akan meningkat. Namun, sebaiknya atur anggaran khususnya, agar tetap bisa teratur dan tidak menjadi berlebihan atau pemborosan. Pengeluaran Ramadhan jangan sampai merusak arus kas keuangan jangka panjang Anda.

ekonomi.kompas.com