Sudah Benarkah Bunda Memilih Sikat Gigi Bayi? Ini Caranya!

Anak belajar menyikat gigi (Sumber: melindacare)
Dalam¬†memilih sikat gigi bayi, orang tua tidak bisa memilih sikat gigi sembarangan. Sebab struktur gigi bayi berbeda dengan struktur gigi anak-anak dan dewasa. Oleh sebab itu, memilih sikat gigi bayi kadang gampang-gampang susah juga bagi orang tua pemula. ūüôā

Anak belajar menyikat gigi (Sumber: melindacare)
Sikat gigi untuk bayi tidak bisa sembarangan karena seperti yang sudah disampaikan di awal, struktur gigi bayi sangat berbeda dengan struktur gigi anak-anak. Begitu juga ukuran mulut, konstruksi gusi, dan kondisi diding kulit mulut yang belum sekuat kulit mulut anak-anak dan dewasa. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memilih sikat gigi yang memang khusus untuk bayi. Sebenarnya, sikat gigi yang seperti apa yang cocok dan aman untuk bayi?

Setidaknya ada beberapa parameter yang menjadi acuan dalam memilih sikat gigi untuk bayi, diantaranya:

Bahan Sikat Gigi

Sikat gigi yang baik untuk bayi adalah sikat gigi yang dibuat dengan bahan yang tidak berbahaya, khususnya bahan yang digunakan untuk membuat bulu sikat dan bagian kepala sikat gigi. Hal ini menjadi penting karena tingkat kehalusan bulu sikat dan material pada kepala sikat gigi akan bersinggungan langsung dengan kulit dan gusi bayi.

Kepala Sikat Gigi

Kepala sikat yang baik biasanya lentur dan dapat ditekuk. Hal ini berfungsi agar mulut bayi dan gusi tidak lecet. Biasanya bahan untuk membuat sikat gigi yaitu silicon yang fleksibel dan tidak menimbulkan alergi pada mulut bayi dan mudah dibersihkan.

Memilih sikat gigi bayi tidak sama dengan memilih sikat gigi untuk orang dewasa. Pilihlah sikat dengan desain yang disukai buah hati. Misal, pemilihan warna, bentuk, atau hiasana gagang yang lucu dan membuat buah hati senang. Selain itu, pilihlah sikat gigi bayi dengan gagang yang terbuat dari karet dan tidak licin sehingga mudah dipegang oleh bayi. dengan demikian, bayi bisa memegang sikat dengan mudah sekaligus bisa belajar untuk menyikat gigi sendiri.

Selain dari sisi desainnya, usahakan agar tidak ada bagian sikat yang berbentuk lancip. Hal ini untuk menghindari agar ketika bayi bermain-main dengan sikat, misalnya menggigit atau memukul-memukulkannya, bayi tidak akan lecet, tergores, dan terluka.

Kesimpulan berdasarkan beberapa paparan di atas, maka berikut ini adalah acuan singkat yang bisa dijadikan pedoman dalam memilih sikat gigi bayi.

  1. Pilihlah sikat gigi dengan brand yang terpercaya dan memiliki beberapa merk untuk tingkatan usia.Pilihlah sikat yang tekstur dan ukurannya sesuai usia bayi.
  2. Pilihlah sikat yang memiliki bulu yang sangat lembut untuk melindungi gusi dan mulut bayi.
  3. Pilihlah kepala sikat yang kecil dan tumpul agar tidak melukai mulut bayi dan bayi tidak tersedak.
  4. Pilihlah sikat gigi bayi yang mudah untuk digenggam dan tidak licin.
  5. Pastikan sikat gigi mempunyai pembatas dan grip pada pegangannya agar tangan tidak terpeleset saat memegang.

Yang kadang menjadi pertanyaan bagi sebagian orang tua adalah, sebenarnya kapan sih bayi boleh diajari menyikat gigi? Tentu ketika giginya sudah tumbuh dong.. :), hehe. Untuk bahasan tersebut, kita akan mengulasnya pada tulisan lain di dalam website ini. Silakan cari di bagian pencarian.

sumber pakargigi.com

Wajib Coba! 5 Permainan Seru untuk Mengasah Kreativitas Anak

Pada zaman modern ini, jenis-jenis permainan untuk anak memang semakin beragam dan canggih. Semakin banyak anak usia dini yang pandai mengoperasikan gawai dan senang memainkan games. Hal ini wajar, Mam karena pada kenyataannya kita sekarang hidup dalam zaman digital. Namun, alangkah baiknya jika Mam juga melengkapi jenis-jenis permainan untuk anak dengan yang simpel, spontan, dan tidak perlu melibatkan teknologi.

Permainan kreatif untuk anak tidak harus yang mahal atau canggih, Mam. Hal terpenting adalah permainan tersebut dapat membuat anak gembira serta merangsang kemampuan motorik, emosional, sosial, bicara, dan daya berpikirnya.

Alat permainan edukatif terbagi menjadi dua, yang bersumber dari pabrik dan dari lingkungan. Alat yang kedua tidak harus berupa mainan. Benda-benda di sekitar atau barang yang sudah tidak terpakai, bisa dijadikan alat permainan untuk anak.

Tahukah Mam? Setidaknya ada lima manfaat permainan bagi perkembangan anak:

  • Melatih motorik kasar dan halus anak sehingga otot-otot tubuhnya akan terbentuk secara baik, sehat, dan seimbang.
  • Melatih sosio-emosional anak karena ia memiliki teman. Permainan juga dapat mendekatkan hubungan dengan orang tua dan merangsang si Kecil untuk berkomunikasi dua arah.
  • Melatih kemampuan kognitif anak. Melalui permainan, si Kecil akan belajar, mengenal, berkomunikasi, dan mengalami objek baru.
  • Melatih kepribadian. Dengan bermain, anak dapat berinteraksi dengan teman sebayanya. Interaksi dengan teman akan melatih si Kecil untuk bersikap jujur, sportif, dan ramah agar dapat diterima dan bekerja sama dengan mereka.
  • Melatih kreativitas. Melalui permainan, si Kecil akan memiliki ruang untuk berimajinasi, mengeksplorasi, dan memanipulasi alat permainannya. Eksplorasi ini secara perlahan akan mengasah kemampuan dan kreativitas si Kecil.

Berikut lima ide permainan untuk anak yang bukan hanya seru, melainkan juga dapat mengasah kreativitas si Kecil:

1. Tebak Suara

Alat yang dibutuhkan:

Kertas berisi daftar gambar dari sumber suara yang akan dicari oleh si Kecil. Mam dapat membuatnya berdasarkan tema tertentu, misalnya kendaraan atau hewan.

Cara bermain:

  • Ajak si Kecil berjalan-jalan di sekitar rumah. Minta ia untuk mendengarkan dengan saksama suara yang didengarnya.
  • Bila si Kecil bilang mendengar suara tertentu, misalnya burung, minta ia untuk memberi centang pada gambar sesuai sumber suara tersebut di kertas gambar yang sudah Mam buat sebelumnya.
  • Ulangi proses ini sampai seluruh gambar telah tercentang.

2. Es Pelangi

Alat yang dibutuhkan:

Cetakan es batu, air, beberapa pewarna makanan cair.

Cara bermain:

  • Ajak si Kecil menuang air di cetakan es batu hingga setengah penuh di setiap kotaknya.
  • Setelah semua kotak terisi, minta si Kecil untuk meneteskan aneka pewarna makanan di setiap kotak. Aduk setiap kotak dengan telunjuk hingga warnanya menjadi rata. Simpan cetakan di freezer selama 1-2 jam.
  • Keluarkan cetakan es batu dari freezer dan biarkan si Kecil bermain dengan es warna-warni hasil karyanya.

3. Gelembung Ular

Alat yang dibutuhkan:

Botol plastik kecil bekas, handuk kecil atau kaus kaki, 1 karet gelang, beberapa pewarna makanan, sabun cuci piring cair, air, gunting, wadah kecil.

Cara bermain:

  • Gunting bagian bawah botol hingga bolong.
  • Tutupi alas botol yang bolong dengan handuk atau kaus kaki. Lilitkan dengan karet gelang agar handuk tidak copot.
  • Teteskan pewarna makanan beraneka warna secara melingkar pada handuk yang kini telah menjadi alas botol.
  • Tuang sedikit air dan sabun cuci piring di wadah, aduk.
  • Celupkan bagian alas botol yang sudah ditutupi handuk ke dalam wadah, lalu angkat.
  • Lepaskan tutup botol, lalu tiup kencang, dan keluar lah gelembung ularnya.

4. Goresan Rahasia

Permainan ini tidak  membutuhkan alat khusus.

Cara bermain:

  • Minta si Kecil duduk memunggungi Mam. Lalu, buat goresan di punggungnya menggunakan tangan atau alat tertentu, seperti alat pemijat atau spidol (tidak dibuka). Mam bisa menggoreskan angka, huruf, atau bentuk. Minta si Kecil untuk menebak goresan apa yang Mam buat.
  • Selain di punggungnya anak, Mam juga bisa memainkan permainan ini di lengan, telapak tangan, telapak kaki, atau paha anak.

5. Bermain Pura-pura

Permainan ini tidak membutuhkan alat khusus dan dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. Saat di rumah, Mam bisa mengajak si Kecil untuk berpura-pura menjadi penyanyi, dokter, guru, dan sebagainya. Botol losion atau remote televisi dapat dijadikan mikrofon, dan ia dapat berdiri di atas bangku yang ceritanya adalah panggung.

Mam bisa juga melakukan permainan ini saat sedang berbelanja di supermarket. Sambil memilih-milih belanjaan, si Kecil dapat berpura-pura menjadi penjual yang menawarkan barang jualannya kepada Mam. Selain mengasah kreativitas karena ia belajar bermain dengan memanfaatkan benda yang ada di sekelilingnya, permainan ini juga dapat membangun kekompakan antara Mam dan anak.

Selain kelima permainan di atas, masih ada banyak ide lain tentang berbagai permainan untuk membangkitkan sensorik anak, mengasah akal pintarnya, serta membuatnya aktif bergerak. Tak hanya bermanfaat mendukung kepintaran si Kecil, permainan untuk anak tersebut juga baik untuk meningkatkan kedekatan Mam dengannya.

sumber wyethnutrition.co.id

8 Trik Menata Dapur Sederhana Dan Rapi Dengan Cepat

Ibu rumah tangga mana yang tidak ingin punya dapur sederhana dan rapi? Pentingnya sebuah dapur sederhana dan rapi memang tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya saja loh, tetapi juga dari kemampuan kamu untuk tetap mempertahankan dapur sederhana dan rapi setiap saat.

Umumnya pemilik rumah sering melakukan pembersihan total atau besar-besaran untuk area dapur, terutama pada hari-hari spesial seperti tahun baru atau momen khusus lainnya. Pembersihan total ini umumnya dilakukan sekitar 1 atau 2 kali setiap tahun dimana setiap sudut dan laci ruangan dapur akan dibongkar dan dibersihkan secara menyeluruh. Lalu bagaimana dengan dapur sederhana dan rapi  milikmu?

dapur sederhana dan rapi
unoform.co.uk

Kunci dalam mempertahankan dapur sederhana dan rapi adalah dengan pembersihan rutin alias perawatan  harian. Banyak hal yang bisa kamu lakukan setiap harinya dalam skala kecil dan minimal, tetapi punya efek besar untuk penampilan dapur sederhana dan rapi.

Jadi buat kalian yang mendambakan dapur sederhana dan rapi, berikut 8 tips yang bisa kamu praktekkan setiap hari- harinya. Kania jamin, kamu bisa lebih bahagia melihat dapur sederhana dan rapi hasil perawatan kamu!

1. Wastafel Kosong, Gadget Dapur Bersih

Awali hari-hari di dapur sederhana dan rapi dengan memperhatikan beberapa fitur penting dapur, seperti wastafel, dishwasher, rak pengering piring, hingga gadget dapur lainnya yang berfungsi serupa.  Pastikan kalau benda-benda tersebut selalu bersih dan kosong di akhir hari. Dengan demikian, kamu pasti akan mendapati dapur sederhana dan bersih setiap pagi di keesokan harinya.

dapur sederhana dan rapi
fhosu.com

Dengan wastafel dan perkakas dapur dalam kondisi kosong, kamu juga akan dimudahkan saat ingin mulai memasak atau mencuci piring. Tidak ada lagi tumpukan piring-piring yang kotor atau merapikan piring. Alhasil, dapur sederhana dan rapi setiap saat plus ekstra fungsional.

2. Dapur Sederhana dan Rapi Itu Bersih-Bersih Sekali Jalan

Salah satu rahasia andalan setiap juru masak ternama adalah alur kerja yang efisien dan serba efektif, termasuk untuk kamu pemilik dapur sederhana dan rapi. Salah satunya adalah bersih-bersih di sela pekerjaan yang sedang berlangsung. Misalnya, acara memotong bawang selalu diakhiri dengan membuang kulit bawang yang sudah terkelupas atau juga selalu membersihkan percikan minyak dengan lap saat menggoreng masakan.

Dapur Sederhana dan Rapi Bersih2 Sekali Jalan
blueapron.com

Trik bersih-bersih sekali jalan ini bisa kamu kuasai jika kamu lebih mawas diri pada sisa kotoran setelah masak supaya ruang dapur sederhana dan rapi terus. Biasanya area- area yang bisa kamu bersihkan sambil bekerja adalah area bekerja untuk bahan mentah, wastafel dan kompor. Teman andalan kamu dalam menciptakan dapur sederhana dan bersih adalah sebuah lap tekstil dapur.

3. Cuci Wastafel Setelah Selesai

Dapur Sederhana Bersihdan Rapi Cuci Wastafelpinterest.com

Mau punya dapur sederhana dan rapi dengan wastafel yang kinclong dan wangi? Mudah sekali. Biasakan diri untuk selalu mencuci atau menyikat wastafel setelah selesai kamu gunakan untuk membuang minyak, kotoran ataupun setelah mencuci piring di dapur sederhana dan rapi milikmu.

Kamu harus punya perhatian ekstra untuk tetap mempertahankan kebersihannya. Caranya adalah dengan menggunakan sikat terpisah (bukan sikat piring) dan menggosok seluruh areal wastafel dengan sabun cuci piring yang ada.

Setelah dibilas, jangan lupa dilap bersih terutama di bagian pinggiran meja wastafel. Dijamin, dapur sederhana dan rapi bisa kamu dapatkan plus sebuah wastafel yang jauh dari endapan minyak, kotoran hitam, dan selalu wangi setiap saat!

4. Perawatan Rutin Untuk Perangkat Masak

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Perawatan Rutinpinterest.com

Jangan abaikan penghuni dapur sederhana dan rapi kamu. Jika kamu memperhatikan dengan seksama, pasti ada peralatan masak seperti kuali atau panci yang butuh digosok karena sudah hitam terbakar. Atau mungkin pegangan pot masak sudah longgar dan butuh dikencangkan dengan obeng?

dapur sederhana dan rapi
apartmenttherapy.com

Perangkat masak seperti panci, kuali atau pot masak juga butuh servis bulanan supaya terlihat tetap kilat dan berfungsi dengan sempurna.  Sama halnya dengan pisau dapur yang butuh diasah secara berkala dan tidak hanya pada kala dibutuhkan. Idealnya, dapur sederhana dan rapi kamu bisa berjalan semakin mulus dengan perawatan rutin minimal 1 kali dalam sebulan.

5. Bersihkan Dekorasi Dapur Lainnya

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Dekorasipinterest.com

Dapur sederhana dan rapi bisa semakin cantik dengan dekor dapur yang ada. Baik berupa papan pemotong yang digantung di bagian dinding hingga gantungan gelas yang duduk cantik diatas meja dapur.
Pernak- pernik kecil ini juga harus dibersihkan setiap hari karena melekat dengan minyak atau debu yang ada di daerah dapur. Jika dekorasi dapur ini berukuran cenderung besar dan murni dekoratif, kamu juga bisa meluangkan waktu sekurang- kurangnya 3 kali dalam seminggu untuk perawatan dapur sederhana dan rapi yang indah.

6. Senjata Bersih-Bersih Yang Ampuh

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Senjatabaconscouts.com

Dapur sederhana dan rapi diawali dengan perangkat bersih- bersih yang tepat. Siapkan diri dengan jenis- jenis sikat serta sapu dan pel yang tepat supaya dapur sederhana dan rapi bisa terlihat bersih setiap saat.

dapur sederhana dan rapi
youtube.com

Tetapi kamu juga harus jeli dalam memilih jenis- jenis alat bantu bersih-bersih yang tepat untuk dapur sederhana dan rapi. Tergantung dari kebutuhan kamu, biasanya ada beberapa sikat dan pembersih kimia yang cocok untuk digunakan sehari-hari.

Jangan lupa untuk simpan senjata ampuh kamu ini di sebuah kotak penyimpanan terpisah dan letakkan di bagian bawah atau rak wastafel, laci khusus ataupun dalam ember. Hal ini tentunya supaya dapur sederhana dan rapi kamu tetap terlihat adem tanpa ada benda- benda yang menggangu pemandangan ini.

7. Pastikan Permukaan Meja Bersih

Dapur-Sederhana-Bersih-danRapi-Permukaan-87817063-1506048916824.jpglocalhousecleaning.services

Permukaan  meja dapur yang bersih adalah kunci yang penting untuk penampilan dapur sederhana dan bersih. Selain rajin membersihkan dengan benar dan seksama, pastikan juga tidak banyak dekorasi tak penting di atas permukaan meja dapur kamu.

Permukaan Dapur Sederhana Bersih dan Rapi
DIYnetwork.com

Dapur sederhana dan rapi akan terasa lebih lenggang, luas dan adem dengan kondisi yang minimal pernak-pernik tak penting. Bersihkan permukaan dapur kamu sekarang juga dan rasakan hangatnya dapur sederhana dan rapi yang kamu miliki.

8. Keranjang Sampah Ukuran Besar

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Keranjang Sampahjogodearea.com

Pastikan dapur sederhana dan rapi kamu sudah dilengkapi dengan tempat sampah yang berukuran cukup besar untuk kegiatan harianmu. Dengan keranjang sampah yang tepat, maka kamu bisa menghemat plastik pelapis sebelum membuang sampah.

Kamu juga tidak perlu bolak-balik keluar rumah untuk mempertahankan dapur sederhana dan rapi jika keranjang sampah kamu sudah memadai untuk aktivitas seharian. Cari keranjang sampah yang sudah dilengkapi dengan penutup yang erat supaya bau tak sedap akan jauh dari dapur sederhana dan rapi milikmu.

sumber dekoruma.com

 

Tips Memilih Pakaian Anak

Memilih baju anak tidak segampang memilih baju orang dewasa. Banyaknya pilihan terkadang membuat bingung untuk menentukan pilihan. Apalagi, banyak baju anak-anak dengan berbagai macam model terbaru yang dijual ditoko, membuat orangtua seakan-akan ingin memborong semuanya untuk anak tercinta. Tapi Anda perlu mengetahui beberapa hal untuk menemukan baju yang bukan hanya menarik namun juga nyaman dan cocok dipakai oleh Si Kecil.

 

Berikut beberapa tips dari Firststepchildcare.com dalam memilih baju agar anak nyaman dan senang memakainya.

РBahan. Saat  memilih baju anak-anak, memilih bahan adalah hal utama yang harus dilakukan sebelum melihat model baju atau lain sebagainya. Untuk anak yang suka aktif, Anda bisa memilih bahan katun yang bisa menyerap keringat. Namun, pemilihan baju juga dapat Anda sesuaikan dengan musim. Saat musim hujan, Anda bisa memilih bahan yang bisa menghangatkan tubuh Si Kecil yaitu bahan wol.
РUkuran. Si Kecil biasanya tumbuh dengan cepat, jangan memilih ukuran baju yang terlalu ketat. Pilih ukuran baju yang longgar, pemilihan baju yang longgar membuat anak bebas melakukan gerakan. Selain itu, baju dengan size agak longgar juga bisa dipakai untuk beberapa waktu ke depan.
РModel. Pilih model baju yang sesuai dengan anak-anak. Jika memungkinkan, ajak anak Anda untuk memilih model yang sesuai dengan keinginan mereka. Namun, tentunya harus tetap dalam pengawasan orangtua. Jangan sampai Si Kecil memilih baju model pakaian yang tak sesuai usianya.
РWarna. Pilih baju anak dengan warna yang cerah. Jika Anda mengetahui warna kesukaan anak-anak, Anda bisa memilih warna yang tepat. Anak-anak lebih suka memakai baju dengan warna yang sesuai warna kesukaan mereka.
РMotif. Untuk menampilkan kesan anak-anak, pilih baju anak dengan motif hewan atau tokoh kartun kesukaan anak-anak. Motif dalam baju akan membuat anak-anak tampak ceria.
РSesuai Kebutuhan. Maksudnya adalah, apakah baju yang Anda beli tersebut akan dipakai untuksehari-hari atau hanya untuk acara-acara khusus. Tentunya, harus dibedakan jenis pakaian untuk sehari-hari dan untuk acara special. Untuk dipakai sehari-hari bisa memilih jenis pakaian yang simple sedangkan untuk acara yang spesial, Anda bisa memilih pakaian kemeja untuk anak laki-laki dan rok terusan untuk anak perempuan.

sumber motherandbaby.co.id

Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh / Sistem Imun Anak

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun mempunyai peranan yang penting dalam menjaga kesehatan tubuh, sistem ini terdiri dari sel dan zat yang dihasilkan oleh tubuh, keduanya bekerja secara kolektif untuk melawan zat asing yang masuk ke dalam tubuh.

Sistem kekebalan tubuh juga memberikan perlindungan dari pengaruh luar seperti infeksi kuman, bakteri dan virus dengan melibatkan sel dan organ di dalam tubuh, apabila sistem ini melemah maka perlindungan yang dihasilkan menjadi lemah sehingga kuman, virus maupun bakteri dapat masuk dan berkembang.
Kondisi ini sering dialami oleh anak-anak karena sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna sehingga rentan terkena penyakit, meskipun demikian ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak.

1. Memberikan Asi Eksklusif

Pemberian ASI pada anak yang berusia 0-6 bulan berguna untuk meningkatkan daya tubuh serta dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan dan pernapasan.

2. Bermain di Lingkungan

Para orang tua sering merasa khawatir apabila anak mereka bermain pada lingkungan yang kotor, padahal bermain pada lingkungan yang seperti itu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak agar dapat berkembang sepenuhnya.

3. Banyak Tertawa

Melakukan kebiasaan yang dapat membuat anak tertawa merupakan salah satu cara untuk membantu meningkatkan produksi sel yang dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dengan membunuh kuman penyebab flu dan pilek.

4. Beristirahat Dengan Cukup

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh bisa dilakukan dengan cara beristirahat dengan cukup karena porsi tidur anak sehat dengan usia 3-12 tahun mencapai 10 jam setiap harinya.

5. Kurangi Memberikan Antibiotik

Pemberian anti biotik yang terlalu sering kepada anak dapat melemahkan sistem kekebalan tubuhnya.

6. Menghindari Polusi Udara

Polusi udara dapat merusak silia rambut di dalam hidung yang berperan sebagai penangkal masuknya benda asing ke dalam tubuh sehingga jauhkan anak dari polusi udara seperti asap pembakaran, asap rokok dan polusi akibat beberapa bahan kimia lainnya.

7. Berikan Makanan Yang Dapat Meningkatkan Imunitas

Memberikan asupan makanan yang berguna untuk meningkatkan imunitas merupakan salah satu cara terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak, makanan tersebut di antaranya adalah susu kedelai, ikan, telur, madu, sayuran dan buah-buahan.

Cara ini dapat diterapkan dengan mudah dengan tetap memperhatikan dan memantau tumbuh kembang dan kebiasaan anak setiap harinya.

sumber kesehatanpedia.com

4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga

Bila Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan kapas (cotton bud), sebaiknya mulai sekarang tinggalkan kebiasaan tersebut. Meski enak, membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud tidak dibenarkan karena berbahaya dan tidak efektif.

Pasalnya, gendang telinga dan tulang kecil di telinga tengah yang disebut ossicles, mudah rusak dan bahkan mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaiki, jelas Boris Chernobilsky, MD, asisten profesor klinis THT di Sekolah Kedokteran Icahn, Mount Sinai, New York. ‚ÄúDalam skenario terburuk, kerusakan pada ossicles dapat menyebabkan kebocoran cairan dari telinga bagian dalam,‚ÄĚ katanya. Dia menambahkan hal ini akan menyebabkan vertigo parah dan berpotensi mengalami gangguan pendengaran permanen. Selain itu, kulit saluran telinga sangat tipis sehingga mudah rusak. ‚ÄúJika kulit rusak, bisa terinfeksi dan menyebabkan infeksi telinga luar yang menyakitkan‚ÄĚ katanya.

Jika Anda ingin menjaga telinga Anda dalam kondisi sempurna, Anda dapat hentikan kebiasaan ini:

Membersihkan telinga secara teratur 
Membersihkan telinga sebenarnya tidak perlu setiap hari karena telinga bisa membersihkan dirinya sendiri. Begitu penjelasan Chernobilsky. ‚ÄúTelinga memiliki kemampuan untuk mendorong kotoran keluar dari salurannya ke telinga luar,‚ÄĚ katanya. Bila Anda menggerakkan rahang dan melakukan gerakan mengunyah, Anda membantu proses ini.
Kotoran telinga sendiri adalah kombinasi dari serumen yang diproduksi kelenjar sebaceous tubuh guna menjaga kulit di telinga tetap lembap, serta sel kulit mati yang secara alami dirontokkan saluran telinga. ‚ÄúSerumen adalah lotion kulit alami,” kata Dr. Chernobilsky. ” Serumen juga yang membunuh beberapa jenis bakteri dan mencegah pertumbuhan jamur.” Jadi, daripada mengorek telinga, lebih baik tunggu kotorannya keluar, lalu bersihkan secara perlahan dengan kain halus.

Memasukkan kapas
Cotton bud bukan untuk dimasukkan ke dalam telinga. Bentuk yang kaku dan runcing bisa merusak kulit, gendang telinga dan ossicles. Cotton bud juga bisa mendorong kotoran masuk lebih dalam dan menyebabkan impaksi. Selain itu, ada kemungkinan kepala kapas masuk ke dalam saluran telinga Anda. Satu lagi kemungkinan yang tidak menyenangkan: kepala kapas bisa masuk ke dalam saluran telinga Anda. Jika itu terjadi, Anda perlu menemui dokter untuk mengambilnya.

Memasukkan benda runcing 
“Orang-orang akan menempelkan apa saja yang bisa mereka pikirkan ke dalam telinga, saat mereka merasa tidak nyaman, dari kuku jari mereka yang panjang, jepitan, jarum jahit, kunci, dan sebagainya. ” Apa pun yang tajam atau berbentuk serupa dengan cotton bud, akan menimbulkan risiko pemotongan kulit dan kerusakan telinga bagian dalam dan luar yang sama.

Menggunakan lilin
Anda mungkin pernah mendengar ear candle. Ya, cara membersihkan telinga dengan memasukkan liling berongga berbentuk kerucut ke dalam telinga, tidak disarankan. Panas nyala api seharusnya menciptakan efek vakum, menarik kotoran ke luar. Beberapa orang menganggap cara itu berhasil dan memiliki efek rileks. Sebaliknya, Dr. Chernobilsky menganggapnya sangat berbahaya: “Saya telah melihat gendang telinga berlubang karena penggunaan lilin ini,‚ÄĚ katanya.

Lantas apakah ada cara aman untuk menghilangkan kotoran? Dr. Chernobilsky menyarankan untuk dibiarkan. Memang ada beberapa orang yang mungkin menumpuk kotoran lebih cepat, seperti orang yang menggunakan alat bantu dengar, dokter yang menggunakan stetoskop,dan lainnya. Jika kotoran telinga benar-benar mengganggu Anda, sebaiknya kunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga Anda setiap beberapa bulan.

Sebelum mengunjungi dokter, mungkin Anda perlu mencoba pelunak kotoran, selama Anda tahu bahwa telinga Anda sehat dan Anda tidak memiliki luka di atau di sekitar gendang telinga. Pelunak kotoran biasanya berupa larutan berminyak yang diteteskan ke dalam telinga, yang akan membuat kotoran telinga lebih lunak dan meluncur ke telinga luar.
Trik lain yang bisa Anda coba adalah miringkan kepala ke samping dan teteskan minyak mineral di telinga. “Saya lebih memilih minyak mineral untuk minyak bayi karena lebih lembap dan tidak memiliki wewangian,” kata Dr. Chernobilsky. Lalu taruh kepala Anda di atas handuk.

Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya

sumber meetdoctor.com

Bayi Sering Gumoh? Ini Cara Mengatasinya

Bayi sering gumoh cukup umum terjadi, terutama pada usia di bawah satu tahun. Gumoh adalah keluarnya cairan susu atau makanan yang baru saja ditelan. Kondisi ini sebenarnya tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Meski demikian, ada baiknya bila kita memahami kondisi gumoh yang normal dan yang perlu diwaspadai.

Gumoh merupakan kondisi normal yang disebabkan kerongkongan bayi belum berkembang sepenuhnya, serta ukuran lambung yang masih sangat kecil. Biasanya gumoh akan menghilang ketika bayi berusia satu tahun. Pada saat itu, cincin otot di dasar kerongkongan umumnya sudah dapat berfungsi dengan baik, sehingga makanan yang masuk ke dalam perut bayi tidak mudah keluar.

Gumoh yang Tergolong Normal

Selain mengeluarkan cairan susu atau makanan, gumoh juga bisa diiringi sendawa, batuk atau cegukan beberapa saat, tersedak, menolak makan atau menangis saat menyusu atau diberi makan.

Sebenarnya bayi sering gumoh bukan kondisi yang mengkhawatirkan apabila tidak mengganggu tumbuh-kembang Si Kecil. Frekuensi gumoh pada bayi sangat bervariasi. Bisa jarang, cukup sering, atau bahkan terjadi setiap kali bayi diberi susu atau makanan.

Kondisi bayi sering gumoh yang tergolong normal dapat dinilai dari beberapa hal berikut:

  • Bayi tetap tumbuh dan berkembang dengan baik.
  • Bayi tetap terlihat nyaman dan tidak rewel.
  • Sistem pernapasan bayi tetap berfungsi tanpa gangguan.

Hal-hal tersebut menandakan keadaan Si Kecil baik-baik saja dan tidak memerlukan penanganan khusus.

Upaya Mengatasi Gumoh

Sejum;ah cara bisa dilakukan untuk mengatasi gumoh. Pertama, biasakan memberi makan atau menyusui bayi dalam keadaan lebih tegak, pertahankan posisi tersebut sekitar 20-30 menit setelah pemberian susu atau makan, biarkan asupan turun dalam saluran cerna dan jangan langsung diajak bermain.

Coba untuk memberikan susu atau makanan lebih sedikit, namun dengan frekuensi cukup sering. Kemudian jangan lupa membuat Si Kecil sendawa setiap habis menyusu atau jika perlu lakukan ini di sela menyusu, yaitu sekitar 2-3 menit sekali.

Bayi yang menyusu menggunakan dot, sebaiknya diperhatikan ukurannya dengan cermat. Dot yang terlalu besar dapat memicu gumoh karena susu yang keluar terlalu banyak untuk bayi, dan jangan biarkan bayi mengisap dari botol dot yang sudah kosong.

Hindari membiasakan bayi tidur tengkurap. Sebaiknya bayi tidur dalam posisi telentang, dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi dari badan dan kaki. Hal ini juga dapat menghindari sindrom kematian bayi mendadak atau sudden infant death syndrome (SIDS).

Beberapa tindakan yang juga dapat dilakukan untuk mengurangi gumoh adalah menambahkan zat pengental ke makanan, atau mengurangi konsumsi susu sapi bagi Si Kecil terutama pada bayi yang dicurigai menderita intoleransi laktosa. Namun, tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, guna mendapatkan penanganan yang sesuai bila dinilai perlu.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Meski umumnya gumoh tergolong normal, namun waspadai jika bayi sering gumoh yang disertai dengan kondisi-kondisi seperti berikut:

  • Bayi mulai gumoh pada usia enam bulan dan menetap hingga lebih dari 1 tahun.
  • Bayi memuntahkan makanan atau cairan susu terlalu sering atau tampak terpaksa
  • Warna cairan yang dimuntahkan bayi berwarna kuning, hijau atau disertai darah.
  • Cairan yang dimuntahkan jumlahnya cukup banyak dan berlangsung sampai dua jam setelah menyusu.
  • Bayi susah makan¬†atau menolak diberi susu sehingga berat badan bayi tidak bertambah.
  • Bayi sulit bernapas atau menunjukkan tanda-tanda sakit.
  • Perut yang tampak penuh atau membuncit.
  • Demam tinggi lebih dari 38 derajat celcius.
  • Menangis berlebihan atau sangat rewel dan tidak nyaman.

Dalam beberapa kasus, bayi sering gumoh dapat menandakan adanya gangguan kesehatan seperti alergi susu sapi, yang juga dapat menyebabkan bayi muntah, diare, dan ruam. Sumbatan atau penyempitan pada kerongkongan dan penyakit refluks adalah beberapa kondisi yang lebih serius yang bisa menimbulkan gejala menyerupai gumoh.

Gumoh merupakan hal yang wajar terjadi dan merupakan bagian dari tumbuh kembang bayi, sehingga Bunda sebaiknya tidak perlu khawatir ketika Si Kecil gumoh. Namun jika gumoh terjadi berlebihan dan berkepanjangan, atau disertai dengan gejala-gejala lain, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

sumber alodokter.com

Cara Mengatasi Anak yang Suka Makan Permen, Coklat, & Manisan Berlebih

Cara Mengatasi Anak yang Kecanduan Makan Manisan, Permen, Coklat dll

Makanan manis seperti permen dan coklat banyak disukai oleh banyak orang khususnya anak ‚Äď anak. Mungkin rasanya yang manis dan enak membuat makanan ini lebih banyak di gemari. Namun, dari makanan manis itulah muncul berbagai macam gangguan kesehatan pada anak.

Kecanduan permen, coklat dan makanan manis sejak dini dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, seperti :

  1. Sakit gigi
  2. Gigi berlubang
  3. Gangguan Pencernaan
  4. Obesitas
  5. Hiperaktif
  6. Menghilangkan nafsu makan, dll

Mungkin bagi setiap ibu sudah banyak melakukan cara bagaimana cara untuk mengatasi kecanduan makanan manis pada anak. Nah untuk itu, ada beberapa tips yang dapat dipraktekkan pada anak sehingga tidak lagi kecanduan makanan manis, seperti berikut ini.

Tips Supaya Anak Mengurangi Konsumsi Manisan / Permen / Coklat dan Makanan yang Tidak Sehat Lainnya

  • Mencegah dan Berdiskusi

Pada usia tertentu anak akan mencoba semua hal yang ditemuinya, baik itu makanan atau minuman. Untuk itu, lebih baik mencegahnya agar tidak gemar memakan makanan manis dengan cara meminimalkan porsi anak mengkonsumsi makanan manis dan hindari mengkonsumsi secara berlebihan. Dan usahakan selalu melakukan diskusi dengan anak dan memberikan pemahaman mengenai dampak negatif dari banyak memakan permen dan coklat atau makanan manis lainnya yang tidak baik bagi kesehatan. Berikan dua pilihan yang baik dan buruk supaya anak akan lebih dapat memilih yang terbaik bagi dirinya tanpa harus memarahi atau membentak dan bahkan sampai memukulnya hanya karena tidak mau menuruti apa yang diinginkan dari seorang orang tua.

  • Hindari Menghadiahi Makanan Manis

Setelah pergi ke pasar, mall atau supermarket cenderung kita membelikan sesuatu bagi anak di rumah, baik mainan ataupun makanan yang disukai. Untuk itu, hindari memberikan hadiah berupa makanan yang manis seperti permen atau coklat meskipun makanan tersebut sangat disukai oleh anak. Hal inilah yang lama ‚Äď kelamaan akan membuat anak lebih mencintai makanan manis. Pada akhirnya akan menjadi kecanduan makanan manis, akibatnya terjadilah masalah kesehatan pada anak. Oleh sebab itulah, sebaiknya belikan makanan yang mengandung nilai gizi yang baik bagi kesehatan si anak. Selain itu, hindari juga terlalu sering membawa anak ke toko atau warung dekat rumah yang disana terdapat permen atau makanan manis yang disukainya.

  • Buatlah Makanan Pengganti Permen

Untuk meminimalkan resiko kecanduan permen atau coklat pada anak, sebaiknya sediakan makanan alternatif sebagai pengganti kedua makanan manis tersebut. Sediakanlah buah ‚Äď buahan atau madu alami yang memiliki rasa manis alami bukan manis buatan seperti yang ada pada permen atau coklat. Buah ¬†– buahan tersebut dapat kita olah menjadi sebuah makanan yang cocok untuk anak ‚Äď anak seperti bubur atau selai.

Selain itu, perhatikan juga pola makan si anak. Pastikan makanan yang dikonsumsi memiliki nilai gizi dan nutrisi yang mampu memenuhi kebutuhan gizi per harinya.

Nah, itulah tadi beberapa tips cara mengatasi kecanduan permen, coklat dan makanan manis. Jadi, makanan manis memang dibutuhkan oleh anak. Namun, sebagai orang tua kita wajib untuk mengatur porsi makanan manis tersebut dan mengetahui makanan manis apa saja yang baik bagi kesehatan anak dan makanan manis apa saja yang tidak baik bagi kesehatan anak.

sumber  kesehatanpedia.com

Perhatikan Ini Saat Anda Memberi Anak Kue Lebaran

Rasanya tak ada balita yang tak tergiur dengan aneka kue yang biasanya hadir pada saat Hari Raya Idul Fitri atau lebaran, seperti nastar, putri salju, kastengel, lidah kucing, dan banyak lagi dengan rasanya yang manis maupun gurih. Umumnya kue-kue lezat itu terbuat dari terigu, gula, telur, dengan tambahan keju, kacang. taburan gula, atau nanas. Rasa manis dan bentuknya yang mini bisa membuat balita tergoda untuk makan dan makan lagi, terus hingga mungkin tak tersisa lagi kue yang ada di toples.

Perlu Moms ketahui, 1 buah kue mengandung sekitar 25-50 kalori. Sementara kebutuhan kalori balita berusia 1-3 tahun, berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) adalah 1.200 kalori per hari. Jadi Anda bisa bayangkan, Moms, kira-kira berapa banyak kalori dari kue-kue yang sudah dimakan Si Kecil selama seharian. Apalagi jika ternyata ia sangat suka dengan kue-kue tersebut.

Untuk itu, saat memberikan kue lebaran kepada balita, Anda perlu memerhatikan 5 hal penting berikut ini, Moms agar kesehatan anak tetap terjaga:

– Jangan memberikan kue sebelum Si Kecil makan besar seperti sarapan, makan siang, dan makan malam. karena hal tersebut bisa membuat anak jadi tidak berselera makan akibat sudah kekenyangan makan kue lebaran.

– Berikan kue lebaran sebagai makanan selingan dengan jumlah antara 2-4 buah setiap kali memberinya pada anak. Jika dihitung kalorinya, anak yang makan 2 buah kue sama artinya dengan telah mengonsumsi antara 50-100 kalori.

– Kue lebaran yang diberikan secara berlebihan bisa meningkatkan jumlah kalori anak melebihi kebutuhannya. Hal tersebut bisa menambah berat badan yang akan meningkatkan kandungan lemak tubuh dan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit.

– Hindari memberikan kue lebaran dalam toples yang berisi banyak kue. Cukup ambilkan anak 2-4 buah saja. Sebab anak cenderung makan dan makan lagi, terutama saat perutnya dalam keadaan lapar.

РSiapkan juga makanan selain kue lebaran, misalnya buah-buahan yang disukai anak. Dengan begitu anak tetap bisa menikmati snack selain kue lebaran yang ia sukai sekaligus bisa memenuhi kebutuhan seratnya. (Susanto Wibowo/Dok. Freepik)

Kiat Mengatasi Anak Super Malas

Bakat Anak ‚Äď Apakah Anda kesulitan menghadapi anak yang malas?

Apakah anak Anda sulit dimintai tolong untuk membantu membereskan rumah? Atau enggan mengerjakan PR maupun tugas-tugas sekolahnya? Namun, selalu ada cara-cara baik untuk mengubah anak malas menjadi giat belajar, berkarya, dan membantu orangtua, tanpa harus memarahi atau menghukum mereka. Oya?

Kemalasan bukan identitas

 

Tidak hanya anak saja yang mengalami kemalasan. Remaja, mahasiswa, para pekerja, bahkan para orangtua pun pasti pernah terjangkit penyakit malas. Namun, kemalasan bukanlah identitas. Alih-alih mencap anak sebagai anak yang malas, alangkah lebih baik jika Ayah Ibu bisa membantu mereka berubah dari enggan menjadi giat melakukan sesuatu. Apapun itu: belajar, berlatih di bidang bakat, membuat karya, membantu tugas-tugas di rumah, dan sebagainya.

Joanne Foster, seorang pendidik dan penulis buku Not Now, Maybe Later: Helping Children Overcome Procrastination, berbagi dua belas tips yang bisa Ayah Ibu terapkan untuk mengurangi kemalasan anak dan mengajak anak menjadi lebih produktif di bidang apapun: sekolah, rumah, maupun dalam pengembangan bakatnya. Hayo, kira-kira hal apa saja yang bisa mengubah kemalasan menjadi kinerja, ya?

1. Memahami kesiapan anak

Beberapa tugas memang belum tentu dengan usia dan kemampuan anak saat itu. Memahami kesiapan anak dengan memberi tugas rumah yang mampu diselesaikannya, dapat mengubah anak malas menjadi produktif. Ingat: sekecil apapun bantuan anak, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama.

2. Pandu anak belajar tentang prioritas

Main game atau mengerjakan PR dahulu? Anak kadang belum peka terhadap prioritas, sehingga Ayah Ibu bisa membantunya untuk melihat mana hal yang harus dilakukan sekarang, dan mana hal yang bisa ditunda. Anak tidak perlu menghapus waktu bermain, namun menyusun prioritas agar belajar dan bermain tetap bisa dilakukan dalam satu hari.

3. Cari tahu berapa waktu yang dibutuhkan anak untuk mengerjakan sesuatu

Salah satu kunci mengubah anak malas menjadi produktif adalah belajar manajemen waktu. Anak perlu tahu apakah sebuah pekerjaan hanya membutuhkan waktu singkat (misalnya, yang tidak melibatkan proses menganalisis atau menggabungkan ide), atau sebaliknya. Informasi ini sangat relevan, terutama bagi anak-anak kita yang menghadapi banyak deadlinealias tenggat waktu.

4. Menyingkirkan gangguan

Distraksi adalah salah satu penyebab anak menunda mengerjakan sesuatu, termasuk berlatih di bidang bakat maupun berkarya. Gangguan bisa berupa apa saja: game, kegemaran lain, teman-teman, dan sebagainya. Mengidentifikasi hal yang paling mengganggu anak adalah langkah awal untuk mempermudah anak fokus berlatih dan mengembangkan bakatnya.

5. Menjadi teman belajar yang baik

Sebagai orangtua, salah satu peran Ayah Ibu dalam mendampingi anak belajar adalah menjadi teman yang baik. Dalam mengubah anak malas, beberapa masalah seringkali berhubungan dengan tugas yang terlampau sulit, sehingga anak enggan menyelesaikannya. Saat anak butuh dan meminta bantuan, datanglah.

bakat anak tips mengubah anak malas menjadi produktif 2

6. Peluk anak kita

Bahkan, kehadiran kita di samping mereka bisa mengubah anak malas menjadi produktif. Saat anak mendapatkan suatu proyek besar untuk dikerjakan dan itu menjadi beban yang berat buat mereka, mendampingi mereka bisa menjadi bentuk dukungan sosial terbaik dari seorang orangtua. Beri anak kita pelukan erat.

7. Tentu saja, menjadi teladan

Kalau anak Anda melihat Ayah Ibu malas bersih-bersih rumah, jangan mengharapkan keterlibatan mereka dalam hal yang sama. Salah satu kunci mengubah kemalasan menjadi antusiasme, adalah dengan menunjukkannya secara langsung. Jadilah teladan, libatkan, dan kemudian Anda dapat menumbuhkan kebiasaan baik dalam diri anak Anda.

8. Tunjukkan bahwa Ayah Ibu percaya pada kemampuan anak

Saat kita meremehkan kemampuan anak, hal tersebut akan melenyapkan antusiasme belajar anak seketika, bahkan dalam hal-hal kecil seperti mencuci piring atau menyetrika baju. Mungkin pada awalnya pekerjaan anak tidak sebersih atau serapi apa yang Anda biasa lakukan, namun apresiasi saja usaha mereka. Mereka akan terus belajar. Sebaliknya, kalau kita mengecilkan hati anak, anak akan berhenti belajar.

9. Jika anak alami konsekuensi, biarkan

Kemalasan anak pasti akan mendatangkan konsekuensi: tugas yang belum selesai, PR yang tidak lengkap, dan sebagainya. Namun jangan gegabah dan langsung membetulkan pekerjaan anak; biarkan mereka menerima¬†konsekuensinya dan belajar lebih baik lagi setelah itu. Ayah Ibu tak perlu memarahi, berkata ‚ÄúKan Mama sudah bilang‚Ķ‚ÄĚ atau bahkan menghukum anak, karena konsekuensi sudahlah cukup.

10. Bantu anak menimbang untung-rugi

Salah satu trik mengubah anak malas menjadi produktif, adalah membantu anak belajar bekerja dengan cerdas, alias work smart. Minta anak mendaftar semua hal yang harus dikerjakannya, dan pandu anak untuk berpikir, apakah dengan menunda salah satu pekerjaan hari ini, hal tersebut mendatangkan keuntungan (atau kerugian) bagi si anak. Bekerja terlalu keras tidak baik, tetapi santai-santai saja juga tidak disarankan.

11. Cari tahu siapa yang bikin anak semangat

Siapa di antara anggota keluarga atau teman anak Anda yang lebih mudah membuat anak antusias belajar dan mengerjakan sesuatu? Kehadiran dan bantuan mereka bisa menjadi strategi mengubah anak malas menjadi produktif.

12. Mengamati hal-hal lain yang berhubungan dengan kemalasan

Kadang anak mungkin terlampau lelah, atau mengalami banyak tekanan di sekolah yang menyebabkan ia enggan beraktivitas, termasuk menyelesaikan segala tanggung jawabnya. Ajak anak mengobrol untuk mengetahui faktor-faktor yang memancing keengganan anak untuk menjadi produktif.

Mana kiat yang belum Ayah Ibu coba untuk mengubah kemalasan anak menjadi antusiasme?

 

Sumber temantakita.com                                                                                                        Foto oleh Pingz Man dan Susana Fernandez