Mencari Arti Nama Menurut Islam, Karena Nama Adalah Doa

MENCARI ARTI NAMA – Anda pastihnya pernah mendengar istilah, apalah arti sebuah nama? Ungkapan ini sering sekali kita dengar di dalam keseharian atau mungkin dalam perkenalan dengan orang baru kita temui. Akan tetapi, benarkah ungkapan itu?

Ternyata, arti dari sebut nama menurut islam itu sangat pentingi, karena dalam islam, sebuah nama ada yang dianjurkan dan bahkan ada yang dilarang. Karena nama berkaitan dengan nashab ataupun keturunan.

Disini kita dianjurkan untuk memberi nama-nama islami atau bisa juga memberikan nama kepada anak kita menurut Al qur’an, sebab di dalam Al qruan terdapat banyak nama-nama baik yang di dalamnya mengandung doa serta harapan.

Karena memang nama adalah doa. Nama menjadi doa, khususnya bagi kedua orang tua yang telah memberikan, juga untuk mereka yang dipanggil. Sehingga, arti nama menurut islam ini tidak boleh di anggap remeh.

Arti Sebuah Nama Menurut Islam

arti nama dalam islam
ramadhan.republika.co.id

Islam memerintahkan untuk semua orangtua dalam memberi nama untuk anaknya harus memberikannya dengan nama yang baik. Sebagaimana Firman Allah SWT berikut ini:

” Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa:

“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau  berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku.

Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” [QS. Al Ahqaaf, 46: 15]

Hadits yang di riwayatkan oleh Jabir bin Abdullah RA., Ia berkata:

Seseorang di antara kami mempunyai anak. Kemudian ia menamainya dengan nama Muhammad. Lalu orang-orang berkata  kepadanya: Kami tak akan membiarkanmu memberi nama Rasulullah SAW. Orang tersebut lalu berangkat membawa anaknya yang ia gendong di atas punggungnya untuk kemudian menemui Rasulullah SAW.

Setelah ia sampai di hadapan Rasulullah SAW, kemudian ia berkata: Ya Rasulullah! Anakku ini lahir, lalu aku memberinya nama Muhammad. Akan tetapi, orang-orang berkata kepadaku: Kami takakan membiarkanmu memberi nama dengan nama  Rasulullah SAW.

Rasulullah SAW lalu bersabda: “Kalian boleh memberikan nama dengan namaku, tetapi jangan memberi julukan sama dengan julukanku. Karena, akulah Qasim, aku membagi di antara kalian memberi nama  bayi / anak secara islami

Bagi orangtua hendaknya mencari nama yang beridentitas islami. Asma Allah disebut dengan Alhusna  karena mengandung makna yang berarti mensucikan, mengagungkan dan juga memuliakan.

Alhusna merupakan suatu kelebihan, misalnya seperti Maha Mulia, Maha Sempurna, Maha Tinggi, Maha Kuasa, Maha Besar dll. Dan di dalam Asmaul Husna sendiri terdapat:

  1. Nama-nama ketuhanan yang patut disembah (uluhiyyah),
  2. Nama-nama dan sifat Rububiyyah yang hanya dapat dilakukan oleh Allah saja,
  3. Nama dan sifat pengawas serta pengontrol,
  4. Nama-nama dan sifat-sifat yang disenangi hati,
  5. Nama-nama dan Sifat-sifat yang wajib kita contoh untuk perbaikan ahlak kita.

Nah dalam penggunaan nama-nama atau sifat-sifat yang Uluhiyyah dan juga Rububiyyah ini ada aturannya, disini kita harus menggunakan kata Abdu (hamba), dan khusus untuk Arrahman tidak boleh disifatkan kepada selain Allah SWT.

Dan Untuk nama-nama Allah yang sifatnya akhlaqi, semua orang bisa menggunakannya tanpa harus didahului dengan “Abdu,” tetapi harus dengan ketentuan bahwasanya sifat tersebut terbatas kepada sifat manusiawi dan tidak untuk sifat Ilahi.

Anak adalah Pemberian Allah Azza Wajalla

nama anak
percikaniman.id

Anak merupakan fitnah [Al Anfal: 28] atau bisa juga disebut dengan ujian bagi setiap orangtua yang bisa membawa kedua orangtua kepada kesenangan dunia dan juga akhirat, dengan syarat mereka dapat mendidiknya di jalan Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Atau sebaliknya, yang dapat membawa mereka kedalam kesengsaraan dunia dan juga akhirat, apabila orangtua tersebut mendidik anak-anaknya di jalan keburukan (Syaithan).

Contoh Nama-nama Islami

nama islami
pomeps.org

Nama-nama Nabi:

  • Muhammad atau Ahmad
  • Adam
  • Idris
  • Nuh
  • Hud
  • Dzulkifli
  • Dll.

Nama yang diberikan Nabi:

  • Zainab (perempuan)
  • Ibrahim
  • Mundzir

Nama anak Nabi:

  • Ibrahim
  • Qosim
  • Fatimah (Az Zahro)
  • Ummu Kaltsum

Nama-nama Orang Baik dalam Al Quran:

  • Luqman (bapak yang bijaksana)
  • Dzulkarnain (raja yang perkasa).

Cucu Nabi:

  • Hasan
  • Husein

Istri Nabi:

  • A’isyah
  • Ummu Salamah
  • Hafsah
  • Khadijah
  • Zainab
  • Shofiyah
  • Saudah
  • Maimunah
  • Juwairiyah

Orang tua Nabi:

  • Abdullah
  • Aminah
  • Halimah (ibu yang menyusui)

Sahabat Nabi:

  • Abu Bakar
  • Umar
  • Usman
  • Ali (Khulafaaur Rasyidiin)
  • Zaid bin Harits
  • Salman Al Farisi
  • Khalid bin Walid
  • Mu’adz bin Jabbal
  • Anas bin Malik
  • Abu Dzar Al Ghifari
  • Dll

Pentingnya Sebuah Nama

pentingnya nama
pjmedia.com

Islam sangatlah memperhatikan di dalam masalah pendidikan kepada anak. Saat ia lahir, Islam sendiri sudah menganjurkan untuk memberikannya nama kepada anak dengan menggunakan nama-nama yang baik.

Karena di hari kiamat, setiap orang nantinya akan di panggil Allah SWT dengan menggunakan namanya dan juga nama bapaknya.

Yang paling penting adalah nama yang memiliki arti baik, karena saat seseorang di panggil dengan namanya, maka sebenarnya panggilan itu merupkan doa untuknya.

Oleh karena itu, nama yang baik bisa mempengaruhi kepada pemilik nama itu sendiri, karena ia selalu didoakan saat dipanggil dengan namanya. Begitu pun sebaliknya, apabila nama yang di panggil itu mengandung arti yang tidak baik, maka akan mempengaruhi si pemiliknya.

Jadi, nama ini sangat penting. Untuk itu kita harus Mencari Arti Nama Menurut Islam sebaik mungkin.

Mukjizat Alquran: Inilah Proses Penciptaan di Alam Rahim

REPUBLIKA.CO.ID,  Jauh sebelum sains modern menemukan proses pembentukan embrio manusia,  pada ke-7 M Alquran  telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia.  Prof Keith L Moore, guru besar Departemen Anatomi dan Biologi Sel Universitas Toronto pun telah membuktikan kebenaran firman Allah SWT itu.

“Saya tak tahu apa-apa tentang agama, namun saya meyakini kebenaran fakta yang terkandung dalam Alquran dan sunah,” papar Moore yang terkagum-kagum dengan kandungan Alquran yang secara akurat menjelaskan perkembangan embrio manusia.

Alquran secara gamblang telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia. Alquran telah berbicara tentang pertumbuhan janin di dalam perut ibu fase demi fase, padahal janin dan pertumbuhannya tidaklah terlihat dengan mata kepala dan tidak mungkin juga dijelaskan hanya dengan duga dan kira.

Sains modern baru mengetahui proses penciptaan di alam rahim setelah ditemukannya  alat–alat pemeriksaan modern. “Saya sungguh sangat membahagiakan bisa membantu mengklarifikasi pernyataan Alquran tentang perkembangan manusia. Jelaslah bagi saya, pernyataan (Alquran) itu pastilah turun kepada Muhammad dari Tuhan,” papar Moore, ilmuwan terkemuka dalam bidang anatomi dan embriologi.

Proses penciptaan manusia di dalam rahim dijelaskan dalam Alquran surat al-Mu’minun ayat 12-14.  ”Dan, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian, Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Lalu, segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain ….”

Dari ayat tersebut dapat disimpulkan adanya enam fase terbentuknya janin dalam rahim.  Tahap pertama penciptaan janin  disebut Sulalah dimulai dari  saripati mani. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakan “ dari saripati air yang hina (air mani)”. Manusia bukan diciptakan dari seluruh mani yang keluar dari suami – istri, tapi hanya dari bagian yang sangat halus. Itulah yang dimaksud dengan “ Sulalah”

Menurut riset yang telah diteliti oleh para ahli sekarang, bahwa manusia itu tercipta dari satu sperma saja. Itu sangat sedikit sekali bila dibanding dengan sperma yang keluar dari laki-laki yang mencapai jutaan sperma.  Sulalah adalah kata yang paling tepat dan cocok untuk menggambarkan proses terbentuknya janin ini, karena satu dari jutaan sperma ini bergerak menuju ke rahim untuk membuahi ovum dari wanita.

Tahap kedua disebut  Alaqoh. “Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah ( ‘Alaqoh ).”  ‘Alaqoh berarti juga nama dari binatang kecil yang hidup di air dan di tanah yang terkadang menempel di mulut binatang pada waktu minum di rawa – rawa (yaitu sebangsa lintah ).

Bentuk janin pada fase ini sangat mirip sekali dengan binatang lintah tersebut. Bahkan kalau keduanya difoto bersamaan, niscaya manusia tidak akan bisa membedakkan bentuk dan gambar keduanya.

Tahap ketiga, Mudghah (Segumpal Daging). Dalam kelanjutan surat al-Mukminun dijelaskan ”Lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging.” Tahap keempat ditandai dengan muncul dan tumbuhnya tulang. “Dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang.”

Para ahli dan spesialis dalam bidang medis telah menyimpulkan bahwa tulang itu muncul sebelum daging sebagai penutupnya. Setelah itu barulah muncul daging. Ini hanya baru diketahui oleh para ahli pada zaman sekarang, itu pun dengan bantuan alat – alat fotografi.

Tahap kelima, pembungkusan tulang dengan daging. “Lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan dagin…”  Didahulukannya penciptaan tulang sebelum daging, itu karena daging butuh kepada tulang untuk menempel padanya. Maka tulang mesti sudah ada sebelum daging.

Tahap keenam  adalah perubahan janin ke bentuk yang lain. “Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain..”  Menurut Dr Ahmad Hamid Ahmad, bersama dengan berakhirnya pekan ketujuh, panjang Mudghah sudah mencapai 8 – 16 milimeter”

Termasuk yang membedakan pada periode ini adalah: bahwa bentuk tulang berbentuk bengkok menyerupai bulan sabit, kemudian mulai berubah lurus dan tegap. Di tambah lagi ada sesuatu yang membedakan janin dengan makhluk hidup yang lain, yaitu sempurnanya bentuk tubuh pada pekan kedelapan.

Dalam sebuah hadis Rasulullah SAW bersabda, ”Seseorang dari kamu ditempatkan penciptaannya di dalam perut ibunya dalam selama empat puluh hari, kemudian menjadi `alaqah selama itu pula (40 hari), kemudian menjadi mudhghah selama itu pula (40 hari); kemudian Allah mengutus seorang malaikat lalu diperintahkan empat kalimat (hal), dan dikatakan kepadanya: Tulislah amal, rizki dan ajalnya, serta celaka atau bahagia-(nya); kemudian ditiupkan ruh padanya.” (Hadits riwayat Imam al-Bukhari dari `Abdullah).

Begitulah, proses penciptaan janin di dalam rahim seorang ibu, hingga akhirnya melahirkan diusia kehamilan sembilan bulan. Sungguh  Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.

 by khazanah

Menyeru Pada Kebaikan

Orang baik itu banyak teman, tapi penyeru kebaikan itu banyak musuh. Benarkah?

Ibnu Qudamah pernah ditanya, “Apa bedanya Orang Baik (Shalih) dan Penyeru Kebaikan (Mushlih)?”

Beliau menjawab:

‎ الصالح خيره لنفسه والمصلح خيره لنفسه ولغيره.

Orang baik melakukan kebaikan untuk dirinya sendiri, sedangkan penyeru kebaikan mengerjakan kebaikan untuk dirinya dan untuk orang lain.

‎الصالح تحبُه الناس. والمصلح تعاديه الناس .

Orang baik akan dicintai manusia, tetapi penyeru kebaikan sebaliknya dimusuhi manusia.

Beliau ditanya lagi oleh muridnya, “Kenapa demikian?”

Jawabnya:

‎الحبيب المصطفى(صلى الله عليه وسلم) قبل البعثة أحبه قومه لأنه صالح .

Rasulullah sebelum diutus sebagai Rasul, beliau dicintai oleh kaumnya karena beliau adalah orang yang baik.

‎ولكن لما بعثه الله تعالى صار مصلحًا فعادوه وقالوا ساحر كذاب مجنون.

Namun ketika Allah ta’ala mengutusnya sebagai Penyeru Kebaikan, kaumnya langsung memusuhinya dengan menggelarinya sebagai Tukang sihir, Pendusta, Gila, dan lain lain.

Ibnu Qudamah kemudian menambahkan:
‎ لأن المصلح يصطدم بصخرة
‎أهواء من يريد أن يصلح من فسادهم .

Karena Penyeru Kebaikan ‘menyikat’ batu besar nafsu angkara dan memperbaikinya dari kerusakan.

Itulah sebabnya kenapa Luqman al Hakim menasihati anaknya agar BERSABAR ketika melakukan perbaikan, karena dia pasti akan menghadapi permusuhan.

Disebutkan dalam Al Qur’an surat Luqman ayat 17:

‎يا بني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانهَ عن المنكر واصبر على ما أصابك.

“Lukman berkata: Hai anakku tegakkan shalat, perintahkan kebaikan, laranglah kemungkaran, dan bersabar lah atas apa yang menimpamu.”

Berkata Ahlul Ilmi:

‎مصلحٌ واحدٌ أحب إلى الله من آلاف الصالحين.

“Satu penyeru kebaikan lebih dicintai Allah daripada ribuan orang baik (yang tidak menyerukan kebaikan).”

Sesungguhnya melalui penyeru kebaikan itulah, Allah menjaga umat ini. Sedang orang baik hanya cukup menjaga dirinya sendiri.

Maka dari itu marilah kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjadi penyeru kebaikan bukan sekedar berbuat baik untuk diri sendiri.

Dan semoga Allah subhanahu wata ala memberi kita kesabaran dalam perjuanganmenyeru pada kebaikan yang berat ini. Aamiin yaa robbal alamiin… 🤲

MANFAAT AIR WUDHU BAGI KESEHATAN

MANFAAT AIR WUDHU BAGI KESEHATAN

Sahabat Quran yang dicintai Allah, setiap hari kita sebagai umat islam tentunya sudah sangat akrab dengan kegiatan / aktifitas berwudhu. Minimal setiap kali kita akan melaksanakan shalat dan setiap kali akan membaca kitab suci Alquran (mushaf Alquran), maka kita pasti akan berwudhu terlebih dahulu untuk bersuci sebelum melaksanakan ibadah sesuai dengan petunjuk / sunnah Rasulullah SAW dan perintah Allah SWT dalam Alquran.

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan taganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuhlah) kakimu sampai dengan kedua mata kaki.” (QS. Al-Maidah: 6)

Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim serta At-Tirmidzi:

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya aku diperintahkan untuk berwudhu apabila hendak mengerjakan shalat.”
(HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, An-Nasa’i dengan derajad shahih)

Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ” Tidak diterima shalat salah seorang dari kalian apabila ia berhadas, hingga ia berwudhu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Wudhu menjadi ritual suci, sebelum kita menginjak sajadah untuk melakukan shalat atau ibadah suci lainnya. Namun tahukah sahabat bahwa melakukan wudhu terlebih dahulu merupakan salah satu kebiasaan Rasul. Artinya berwudhu dapat dilakukan kapan saja tidak hanya saat menjelang shalat. Berwudhu dapat kita lakukan sebelum tidur, ketika hendak melakukan perjalanan, ketika kita dalam keadaan marah dan lain sebagainya. Mengapa Rasulullah mencontohkan demikian ?

Mari kita simak sabda Rasulullah SAW berikut ini ,

“Sungguh ummatku akan diseru pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya karena bekas wudhu’nya, (Abu Hurairah menambahkan) maka siapa yang mampu melebihkan panjang sinar pada tubuhnya, maka lakukanlah.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Ternyata apa yang disunnahkan Rasulullah SAW dan diperintahkan Allah SWT benar-benar memiliki manfaat yang sangat besar bagi kita. Berdasarkan hasil penelitian medis terkini, banyak sekali rahasia dan manfaat air wudhu dan aktifitas berwudhu bagi kesehatan dan juga untuk kecantikan wajah yang mungkin jarang kita sadari dan ketahui.

Wudhu berarti membersihkan diri kita. Baik dari kotoran, kuman, dan bakteri yang mengenai tubuh anda. Melakukan wudlu yang di mulai dari niat, lalu membasuh kedua tangan, berkumur, memasukkan air ke dalam hidung serta membasuh kepala sangat jelas berarti membersihkan anggota badan bagian atas. Lalu di lanjutkan untuk membersihkan tangan sampai siku, lalu ke dua daun telinga, serta membersihkan kaki. Tata cara yang di sebutkan sangat baik untuk membantu anda menjaga dan merawat kesehatan tubuh.

istinsyaq_dan_istintsar_sunnah_manfaat_air_wudhu

Melakukan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung) dan isytinsar (mengeluarkan air dari hidung setelah istinyaq) ternyata bermanfaat untuk kesehatan hidung kita termasuk juga mencegah munculnya berbagai penyakit terkait dengan telinga, hidung dan tenggorokan (THT). Bahkan satu kejadian kisah nyata dialami seorang milyarder dari Arab keturunan Yaman, yang mengidap gejala stroke, dan pusing yang tidak berkesudahan, ternyata bisa sembuh total dengan menjalani terapi istinsyaq dan isytinsar ketika berwudhu.

“HIRUPLAH AIR DIHIDUNG SETIAP BERWUDHU’ SAMPAI TERASA DI UBUN-UBUN”.

Itulah tuntutan sunnah Rasulullah saat berwudhu dalam hadist bab bersuci. ALLAHUAKBAR !!!

Mencuci tangan baik sampai pergelangan tangan serta sampai siku yang di ulang hingga tiga kali juga menjaga kita dari kuman kuman jahat. Sebab kebanyakan alat perantara kuman masuk ke dalam tubuh melalui tangan. Kebersihan kulit serta kelembaban juga bisa terjaga ketika anda sering melakukan wudhu. Menjaga kebersihan daun telinga. Sebab bagian yang jarang di jangkau manusia ketika membersihkan badan adalah daun telinga. Dan yang terakhir kita menjaga selalu kesehatan kaki, baik dari telapak kaki, jari jemari kaki, serta mata kaki.

Begitulah ulasannya mengapa wudhu itu menyehatkan. Berikut mari kita lihat lebih banyak dan detil lagi manfaat air wudhu bagi kesehatan dan kecantikan wajah.

MANFAAT AIR WUDHU BAGI KESEHATAN
1. Membersihkan Tangan Kita. Kuman yang berada di sekeliling kita tanpa kita sadari sering menempel pada tangan kita. Karena banyak sekali aktifitas yang kita lakukan sehari-hari menggunakan fungsi tangan kita. Oleh karenanya dengan sering berwudhu berarti otomatis kita selalu mencuci tangan kita dan menjaga kita dari serangan kuman yang berbahaya bagi tubuh kita dan kesehatan kita.
Mengurangi Sakit Kepala. Pada umumnya sakit kepala bisa disebabkan oleh stress atau tekanan psikologi dan panas matahari yang menerpa kepala kita. Oleh karenanya membasuh sebagian kepala saat berwudhu merupakan terapi untuk memberikan rasa segar pada otak kita sekaligus memberikan efek pemijatan pada kulit kepala. Maka dengan melakukan proses pembasuhan kepala ketika berwudhu dapat mengurangi rasa sakit kepala yang timbul.

2. Mencegah sakit gigi dan gusi. Mulut yang selalu bersih dan bebas kuman akan mencegah kita dari serangan penyakit gigi dan gusi. Berkumur ketika berwudhu memberikan manfaat untuk membuang semua kotoran dan kuman penyebab penyakit gigi dan gusi dalam mulut. Dengan berkumur proses pembersihan sisa-sisa kuman dalam mulut akan lebih sempurna karena air dapat menembus sela-sela gigi dan gusi yang tidak dapat dijangkau oleh sikat gigi.

3. Terhindar dari penyakit kulit. Proses saat berwudhu terdiri dari mencuci sebagian besar anggota tubuh seperti wajah, tangan dan kaki, serta sela-sela kuping. Berbagai penyaki kulit seperti panu, kadas, atau pun kurap, akan dapat dicegah dengan senantiasa menjaga kebersihan kulit.

4. Menjaga kesehatan hidung. Hidung rentan sekali terdapat kotoran, karena di dalam hidung terdapat bulu untuk menyaring kotoran ketika kita bernapas, agar kotoran itu tidak ikut masuk ke dalam paru paru. Dengan mencuci hidung ketika berwudhu berati membuang semua kotoran yang menempel di dalam hidung anda, sehingga hidung anda akan tetap sehat dan bebas dari kotoran.

5. Mencerahkan mata kita. Saat kita mencuci wajah dalam berwudhu, sudah pasti mata kita juga akan terkena air wudhu, ini sangat baik bagi kesehatan mata anda. air yang menerpa mata akan membuat mata anda rileks dan segar, sehingga mata anda akan kembali cerah setelah lelah bekerja.

6. Menyembuhkan insomnia. Anda kerap mengalami susah tidur? Yap, insomnia memang banyak menyerang para remaja. Padahal menurut kesehatan, tidur terlalu malam, bahkan pagi atau tidak tidur sekalipun mampu merusak organ anda secara otomatis. Maka kebiasaan insomnia memang sebaiknya di hilangkan. Caranya? Cukup ambil air wudhu sebelum tidur.

7. Menormalkan detak jantung. Salah satu kegiatan wudhu yang sangat memiliki khasiat mumpuni adalah ketika anda membasahi anggota tubuh ke air. Hal ini mampu membuat kenormalan jantung untuk berdetak lebih stabil. Hasil ini bahkan sudah di teliti oleh Dokter Ahmad Syauqy yang expert di bidang penyakit dalam dan penyakit jantung di London.

8. Bentuk dan upaya menstimulus syaraf pusat. Menurut penelitian yang di lakukan oleh Prof. Leopold Warner Von Ehrenfels, beliau adalah psikiater sekaligus ahli di bidan neurology dari Austria mengakui sesuatu yang istimewa ketika seseorang berwudlu. Pusat syaraf manusia yang paling peka adalah pada bagian tangan, kaki serta sebelah dahi. Ketiga bagian ini bisa di katakana sangat sensitif dengan keberadaan air segar. Sehingga ketika anda membasuh ketiga bagian tersebut, secara tidak langsung anda membangunkan dan menstimulus syaraf pusat.

9. Bebas dari kuman jahat. Kuman jahat mampu tumbuh dan berkembang dimana saja. Bahkan di setiap gagang pintu anda, di atas sprei, maupun di tempat nonton televisi anda merupakan tempat perkembangan kuman yang baik. Oleh sebab itu, anda di haruskan untuk selalu dalam keadaan bersih. Apalagi ketika tidur. Salah satu solusinya adalah dengan wudlu sebelum tidur. Penelitian terakhir menyebutkan bahwa wudlu mampu mengurangi kuman kuman yang hidup dalam tubuh anda.

10. Merilekskan otot sebelum tidur. Ketika siang hari, pasti aktivitas yang anda lakukan sangat banyak. Untuk itu perlu dilakukan untuk merilekskan otot. Manfaat wudhu sebelum tidur adalah salah satu cara untuk merilekskan otot yang kaku setelah seharian bekerja keras. Bahkan secara psikologis, seseorang yang telah melakukan wudhu akan nampak lebih rileks. Serta badan anda akan terasa segar kembali.

post by pondokislami.com

Cara Mengajarkan Anak Sholat Tanpa Paksaan

Cara mengajarkan anak sholat tidaklah mudah. Kalimat itukah yang terlintas di pikiran kita ketika kita mencoba mengajarkan anak untuk sholat?

Memang, faktanya, banyak orangtua yang mengalami kesulitan dalam mendidik anaknya untuk sholat. Penyebabnya ada banyak. Terlalu sibuk, kurangnya kesadaran, kurang telaten, dan yang cukup parah, metode yang kurang tepat.

Misalnya, orangtua tidak mengajarkan cara yang benar, tidak konsisten dalam mengarahkan, mudah memarahi anak, tidak dibarengi dengan kasih sayang.

Metode seperti itu tidak hanya membuat anak semakin sulit untuk mulai belajar sholat, tapi lebih parah lagi, dapat membuat anak beranggapan bahwa sholat itu membosankan dan tidak penting.

Bagaimana Bila Usia Anak Masih Terlalu Dini untuk Diajari Sholat?

Sebetulnya, pendidikan agama sudah sepatutnya ditanamkan kepada anak sedini mungkin. Untuk urusan sholat, sudah dapat mulai diajarkan pada usia anak 2-3 tahun.

“Apabila seorang anak sudah dapat membedakan tangan kanan dan kirinya, maka ajarkanlah ia untuk mendirikan sholat.” – HR Thabrani

Ya memang, namanya juga anak-anak, tidak mudah untuk mengajari anak kecil untuk sholat dengan sempurna. Tapi, semakin sulit, insya Allah, semakin besar pula pahalanya.

Pada dasarnya, jika metode yang digunakan sudah tepat, mengajarkan anak untuk sholat bukan merupakan proses yang sulit. Dengan metode yang tepat, justru kita bisa membuat anak menanti-nanti momen untuk sholat dengan kita.

Pepatah mengatakan, melentur buluh biarlah dari rebungnya. Artinya, mendidik atau mendisiplinkan anak lebih baik dilakukan sedari kecil.

Berikut adalah 12 tips ampuh dalam mengajarkan anak sholat secara menyenangkan dan tanpa paksaan.

1. Sholat di Depan Anak
Cara mendidik terbaik adalah dengan memberi contoh. Orangtua adalah figur yang akan ditiru oleh anak-anaknya. Di sini, peran orangtua sebagai guru sangat berpengaruh.

Kata parikan Jawa, guru adalah orang yang digugu lan ditiru, jadi bukan hanya menyuruh, tetapi juga mencontohkan.

Ada pepatah mengatakan, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Anak-anak akan secara langsung melihat setiap apa yang dilakukan oleh ayah dan bundanya. Maka, gunakanlah kesempatan ini untuk mencontohkan sholat kepada mereka.

Cobalah untuk sholat di tempat yang dapat terlihat oleh anak, misalnya, di ruang tengah atau ruang tamu. Apabila si anak ini mulai penasaran dan mengikuti gerakan sholat kita, aka ini adalah pertanda baik karena sudah berhasil memancing rasa ingin tahu si anak.

2. Ajarkan, Bukan Sekadar Perintahkan
cara mengajarkan anak sholat

“Adik, sholat bareng bunda, yuk..”

“Adik, sholat dulu sana!”

Kira-kira, ungkapan mana yang berhasil membuat si anak sholat? Tentu yang pertama, bukan?

Kita perlu sedikit memainkan sudut pandang dalam mengajarkan anak sholat. Ajak anak sholat berjamaah bersama ayah dan bundanya, jangan suruh ia sholat sendirian.

Apabila si anak sudah sekolah, ajak ia untuk sholat subuh berjamaah sebelum mandi, sarapan, dan mengantarnya ke sekolah.

Dari sudut pandang anak. secara psikologis anak akan lebih menerima ajakan orangtuanya dan akan melakukannya dengan senang hati serta tanpa paksaan.

Tidak perlu menunggu sampai anak berusia 7 tahun untuk mulai mengajarkan anak sholat. Meski baru 2-3 tahun, ajaklah mereka untuk sholat di sebelah kita, karena di fase-fase tersebutlah anak sangat hebat dalam meniru.

Lakukan kebiasaan tersebut secara konsisten di setiap awal waktu sholat. Ini akan menanamkan kesadaran dan pembiasaan, nanti ketika ia mendengar adzan, secara refleks ia akan bersiap-siap.

3. Minta Anak untuk Melantunkan Iqomah
Ketika anak sudah mengerti dan hapal adzan atau iqomah, mintalah ia untuk melantunkan iqomah setiap kali sholat berjamaah. Anak laki-laki tentunya.

Pada awalnya mungkin anak akan merasa malu dan ogah-ogahan, tapi itu tidak apa-apa. Bimbing ia untuk melakukannya dengan benar sampai akhirnya terbiasa dan hapal.

Kebiasaan ini insya Allah dapat membuat anak menjadi lebih percaya diri, dan lebih baiknya lagi, dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk mendirikan sholat.

4. Perdengarkan Bacaan-bacaan di Dalam Sholat
Pada saat melaksanakan sholat berjamaah bersama anak, cobalah untuk mengeraskan suara saat membaca bacaan sholat, supaya anak kita dapat mendengarnya.

Sedikit demi sedikit, lama-kelamaan si anak akan familiar dengan bacaan-bacaan tersebut. Bisa dimulai dengan surat-surat pendek. Dengan cara ini, anak juga akan hapal bagaimana tertib sholat.

5. Beri Kecupan Kepada Anak Setelah Selesai Sholat
Biasakan untuk bersalaman dan mencium anak setiap kali selesai sholat berjamaah.

Kebiasaan ini bukan hanya dapat mempererat hubungan kekeluargaan saja, tapi juga dapat menimbulkan pandangan positif kepada anak bahwa sholat adalah aktivitas yang menyenangkan.

Dengan begitu, anak akan merasa diberikan kasih sayang, dan ia akan selalu merasa senang ketika memasuki waktu sholat.

6. Beri Pujian Setiap Kali Menunjukkan Peningkatan
Namanya juga masih belajar, pasti sholatnya anak tidak bisa langsung sempurna. Namun setidaknya, beri ia pujian apabila ia tidak bercanda ketika sholat, tekun, memakai perlengkapan sholat, dsb.

Bilang kepada mereka bahwa mereka sangat cantik atau ganteng ketika memakai kerudung/peci, tunjukkan bahwa sebagai orangtua, kita bangga memiliki anak seperti mereka.

7. Ajari Anak Berwudhu yang Benar
Mengajarkan anak sholat, berarti juga sudah sepaket dengan mengajarkan wudhu kepada mereka. Anak tidak akan dapat sholat dengan sempurna sampai mereka mengerti cara berwudhu yang sempurna. Karena wudhu adalah rukun daripada sholat itu sendiri.

Maka dari itu, penting bagi orangtua untuk mengajarkan tata cara wudhu kepada anak, step-by-step, mulai dari awal hingga akhir secara tertib. Ini juga akan membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Sebagai sarana pendukung, tempelkan poster tata cara wudhu di kamar anak. Atau dapat menggunakan media interaktif lainnya, seperti game Android.

Jadi, kekonsistenan dan ketelatenan sangat diperlukan dalam proses ini. Memang cukup menguras waktu, tapi kita akan merasa tenang dan bangga ketika mereka sudah bisa sendiri.

Hal-hal semacam ini seharusnya dilakukan langsung di lingkungan keluarga oleh orangtua, jangan hanya melimpahkan tanggung jawab sepenuhnya kepada pendidikan agama di sekolah.

8. Beri Nasehat Sehabis Shalat
Luangkan sedikit waktu setelah shalat untuk berbincang-bincang santai dengan anak. Ajak mereka berdiskusi, lakukan tanya jawab. Pada saat-saat seperti ini, biasanya kondisi anak dalam keadaan yang tenang.

Saat anak sudah mulai mengajukan banyak pertanyaan, saat itulah waktu yang tepat untuk mentransfer pengetahuan. Tanamkan kepada mereka ilmu agama dasar seperti rukun iman, rukun islam, cerita nabi dan sahabat, dan juga akhlak.

Pada saat ini pula saat yang tepat untuk menegur kesalahan anak. Mulai dengan memuji prestasi mereka. Setelah itu beri tahu bahwa melakukan hal A atau B itu tidak baik.

Saat anak melakukan perbuatan yang salah, mereka belum tahu baik atau tidak, benar atau salahnya, bukan? Maka beritahu mereka, jangan marahi.

Setiap kali ingin memberi nasehat kepada anak, mulailah dengan memuji mereka. Cara ini dapat membuat anak menjadi lebih memerhatikan dan fokus. Nasehat pun jadi lebih mudah masuk.

9. Ajari Anak Menghormati Adzan
Jika sudah masuk waktu sholat dan adzan telah dikumandangkan, biasakan untuk mengajarkan anak mendengarkan adzan. Ajari mereka bagaimana menghormati adzan.

Setelah selesai adzan, beri mereka contoh dengan mengeraskan bacaan doa setelah adzan. Jangan lupa, ajak juga anak untuk berdoa bersama. Rutinkan kebiasaan ini di manapun berada, baik itu di rumah, di pasar, atau di dalam perjalanan.

Ketika mereka sudah terbiasa mendengarkan dan menjawab adzan, maka secara pelan-pelan, ia akan hapal kalimat-kalimat adzan dengan sendirinya.

10. Mengajaknya ke Masjid adalah Praktik Cara Mengajarkan Anak Sholat yang Terbaik
cara mengajarkan anak sholat

Rumah yang berdekatan dengan masjid adalah sebuah karunia yang sangat besar. Ketika anak sudah mulai mengenal sholat, ajaklah mereka ke masjid untuk ikut sholat berjamaah bersama ayah.

Kalau ayah sibuk, setidaknya bisa meluangkan 1-2 kali dalam seminggu untuk mengajak anak sholat ke masjid.

Namun permasalahan yang sering kita jumpai, anak-anak tidak ditanamkan pentingnya melaksanakan sholat terlebih dahulu sebelum diajak ke masjid.

Dampaknya, anak akan lebih senang bercanda ketika mereka bertemu dengan kawannya di masjid, lari-larian, main petak umpet, dan sebagainya.

Untuk anak-anak, sebetulnya tidak mengapa apabila mereka berlari-larian di masjid. Yang terpenting adalah menanamkan rasa cinta masjid terlebih dahulu.

Namun hal tersebut jangan sampai kelewatan, artinya, seiring dengan bertambahnya usia si anak, orangtua juga wajib untuk mengingatkan anak untuk tidak berlari-lari di masjid karena dapat mengganggu jamaah lainnya.

11. Beri Hadiah yang Membuat Mereka Lebih Bersemangat
Anak-anak sangat suka sekali dengan yang namanya hadiah. Kalau diberi hadiah, mood anak yang tadinya ngambek bisa langsung berubah 180° menjadi gembira. Ya, namanya juga anak-anak.

Salah satu cara menyiasati agar anak terus semangat dalam sholat adalah dengan memberi mereka hadiah. Misal, mainan yang sudah lama ia impikan. Katakan kepada mereka, itu adalah hadiah karena ia rajin sholat.

Contoh hadiah lain yang dapat menjaga mood anak untuk selalu up dalam sholat adalah pakaian baru. Baju muslim anak, peci, atau kerudung yang lucu-lucu misalnya.

Memohon Agar Diberi Keturunan yang Senantiasa Mendirikan Sholat
Semakin anak bertumbuh dewasa, semakin sulit pula membangun rasa tanggung jawab dan kesadaran anak untuk sholat. Beberapa kali diajak sholat, namun selalu enggan beranjak. Apalagi, kalau sudah mengenal tablet, TV, game console.

Allah SWT telah mengajarkan kita sebuah doa untuk diberikan keturunan yang selalu mendirikan sholat, seperti yang termaktub di dalam Al-Quran surah Ibrahim ayat 40.


Amalkan doa tersebut setiap kali selesai sholat, pada waktu dan tempat yang mustajab untuk berdoa, dan pada saat mau tidur kemudian tiupkan ke kepala anak.

Apabila telah dibiasakan sholat sejak dini, maka akan tumbuh rasa tanggung jawabnya untuk menunaikan sholat wajib ketika ia tumbuh dewasa. Insya Allah, menjadi pahala yang terus-menerus mengalir kepada kedua orangtuanya pula.

post by asikaja.net