Kisah Abu Nawas “Dukun Dadakan”

Tidak akan pernah habis akal busuk Abudahi untuk mencelakai Abunawas. Entah apa yang diinginkan oleh Abudahi dengan memfitnah Abunawas kali ini. Siang itu, Abudahi menghadap raja dan mengatakan bahwa Abunawas menjadi dukun dadakan. Tentu saja, raja sangat heran dengan cerita Abudahi. Bahkan sepulang dari menghadap raja, Abudahi terus menceritakan perihal Abunawas kepada semua orang yang dijumpainya. “Abunawas kini menjadi dukun yang perbuatannya ke arah tidak mempercayai Tuhan,” kata Abudahi meyakinkan orang.
“Dalam waktu singkat rakyat akan membencinya,” kata Abudahi dalam hati. Fitnah yang dilontarkan Abudahi disambut dengan gembira oleh orang-orang yang tidak menyukai Abunawas. Maka dengan geram mereka mendatangi Abunawas. Semula Abunawas terkejut. Setelah mendengar dirinya kini terkenal sebagai dukun, ia langsung mencari akal.
“Jadi, apa yang kalian minta dariku?’ tanya Abunawas pada mereka. Bermacam-macam permintaan diutarakan orang. Ada yang minta kesaktian, kekebalan menjadi gagah, menjadi kaya raya, dan sebagainya. “Tuan Abunawas telah memberi beberapa jimat kepada orang lain. Mengapa kepada kami, tidak?” desak mereka.
“Menurut arwah nenek moyang yang masuk ke dalam tubuhku, hanya malam hari jimat-jimat itu boleh kuberikan. Datanglah tengah malam, akan kuberikan jimat-jimat itu pada kalian,” kata Abunawas meyakinkan mereka. Orang-orang itu gembira menerima janji Abunawas. Tepat tengah malam, orang-orang itu sudah bebondong-bondong datang. Abunawas duduk bersila di ruang tamu. Satu per satu orang maju menghadap Abunawas yang berlagak dukun, lalu ia menyerahkan batu kerikil hitam. Sebelumnya, Abunawas mengatakan kepada mereka bahwa batu kali itu batu pemberian arwah nenek moyangnya untuk jimat.
“Siapa yang mau kaya, cantik, gagah, banyak rejeki, kebal senjata tajam, dan sakti mandraguna maka cukup simpan baik-baik batu hitam yang nanti kubagikan,” jelas Abunawas lantang. Dengan gaya yang ‘sok dukun beneran’, Abunawas benar-benar membuat banyak orang yang datang ke rumahnya percaya. “Nah, hadirin, tidak akan lama lagi akan muncul seseorang yang mengaku dukun pintar selain hamba. Itulah saat yang tepat bagi tuan-tuan untuk memanfaatkan batu jimat pemberian hamba ini,” kata Abunawas lagi. “Memanfaatkannya bagaimana, Pak Dukun Abu?” tanya mereka penasaran.
“Datangi dia dan lemparkan batu itu padanya. Lalu katakan, apa keinginan kalian. Begini caranya, yang berniat ingin kaya, lemparkan pada dukun itu dan katakan aku ingin kaya raya! Nah, gampang ‘kan? Setelah melempar batu itu, kalian akan menjadi kaya raya,” jelas Abunawas sambil tersenyum.
Bergembiralah orang-orang itu. Kerikil hitam di tangan lalu digenggam erat-erat. Sebelum pergi, beberapa orang sempat menyodorkan amplop berisi uang sebagai ucapan terima kasih kepada Abunawas. Tentu saja Abunawas menolaknya. Setelah orang-orang itu pulang, Abunawas terus saja berpikir siapa yang memfitnah dirinya menjadi dukun.Ia mondar-mandir mencari akal untuk menjebak orang yang telah memfitnahnya. “Akan kuberi pelajaran. Barang siapa yang menggali lubang, dia sendiri yang akan terperosok ke dalamnya”, kata Abunawas dalam hati.
Dari hari ke hari, Abunawas makin terkenal menjadi dukun. Ia selalu dikunjungi banyak orang. Orang-orang yang datang selalu memberi uang padanya. Tentu saja Abunawas menolak sambil mengatakan bahwa bahwa ia selalu mendapat uang sekeranjang setiap harinya.
Hamba sekarang kaya raya melebihi raja! Bayangkan, sekeranjang uang emas hamba dapatkan dari pekerjaan hanya menjadi dukun,” kata Abunawas kepada setiap orang yang dijumpainya. Perihal Abunawas mendapat sekeranjang emas setiap harinya sampai juga ke telinga Abudahi. Hatinya makin panas.
“Kurang ajar! Maksudku memfitnah Abunawas agar dijauhi rakyat dan Baginda Raja, malah menjadi kaya,” geram Abudahi dalam hati. Lalu, timbullah pikiran liciknya. “Aku juga bisa melakukannya. Kekayaannya akan kuambil alih,” katanya pula. Kemudian, ia memerintahkan orang-orangnya untuk keluar masuk kampung guna menyampaikan kabar bahwa Abudahi menjadi dukun hebat.
Mendengar kabar itu, orang-orang yang menyimpan batu-batu jimat pemberian Abunawas langsung bersiap-siap. Ketika Abudahi muncul di halaman rumahnya dengan pakaian ala dukun, datanglah mereka secara berbondong-bondong. Abudahi tampak gembira dan menyambut mereka dengan senyum berkepanjangan. Namun betapa terkejutnya lelaki jahat itu ketika secara bersamaan orang-orang yang datang tersebut mengeluarkan batu-batu hitam dan melemparkannya ke arah Abudahi disertai dengan permintaan.
“Aku ingin kaya! Aku ingin kebal! Saya ingin gagah dan tampan!” teriak mereka. “Ya, ya, ya, ya, ya!” sahut Abudahi sambil mengelak dari lemparan batu. Ia langsung mengambil langkah seribu dan masuk rumah. Tapi orang-orang itu terus saja melempari rumah Abudahi sambil berteriak-teriak.
Setelah puas, orang-orang itu pulang ke rumah masing-masing dengan wajah berbinar. Tinggallah Abudahi yang tidak habis pikir, mengapa orang-orang itu melemparinya. Abunawas yang melihat kejadian itu hanya tersenyum kecut. Ia bukan senang melihat Menteri Abudahi dilempari batu, tapi ia ingin menyadarkan sifat buruk si hitam itu.
sumber pendidikan60detik.blogspot

Kiat Mengatasi Anak Super Malas

Bakat Anak – Apakah Anda kesulitan menghadapi anak yang malas?

Apakah anak Anda sulit dimintai tolong untuk membantu membereskan rumah? Atau enggan mengerjakan PR maupun tugas-tugas sekolahnya? Namun, selalu ada cara-cara baik untuk mengubah anak malas menjadi giat belajar, berkarya, dan membantu orangtua, tanpa harus memarahi atau menghukum mereka. Oya?

Kemalasan bukan identitas

 

Tidak hanya anak saja yang mengalami kemalasan. Remaja, mahasiswa, para pekerja, bahkan para orangtua pun pasti pernah terjangkit penyakit malas. Namun, kemalasan bukanlah identitas. Alih-alih mencap anak sebagai anak yang malas, alangkah lebih baik jika Ayah Ibu bisa membantu mereka berubah dari enggan menjadi giat melakukan sesuatu. Apapun itu: belajar, berlatih di bidang bakat, membuat karya, membantu tugas-tugas di rumah, dan sebagainya.

Joanne Foster, seorang pendidik dan penulis buku Not Now, Maybe Later: Helping Children Overcome Procrastination, berbagi dua belas tips yang bisa Ayah Ibu terapkan untuk mengurangi kemalasan anak dan mengajak anak menjadi lebih produktif di bidang apapun: sekolah, rumah, maupun dalam pengembangan bakatnya. Hayo, kira-kira hal apa saja yang bisa mengubah kemalasan menjadi kinerja, ya?

1. Memahami kesiapan anak

Beberapa tugas memang belum tentu dengan usia dan kemampuan anak saat itu. Memahami kesiapan anak dengan memberi tugas rumah yang mampu diselesaikannya, dapat mengubah anak malas menjadi produktif. Ingat: sekecil apapun bantuan anak, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama.

2. Pandu anak belajar tentang prioritas

Main game atau mengerjakan PR dahulu? Anak kadang belum peka terhadap prioritas, sehingga Ayah Ibu bisa membantunya untuk melihat mana hal yang harus dilakukan sekarang, dan mana hal yang bisa ditunda. Anak tidak perlu menghapus waktu bermain, namun menyusun prioritas agar belajar dan bermain tetap bisa dilakukan dalam satu hari.

3. Cari tahu berapa waktu yang dibutuhkan anak untuk mengerjakan sesuatu

Salah satu kunci mengubah anak malas menjadi produktif adalah belajar manajemen waktu. Anak perlu tahu apakah sebuah pekerjaan hanya membutuhkan waktu singkat (misalnya, yang tidak melibatkan proses menganalisis atau menggabungkan ide), atau sebaliknya. Informasi ini sangat relevan, terutama bagi anak-anak kita yang menghadapi banyak deadlinealias tenggat waktu.

4. Menyingkirkan gangguan

Distraksi adalah salah satu penyebab anak menunda mengerjakan sesuatu, termasuk berlatih di bidang bakat maupun berkarya. Gangguan bisa berupa apa saja: game, kegemaran lain, teman-teman, dan sebagainya. Mengidentifikasi hal yang paling mengganggu anak adalah langkah awal untuk mempermudah anak fokus berlatih dan mengembangkan bakatnya.

5. Menjadi teman belajar yang baik

Sebagai orangtua, salah satu peran Ayah Ibu dalam mendampingi anak belajar adalah menjadi teman yang baik. Dalam mengubah anak malas, beberapa masalah seringkali berhubungan dengan tugas yang terlampau sulit, sehingga anak enggan menyelesaikannya. Saat anak butuh dan meminta bantuan, datanglah.

bakat anak tips mengubah anak malas menjadi produktif 2

6. Peluk anak kita

Bahkan, kehadiran kita di samping mereka bisa mengubah anak malas menjadi produktif. Saat anak mendapatkan suatu proyek besar untuk dikerjakan dan itu menjadi beban yang berat buat mereka, mendampingi mereka bisa menjadi bentuk dukungan sosial terbaik dari seorang orangtua. Beri anak kita pelukan erat.

7. Tentu saja, menjadi teladan

Kalau anak Anda melihat Ayah Ibu malas bersih-bersih rumah, jangan mengharapkan keterlibatan mereka dalam hal yang sama. Salah satu kunci mengubah kemalasan menjadi antusiasme, adalah dengan menunjukkannya secara langsung. Jadilah teladan, libatkan, dan kemudian Anda dapat menumbuhkan kebiasaan baik dalam diri anak Anda.

8. Tunjukkan bahwa Ayah Ibu percaya pada kemampuan anak

Saat kita meremehkan kemampuan anak, hal tersebut akan melenyapkan antusiasme belajar anak seketika, bahkan dalam hal-hal kecil seperti mencuci piring atau menyetrika baju. Mungkin pada awalnya pekerjaan anak tidak sebersih atau serapi apa yang Anda biasa lakukan, namun apresiasi saja usaha mereka. Mereka akan terus belajar. Sebaliknya, kalau kita mengecilkan hati anak, anak akan berhenti belajar.

9. Jika anak alami konsekuensi, biarkan

Kemalasan anak pasti akan mendatangkan konsekuensi: tugas yang belum selesai, PR yang tidak lengkap, dan sebagainya. Namun jangan gegabah dan langsung membetulkan pekerjaan anak; biarkan mereka menerima konsekuensinya dan belajar lebih baik lagi setelah itu. Ayah Ibu tak perlu memarahi, berkata “Kan Mama sudah bilang…” atau bahkan menghukum anak, karena konsekuensi sudahlah cukup.

10. Bantu anak menimbang untung-rugi

Salah satu trik mengubah anak malas menjadi produktif, adalah membantu anak belajar bekerja dengan cerdas, alias work smart. Minta anak mendaftar semua hal yang harus dikerjakannya, dan pandu anak untuk berpikir, apakah dengan menunda salah satu pekerjaan hari ini, hal tersebut mendatangkan keuntungan (atau kerugian) bagi si anak. Bekerja terlalu keras tidak baik, tetapi santai-santai saja juga tidak disarankan.

11. Cari tahu siapa yang bikin anak semangat

Siapa di antara anggota keluarga atau teman anak Anda yang lebih mudah membuat anak antusias belajar dan mengerjakan sesuatu? Kehadiran dan bantuan mereka bisa menjadi strategi mengubah anak malas menjadi produktif.

12. Mengamati hal-hal lain yang berhubungan dengan kemalasan

Kadang anak mungkin terlampau lelah, atau mengalami banyak tekanan di sekolah yang menyebabkan ia enggan beraktivitas, termasuk menyelesaikan segala tanggung jawabnya. Ajak anak mengobrol untuk mengetahui faktor-faktor yang memancing keengganan anak untuk menjadi produktif.

Mana kiat yang belum Ayah Ibu coba untuk mengubah kemalasan anak menjadi antusiasme?

 

Sumber temantakita.com                                                                                                        Foto oleh Pingz Man dan Susana Fernandez

 

Ini Cara Ajari Anak Menggambar

Menggambar merupakan aktivitas penting bagi anak yang bermanfaat untuk menstimulasi kreativitas, pengembangan emosi dan meningkatkan kemampuan kognitif. Tentu saja menggambar di sini yang dimaksudkan adalah menggambar kreatif, bukan menggambar yang didikte. Masih ingat gambar dua buah gunung dengan matahari dan jalan yang terletak di tengahnya? Gambar tersebut digambar oleh kebanyakan anak TK sejak dulu kala hingga saat ini. Hal ini merupakan contoh menggambar yang didikte. Sebaiknya kita tidak lagi melakukan hal semacam ini agar tidak mematikan kreativitas anak. Lalu bagaimana cara mengajar anak TK menggambar kreatif pada anak? Berikut adalah tips mengajar anak menggambar kreatif :

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan peralatan gambar yang memadai untuk menggambar. Peralatan yang dibutuhkan antara lain kertas gambar, pensil, krayon, atau alat pewarna lainnya yang aman bagi anak dan bersifat tidak toksik. Peralatan yang lengkap dan alat pewarna yang bermacam-macam dapat menstimulasi anak untuk lebih kreatif dalam menggambar.

Berikan Dukungan terhadap Aktivitas Menggambar

tips mengajar anak menggambar kreatif

Berikan Dukungan terhadap Aktivitas Menggambar

Beri dukungan terhadap kegiatan menggambar. Orang tua bisa menjadi teladan dengan menunjukkan ketertarikan pada aktivitas menggambar, tetapi tidak perlu mendikte anak tentang objek apa yang harus digambarnya. Berikan juga dukungan positif, misalnya “wah, warna mobil merahnya adik bagus ya,” atau “wah, warna kuning bunga adik bagus dan segar,” sehingga anak akan bangga dan menyukai aktivitas menggambar.

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan beberapa konsep dasar menggambar seperti cara membuat goresan tebal, tipis, sudut, gelap, terang, bentuk, lebar, sempit, dan sebagainya. Tidak perlu terlalu detail, asalkan mereka cukup paham konsep dasar menggambar secara umum.

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan apresiasi terhadap karya yang dihasilkan anak. Memajang hasil gambar anak di pintu kulkas atau dibingkai dan dipajang di ruang tamu merupakan contoh cara mengapresiasi karya si kecil. Tunjukkan pada tamu atau saudara bahwa gambar yang dipajang merupakan karya anak Anda. Hal ini tentu membanggakan baginya. Jangan lupa untuk memujinya secara eksplisit dengan mengatakan bahwa gambar yang dibuatnya sangat bagus. Hal ini akan membuat anak semakin percaya diri.

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Gambar anak TK sering kali sama dengan teman dan contoh yang diberikan gurunya. Jelaskan pada anak bahwa dia boleh menggambar hal yang berbeda dengan apa yang dicontohkan. Jelaskan bahwa setiap orang memiliki kesukaan yang berbeda dan dia boleh menggambar hal-hal yang disukainya. Jelaskan pula bahwa dia tidak perlu khawatir jika gambarnya berbeda dengan teman-temannya. Selanjutnya berikan kesempatan pada anak untuk menggambar objek yang dia sukai tanpa menghakimi sehingga kreativitas anak dapat terasah. Ini merupakan tips mengajar anak menggambar kreatif yang terpenting.

Ajarkan Menggambar Abstrak

Ajarkan Menggambar Abstrak

Ajarkan Menggambar Abstrak

Selain menggambar benda-benda berwujud nyata, Anda juga bisa mengajar anak menggambar abstrak. Salah satu contoh mudah yaitu Anda bisa mengajarkan anak menggambar lingkaran besar atau bentuk lain lalu menggambar objek lain di dalam lingkaran tersebut dalam ukuran yang lebih kecil, bisa berupa garis, oval, kotak, atau bentuk lain.

Sering Ajak Anak Mewarnai

Sering Ajak Anak Mewarnai

Sering Ajak Anak Mewarnai

Kegiatan mewarnai sering kali dianggap sebagai kegiatan yang menghambat kreativitas anak karena anak hanya bisa mewarnai tanpa menggambar. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Mewarnai dapat menjadi tahap awal bagi anak untuk mengenal warna dan objek gambar. Dari kegiatan mewarnai, anak juga bisa mendapat inspirasi tentang objek gambar yang bisa dia lukiskan. Mewarnai juga bisa menjadi awal yang baik bagi anak yang masih ragu atau takut untuk menggambar. Sering mengajak anak mewarnai dapat meningkatkan kreativitas mereka dalam mengenal warna dan benda.

Demikian beberapa tips mengajar anak menggambar kreatif. Semoga bermanfaat.

sumber appletreebsd.com

Cara Melatih Anak hafal Quran Sejak Dalam Kandungan

Mungkin ada yang bertanya bagaimana mungkin bisa mengajari anak menghafal AlQuran sejak dari kandungan, padahal kita saja merasa kesulitan menghafalkan AlQuran. Kita semua telah tahu bahwa bayi yang masih dalam kandungan dapat mendengar suara apa saja dari dunia luar dan merekamnya di dalam otaknya. Ketika sang ibu setiap hari membaca Al Quran, secara otomatis bayi dalam kandungannya pun akan turut mendengarkan bacaan Al Quran tersebut. Sehingga pada saat lahir bayi sudah terbiasa dengan bacaan AlQuran yang diperdengarkan kepadanya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengenalkan bacaan AlQuran terhadap anak yang masih berusia dini dimana otaknya sangat mudah untuk merekam berbagai macam hal, diantaranya adalah dengan membacakannya secara ‘talaqi” atau dengan bantuan media lain seperti memperdengarkan MP3 murotal dan sebagainya.

Cara ini pula yang pernah dilakukan oleh para shahabat dan telah menjadi tradisi mereka dalam mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak mereka. Mereka memilki perhatian yang sangat tinggi dalam mengajarkan Al-Quran. Demikian pula para tabi’in dan orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai kiamat kelak. Sehingga kalau kita membaca kitab-kitab klasik yang berbahasa Arab, banyak riwayat yang bercerita tentang suksesnya para ulama dalam menghafalkan Al-Quran di usia sebelum mencapai sepuluh tahun. Sebut saja Imam Syafi’i, peletak Madzhab Asy-Syafi’iyyah, beliau berhasil menghafal Al-Quran 30 juz diusia 7 tahun. Imam Suyuthi, penyusun beberapa kitab, diataranya tafsir jalalain dan tafsir Al-Durrul mantsur, belum genap delapan tahun usianya, beliau telah sukses menghafal Al-Quran 30 juz.

METODE/CARA MENGAJARI ANAK MENGHAFAL AL QUR’AN SEJAK USIA DINI.
1. BAYI (0-2 TAHUN)
– Bacakan Al Qur’an dari surat Al fatihah
– Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
– Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
– Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan cara yang sama
– Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1×2

2. DI ATAS 2 TAHUN
– Metode sama dengan teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya,dari 5 hari menjadi 7 hari
– Sering didengarkan murattal/

3. DI ATAS 4 TAHUN
– Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
– Ajari muraja’ah/mengulang-ulang sendiri
– Ajari menghafal sendiri
– Selalu dimotivasi supaya semangat selalu terjaga
– Waktu menghafal 3-4x perhari

Selain itu ada hal lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hafalan Al Quran putra-putri Anda yaitu:

Perdengarkan Ayat Al-Qur’an Setiap Hari
Perdengarkan ayat Al-Qur’an di rumah setiah hari. Tidak menjadi soal apakah Anda tenang mendengarkan atau sembari bermain dan melakukan aktivitas lainnya. Meski terlihat tidak memperhatikan, tetapi sebenarnya otak bawah sadarnya telah merekam bacaan ayat Al-Qur’an yang didengar. Sehingga seringkali anak akan hafal dengan sendirinya. Hal ini mirip dengan mendengarkan lagu-lagu lainnya, tanpa disadari anak akan hafal lirik lagu tanpa mempelajarinya.

Konsisten
Cara selanjutnya yaitu konsisten. Usahakan untuk konsisten dan jangan terputus-putus. Bila belajar Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan bisa jadi ketika anak baru berusia 6 atau 7 tahun sudah bisa menghafal 30 jus Al-Qur’an. Karenanya konsisten menjadi kunci utama dari keberhasilan mengajari anak menghafal Al-Qur’an.

Menjadi Teladan Untuk Anak
Anak merupakan peniru hebat. Para orang tua pun seolah menjadi cerminan dari anak itu sendiri. Karenanya jadilah teladan baik untuk anak. Bila orang tua rajin membaca Al-Qur’an dan menghafalnya, tentu anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Pada tahap permulaan mungkin anak masih banyak melakukan kesalahan pelafalan atau saat membaca. Namun, tidak perlu dimarahi karena semua merupakan tahapan belajar.

Berikan Hadiah Untuk Prestasi Hafalan Anak
Bila anak sudah berhasil menghafal ayat Al-Qur’an tidak ada salahanya selaku orang tua memberikan hadiah yang disukai anak. Selain itu, bisa juga menjanjikan hadiah lain dengan syarat anak menghafal ayat Al-Qur’an yang lainnya. Cara ini bisa diterapkan bagi anak yang sudah berusia 5 tahun ke atas. Pada rentang usia tersebut seringkali anak memiliki ketertarikan dan keinginan pada sesuatu. Jadi bila anak meminta sesuatu kepada orang tua, usahakan untuk memberikan apa yang diminta dengan syarat anak bisa menghafal ayat Al-Qur’an.
Sumber: http://www.cintaislami.com/

Cara Berhitung Cepat Tanpa Kolkulator

Kali ini Saya akan membahas Trik belajar hitung cepat, cara ini akan sangat berguna untuk Anda, Adik Anda yang masih duduk di bangku sekolah dan Anak Anda, si kecil bisa kelihatan sangat pintar lho bro and sis.

Kalo mereka pintar kita juga kan yang bangga.

Mari mulai belajarnya !

1. Perkalian 9, 99, atau 999

Mengalikan dengan 9 sebenarnya adalah mengalikan dengan 10-1.

Jadi, 9×9 sama saja dengan 9 x (10-1) = 9×10-9 = 90-9 = 81.

Ayo coba contoh yang lebih sulit:

46×9 = 46× (10-1) = 460-46 = 414.

Satu contoh lagi:

68×9 = 680-68 = 612.

Untuk perkalian 99, artinya kita mengalikan dengan 100-1.

Jadi, 46×99 = 46 x (100-1) = 4600-46 = 4554.

Kalau begitu, kalian semua pasti tahu bahwa perkalian 999 sama dengan perkalian 1000-1

38×999 = 38 x (1000-1) = 38000-38 = 37962.

Masih bisa mengikuti ? ayo kita lanjut !

2. Perkalian 11

Perkalian 11 artinya kita menjumlahkan sepasang angka, kecuali bagi angka yang ada di bagian ujung

Lebih jelasnya Saya kasih tahu di bawah ini ↓

untuk perkalian 436 dengan 11 mulailah dari kanan ke kiri (selalu dari kanan ke kiri ya)

Pertama tulis 6 lalu jumlahkan 6 dengan angka di sebelahnya yaitu 3 sehingga didapatkan angka 9

Tuliskan 9 disebelah kiri 6.

Lalu jumlahkan 3 dengan 4 untuk mendapat angka 7. Tuliskan angka 7.

Terakhir tuliskan angka yang paling kiri yaitu 4.

Jadi, 436×11 = 4796.

Ayo kita buat contoh yang lebih sulit: 3254×11.

(3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = 35794.

Ingat selalu mulai dari kanan ke kiri yah !

Sekarang contoh yang lebih sulit lagi : 4657×11.

(4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).

Mulai dari kanan tuliskan angka 7.

Lalu 5+7=12.

Tuliskan 2 dan simpan angka 1.

6+5 = 11, tambah 1 yang tadi kita simpan = 12.

Sekali lagi tuliskan 2 dan simpan 1.

4+6 = 10, tambah 1 yang tadi kita simpan = 11.

So, tuliskan 1 dan simpan 1.

Terakhir angka paling kiri, 4, tambahkan dengan 1 yang tadi kita simpan.

Jadilah, 4657×11 = 51227 .Hehehe, mantapkan? ini masih tidak terlalu sulit, ayo jalan lagi

3. Perkalian 5, 25, or 125

Perkalian dengan 5 sama saja mengalikan dengan 10 lalu di bagi 2, CATATAN : Untuk perkalian dengan 10 cukup tambahkan 0 di dibagian belakang angka

Contoh : 1000 x 5 = 5000

Lagi, 12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.

Contoh yang lain :

64×5 = 640/2 = 320.

Juga, 4286×5 = 42860/2 = 21430.

Untuk perkalian 25, sama saja kita kalikan dengan 100 (tambahkan dua angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 4. CATATAN : Untuk pembagian dengan 4, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak dua kali

64×25 = 6400/4 = 3200/2 = 1600.

58×25 = 5800/4 = 2900/2 = 1450.

Untuk perkalian 125, sama saja kita kalikan dengan 1000 (tambahkan tiga angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 8. CATATAN : Untuk pembagian dengan 8, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak tiga kali

32×125 = 32000/8 = 16000/4 = 8000/2 = 4000.

48×125 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.

Mudah kan ? hehehe melangkah lagi !

4. Mengalikan dua bilangan yang mempunyai selisih 2, 4, atau 6

Untuk perkalian seperti ini, Saya langsung kasih contoh ya !?

Ambil contoh : 12×14. (14 – 12 = 2…jadi metode ini bisa dipakai)

Pertama kita cari angka tengah antara 12 dan 14…So,

12

13

14

(artinya 13 adalah angka tengah), berikutnya kita tinggal membuat perkalian 13 x 13 lalu di kurangi 1.

12×14 = (13×13)-1 = 168.

16×18 = (17×17)-1 = 288.

99×101 = (100×100)-1 = 10000-1 = 9999

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 4, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya, buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 4,
Ok ini contohnya :

11×15 = (13×13)-4 = 169-4 = 165.

13×17 = (15×15)-4 = 225-4 = 221.

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 6, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya, buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 9,
Ok ini contohnya :

12×18 = (15×15)-9 = 216.

17×23 = (20×20)-9 = 391.

Hehehe…trik ini bisa di pakai bukan hanya untuk belasan tapi bisa sampai ribuan…

Masih ada trik lagi, langsung saja…

5. Pemangkatan bilangan puluhan yang berakhiran 5

Untuk yang ini sangat mudah kok..

Contoh kita mau menghitung 35 x 35

Kita tinggal mengalikan 3 x 4 = 12 (angka 4 di dapat dari 3 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 35 x 35 = 1225

Mudahkan ?
Contoh lagi : 65 x 65
Kalikan 6 x 7 = 42 (angka 7 di dapat dari 6 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 65 x 65 = 4225

Dari situ kita tahu bahwa pemangkatan bilangan puluhan berakhiran 5 pasti angka belakangnya 25

So 85 x 85 = 7225 (tahukan dari mana cara dapatnya ?)

6. Perkalian puluhan dimana digit pertama adalah sama dan jumlah digit kedua adalah 10

Contohnya kita ingin mengalikan 42 x 48…
Disini terlihat bahwa digit pertama puluhan di atas adalah sama yaitu 4
sedangkan jumlah dari digit kedua adalah 2 + 8 = 10

Cara cepatnya sederhana saja :
Kita kalikan 4 dengan 4+1 Jadi ini hasilnya 4 x (4+1) = 4 x 5 = 20
Tuliskan angka 20

Lanjut lagi kalikan 2 dengan 8 Jadi ini hasilnya 2 x 8 = 16
Tuliskan angka 16

Jadilah 42 x 48 = 2016

Mudah kan ? contoh lagi :
64 x 66

Kita buat :
6 x (6+1) = 6 x 7 = 42
6 x 4 = 24
Hasilnya :
64 x 66 = 4224

Masih bingung ?
Contoh lagi :
83 x 87

Rumusnya :
8 x (8+1) = 8 x 9 = 72
3 x 7 = 21
Hasilnya :
83 x 87 = 7221

Ok bro and sis !? hehehehe ajarkan ini ke putra putri Anda !
Untuk yang berikut ini agak sedikit rumit, tapi kalo disimak bisa kok bro.

7. Pemangkatan Puluhan
Ini perlu sedikit konsentrasi

Ambil contoh kita ingin melakukan pemangkatan 58 alias 58 x 58

Langkah 1 :
Kalikan 5 dengan 5, 5 x 5 = 25
Kalikan 8 dengan 8, 8 x 8 = 64
Tuliskan ke dua hasil tadi dan jadilah 2564

Langkah 2 :
Kalikan 5 dengan 8 = 40
Gandakan hasil tersebut, 40 x 2 = 80
Tambahkan 1 angka 0, jadilah 800

Langkah 3 :
Jumlahkan 2564 dengan 800, 2564 + 800 = 3364
Itulah hasilnya

58 x 58 = 3364

Hehehe, masih bingung ?
contoh lagi :

32 x 32

Langkah 1 :
3 x 3 = 9 —-> tapi tuliskan 09 ya supaya 2 digit bisa tercipta
2 x 4 = 4 —-> tapi tuliskan 04 ya supaya 2 digit bisa tercipta
Kedua hasil di tulis menjai 0904

Langkah 2 :
3 x 2 = 6 GANDAKAN 6 x 2 = 12
Tambahkan satu 0 dibelakangnya dan jadilah 120

Langkah 3 :
120 + 0904 —-> artinya 120 + 904 = 1024
Itulah hasilnya

32 x 32 = 1024

Mantap kan ?
Mau coba lagi ?
Boleh !

67 x 67

6 x 6 = 36
7 x 7 = 49
3649

6 x 7 x 2 = 84 tambah satu 0 jadi 840

3649 + 840 = 4489

Sehingga 67 x 67 = 4489

Ada lagi !

8. Kalikan dengan 2, bagi dengan 2

Jika anak anak kita mengalami kesulitan pengkalian yang besar kita bisa ajarkan ke mereka untuk membagi dengan 2 dan mengalikan dengan 2

Ini contohnya : kita ingin mengalikan 14 x 16
Maka yang kita lakukan adalah, kalikan salah satu (antara 14 atau 16) dengan 2, dan bagikan salah satu (14 atau 16) dengan 2, hingga kita mendapatkan perkalian yang mudah.

14×16 = 28×8 = 56×4 = 112×2 = 224.

Contoh lain : 12×15 = 6×30 = 180

48×17 = 24×34 = 12×68 = 6×136 = 3×272 = 816.

Pada dasarnya lebih mudah menghitung 6 x 30 dari pada 12 x 15 kan ?
Lebih mudah menghitung 122 x 2 dari pada 14 x 16

Setuju ?
Contoh yang sangat mudah dan bermanfaat.

sumber scg.web.id

TIPS MUDAH BELAJAR MENGGAMBAR UNTUK ANAK-ANAK

Pada artikel ini saya akan berbagi tutorial belajar mengambar untuk anak-anak. Menggambar adalah kegiatan menuangkan imajinasi, ekspresi dan emosi menjadi bentuk visual berupa goresan-goresan yang dihasilkan dari alat gambar. Anak-anak biasanya suka berimajinasi setelah melihat sesuatu yang menarik yang ada disekitarnya dan imajinasi tersebut bisa dituangkan melalui proses kegiatan menggambar. Menggambar dan mewarnai adalah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Lewat menggambar, mereka bisa menuangkan beragam imajinasi yang ada di kepala mereka. Gambar-gambar yang mereka hasilkan juga dapat menunjukkan tingkat kreativitas dan suasana hati masing-masing anak.

Kegiatan Menggambar juga memiliki manfaat bagi perkembangan anak. Manfaat menggambar untuk anak-anak yaitu:

1. Sebagai Media Berekspresi

Seperti halnya orang dewasa, aktifitas mewarnai terutama mewarnai bidang kosong merupakan cara bagi si kecil untuk mengungkapkan perasaaan dirinya. Melalui gambar yang dibuatnya dapat terlihat apa yang sedang dirasakannya, apakah itu perasaan gembira atau perasaan sedih.

2. Membantu Mengenal Perbedaan Warna

Membiasakan si kecil untuk melakukan aktifitas mewarnai baik dengan krayon, pensil warna maupun spidol warna sejak dini dapat membantu mereka mengenal warna, sehingga mereka dapat membedakan antara warna yang satu dengan warna lainnya. Hal ini juga dapat mempermudah mereka dalam mencampur dan memadukan warna. Kemampuan inilah yang akan membantu si kecil dalam berkreasi seiring dengan perkembangan usia mereka.

3. Warna Merupakan Media Terapi
Warna merupakan sebuah media terapi bagi banyak orang, bahkan warna kerapkali digunakan sebagai bahasa global untuk membaca emosi seseorang. Seorang anak yang mewarnai matahari dengan warna-warna gelap seperti hitam atau abu-abu bisa jadi menandakan kemarahan mereka saat itu. Selain itu cara si kecil menorehkan warna juga dapat mengekspresikan sifat dasar mereka, sebagai contoh, jika si kecil mewarnai dengan cara menorehkan garis-garis teratur pada gambar menunjukan bahwa si kecil memeiliki kecenderungan gaya hidup teratur. Terlepas dari itu warna sendiri menjadi alat terapi untuk meringankan stres pada si kecil setelah lelah seharian beraktifitas.

4. Melatih si kecil Menggenggam pensil

Bagi sebagaian anak, krayon adalah benda pertama yang digenggamnya sebelum mereka menggenggam pensil. Saat mewarnai dengan krayon itulah pertama kali si kecil belajar menggengam dan mengontrol pensil di tangannya. Kemampuan tersebut yang nantinya akan membantunya dalam menulis saat si kecil menempuh pendidikan di sekolah.

5. Melatih Kemampuan Koordinasi

Kemampuan berkoordinasi merupakan manfaat lain yang bisa diperoleh dari aktifitas mewarnai. Dalam mewarnai diperlukan koordinasi yang bagus antara mata dan tangan, mulai dari bagaimana cara yang tepat menggenggam krayon, hingga memilih warna dan menajamkan krayon. Kemampuan dasar berkordinasi inilah yang dapat mengembangkan kemampuan dasar si kecil hingga mereka besar nanti.

6. Mengembangkan Kemampuan Motorik
Aktifitas mewarnai merupakan aktifitas yang dapat membantu meningkatkan kinerja otot tangan sekaligus mengembangkan kemampuan motorik anak. Kemampuan tersebut sangat penting dalam perkembangan aktifitasnya kelak, seperti dalam mengetik, mengangkat benda dan aktifitas lainnya dimana dibutuhkan kinerja otot lengan dan tangan dalam prosesnya.

7. Mewarnai Meningkatkan Konsentrasi
Aktifitas mewarnai dapat melatih konsentrasi si kecil untuk tetap fokus pada pekerjaan yang dilakukannya meskipun banyak aktifitas lain yang terjadi di sekelilingnya. Seorang anak yang sedang menyelesaikan tugas mewarnai akan fokus pada lembar gambar yang sedang diwarnainya, sehingga sekalipun pun di sekelilingnya ribut dengan aktifitas anak-anak lain, ia akan tetap fokus menyelesaikan tugas mewarnainya. Kemampuan berkonsentrasi inilah yang kelak berguna bagi si kecil dalam menyelesaikan soal matematika atau pelajaran lainnya yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

8. Mewarnai Melatih Si Kecil Mengenal Garis Batas Bidang

Mengenal batas bidang gambar merupakan manfaat lain dari aktifitas mewarnai. Di masa awal si kecil memulai aktifitas mewarnai, mereka tidak akan peduli dengan garis batas gambar di hadapannya, hal tersebut wajar-wajar saja, biarkan si kecil merasa nyaman dan exited terlebih dahulu dengan aktifitas mewarnainya. Seiring dengan berjalannya waktu dan bertambahnya usia si kecil, mereka akan mulai menghargai dan memperhatikan garis-garis batas tersebut, dan berusaha untuk mewarnai gambar di hadapannya tanpa keluar garis. Membiasakan anak belajar mewarnai sejak kecil akan melatihnya lebih peka terhadap batasan garis sejak dini. Kemampuan inilah yang menjadi bekal mereka saat mereka mulai belajar menulis di buku tulis bergaris.

9. Mewarnai Melatih Si Kecil Membuat Target
Proses mewarnai membutuhkan satu target yaitu berhasil mewarnai seluruh bidang gambar yang tersedia. Dengan melakukan aktifitas mewarnai sejak dini si kecil akan belajar untuk meyelesaikan tugas yang dihadapinya. Di sinilah akan terpupuk rasa tanggung jawab si kecil dengan pekerjaan yang diterimanya sekaligus memupuk kepercayaan diri si kecil bahwa ia dapat menyelesaikan tugas yang sedang diembannya. Sikap ini akan membantunya menyelesaikan tugas-tugasnya kelak, dan juga melatihnya untuk tidak mudah menyerah dengan tantangan yang akan dihadapinya.

Mengingat banyaknya manfaat aktivitas mewarnai bagi si kecil, tak ada salahnya jika para orangtua mulai membiasakan anak-anaknya mewarnai gambar sejak dini, mulailah dengan gambar-gambar yang tidak terlalu detail agar si kecil lebih mudah mengaplikasikan warna yang ingin ditorehnya. Jangan terlalu banyak memberi aturan, baik dalam pemilihan warna maupun memberi batasan garis, biarlah ia bereksplorasi dengan warna-warna dan gambar di hadapannya.
Sumber : mommygadget.com/2009/07/07/manfaat-mewarnai-bagi-si-kecil/

Belajar Menggambar Untuk Anak-Anak

Berikut adalah kumpulan tutorial menggambar untuk anak-anak yang bisa Anda pelajari dengan mudah. Selamat menggambar (^_^)

.: Cara Menggambar Bebek :.
Cara Menggambar Bebek

.: Cara Menggambar Burung :.

Cara Menggambar Burung

.: Cara Menggambar Kucing :.

Cara Menggambar Kucing

.: Cara Menggambar Kelinci :.

Cara Menggambar Kelinci

.: Cara Menggambar Kepiting :.

Cara Menggambar Kepiting

.: Cara Menggambar Lumba-Lumba :.

Cara Menggambar Lumba-Lumba
 

.: Cara Menggambar Singa :.

Cara Menggambar Singa
 

.: Cara Menggambar Ayam :.

Cara Menggambar Ayam
 

.: Cara Menggambar Kapal Layar :.

Cara Menggambar Kapal
 

.: Cara Menggambar Kapal Motor Boat :.

Cara Menggambar Kapal Motor Boat
 

.: Cara Menggambar Kapal :.

Cara Menggambar Kapal
 

.: Cara Menggambar Gajah :.

Cara Menggambar Gajah
 

.: Cara Menggambar Mobil :.

Cara Menggambar Mobil

.: Cara Menggambar Panda :.

Cara Menggambar Panda
 

.: Cara Menggambar Anjing :.

Cara Menggambar Anjing
 

.: Cara Menggambar Domba :.

Cara Menggambar Domba

.: Cara Menggambar Tikus :.

Cara Menggambar Tikus
 

.: Cara Menggambar Burung Merak :.

Cara Menggambar Burung Merak
 

.: Cara Menggambar Buruk Kakak tua :.

Cara Menggambar Buruk Kakak tua

.: Cara Menggambar Pesawat Luar Angkasa :.

Cara Menggambar Pesawat Luar Angkasa

.: Cara Menggambar Bus Tingkat :.

Cara Menggambar Bus Tingkat

.: Cara Menggambar Perahu Layar :.

Cara Menggambar Perahu Layar

.: Cara Menggambar Unta :.

Cara Menggambar Unta

.: Cara Menggambar Kelelawar :.

Cara Menggambar Kelelawar

.: Cara Menggambar Tikus :.

Cara Menggambar Tikus

.: Cara Menggambar Ladybug :.

.: Cara Menggambar Tupai :.

Cara Menggambar Tupai

.: Cara Menggambar Kura-Kura :.

Cara Menggambar Kura-Kura

.: Cara Menggambar Wajah Kucing :.

.: Cara Menggambar Sepeda :.

Cara Menggambar Sepeda

.: Cara Menggambar Anak Ayam :.

Cara Menggambar Anak Ayam

.: Cara Menggambar Tikus :.

Cara Menggambar Tikus

.: Cara Menggambar Kodok :.

Cara Menggambar Kodok

.: Cara Menggambar Beruang :.

Cara Menggambar Beruang
 

.: Cara Menggambar Bis Sekolah :.

Cara Menggambar Bis Sekolah
 

.: Cara Menggambar Ikan Hiu :.

Cara Menggambar Ikan Hiu
 

.: Cara Menggambar Gajah :.

Cara Menggambar Gajah

.: Cara Menggambar Burung Merpati :.

Cara Menggambar Burung Merpati
 

.: Cara Menggambar Monyet :.

Cara Menggambar Monyet
SUMBER spicalandblog.blogspot.com

Cara Menggambar Hewan dengan Mudah, Anak-anak Pun Bisa

Bunda kebingungan mencari aktivitas positif bagi si kecil? Mungkin dengan menggambar bersama bisa menjadi jawaban bagi permasalahan bunda. Selain dapat merangsang otak kanan, menggambar juga bisa menjadi salah satu cara positif anak untuk menghabiskan waktu dibandingkan dengan bermain gadget. Saat pemilihan warna dalam proses menggambar bunda juga bisa melihat ekspresi hati buah hati. Pemilihan warna-warna ceria menunjukkan buah hati bunda sedang berada dalam kondisi riang gembira. banyak hal-hal menarik yang bisa bunda gambar bersama buah hati. Jika bunda belum begitu mahir menggambar, berikut akan kami ulas cara menggambar hewan dengan mudah.

1. Bebek

Banyak cara menggambar hewan dengan pensil. Salah satunya adalah ketika menggambar bebek. Untuk menggambar bebek Bunda dapat membuat angka 2 dan 9.

cara menggambar hewan bebek dengan mudah

Simak Cara Menggambar Hewan dengan Mudah (jatik.com)

Setelah itu buatlah garis lengkung di atas angka 9. Di bagian kiri bawah bulatan angka 9, bunda bisa menambahkan segitiga sebagai paruh bebek. Kemudian buat garis lurus di bagian bawah kanan angka 2. Hubungkan angka 2 dengan garis lurus dibawahnya dengan gambar rumput. Setelah selesai, hubungkan gambar lengkung di atas gambar 9 ke gambar rumput paling bawah. Sebagai sentuhan akhir, Bunda bisa menambahkan bulatan sebagai mata bebek atau lengkungan terbalik yang menggambarkan bebek sedang tertidur.

2. Kelinci

Pertama, buatlah angka 3 di kertas gambar. Kemudian tambahkan angka 3 dalam posisi seperti memantul dengan tambahan bulatan kecil di bagian bawah kanan. Lanjutkan dengan membuat enam buah bulatan lonjong, dua di atas sebelah kanan, dua di tengah-tengah angka 3 dan dua di bawah.

cara menggambar hewan dengan mudah

Cara Menggambar Hewan Kelinci dengan Mudah (jatik.com)

Bulatan-bulatan itu merupakan telinga, tangan, dan kaki kelinci. Setelah itu gambarlah setengah lingkaran di bagian bawah dalam angka 2. Bunda bisa menambahkan mulut dan mata kelinci dengan menggambarkan bulatan kecil sempurna dan segitiga di bagian kepala kelinci.

3. Ayam Jantan

Buatlah angka 1 dan 5. Kemudian, buatlah lengkungan ke bawah di atas angka 1 dan buatlah dua lengkungan di angka 5, pertama di bagian atas dan kedua di bagian tengah yang kemudian disambungkan dengan angka 1 bagian kanan bawah.

cara menggambar hewan dengan mudah

Cara Menggambar Hewan dengan Mudah dan Sederhana (jatik.com)

Selanjutnya Bunda dapat menggambar rumput menyerong dari bagian bawah angka 1 hingga bertemu dengan lengkungan di atasnya. Untuk paruh ayam gambarlah segitiga dua buah dan untuk jengger bunda bisa menggambar hati  dengan posisi sedikit mendatar di bagian atas.

Jangan lupa agar Bunda menambahkan sebuah bulatan sebagai mata ayam. Tahap akhir adalah menggambar dua buah garis lurus yang merupakan kaki ayam jantan.

4. Kapal Laut

Buatlah angka 1 dengan sempurna. Tarik garis lurus dari bawah hingga ke atas angka 1 di sebalah kiri. Selanjutnya, bunda dapat membuat garis miring ke kanan dari atas angka 1 hinga pertengahan angka 1 dan dilanjutkan dengan lengkungan menurun hingga bertemu dengan angka 1.

cara menggambar hewan dengan mudah

Cara Menggambar Benda dan Hewan dengan Mudah (jatik.com)

Kemudian buatlah kembali garis miring kanan kiri di bawah garis yang telah dibuat sebelumnya untuk menampilkan kesan dek kapal. Di celah antara kedua garis tersebut bunda bisa menghias dengan memberikan bulatan-bulatan kecil.

Di sisi sebelah kanan dek, tambahkan gambar trapesium untuk menunjukkan kesan kapal yang bertingkat. Setelah itu tambahkan gambar persegi panjang sebagai cerobong asap dari kapal laut.

Itulah beberapa cara menggambar hewan dengan mudah. Peralatan yang diperlukan pun tidak sulit karena Bunda hanya perlu menyiapkan pensil, penghapus dan kertas gambar. Gambar tersebut juga bisa diwarnai setelahnya. Selain dapat merangsang otak kanan si kecil, bunda juga sekaligus melatih buah hati untuk mengenali angka-angka. Nah, selamat berkreativitas dengan buah hati.

sumber alabn.com

VIRAL! PENEMU 4G 

PENEMU 4G
.
Siapa yang HP nya sudah 4G ?
Tau ga siapa penemu 4G ?
Sekarang tuh 4G lagi BOOMING banget ngalahin harga cabe yang lagi booming. 😉
.
Yupppp Dialah Khoirul Anwar sang penemu 4G.
.
Sebelumnya Khoirul Anwar dianggap gila. Ditertawakan. Bahkan dicemooh. Idenya dianggap muskil. Tak masuk akal. Semua ilmuwan yang berkumpul di Hokkaido, Jepang, itu menganggap pemikiran yang dipresentasikan itu tak berguna.
.
Dari Negeri Sakura, Anwar terbang ke Australia. Tetap dengan ide yang sama. Setali tiga uang. Ilmuwan negeri Kanguru itu juga memandangnya sebelah mata. Pemikiran Anwar dianggap sampah.
.
Pemikiran Anwar yang ditertawakan ilmuwan itu tentang masalah power atau catu daya pada Wi-Fi. Dia resah. Saban mengakses internet, catu daya itu kerap tak stabil. Kadang bekerja kuat, sekejap kemudian melemah. Banyak orang mengeluh soal ini.
.
Tak mau terus mengeluh, Anwar memutar otak. Pria asal Kediri, Jawa Timur, itu ingin memberi solusi. Dia menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) berpasangan.
.
FFT merupakan algoritma yang kerap digunakan untuk mengolah sinyal digital. Anwar memasangkan FFT dengan FFT asli. Dia menggunakan hipotesis, cara tersebut akan menguatkan catu daya sehingga bisa stabil.
.
Ide itulah yang diolok-olok ilmuwan pada tahun 2005. Banyak ilmuwan beranggapan, jika FFT dipasangkan, keduanya akan saling menghilangkan. Tapi Anwar tetap yakin, hipotesa ini menjadi solusi keluhan banyak orang itu.
.
Ilmuwan Jepang dan Australia boleh mengangapnya sebagai dagelan. Tapi dia tak berhenti. Anwar kemudian terbang ke Amerika Serikat. Memaparkan ide yang sama ke para ilmuwan Paman Sam.
.
Tanggapan mereka berbeda. Di Amerika, Anwar mendapat sambutan luar biasa. Ide yang dianggap sampah itu bahkan mendapat paten. Diberi nama Transmitter and Receiver. Dunia menyebutnya 4G LTE. Fourth Generation Long Term Evolution.
.
Yang lebih mencengangkan lagi, pada 2008 ide yang dianggap gila ini dijadikan sebagai standar telekomunikasi oleh International Telecommunication Union (ITU), sebuah organisasi internasional yang berbasis di Genewa, Swiss. Standar itu mengacu prinsip kerja Anwar.
.
Dua tahun kemudian, temuan itu diterapkan pada satelit. Kini dinikmati umat manusia di muka Bumi. Dengan alat ini, komunikasi menjadi lebih stabil.
.
Karya besar ini ternyata diilhami masa kecil Anwar. Dulu, dia suka menonton serial kartun Dragon Ball. Dalam film itu, dia terkesan dengan sang lakon, Son Goku, yang mengeluarkan jurus andalan berupa bola energi, Genkidama.
.
Untuk membuat bola tersebut, Goku tidak menggunakan energi dalam dirinya yang sangat terbatas. Goku meminta seluruh alam agar menyumbangkan energi. Setelah terkumpul banyak dan berbentuk bola, Goku menggunakannya untuk mengalahkan musuh yang juga saudara satu sukunya, Bezita.
.
Prinsip jurus tersebut menjadi inspirasi bagi Anwar. Dia menerapkannya pada teknologi 4G itu. Jadi, untuk dapat bekerja maksimal, teknologi 4G menggunakan tenaga yang didapat dari luar sumber aslinya.
.
************
Ya, karya besar ini lahir dari orang desa. Anwar lahir di Kediri, Jawa Timur, pada 22 Agustus 1978. Dia bukan dari kalangan ningrat. Atau pula juragan kaya. Melainkan dari kalangan jelata.
.
Sang ayah, Sudjiarto, hanya buruh tani. Begitu pula sang bunda, Siti Patmi. Keluarga ini menyambung hidup dengan menggarap sawah tetangga mereka di Dusun Jabon, Desa Juwet, Kecamatan Kunjang.
.
Saat masih kecil, Anwar terbiasa ngarit. Mencari rumput untuk pakan ternak. Pekerjaan ini dia jalani untuk membantu kedua orangtuanya. Dia ngarit saban hari. Setiap sepulang sekolah.
.
Meski hidup di sawah, bukan berarti Anwar tak kenal ilmu. Sejak kecil dia bahkan mengenal betul sosok Albert Einstein dan Michael Faraday. Ilmuwan dunia itu. Anwar suka membaca buku-buku mengenai dua ilmuwan tersebut, padahal tergolong berat.
.
Hobi ini belum tentu dimiliki anak-anak lain. Dan dari dua tokoh inilah, Anwar menyematkan cita-cita menjadi ‘The Next Einstein’ atau ‘The Next Faraday’.
.
Cita-cita tersebut hampir saja musnah. Saat sang ayah meninggal pada tahun 1990. Sang tulang punggung tiada. Siapa yang akan menopang keluarga? Perekonomian sudah tentu tersendat. Padahal kala itu Anwar baru saja menapak sekolah dasar.
.
Anwar tentu khawatir, sang ibu tak mampu membiayai sekolah. Apalagi hingga perguruan tinggi. Tapi Anwar memberanikan diri, mengungkapkan keinginan bersekolah setinggi mungkin kepada sang ibu. Kepada emak.
.
Anwar menyiapkan diri. Sudah siap apabila sang emak menyatakan tidak sanggup. Tapi jawaban yang dia dengar di luar dugaan. Bu Patmi malah mendorongnya untuk bersekolah setinggi mungkin.
.
“Nak, kamu tidak usah ke sawah lagi. Kamu saya sekolahkan setinggi-tingginya sampai tidak ada lagi sekolah yang tinggi di dunia ini,” ucap Anwar terbata, karena tak kuasa menahan haru saat mengingat perkataan emaknya itu.
.
Perkataan itu menjadi bekal Anwar untuk melanjutkan langkah meraih mimpi. Lulus SD, dia diterima di Sekolah Menengah Pertama (SMP) 1 Kunjang. Kemudian dia meneruskan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) 2 Kediri. Salah satu sekolah favorit di Kota Tahu itu.
.
Saat SMA itulah dia memilih meninggalkan rumah. Dia tinggal di rumah kost, tidak jauh dari sekolah. Jarak rumah dengan sekolah memang lumayan jauh. Dia sadar pilihan ini akan menjadi beban sang ibu.
.
Masalah itu membuat Anwar harus memutar otak. Dia lalu memutuskan untuk tidak sarapan demi menghemat pengeluaran. Tetapi, itu bukan pilihan tepat. Prestasi Anwar turun lantaran jarang sarapan.
.
“Karena tidak sarapan, setiap jam sembilan pagi kepala saya pusing,” kata dia.
.
Kondisi Anwar sempat terdengar oleh ibu salah satu temannya. Merasa prihatin dengan kondisi Anwar, ibu temannya itu menawari dia tinggal menumpang secara gratis. Anwar tidak perlu lagi merasakan pusing saat sekolah. Sarapan sudah terjamin dan prestasi Anwar kembali meninggi.
.
Lulus dari SMA 2 Kediri, Anwar lalu melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia diterima sebagai mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan ditetapkan sebagai lulusan terbaik pada 2000. Dia kemudian mengincar beasiswa dari Panasonic dan ingin melanjutkan ke jenjang magister di sebuah universitas di Tokyo.
.
Sayangnya, Anwar tidak lolos seleksi universitas tersebut. Dia merasa malu dan tidak ingin dipulangkan. Alhasil, dia memutuskan beralih ke Nara Institute of Science and Technology NAIST dan diterima.
.
Di universitas tersebut, Anwar mengembangkan tesis mengenai teknologi transmitter dan menggarap disertasi bertema sama dalam program doktoral di universitas yang sama pula.
.
Dan Anwar, kini telah menelurkan karya besar. Temuan yang ditertawakan itu dinikmati banyak orang. Termasuk para ilmuwan yang mengolok-olok dulu.
.
************
Teruslah bermimpi dan berusaha mewujudkannya. Jangan dengarkan cemohan orang, Yakin dan Percaya bahwa mimpi-mimpi kita bisa terwujud. “MAN JADDA WAJADA”.
Semangat 💪 💪

Sumber @kisah semangat berbagisemangat.com

WASPADALAH PERMAINAN BARU INI BERBAHAYA BAGI ANAK

30 Januari 2010 pukul 23:10
Just share, dari koran nasional (kompas.com).

Beberapa waktu lalu surat kabar Inggris, The Sun, melansir berita mencengangkan mengenai pola permainan baru anak SD di sana. Lupakan petak umpet dan lompat tali. Mereka sekarang bermain dengan bagian pribadi tubuh mereka. Untuk ikut bermain dalam permainan ini, mereka harus mengenakan gelang plastik murah berwarna-warni yang mereka namakan “shag bands”.

Harga satu gelang shag bands jika dirupiahkan hanya senilai beberapa ribu, namun harga itu tak sebanding dengan apa yang mereka harus korbankan, yakni kepolosan mereka. Bisa jadi tak banyak orangtua mencurigai cara awal permainan ini. Awalnya, mirip permainan anak-anak biasa. Caranya, anak-anak akan mengenakan gelang sesuai warna yang mereka sukai, lalu mereka akan mengejar anak yang mereka sukai. Ketika anak yang mereka sukai tertangkap, dan gelang plastiknya berhasil diputuskan, maka si pemilik gelang harus melakukan suatu tindakan seksual sesuai arti dari lambang warna gelang yang sedang ia gunakan.

Di sini lah yang menyeramkan. Arti dari warna gelang-gelan tersebut ternyata menyakitkan untuk diketahui orangtua yang terlambat mengetahui.

Warna kuning berarti memeluk si anak laki-laki, warna oranye berarti memberi kecupan hingga meninggalkan tanda pada si anak laki-laki, ungu berarti ciuman di bibir, pink berarti menunjukkan payudara kepada si anak laki-laki, merah berarti tarian erotis (lap dance), biru berarti seks oral, hitam berarti berhubungan intim, dan emas semua hal di atas tadi.

Anak perempuan akan mengenakan gelang sesuai keberanian mereka untuk melakukan salah satu tindakan seksual tadi. Salah satu anak berusia 8 tahun yang mengenakan gelang berwarna pink, ketika diwawancara The Sun mengatakan, bahwa ia sempat tidak mengenakan gelang tersebut selama beberapa waktu. Namun ternyata ia malah dikucilkan teman-temannya. Jika ada yang tak mengenakan gelang, berarti ia tidak bisa bergabung dengan kumpulan geng keren. Warna dari gelang yang dikenakan setiap anak juga menunjukkan semacam “status” mereka. Anak-anak perempuan yang berani mengenakan gelang berwarna hitam akan sangat disenangi oleh anak laki-laki.

Permainan berbahaya ini terekspos karena adanya seorang ibu yang tanpa sengaja mengetahui tentang arti permainan ini. Ia bersedia diwawancara untuk mengingatkan para orangtua agar tidak terkecoh, dan untuk mau tahu tentang kegiatan anak-anaknya agar mereka bisa melindungi lebih baik. The Sun menghubungkan kegiatan semacam ini dengan tingginya tingkat kehamilan muda di Inggris yang mengalahkan negara-negara Eropa lainnya.

Para orangtua, waspadalah dan jangan segan untuk memberikan pengetahuan yang cukup untuk anak-anak Anda, khususnya tentang seksualitas dan perbedaan antara pria dan wanita.

NOTE:
Bukan tidak mungkin permainan ini akan mudah menular ke Indonesia, karena anak2 kita juga suka pakai gelang warna-warni.
Fenomena yang sudah ditemukan di Indonesia adalah (berdasar komentar Bendri, jazakallah ya dek):

selain starter yang biasanya dimainkan sesama anak lelaki, di indonesia khususnnya jakarta juga merebak permainan suit kancing yang biasa dilakukan anak laki dan perempuan. mereka suit seperti biasa dan bagi yang kalah, membuka satu kancing bajunya. jika kemudian ia menang, ia boleh menutup kembali kancingnya. bagi yang kalah berturut-turut maka akan terlepas kancingnya dan wajib membuka bajunya. saya temukan permainan ini di sebuah SD elit di daerah bintaro

permainan starter adalah seperti menginjak pedal gas. anak lelaki mempraktekkan di kemaluan temannya, kedua kaki temannya ditarik seolah-olah setir. smeentara kaki pelaku menekan kemaluan lawannya itu sperti menginjak pedal gas. siapa yang bertahan kemaluannya di starter dalam waktu lama, ia juara. dan ini berbahaya betul. pernah ada yang pingsan gara2 permainan ini
30 Januari 2010 pukul 23:10
Just share, (kompas.com).

 

Perhatikan Tanda Anak Anda Sudah Siap Diberikan Toilet Training

Mengajari anak untuk memakai toilet sendiri atau toilet training sangatlah pentingNamun perlu diingat bahwa sebelum memutuskan untuk memberikan toilet training, Anda harus tahu kesiapan Si Kecil.

Toilet training merupakan proses ketika anak belajar untuk buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet selayaknya orang dewasa. Pada tahap ini, anak diajari untuk tidak lagi mengeluarkan urine dan tinja pada popok. Kemampuan memakai toilet juga berguna untuk mengetahui apakah anak Anda tumbuh dan berkembang dengan normal atau tidak.

 

Cara Mengetahui Anak Sudah Siap Jalani Toilet Training

Tiap anak memiliki perkembangan yang berbeda-beda, termasuk kemampuannya untuk memulai toilet training. Umumnya, anak siap menjalani toilet training pada saat berusia setahun 6 bulan, tapi kebanyakan anak siap memulainya pada saat berusia 1 tahun 10 bulan hingga 2 tahun 6 bulan. Kebanyakan anak sudah bisa memakai toilet dengan sempurna sekitar usia 3 tahun.

Untuk mengetahui tanda awal seorang anak siap untuk diberikan toilet training adalah dengan melihat kesiapan fisik dan emosionalnya. Tanda-tanda anak siap secara fisik adalah ketika dia mampu mengontrol keinginan untuk BAK dan BAB. Hal ini jarang terjadi sebelum usia 1 tahun 6 bulan. Anda bisa mengetahui kesiapan fisik ini jika:

  • Anak memperlihatkan ekspresi saat menahan BAK atau BAB.
  • Popok kering saat bangun tidur atau setelah dua jam pemakaian.
  • Tidak BAB di popok saat malam hari.
  • BAB terjadi pada waktu yang sama tiap harinya atau pada waktu yang tidak bisa diprediksi.
  • Anak mampu melepas dan memakai pakaian serta mampu berkomunikasi dengan Anda tentang pemakaian toilet.

Berbeda dengan kesiapan fisik, kesiapan secara emosional butuh waktu yang lama. Berikut ini adalah tanda-tanda anak Anda sudah mencapai kesiapan emosional.

  • Anak akan memberitahu Anda ketika popoknya kotor dan meminta untuk diganti dengan yang baru.
  • Dia lebih memilih memakai celana dalam ketimbang popok.
  • Menunjukkan ketertarikannya ketika Anda memakai kamar mandi.
  • Memberitahu Anda ketika dia ingin buang air.
  • Bersemangat mengikuti semua proses toilet training.

Meski telah menunjukkan kesiapan fisik dan emosional, bukan berarti anak siap diberi toilet training. Ada sebagian anak yang belum siap melakukannya, terutama jika dia berada pada tahap ketika kata ‘tidak’ menjadi respons utamanya untuk tiap permintaan. Langkah terbaik adalah dengan berkonsultasi kepada dokter atau berbagi pengalaman dengan orang tua atau teman yang pernah mengalaminya.

Hindari memaksakan kehendak Anda ketika anak belum siap melakukannya. Hal itu bisa memicu stres yang bisa memperlambat kesiapannya melepas popok. Anda pun akan merasa frustrasi jika memaksa memberikan toilet training pada anak yang belum siap.

Bagaimana cara membimbing anak selama toilet training?

Langkah-langkah awal yang harus Anda lakukan untuk menunjang proses toilet training pada anak antara lain:

  • Kenalkan anak kepada toilet.

Mulailah menjelaskan penggunaan toilet untuk BAK dan BAB. Katakan kepada anak ketika mulai memakai toilet, berarti dia harus melepas popoknya dan menggantinya dengan celana dalam. Jelaskan pula bahwa anak sudah tidak bisa BAK dan BAB pada popok atau celana dalam.

  • Pilih pispot.

Gunakan pispot atau tempat duduk kloset khusus untuk anak-anak. Anda bisa meletakkan pispot di kamar mandi agar Si Kecil bisa terbiasa dengan fungsi toilet. Bisa juga di kamar atau area bermain Si Kecil agar bisa langsung dia gunakan saat BAK atau BAB. Anda bisa mengatakan kepadanya bahwa selagi masih anak-anak, pispot ini akan menjadi tempatnya untuk BAK atau BAB.

  • Ajak anak saat Anda beraktivitas di toilet.

Untuk memudahkan proses toilet training, melihat aktivitas secara langsung di toilet sangatlah penting. Contohnya, Anda bisa mengajak anak ketika Anda ingin memakai toilet, itu pun jika Anda merasa nyaman. Jelaskan apa saja yang Anda lakukan saat itu.

Saatnya Beraksi

Kini saatnya Anda membiasakan anak untuk BAK atau BAB di kamar mandi memakai pispot atau tempat duduk kloset. Untuk mempermudah proses ini, pakaikan baju yang mudah dilepas dan dipakai oleh anak seorang diri. Selanjutnya ajari dia tata cara saat memakai toilet seperti:

  • Mengajari cara duduk yang benar saat memakai pispot atau tempat duduk kloset.
  • Setelah selesai BAK atau BAB, ajari dia untuk membersihkan alat kelaminnya. Untuk anak perempuan, ajari untuk membasuh alat kelaminnya memakai tangan kiri dimulai dari arah depan vagina, kemudian ke bagian anus. Hal ini bertujuan untuk mencegah berpindahnya bakteri dari anus ke vagina.
  • Untuk anak laki-laki, ajari untuk mengarahkan penisnya ke bawah pispot atau toilet agar air seni tidak menyiprati bagian depan tempat duduk pispot atau kloset. Ajari juga anak Anda untuk membersihkan penisnya dengan air usai melakukan BAK.
  • Anak-anak di bawah usia 4-5 tahun biasanya tidak bisa membersihkan alat kelaminnya dengan benar, terutama setelah BAB. Pada saat inilah Anda bisa membantu membersihkannya.
  • Bantu anak untuk menekan tombol flush pada toilet usai BAK atau BAB. Jika menggunakan pispot, ajak Si Kecil untuk melihat proses pembuangan air seni atau tinja dari pispot ke kloset. Hal itu berguna agar Si Kecil tahu tempat pembuangan terakhir air seni atau tinja adalah di kloset.
  • Setelahnya, ajari Si Kecil untuk mencuci tangan yang bersih setelah memakai toilet.

Pada tahapan ini, cobalah untuk sering memberi Si Kecil pujian. Puji tiap aktivitas yang berhasil dia lakukan untuk menambah kepercayaan dirinya di masa mendatang.

Ingat selama proses ini, jangan pernah meninggalkan anak sendirian tanpa pengawasan di dalam kamar mandi atau toilet demi menghindari kecelakaan, seperti terpeleset atau memasukkan sesuatu yang berbahaya ke dalam mulut.

Mengajari anak menggunakan toilet memang butuh kesabaran. Hari ini mungkin dia mau mengikuti semua proses toilet training, namun hal itu bisa saja berbeda pada keesokan harinya. Intinya, jangan memaksa jika memang anak tidak mau melakukannya. Bersabarlah hingga anak benar-benar terbiasa tanpa popoknya.