Kecintaan dan Kerinduan Seorang Ibu

Ibu, sosok istimewa yang memiliki kedudukan mulia sehingga Islam menempatkannya secara mengagumkan. Ibu yang bertaqwa dan shalihah akan selalu mencintai anak-anaknya, merindukannya ketika jarak memisahkan mereka bahkan sering kali ia memiliki harapan besar demi kebahagiaan buah hatinya meski sang anak terkadang membuatnya gundah gulana. Bahkan di dunia hewan pun perasaan kasih sayang pun Allah tumbuhkan sebagaimana hadits berikut.

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu‘anhu, ia menuturkan: “Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam dalam sebuah perjalanan. Di tengah perjalanan, Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam hendak buang hajat. Tiba-tiba kami melihat seekor burung yang sedang bersama anaknya. Lalu kami mengambil kedua anaknya, induknya kemudian datang sambil membentangkan kedua sayapnya. Mendadak Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam muncul lalu berkata : “Siapa yang membuat burung ini risau karena anaknya diambil? Kembalikan lagi anak-anak burung itu kepada induknya!” (HR. Ibnu Majah no. 2329, dishahihkan Al Albani dalamAs-Silsilah Ash-Shaiihah no. 487).

Secara fitrah pun hubungan ibu dengan anaknya sangat erat, bahkan terkadang ada kontak batin yang sangat kuat seperti ketika seorang ibu merasakan hatinya gelisah atau berbagai perasaan dan suasana hati tertentu tatkala anaknya yang tidak didekatnya tengah sakit atau ada perkara yang tidak mengenakkan.

Sejatinya Allah memberi kelembutan hati dan rasa cinta mendalam seorang ibu. Itulah perasaan keibuan yang akan membuatnya gembira, sabar dalam menghadapi cobaan hidup dan ia menderita tatkala dipisahkan dari anaknya.

Dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu’anhu bahwa seorang wanita berkata: ”Wahai Rasulullah, sesungguhnya anakku ini akulah yang mengandung, menyusui, dan mengasuhnya, sedangkan ayahnya telah menceraikan aku dan ingin merebutnya dari tanganku”. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda kepadanya :

آَنْتَ أَحَقُّ بِهِ مَالَمْ تَنْكِحِىْ

“Kamu lebih berhak terhadap anakmu itu selama kamu belum menikah (lagi).”

(HR. Abu Daud no. 1991, dishaihkan Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Daud).

Ada sebuah kisah menggetarkan jiwa betapa seorang ibu lembut hatinya dan sangat mencintai seseorang yang mirip sekali dengan anaknya. Syaih At-Thanthawi rahimahullah menyebutkan sebuah kisah nyata seorang temannya yang bekerja sebagai pengacara di sebuah kantor kehakiman besar di India. Ia berkata, ”Temanku itu menceritakan kepadaku, suatu hari aku memasuki sebuah pasar. Aku melihat seorang wanita tua, yang rumahnya berada di dalam pasar tersebut. Wanita tua itu memegang tanganku dan membawaku ke rumahnya. Ia menjamuku sebagai tamu istimewa yang belum pernah aku mendapati sepertinya. Setelah selesai bertamu, maka aku meminta izin untuk pergi, wanita itu berkata : ‘Tak mengapa, wahai Nak, saya mohon jangan segan mengunjungiku setiap engkau pergi ke pasar ini’”.

Temanku itu kembali bercerita. “Aku bertanya kepada wanita tua itu. ‘Wahai Bibi, apa yang telah mendorongmu menjamu dan menghormati seseorang yang antara dirimu dan dirinya tidak saling kenal dan tak ada hubungan apapun?’ Wanita itu menjawab, ‘Wahai Nak, sesungguhnya salah seorang anakku dan belahan jiwaku itu wajahnya seperti wajahmu, warna kulitnya seperti warna kulitmu dan cara berjalannya seperti jalanmu. Ia telah menghilang sejak lama di negeri asing. Saat aku melihatmu maka aku teringat dengan anakku itu. Cinta kasih terhadap anakku yang ada di hati inilah yang telah mendorongku. Aku tak mampu menahan diri hingga aku mengundangmu ke rumahku. Lalu, aku menjamumu seperti yang engkau lihat. Demi Allah wahai nak, jangan segan-segan engkau mengunjungiku untuk kedua kali, ketiga kali dan seterusnya.’ Maka setiap kali aku memasuki pasar itu, akupun mengunjungi wanita tua itu, untuk mengikat hatinya, wanita tua itu begitu menghormatiku. Seperti waktu-waktu sebelumnya” (Dinukil dari buku Tata Busana Para Salaf, Abu Thalhah bin Abdus Sattar, hal 25-26).

Ya Rabbi … mudahkanlah langkahku, lunakkan hatiku dan berilah kami kekuatan iman untuk selalu berbakti pada kedua orang tua kami. Tunjukilah kami pada jalan keselamatan agar kami pun mampu mencintai dan mengasihi buah hati kami demi menjalankan perintah Allah. Dan kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang kami cintai di surga-Mu. Amin.

Isruwanti Ummu Nashifa muslimah.or.id

Bahaya Narkoba Untuk Kesehatan

Bahaya narkoba sudah tidak diragukan lagi. Sayangnya, penyalahgunaan obat-obatan terlarang makin marak di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat mengenal obat-obatan terlarang sebagai narkoba yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya.

Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Narkoba bukan solusi - alodokter

Risiko Gangguan Kesehatan

Bagai dua sisi mata uang, obat dapat bermanfaat dan sekaligus berbahaya bagi tubuh. Jika obat yang digunakan sesuai dengan aturan, dosis, dan di bawah pengawasan dokter, maka penggunaannya efektif untuk mencapai kesembuhan. Sebaliknya, obat-obatan dapat menimbulkan bila disalahgunakan dengan mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter dan didasari tujuan yang tidak tepat.

Itu mengapa, ada sebagian jenis obat-obatan yang hanya dapat dikonsumsi bila dianjurkan oleh dokter, dan dengan pengawasan ketat. Penyalahgunaan obat-obatan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya, dapat menimbulkan gangguan pada  kesehatan.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh.

  • Mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum
    Narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar. Pengaruh obat-obatan tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang.
  • Perubahan sel saraf dalam otak
    Konsumsi narkoba secara berulang dalam jangka panjang akan memicu perubahan pada sel saraf dalam otak, yang kemudian mengganggu komunikasi antar sel saraf. Bahkan setelah konsumsi dihentikan, efek tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar, untuk dapat benar-benar hilang.
  • Dehidrasi
    Bahaya narkoba jenis ekstasi, efeknya dapat menyebabkandehidrasi, serta ketidakseimbangan elektrolit. Hal ini kemudian yang menyebabkan penggunanya mengalami kejang-kejang, serangan panik, halusinasi, sakit pada dada dan perilaku agresif. Jika digunakan dalam jangka panjang dapat merusak otak.
  • Bingung dan hilang ingatan
    Golongan obat-obatan asam gamma-hidroksibutirat dan rohypnol dapat mengakibatkan efek sedatif, kebingungan, kehilangan ingatan, perubahan perilaku, koordinasi tubuh terganggu dan menurunnya tingkat kesadaran.
  • Halusinasi
    Penggunaan mariyuana atau ganja dapat menyebabkan efek sampinghalusinasi, muntah, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, gangguan kecemasan, kebingungan serta paranoia. Efek jangka panjang mariyuana adalah gangguan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.
  • Kejang hingga kematian
    Bahaya narkoba berupa penyalahgunaan metamfetamin atau lebih dikenal sebagai sabu-sabu, opium, dan kokain, dapat menyebabkan berbagai efek buruk, termasuk perilaku psikotik, kejang-kejang, dan bahkan kematian akibat overdosis
    .

Gangguan Kualitas Hidup

Saat seseorang mulai mengonsumsi narkoba, terdapat kemungkinan besar untuk mengalami kecanduan. Makin lama, pengguna akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi demi dapat merasakan efek yang sama. Ketika efek narkoba mulai hilang, pengguna akan merasa tidak nyaman akibat munculnya gejala putus obat dan akan ingin kembali memakainya.

Narkoba yang larut di dalam tubuh akan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Efek dari obat-obatan bergantung kepada jenis yang dikonsumsi, dosis, durasi pemakaian, dan ukuran tubuh orang yang mengonsumsinya.

Selain berpengaruh pada tubuh, bahaya narkoba juga dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kualitas hidup seseorang. Misalnya, pecandu rentan mengalami masalah di kantor, sekolah atau keluarga, kesulitan keuangan, hingga berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar hukum.

Seorang pecandu juga lebih rentan mengalami infeksi menular seksual, kecelakaan, dan melakukan upaya bunuh diri akibat berada di bawah pengaruh obat.

Segera Hentikan Penggunaan Narkoba

Penggunaan obat-obatan terlarang harus segera dihentikan. Kenali tanda-tanda yang mungkin muncul dan mudah dikenali pada pangguna narkoba. Makin cepat pengguna mendapatkan pertolongan, maka makin cepat proses pemulihannya. Konsultasikan kepada dokter yang menangani kasus kecanduan obat.

Cari pertolongan darurat jika Anda atau seseorang yang Anda ketahui mengonsumsi obat-obatan terlarang, mengalami hal-hal berikut ini:

  • Penurunan tingkat
  • Sulit bernapas.
  • erasa tekanan atau sakit pada dada.
  • Gangguan fisik atau psikologis lain setelah penggunaan obat.
  • Kemungkinan overdosis.

Memulihkan Kondisi dengan Rehabilitasi Narkoba

Orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba, dapat disembuhkan dengan cara melakukan rehabilitasi. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNNRI) sudah menyediakan layanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Anda dapat mencari informasi lebih lanjut melalui website BNNRI khusus rehabilitasi yaitu http://www.babesrehab-bnn.info/

Umumnya  tahap-tahap rehabilitasi narkoba  yang biasanya diberikan kepada orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba adalah:

  • Pemeriksaan
    Dokter atau terapis akan memeriksa kondisi Anda. Mereka akan melihat sejauh mana Anda mengalami kecanduan, efek samping yang sudah Anda alami, serta kemungkinan mengalami depresi. Jika ada masalah tersebut, dokter atau terapis akan melakukan pengobatan untuk meghilangkan efek-efek tersebut.
  • Detoksifikasi
    Anda akan diminta berhenti mengonsumsi narkoba untuk mendetoksifikasi tubuh. Selama berhenti mengonsumsi narkoba, kemungkinan besar Anda akan merasa mual, tubuh pun terasa sakit karena kehilangan zat yang biasa dikonsumsi. Anda juga mungkin akan merasa tertekan akibat tidak ada asupan obat yang biasanya menenangkan. Bertahanlah pada proses ini. Dokter dapat memberikan obat untuk mengatasi ketidaknyamanan yang Anda rasakan. Yang perlu diingat, tubuh Anda memerlukan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi, dan makanan untuk membantu pemulihan, selama proses detoksifikasi ini.
  • Stabilisasi
    Setelah dua tahap itu berhasil dilewati, dokter akan memberikan terapi dalam tahap stabilisasi. Pada tahap ini, Anda akan diberikan resep obat untuk membantu pemulihan jangka panjang. Pemulihan ini juga mencakup pemikiran tentang rencana-rencana kehidupan Anda dalam jangka panjang, serta kestabilan mental Anda.
  • Bicarakan dengan orang sekitar
    Membicarakan dengan orang sekitar bahwa Anda sedang dalam masa pemulihan dari kecanduan narkoba, penting dilakukan. Orang-orang sekitar seperti teman dekat atau keluarga akan membantu Anda mengelola aktivitas dan kehidupan selanjutnya. Juga, mengalihkan Anda dari keinginan untuk kembali mengonsumsi narkoba. Pilih teman yang dapat dipercaya, mendukung penyembuhan, dan tidak memengaruhi Anda untuk kembali mengonsumsi narkoba.

Bahaya narkoba benar-benar mengancam hidup dalam jangka panjang. Jangan coba-coba menyentuhnya dengan alasan apa pun. Narkoba bukan jawaban atas permasalahan dalam hidup, justru dapat merusak tubuh dan hubungan dengan orang lain. Pada ibu hamil, narkoba juga akan memberikan efek negatif terhadap  bayi dalam kandungan . Jika sudah telanjur kecanduan, jangan ragu untuk melakukan rehabilitasi secepatnya.

sumber https://www.alodokter.com/narkoba-bukan-solusi

Buwas: Narkoba Rambah Sekolah, dari TK sampai SMA!

Dwi Andayani – detikNews
Buwas: Narkoba Rambah Sekolah, dari TK sampai SMA!
Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) mengatakan lingkungan sekolah sudah banyak yang terkontaminasi narkoba. Menurutnya, hal itu dilakukan para penjahat untuk memperluas pangsa pasar barang haram tersebut.

“Kita melihat lingkungannya, tapi secara umum anak-anak TK, anak-anak SMP, SMA, itu banyak yang sudah terkontaminasi narkoba. Karena seperti yang saya sampaikan, bahwa jaringan narkotika ini ingin terus memperluas pangsa pasar, memperkuat pangsa pasar,” kata Buwas saat ditemui di Jalan Petak Asem Baru, Penjaringan, Jakut, Selasa (12/9/2017).

Buwas mengatakan hal tersebut saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada anak-anak di Sekolah Anak Jalanan (Saja). Menurutnya, anak-anak mesti betul-betul dilindungi dari bahaya narkoba.

Sebab, para pelaku kejahatan narkoba ini ingin konsumennya terus beregenerasi. Jenderal bintang tiga Polri ini mengatakan generasi pengguna narkoba saat ini yang masih aktif akan segera putus karena mengalami kerusakan dalam jaringan tubuhnya.

“Maka mereka membiayai dari hasil penjualan narkotika, sebagian dia danai untuk meregenerasi pasar-pasar berikutnya. Karena generasi pasar sekarang itu akan punah, akan habis,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, anak-anak harus mendapat perhatian penuh agar tidak sampai terkontaminasi narkoba. Saat ini banyak cara dilakukan para pelaku kejahatan narkoba untuk menyasar anak-anak.

“Maka dia (pelaku) harus meregenerasikan pangsa pasar berikutnya. Siapa sasarannya, anak TK, ini anak-anak kita yang sekarang ini baru kita tengok hari ini,” ucap dia.

“Dengan cara-cara tadi di antaranya meracuni mereka, dengan mengemas makanan-minuman. Dengan mengiming-imingi seolah-olah ini adalah obat atau vitamin untuk pintar. Mereka anak-anak yang tidak mengerti, nah ini kewaspadaan bersama,” imbuh Buwas.

Sebelumnya diberitakan, Buwas sempat mengimbau anak-anak tidak menerima makanan dari orang tak dikenal. Menurutnya, contoh kecil seperti itu dapat membangun kewaspadaan anak-anak dari ancaman narkoba yang dikemas dengan berbagai hal.

“Oleh sebab itu, kita bangun kesadaran mereka dari hal-hal kecil. Ini ada yang sudah memprakarsai dan berkorban, untuk mendidik anak anak jalanan dengan swadaya dan semangat dengan segala keterbatasannya,” ungkapnya.

sumber
https://news.detik.com/berita/3639671/buwas-narkoba-rambah-sekolah-dari-tk-sampai-sma

Waspada, Ini Ciri Remaja Pengguna Narkoba

Oleh Ajeng Quamila
Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team.
Waspada, Ini Ciri Remaja Pengguna Narkoba
Dilansir dari Kompas, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga November 2015 mencapai 5,9 juta orang. Kurang lebih 22 persen dari total pengguna narkoba tersebut adalah anak dan remaja usia sekolah.

Penyalahgunaan narkotika sudah bukan lagi fenomena baru di kalangan anak sekolah, dan tampaknya lebih menyebar luas daripada yang mungkin para ahli dan orangtua curigai. Ada bukti statistik bahwa kontak pertama anak dengan narkoba umumnya dimulai saat kelas 6 sampai 8 (usia 12-14 tahun).

Apa yang memicu remaja menjadi pengguna narkoba?
Kebanyakan kontak pertama anak dengan narkoba dimulai dengan penggunaan obat eksperimental dalam situasi sosial.

Beberapa faktor berperan dalam penyalahgunaan narkoba, termasuk masalah keluarga dan pengaruh teman sebaya, kesehatan mental secara keseluruhan, dan riwayat candu di keluarga.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mulai bereksperimen pada usia muda memiliki kesempatan lebih tinggi mengidap kecanduan di kemudian hari. Inilah sebabnya mengapa penting untuk melihat tanda-tanda dari penyalahgunaan zat pada remaja dan dewasa muda awal. Kebanyakan individu mulai menyalahgunakan setidaknya satu substansi sebelum menjadi pecandu utuh.

Ada garis tipis antara penggunaan biasa dengan penyalahgunaan dan kecanduan narkoba. Sangat sedikit pecandu mampu mengenali ketika mereka telah melewati garis itu. Sementara frekuensi atau jumlah obat yang dikonsumsi tidak selalu merupakan penyalahgunaan obat atau kecanduan, kedua hal ini sering dijadikan indikator masalah terkait obat-obatan terlarang.

Kapan orangtua harus waspada?
Tidak ada cara mudah untuk benar-benar mengetahui apakah anak Anda menggunakan narkotika atau alkohol. Banyak tanda dan gejala penyalahgunaan narkotika memiliki karakteristik yang serupa dengan tipikal perilaku remaja pada umumnya. Banyak pula tanda dan gejala peyalahgunaan yang mirip dengan masalah kesehatan mental, misalnya depresi atau gangguan kecemasan.

Menyadari tanda-tanda awal memungkinkan orangtua untuk melakukan intervensi sebelum anak remaja mereka berkembang dari penyalahgunaan menjadi ketergantungan.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda peringatan untuk Anda waspadai:

Tanda fisik dan kesehatan dari pecandu narkoba
– Mata memerah, pupil yang mengecil atau lebih besar dari normal
– Mual muntah
– Pilek tanpa sebab
– Sering sakit
– Keluhan mulut sakit, timbul bintik-bintik di sekitar mulut
– Sakit kepala
– ‘Mulut kapas’, sering membasahi bibir atau rasa haus berlebihan
– Depresi
– Keringat berlebih
– Luka di kulit atau memar
– Sering mimisan, yang terkait dengan obat yang dihisap melalui hidung          (seperti methamphetamine atau kokain)
– Perubahan nafsu makan atau pola tidur. Kenaikan atau penurunan berat     badan mendadak dan drastis
– Kejang tanpa riwayat epilepsi

Penampilan dan kebersihan pribadi yang menurun                                    Tampak kumal, berantakan, menunjukkan kurangnya kepedulian mengenai penampilan

  • Gangguan koordinasi, cedera/kecelakaan/memar yang mereka tidak mau/bisa beri tahu Anda sebabnya, atau bahkan mereka sendiri tidak tahu penyebabnya
  • Bau aneh yang tercium dari napas, tubuh, atau pakaian
  • Gemetar, tremor, bicara melantur atau tidak dapat dipahami. Koordinasi yang rusak atau tidak stabil
  • Wajah dan pipi memerah
  • Bekas suntikan atau jeratan di lengan atau kaki (bisa disembunyikan dengan memaksa memakai lengan panjang, bahkan di hari yang sangat panas)
  • Luka bakar atau gosong pada jari atau bibir (dari bakaran rokok ganja atau menghisap substansi lainnya)
  • Tanda perilaku dan psikologis dari pengguna narkoba
  • Membolos sekolah, nilai rapor menurun, sering bermasalah di sekolah
  • Motivasi menurun, baik secara akademik maupun ekstrakurikuler, hobi, olahraga, atau seni
  • Laporan keluhan dari guru atau teman-teman lainnya
  • Kehilangan uang, barang berharga, obat resep, meminjam dan mencuri uang
  • Menutup diri, berdiam diri, mengisolasi, terlibat dalam aktivitas mencurigakan
  • Berontak dengan nilai dan prinsip keluarga
  • Memaksa untuk mendapatkan privasi lebih, mengunci pintu, dan menghindari kontak mata
  • Perubahan mendadak pada hubungannya dengan pacar, teman, tempat bermain favorit, atau hobinya
  • Selalu terlibat dalam masalah (argumen, pertengkaran, kecelakaan, aktivitas ilegal)
  • Rutin menggunakan parfum, pembersih ruangan, atau dupa aromaterapi, untuk menyembunyikan bau asap atau obat-obatan
  • Rutin menggunakan obat tetes mata, untuk menyembunyikan mata merah dan pupil yang membesar
  • Mengertakkan gigi, mengunyak permen karet untuk menyembunyikan bau mulut
  • Peningkatan nafsu makan, atau ngemil lebih sering
  • Selalu pergi di malam hari
  • Mengemudi sembrono
  • Tidak bisa menahan diri
  • Perubahan mood atau ketidakstabilan emosi
  • Perilaku yang menjengkelkan, keras
  • Kikuk dan canggung tidak seperti biasanya, kurang koordinasi dan keseimbangan
  • Murung, menarik diri, tertekan
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Sikap bermusuhan, mudah marah, perilaku tidak kooperatif
  • Menipu atau penuh rahasia
  • Membuat alasan yang tidak ada habisnya
  • Gerakan lesu atau bengong terus menerus
  • Berbicara melantur, cadel, atau sangat cepat, hingga tidak dapat dimengerti
  • Kesulitan untuk fokus
  • Hiperaktif
  • Terlihat sangat takut, paranoid, atau gugup
  • Luar biasa gembira
  • Periode sulit tidur atau energi tinggi, diikuti oleh periode tidur terus menerus
  • Pergi tanpa diketahui keberadaannya dalam waktu yang lama

Perubahan sikap dan perilaku secara umum                                                  Penting untuk memperhatikan jika ada beberapa tanda dan gejala yang terjadi di saat yang bersamaan, jika mereka terjadi tiba-tiba, dan jika perilaku tersebut tergolong ekstrem.

Cara bertanya pada anak apakah ia pengguna narkoba
Jika Anda mencurigai adanya perubahan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba seperti di atas, jangan takut untuk datang langsung dan mengajukan pertanyaan pada anak remaja Anda, seperti “Apakah kamu pernah ditawarkan narkoba?” Jika ya, “Apa yang kamu lakukan?” atau “Apakah kamu telah minum atau menggunakan obat?”

Meskipun tidak ada orangtua yang ingin mendengar “ya” untuk pertanyaan-pertanyaan seperti ini, ada baiknya bersiap untuk itu. Putuskan di awal, bagaimana Anda akan menanggapi jawaban “ya”. Pastikan Anda meyakinkan anak Anda bahwa Anda akan menjaganya, dan Anda hanya ingin yang terbaik untuk hidupnya.

Tentu saja, tidak semua remaja akan mengakui penyalahgunaan narkoba yang ia lakukan, dan “tidak” juga bisa berarti anak Anda membutuhkan bantuan untuk masalah kesehatan mental. Itu sebabnya para ahli sangat menyarankan Anda mempertimbangkan mendapatkan penilaian profesional terhadap kondisi anak Anda dengan dokter anak atau psikolog untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Dalam kasus remaja pengguna narkoba, jangan takut untuk berbuat salah demi kewaspadaan. Bekerja sama dengan orang-orang profesional untuk membantu anak remaja Anda adalah cara terbaik untuk memastikan ia memiliki masa depan yang sehat.

sumber hellosehat.com

Manfaat Rajin Menulis di Kertas Bisa Pertajam Ingatan!

Terbiasa menulis tangan dapat meningkatkan daya ingat

Teori di atas disimpulkan oleh dua peneliti bidang psikologi, Pam Mueller dari Princeton University dan Daniel Oppenheime dari University of California, Los Angeles. Mereka merekrut sejumlah mahasiswa yang diminta untuk sama-sama mendengarkan materi kuliah yang disampaikan oleh seorang dosen di kelas.

Sebelumnya, partisipan telah dibagi dalam dua kelompok untuk mengerjakan tugas yang berbeda: kelompok pertama diminta untuk menulis sambil mendengarkan si dosen, sementara kelompok kedua diminta untuk mengetik di laptop pribadi. Setengah jam kemudian, semua peserta diuji mengenai materi apa yang tadi diterangkan oleh dosen.

Hasilnya, detail catatan dari kelompok mahasiswa yang mengetik di laptop terlihat sama persis dengan apa yang disampaikan oleh dosen, bahkan tampak seperti transkrip rekaman. Sementara itu, catatan dari kelompok mahasiswa yang mencatat dengan tangan lebih berantakan dan terkesan lompat-lompat tidak beraturan.

Meski begitu, mahasiswa yang diminta untuk mencatat di kertas justru menunjukkan ingatan yang lebih tajam terkait dengan detail informasi materi tersebut serta pemahaman yang lebih dalam. Mahasiswa yang membuat catatan di laptop justru menunjukkan motivasi belajar yang lebih rendah.

Manfaat menulis tangan untuk meningkatkan daya ingat seseorang

Mueller dan Oppenheime percaya bahwa menulis tangan merupakan cara yang baik untuk menyimpan, mengingat kembali, sembari menyimpulkan intisari sebuah topik materi saat belajar.

Menulis tangan merupakan salah satu cara meningkatkan daya ingat memori di otak. Penelitian dari Intech juga menyatakan bahwa menulis tangan bisa memperkuat ingatan seseorang mengenai apa yang ia pelajari, sedangkan belajar sambil mengetik di laptop tidak terlalu bagus efeknya untuk otak.

Peneliti juga menemukan, menulis tangan memungkinkan otak untuk menerima umpan balik dari gerakan motorik seseorang. Namun ini umpan balik ini tidak diterima oleh otak ketika Anda mencatat dan mengetik di laptop.

Gerakan-gerakan saat menulis tangan juga diyakini meninggalkan memori di bagian sensorimotor otak. Sehingga ini bisa membantu orang mengenali huruf yang ditulis dan membangun hubungan antara membaca dan menulis. Para peneliti percaya,  menulis dengan tangan memang membutuhkan waktu lebih lama daripada mengetik di keyboard, namun lebih bermanfaat untuk proses mengingat dan belajar.

Oleh Novita JosephInformasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri – Dokter Umum.
sumber hellosehat.com

 

Kisah Abu Nawas “Dukun Dadakan”

Tidak akan pernah habis akal busuk Abudahi untuk mencelakai Abunawas. Entah apa yang diinginkan oleh Abudahi dengan memfitnah Abunawas kali ini. Siang itu, Abudahi menghadap raja dan mengatakan bahwa Abunawas menjadi dukun dadakan. Tentu saja, raja sangat heran dengan cerita Abudahi. Bahkan sepulang dari menghadap raja, Abudahi terus menceritakan perihal Abunawas kepada semua orang yang dijumpainya. “Abunawas kini menjadi dukun yang perbuatannya ke arah tidak mempercayai Tuhan,” kata Abudahi meyakinkan orang.
“Dalam waktu singkat rakyat akan membencinya,” kata Abudahi dalam hati. Fitnah yang dilontarkan Abudahi disambut dengan gembira oleh orang-orang yang tidak menyukai Abunawas. Maka dengan geram mereka mendatangi Abunawas. Semula Abunawas terkejut. Setelah mendengar dirinya kini terkenal sebagai dukun, ia langsung mencari akal.
“Jadi, apa yang kalian minta dariku?’ tanya Abunawas pada mereka. Bermacam-macam permintaan diutarakan orang. Ada yang minta kesaktian, kekebalan menjadi gagah, menjadi kaya raya, dan sebagainya. “Tuan Abunawas telah memberi beberapa jimat kepada orang lain. Mengapa kepada kami, tidak?” desak mereka.
“Menurut arwah nenek moyang yang masuk ke dalam tubuhku, hanya malam hari jimat-jimat itu boleh kuberikan. Datanglah tengah malam, akan kuberikan jimat-jimat itu pada kalian,” kata Abunawas meyakinkan mereka. Orang-orang itu gembira menerima janji Abunawas. Tepat tengah malam, orang-orang itu sudah bebondong-bondong datang. Abunawas duduk bersila di ruang tamu. Satu per satu orang maju menghadap Abunawas yang berlagak dukun, lalu ia menyerahkan batu kerikil hitam. Sebelumnya, Abunawas mengatakan kepada mereka bahwa batu kali itu batu pemberian arwah nenek moyangnya untuk jimat.
“Siapa yang mau kaya, cantik, gagah, banyak rejeki, kebal senjata tajam, dan sakti mandraguna maka cukup simpan baik-baik batu hitam yang nanti kubagikan,” jelas Abunawas lantang. Dengan gaya yang ‘sok dukun beneran’, Abunawas benar-benar membuat banyak orang yang datang ke rumahnya percaya. “Nah, hadirin, tidak akan lama lagi akan muncul seseorang yang mengaku dukun pintar selain hamba. Itulah saat yang tepat bagi tuan-tuan untuk memanfaatkan batu jimat pemberian hamba ini,” kata Abunawas lagi. “Memanfaatkannya bagaimana, Pak Dukun Abu?” tanya mereka penasaran.
“Datangi dia dan lemparkan batu itu padanya. Lalu katakan, apa keinginan kalian. Begini caranya, yang berniat ingin kaya, lemparkan pada dukun itu dan katakan aku ingin kaya raya! Nah, gampang ‘kan? Setelah melempar batu itu, kalian akan menjadi kaya raya,” jelas Abunawas sambil tersenyum.
Bergembiralah orang-orang itu. Kerikil hitam di tangan lalu digenggam erat-erat. Sebelum pergi, beberapa orang sempat menyodorkan amplop berisi uang sebagai ucapan terima kasih kepada Abunawas. Tentu saja Abunawas menolaknya. Setelah orang-orang itu pulang, Abunawas terus saja berpikir siapa yang memfitnah dirinya menjadi dukun.Ia mondar-mandir mencari akal untuk menjebak orang yang telah memfitnahnya. “Akan kuberi pelajaran. Barang siapa yang menggali lubang, dia sendiri yang akan terperosok ke dalamnya”, kata Abunawas dalam hati.
Dari hari ke hari, Abunawas makin terkenal menjadi dukun. Ia selalu dikunjungi banyak orang. Orang-orang yang datang selalu memberi uang padanya. Tentu saja Abunawas menolak sambil mengatakan bahwa bahwa ia selalu mendapat uang sekeranjang setiap harinya.
Hamba sekarang kaya raya melebihi raja! Bayangkan, sekeranjang uang emas hamba dapatkan dari pekerjaan hanya menjadi dukun,” kata Abunawas kepada setiap orang yang dijumpainya. Perihal Abunawas mendapat sekeranjang emas setiap harinya sampai juga ke telinga Abudahi. Hatinya makin panas.
“Kurang ajar! Maksudku memfitnah Abunawas agar dijauhi rakyat dan Baginda Raja, malah menjadi kaya,” geram Abudahi dalam hati. Lalu, timbullah pikiran liciknya. “Aku juga bisa melakukannya. Kekayaannya akan kuambil alih,” katanya pula. Kemudian, ia memerintahkan orang-orangnya untuk keluar masuk kampung guna menyampaikan kabar bahwa Abudahi menjadi dukun hebat.
Mendengar kabar itu, orang-orang yang menyimpan batu-batu jimat pemberian Abunawas langsung bersiap-siap. Ketika Abudahi muncul di halaman rumahnya dengan pakaian ala dukun, datanglah mereka secara berbondong-bondong. Abudahi tampak gembira dan menyambut mereka dengan senyum berkepanjangan. Namun betapa terkejutnya lelaki jahat itu ketika secara bersamaan orang-orang yang datang tersebut mengeluarkan batu-batu hitam dan melemparkannya ke arah Abudahi disertai dengan permintaan.
“Aku ingin kaya! Aku ingin kebal! Saya ingin gagah dan tampan!” teriak mereka. “Ya, ya, ya, ya, ya!” sahut Abudahi sambil mengelak dari lemparan batu. Ia langsung mengambil langkah seribu dan masuk rumah. Tapi orang-orang itu terus saja melempari rumah Abudahi sambil berteriak-teriak.
Setelah puas, orang-orang itu pulang ke rumah masing-masing dengan wajah berbinar. Tinggallah Abudahi yang tidak habis pikir, mengapa orang-orang itu melemparinya. Abunawas yang melihat kejadian itu hanya tersenyum kecut. Ia bukan senang melihat Menteri Abudahi dilempari batu, tapi ia ingin menyadarkan sifat buruk si hitam itu.
sumber pendidikan60detik.blogspot

Kiat Mengatasi Anak Super Malas

Bakat Anak – Apakah Anda kesulitan menghadapi anak yang malas?

Apakah anak Anda sulit dimintai tolong untuk membantu membereskan rumah? Atau enggan mengerjakan PR maupun tugas-tugas sekolahnya? Namun, selalu ada cara-cara baik untuk mengubah anak malas menjadi giat belajar, berkarya, dan membantu orangtua, tanpa harus memarahi atau menghukum mereka. Oya?

Kemalasan bukan identitas

 

Tidak hanya anak saja yang mengalami kemalasan. Remaja, mahasiswa, para pekerja, bahkan para orangtua pun pasti pernah terjangkit penyakit malas. Namun, kemalasan bukanlah identitas. Alih-alih mencap anak sebagai anak yang malas, alangkah lebih baik jika Ayah Ibu bisa membantu mereka berubah dari enggan menjadi giat melakukan sesuatu. Apapun itu: belajar, berlatih di bidang bakat, membuat karya, membantu tugas-tugas di rumah, dan sebagainya.

Joanne Foster, seorang pendidik dan penulis buku Not Now, Maybe Later: Helping Children Overcome Procrastination, berbagi dua belas tips yang bisa Ayah Ibu terapkan untuk mengurangi kemalasan anak dan mengajak anak menjadi lebih produktif di bidang apapun: sekolah, rumah, maupun dalam pengembangan bakatnya. Hayo, kira-kira hal apa saja yang bisa mengubah kemalasan menjadi kinerja, ya?

1. Memahami kesiapan anak

Beberapa tugas memang belum tentu dengan usia dan kemampuan anak saat itu. Memahami kesiapan anak dengan memberi tugas rumah yang mampu diselesaikannya, dapat mengubah anak malas menjadi produktif. Ingat: sekecil apapun bantuan anak, ia tetap bisa berkontribusi dalam merapikan rumah bersama.

2. Pandu anak belajar tentang prioritas

Main game atau mengerjakan PR dahulu? Anak kadang belum peka terhadap prioritas, sehingga Ayah Ibu bisa membantunya untuk melihat mana hal yang harus dilakukan sekarang, dan mana hal yang bisa ditunda. Anak tidak perlu menghapus waktu bermain, namun menyusun prioritas agar belajar dan bermain tetap bisa dilakukan dalam satu hari.

3. Cari tahu berapa waktu yang dibutuhkan anak untuk mengerjakan sesuatu

Salah satu kunci mengubah anak malas menjadi produktif adalah belajar manajemen waktu. Anak perlu tahu apakah sebuah pekerjaan hanya membutuhkan waktu singkat (misalnya, yang tidak melibatkan proses menganalisis atau menggabungkan ide), atau sebaliknya. Informasi ini sangat relevan, terutama bagi anak-anak kita yang menghadapi banyak deadlinealias tenggat waktu.

4. Menyingkirkan gangguan

Distraksi adalah salah satu penyebab anak menunda mengerjakan sesuatu, termasuk berlatih di bidang bakat maupun berkarya. Gangguan bisa berupa apa saja: game, kegemaran lain, teman-teman, dan sebagainya. Mengidentifikasi hal yang paling mengganggu anak adalah langkah awal untuk mempermudah anak fokus berlatih dan mengembangkan bakatnya.

5. Menjadi teman belajar yang baik

Sebagai orangtua, salah satu peran Ayah Ibu dalam mendampingi anak belajar adalah menjadi teman yang baik. Dalam mengubah anak malas, beberapa masalah seringkali berhubungan dengan tugas yang terlampau sulit, sehingga anak enggan menyelesaikannya. Saat anak butuh dan meminta bantuan, datanglah.

bakat anak tips mengubah anak malas menjadi produktif 2

6. Peluk anak kita

Bahkan, kehadiran kita di samping mereka bisa mengubah anak malas menjadi produktif. Saat anak mendapatkan suatu proyek besar untuk dikerjakan dan itu menjadi beban yang berat buat mereka, mendampingi mereka bisa menjadi bentuk dukungan sosial terbaik dari seorang orangtua. Beri anak kita pelukan erat.

7. Tentu saja, menjadi teladan

Kalau anak Anda melihat Ayah Ibu malas bersih-bersih rumah, jangan mengharapkan keterlibatan mereka dalam hal yang sama. Salah satu kunci mengubah kemalasan menjadi antusiasme, adalah dengan menunjukkannya secara langsung. Jadilah teladan, libatkan, dan kemudian Anda dapat menumbuhkan kebiasaan baik dalam diri anak Anda.

8. Tunjukkan bahwa Ayah Ibu percaya pada kemampuan anak

Saat kita meremehkan kemampuan anak, hal tersebut akan melenyapkan antusiasme belajar anak seketika, bahkan dalam hal-hal kecil seperti mencuci piring atau menyetrika baju. Mungkin pada awalnya pekerjaan anak tidak sebersih atau serapi apa yang Anda biasa lakukan, namun apresiasi saja usaha mereka. Mereka akan terus belajar. Sebaliknya, kalau kita mengecilkan hati anak, anak akan berhenti belajar.

9. Jika anak alami konsekuensi, biarkan

Kemalasan anak pasti akan mendatangkan konsekuensi: tugas yang belum selesai, PR yang tidak lengkap, dan sebagainya. Namun jangan gegabah dan langsung membetulkan pekerjaan anak; biarkan mereka menerima konsekuensinya dan belajar lebih baik lagi setelah itu. Ayah Ibu tak perlu memarahi, berkata “Kan Mama sudah bilang…” atau bahkan menghukum anak, karena konsekuensi sudahlah cukup.

10. Bantu anak menimbang untung-rugi

Salah satu trik mengubah anak malas menjadi produktif, adalah membantu anak belajar bekerja dengan cerdas, alias work smart. Minta anak mendaftar semua hal yang harus dikerjakannya, dan pandu anak untuk berpikir, apakah dengan menunda salah satu pekerjaan hari ini, hal tersebut mendatangkan keuntungan (atau kerugian) bagi si anak. Bekerja terlalu keras tidak baik, tetapi santai-santai saja juga tidak disarankan.

11. Cari tahu siapa yang bikin anak semangat

Siapa di antara anggota keluarga atau teman anak Anda yang lebih mudah membuat anak antusias belajar dan mengerjakan sesuatu? Kehadiran dan bantuan mereka bisa menjadi strategi mengubah anak malas menjadi produktif.

12. Mengamati hal-hal lain yang berhubungan dengan kemalasan

Kadang anak mungkin terlampau lelah, atau mengalami banyak tekanan di sekolah yang menyebabkan ia enggan beraktivitas, termasuk menyelesaikan segala tanggung jawabnya. Ajak anak mengobrol untuk mengetahui faktor-faktor yang memancing keengganan anak untuk menjadi produktif.

Mana kiat yang belum Ayah Ibu coba untuk mengubah kemalasan anak menjadi antusiasme?

 

Sumber temantakita.com                                                                                                        Foto oleh Pingz Man dan Susana Fernandez

 

Ini Cara Ajari Anak Menggambar

Menggambar merupakan aktivitas penting bagi anak yang bermanfaat untuk menstimulasi kreativitas, pengembangan emosi dan meningkatkan kemampuan kognitif. Tentu saja menggambar di sini yang dimaksudkan adalah menggambar kreatif, bukan menggambar yang didikte. Masih ingat gambar dua buah gunung dengan matahari dan jalan yang terletak di tengahnya? Gambar tersebut digambar oleh kebanyakan anak TK sejak dulu kala hingga saat ini. Hal ini merupakan contoh menggambar yang didikte. Sebaiknya kita tidak lagi melakukan hal semacam ini agar tidak mematikan kreativitas anak. Lalu bagaimana cara mengajar anak TK menggambar kreatif pada anak? Berikut adalah tips mengajar anak menggambar kreatif :

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan Peralatan Gambar

Sediakan peralatan gambar yang memadai untuk menggambar. Peralatan yang dibutuhkan antara lain kertas gambar, pensil, krayon, atau alat pewarna lainnya yang aman bagi anak dan bersifat tidak toksik. Peralatan yang lengkap dan alat pewarna yang bermacam-macam dapat menstimulasi anak untuk lebih kreatif dalam menggambar.

Berikan Dukungan terhadap Aktivitas Menggambar

tips mengajar anak menggambar kreatif

Berikan Dukungan terhadap Aktivitas Menggambar

Beri dukungan terhadap kegiatan menggambar. Orang tua bisa menjadi teladan dengan menunjukkan ketertarikan pada aktivitas menggambar, tetapi tidak perlu mendikte anak tentang objek apa yang harus digambarnya. Berikan juga dukungan positif, misalnya “wah, warna mobil merahnya adik bagus ya,” atau “wah, warna kuning bunga adik bagus dan segar,” sehingga anak akan bangga dan menyukai aktivitas menggambar.

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan Konsep Dasar Menggambar

Ajarkan beberapa konsep dasar menggambar seperti cara membuat goresan tebal, tipis, sudut, gelap, terang, bentuk, lebar, sempit, dan sebagainya. Tidak perlu terlalu detail, asalkan mereka cukup paham konsep dasar menggambar secara umum.

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan Apresiasi pada Anak

Berikan apresiasi terhadap karya yang dihasilkan anak. Memajang hasil gambar anak di pintu kulkas atau dibingkai dan dipajang di ruang tamu merupakan contoh cara mengapresiasi karya si kecil. Tunjukkan pada tamu atau saudara bahwa gambar yang dipajang merupakan karya anak Anda. Hal ini tentu membanggakan baginya. Jangan lupa untuk memujinya secara eksplisit dengan mengatakan bahwa gambar yang dibuatnya sangat bagus. Hal ini akan membuat anak semakin percaya diri.

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Berikan Keleluasaan pada Anak untuk Memilih Objek Gambar

Gambar anak TK sering kali sama dengan teman dan contoh yang diberikan gurunya. Jelaskan pada anak bahwa dia boleh menggambar hal yang berbeda dengan apa yang dicontohkan. Jelaskan bahwa setiap orang memiliki kesukaan yang berbeda dan dia boleh menggambar hal-hal yang disukainya. Jelaskan pula bahwa dia tidak perlu khawatir jika gambarnya berbeda dengan teman-temannya. Selanjutnya berikan kesempatan pada anak untuk menggambar objek yang dia sukai tanpa menghakimi sehingga kreativitas anak dapat terasah. Ini merupakan tips mengajar anak menggambar kreatif yang terpenting.

Ajarkan Menggambar Abstrak

Ajarkan Menggambar Abstrak

Ajarkan Menggambar Abstrak

Selain menggambar benda-benda berwujud nyata, Anda juga bisa mengajar anak menggambar abstrak. Salah satu contoh mudah yaitu Anda bisa mengajarkan anak menggambar lingkaran besar atau bentuk lain lalu menggambar objek lain di dalam lingkaran tersebut dalam ukuran yang lebih kecil, bisa berupa garis, oval, kotak, atau bentuk lain.

Sering Ajak Anak Mewarnai

Sering Ajak Anak Mewarnai

Sering Ajak Anak Mewarnai

Kegiatan mewarnai sering kali dianggap sebagai kegiatan yang menghambat kreativitas anak karena anak hanya bisa mewarnai tanpa menggambar. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Mewarnai dapat menjadi tahap awal bagi anak untuk mengenal warna dan objek gambar. Dari kegiatan mewarnai, anak juga bisa mendapat inspirasi tentang objek gambar yang bisa dia lukiskan. Mewarnai juga bisa menjadi awal yang baik bagi anak yang masih ragu atau takut untuk menggambar. Sering mengajak anak mewarnai dapat meningkatkan kreativitas mereka dalam mengenal warna dan benda.

Demikian beberapa tips mengajar anak menggambar kreatif. Semoga bermanfaat.

sumber appletreebsd.com

Cara Melatih Anak hafal Quran Sejak Dalam Kandungan

Mungkin ada yang bertanya bagaimana mungkin bisa mengajari anak menghafal AlQuran sejak dari kandungan, padahal kita saja merasa kesulitan menghafalkan AlQuran. Kita semua telah tahu bahwa bayi yang masih dalam kandungan dapat mendengar suara apa saja dari dunia luar dan merekamnya di dalam otaknya. Ketika sang ibu setiap hari membaca Al Quran, secara otomatis bayi dalam kandungannya pun akan turut mendengarkan bacaan Al Quran tersebut. Sehingga pada saat lahir bayi sudah terbiasa dengan bacaan AlQuran yang diperdengarkan kepadanya. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengenalkan bacaan AlQuran terhadap anak yang masih berusia dini dimana otaknya sangat mudah untuk merekam berbagai macam hal, diantaranya adalah dengan membacakannya secara ‘talaqi” atau dengan bantuan media lain seperti memperdengarkan MP3 murotal dan sebagainya.

Cara ini pula yang pernah dilakukan oleh para shahabat dan telah menjadi tradisi mereka dalam mengajarkan Al-Quran kepada anak-anak mereka. Mereka memilki perhatian yang sangat tinggi dalam mengajarkan Al-Quran. Demikian pula para tabi’in dan orang yang mengikuti mereka dengan baik sampai kiamat kelak. Sehingga kalau kita membaca kitab-kitab klasik yang berbahasa Arab, banyak riwayat yang bercerita tentang suksesnya para ulama dalam menghafalkan Al-Quran di usia sebelum mencapai sepuluh tahun. Sebut saja Imam Syafi’i, peletak Madzhab Asy-Syafi’iyyah, beliau berhasil menghafal Al-Quran 30 juz diusia 7 tahun. Imam Suyuthi, penyusun beberapa kitab, diataranya tafsir jalalain dan tafsir Al-Durrul mantsur, belum genap delapan tahun usianya, beliau telah sukses menghafal Al-Quran 30 juz.

METODE/CARA MENGAJARI ANAK MENGHAFAL AL QUR’AN SEJAK USIA DINI.
1. BAYI (0-2 TAHUN)
– Bacakan Al Qur’an dari surat Al fatihah
– Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
– Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
– Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan cara yang sama
– Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1×2

2. DI ATAS 2 TAHUN
– Metode sama dengan teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya,dari 5 hari menjadi 7 hari
– Sering didengarkan murattal/

3. DI ATAS 4 TAHUN
– Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
– Ajari muraja’ah/mengulang-ulang sendiri
– Ajari menghafal sendiri
– Selalu dimotivasi supaya semangat selalu terjaga
– Waktu menghafal 3-4x perhari

Selain itu ada hal lain yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan hafalan Al Quran putra-putri Anda yaitu:

Perdengarkan Ayat Al-Qur’an Setiap Hari
Perdengarkan ayat Al-Qur’an di rumah setiah hari. Tidak menjadi soal apakah Anda tenang mendengarkan atau sembari bermain dan melakukan aktivitas lainnya. Meski terlihat tidak memperhatikan, tetapi sebenarnya otak bawah sadarnya telah merekam bacaan ayat Al-Qur’an yang didengar. Sehingga seringkali anak akan hafal dengan sendirinya. Hal ini mirip dengan mendengarkan lagu-lagu lainnya, tanpa disadari anak akan hafal lirik lagu tanpa mempelajarinya.

Konsisten
Cara selanjutnya yaitu konsisten. Usahakan untuk konsisten dan jangan terputus-putus. Bila belajar Al-Qur’an dilakukan secara berkelanjutan bisa jadi ketika anak baru berusia 6 atau 7 tahun sudah bisa menghafal 30 jus Al-Qur’an. Karenanya konsisten menjadi kunci utama dari keberhasilan mengajari anak menghafal Al-Qur’an.

Menjadi Teladan Untuk Anak
Anak merupakan peniru hebat. Para orang tua pun seolah menjadi cerminan dari anak itu sendiri. Karenanya jadilah teladan baik untuk anak. Bila orang tua rajin membaca Al-Qur’an dan menghafalnya, tentu anak akan meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Pada tahap permulaan mungkin anak masih banyak melakukan kesalahan pelafalan atau saat membaca. Namun, tidak perlu dimarahi karena semua merupakan tahapan belajar.

Berikan Hadiah Untuk Prestasi Hafalan Anak
Bila anak sudah berhasil menghafal ayat Al-Qur’an tidak ada salahanya selaku orang tua memberikan hadiah yang disukai anak. Selain itu, bisa juga menjanjikan hadiah lain dengan syarat anak menghafal ayat Al-Qur’an yang lainnya. Cara ini bisa diterapkan bagi anak yang sudah berusia 5 tahun ke atas. Pada rentang usia tersebut seringkali anak memiliki ketertarikan dan keinginan pada sesuatu. Jadi bila anak meminta sesuatu kepada orang tua, usahakan untuk memberikan apa yang diminta dengan syarat anak bisa menghafal ayat Al-Qur’an.
Sumber: http://www.cintaislami.com/

Cara Berhitung Cepat Tanpa Kolkulator

Kali ini Saya akan membahas Trik belajar hitung cepat, cara ini akan sangat berguna untuk Anda, Adik Anda yang masih duduk di bangku sekolah dan Anak Anda, si kecil bisa kelihatan sangat pintar lho bro and sis.

Kalo mereka pintar kita juga kan yang bangga.

Mari mulai belajarnya !

1. Perkalian 9, 99, atau 999

Mengalikan dengan 9 sebenarnya adalah mengalikan dengan 10-1.

Jadi, 9×9 sama saja dengan 9 x (10-1) = 9×10-9 = 90-9 = 81.

Ayo coba contoh yang lebih sulit:

46×9 = 46× (10-1) = 460-46 = 414.

Satu contoh lagi:

68×9 = 680-68 = 612.

Untuk perkalian 99, artinya kita mengalikan dengan 100-1.

Jadi, 46×99 = 46 x (100-1) = 4600-46 = 4554.

Kalau begitu, kalian semua pasti tahu bahwa perkalian 999 sama dengan perkalian 1000-1

38×999 = 38 x (1000-1) = 38000-38 = 37962.

Masih bisa mengikuti ? ayo kita lanjut !

2. Perkalian 11

Perkalian 11 artinya kita menjumlahkan sepasang angka, kecuali bagi angka yang ada di bagian ujung

Lebih jelasnya Saya kasih tahu di bawah ini ↓

untuk perkalian 436 dengan 11 mulailah dari kanan ke kiri (selalu dari kanan ke kiri ya)

Pertama tulis 6 lalu jumlahkan 6 dengan angka di sebelahnya yaitu 3 sehingga didapatkan angka 9

Tuliskan 9 disebelah kiri 6.

Lalu jumlahkan 3 dengan 4 untuk mendapat angka 7. Tuliskan angka 7.

Terakhir tuliskan angka yang paling kiri yaitu 4.

Jadi, 436×11 = 4796.

Ayo kita buat contoh yang lebih sulit: 3254×11.

(3)(3+2)(2+5)(5+4)(4) = 35794.

Ingat selalu mulai dari kanan ke kiri yah !

Sekarang contoh yang lebih sulit lagi : 4657×11.

(4)(4+6)(6+5)(5+7)(7).

Mulai dari kanan tuliskan angka 7.

Lalu 5+7=12.

Tuliskan 2 dan simpan angka 1.

6+5 = 11, tambah 1 yang tadi kita simpan = 12.

Sekali lagi tuliskan 2 dan simpan 1.

4+6 = 10, tambah 1 yang tadi kita simpan = 11.

So, tuliskan 1 dan simpan 1.

Terakhir angka paling kiri, 4, tambahkan dengan 1 yang tadi kita simpan.

Jadilah, 4657×11 = 51227 .Hehehe, mantapkan? ini masih tidak terlalu sulit, ayo jalan lagi

3. Perkalian 5, 25, or 125

Perkalian dengan 5 sama saja mengalikan dengan 10 lalu di bagi 2, CATATAN : Untuk perkalian dengan 10 cukup tambahkan 0 di dibagian belakang angka

Contoh : 1000 x 5 = 5000

Lagi, 12×5 = (12×10)/2 = 120/2 = 60.

Contoh yang lain :

64×5 = 640/2 = 320.

Juga, 4286×5 = 42860/2 = 21430.

Untuk perkalian 25, sama saja kita kalikan dengan 100 (tambahkan dua angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 4. CATATAN : Untuk pembagian dengan 4, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak dua kali

64×25 = 6400/4 = 3200/2 = 1600.

58×25 = 5800/4 = 2900/2 = 1450.

Untuk perkalian 125, sama saja kita kalikan dengan 1000 (tambahkan tiga angka 0 di bagian belakang) kemudian di bagi dengan 8. CATATAN : Untuk pembagian dengan 8, kita bisa juga membagi dengan 2 sebanyak tiga kali

32×125 = 32000/8 = 16000/4 = 8000/2 = 4000.

48×125 = 48000/8 = 24000/4 = 12000/2 = 6000.

Mudah kan ? hehehe melangkah lagi !

4. Mengalikan dua bilangan yang mempunyai selisih 2, 4, atau 6

Untuk perkalian seperti ini, Saya langsung kasih contoh ya !?

Ambil contoh : 12×14. (14 – 12 = 2…jadi metode ini bisa dipakai)

Pertama kita cari angka tengah antara 12 dan 14…So,

12

13

14

(artinya 13 adalah angka tengah), berikutnya kita tinggal membuat perkalian 13 x 13 lalu di kurangi 1.

12×14 = (13×13)-1 = 168.

16×18 = (17×17)-1 = 288.

99×101 = (100×100)-1 = 10000-1 = 9999

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 4, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya, buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 4,
Ok ini contohnya :

11×15 = (13×13)-4 = 169-4 = 165.

13×17 = (15×15)-4 = 225-4 = 221.

Jika selisih dua bilangan tersebut adalah 6, sama seperti tadi kita cari angka tengahnya, buat pemangkatan, lalu kurangi dengan 9,
Ok ini contohnya :

12×18 = (15×15)-9 = 216.

17×23 = (20×20)-9 = 391.

Hehehe…trik ini bisa di pakai bukan hanya untuk belasan tapi bisa sampai ribuan…

Masih ada trik lagi, langsung saja…

5. Pemangkatan bilangan puluhan yang berakhiran 5

Untuk yang ini sangat mudah kok..

Contoh kita mau menghitung 35 x 35

Kita tinggal mengalikan 3 x 4 = 12 (angka 4 di dapat dari 3 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 35 x 35 = 1225

Mudahkan ?
Contoh lagi : 65 x 65
Kalikan 6 x 7 = 42 (angka 7 di dapat dari 6 tambah 1)
Kemudian 5 x 5 = 25
Jadi 65 x 65 = 4225

Dari situ kita tahu bahwa pemangkatan bilangan puluhan berakhiran 5 pasti angka belakangnya 25

So 85 x 85 = 7225 (tahukan dari mana cara dapatnya ?)

6. Perkalian puluhan dimana digit pertama adalah sama dan jumlah digit kedua adalah 10

Contohnya kita ingin mengalikan 42 x 48…
Disini terlihat bahwa digit pertama puluhan di atas adalah sama yaitu 4
sedangkan jumlah dari digit kedua adalah 2 + 8 = 10

Cara cepatnya sederhana saja :
Kita kalikan 4 dengan 4+1 Jadi ini hasilnya 4 x (4+1) = 4 x 5 = 20
Tuliskan angka 20

Lanjut lagi kalikan 2 dengan 8 Jadi ini hasilnya 2 x 8 = 16
Tuliskan angka 16

Jadilah 42 x 48 = 2016

Mudah kan ? contoh lagi :
64 x 66

Kita buat :
6 x (6+1) = 6 x 7 = 42
6 x 4 = 24
Hasilnya :
64 x 66 = 4224

Masih bingung ?
Contoh lagi :
83 x 87

Rumusnya :
8 x (8+1) = 8 x 9 = 72
3 x 7 = 21
Hasilnya :
83 x 87 = 7221

Ok bro and sis !? hehehehe ajarkan ini ke putra putri Anda !
Untuk yang berikut ini agak sedikit rumit, tapi kalo disimak bisa kok bro.

7. Pemangkatan Puluhan
Ini perlu sedikit konsentrasi

Ambil contoh kita ingin melakukan pemangkatan 58 alias 58 x 58

Langkah 1 :
Kalikan 5 dengan 5, 5 x 5 = 25
Kalikan 8 dengan 8, 8 x 8 = 64
Tuliskan ke dua hasil tadi dan jadilah 2564

Langkah 2 :
Kalikan 5 dengan 8 = 40
Gandakan hasil tersebut, 40 x 2 = 80
Tambahkan 1 angka 0, jadilah 800

Langkah 3 :
Jumlahkan 2564 dengan 800, 2564 + 800 = 3364
Itulah hasilnya

58 x 58 = 3364

Hehehe, masih bingung ?
contoh lagi :

32 x 32

Langkah 1 :
3 x 3 = 9 —-> tapi tuliskan 09 ya supaya 2 digit bisa tercipta
2 x 4 = 4 —-> tapi tuliskan 04 ya supaya 2 digit bisa tercipta
Kedua hasil di tulis menjai 0904

Langkah 2 :
3 x 2 = 6 GANDAKAN 6 x 2 = 12
Tambahkan satu 0 dibelakangnya dan jadilah 120

Langkah 3 :
120 + 0904 —-> artinya 120 + 904 = 1024
Itulah hasilnya

32 x 32 = 1024

Mantap kan ?
Mau coba lagi ?
Boleh !

67 x 67

6 x 6 = 36
7 x 7 = 49
3649

6 x 7 x 2 = 84 tambah satu 0 jadi 840

3649 + 840 = 4489

Sehingga 67 x 67 = 4489

Ada lagi !

8. Kalikan dengan 2, bagi dengan 2

Jika anak anak kita mengalami kesulitan pengkalian yang besar kita bisa ajarkan ke mereka untuk membagi dengan 2 dan mengalikan dengan 2

Ini contohnya : kita ingin mengalikan 14 x 16
Maka yang kita lakukan adalah, kalikan salah satu (antara 14 atau 16) dengan 2, dan bagikan salah satu (14 atau 16) dengan 2, hingga kita mendapatkan perkalian yang mudah.

14×16 = 28×8 = 56×4 = 112×2 = 224.

Contoh lain : 12×15 = 6×30 = 180

48×17 = 24×34 = 12×68 = 6×136 = 3×272 = 816.

Pada dasarnya lebih mudah menghitung 6 x 30 dari pada 12 x 15 kan ?
Lebih mudah menghitung 122 x 2 dari pada 14 x 16

Setuju ?
Contoh yang sangat mudah dan bermanfaat.

sumber scg.web.id