Umur Berapa Seharusnya Anak Berhenti Mengompol?

Si Kecil masih mengompol? Fase mengompol yang dialami anak adalah hal yang normal. Tapi sampai kapan?
Klikdokter.com, Jakarta Ketika si Kecil yang berusia 5 tahun terbangun dengan malu disertai pakaian basah dan bau pesing, Anda tak perlu kaget. Meski sebagian besar anak usia 2-4 tahun sudah lulus toilet training, beberapa anak mungkin saja masih tetap mengompol di malam hari, bahkan setelah memasuki usia sekolah.

Batasan usia mengompol yang normal
Mengompol yang dianggap normal biasanya terjadi di malam hari. Ini merupakan refleks berkemih yang tidak disadari ketika anak sedang tidur.

Pada usia 5 tahun, sebagian besar anak sudah tidak lagi mengompol. Namun, karena laju perkembangan anak berbeda-beda, batasan waktu dimana mengompol masih dianggap normal tidak bersifat saklek.

Faktanya, sekitar 16-20 persen anak yang berusia 5 tahun masih mengompol setidaknya 1 kali dalam seminggu. Pada tingkatan anak yang berusia 7 tahun, angka ini masih terjadi sekitar di angka 10 persen dan pada yang berusia 10 tahun sekitar 5 persen.

Sebagai patokan umum, mengompol sebelum usia 7 tahun dianggap tak masalah. Sebab pada usia tersebut kontrol kandung kemih anak di malam hari masih berkembang, sehingga wajar bila sesekali masih mengompol.

Penyebab anak masih mengompol
Setelah usia 7 tahun pun, biasanya tidak ada sesuatu yang serius bila anak masih sesekali mengompol. Meski demikian, hal ini kerap menimbulkan tantangan tersendiri bagi anak dan orang tua. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah:

Anak kerap tidur nyenyak (deep sleeper), sehingga tidak respon terhadap sinyal kandung kemih yang penuh.
Anak belum sepenuhnya terlatih untuk menahan dan mengosongkan urine dengan baik, sebab komunikasi antara otak dan kandung kemih membutuhkan waktu untuk berkembang.
Produksi urine di malam hari terlalu banyak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh gangguan hormonal atau karena kebiasaan, misalnya terlalu banyak minum atau mengonsumsi minuman berkafein seperti teh sebelum tidur.
Anak mengalami konstipasi (sembelit), akibatnya usus yang penuh akan menekan kandung kemih.

Anak sedang sakit ringan, terlalu lelah atau mengalami stres akibat perubahan maupun peristiwa yang terjadi di rumah.
Ada riwayat keluarga dengan kebiasaan mengompol. Ditemukan bahwa salah satu atau kedua orang tua dari sebagian besar anak yang mengompol juga mengalami hal yang sama di masa kecil.
Ukuran kandung kemih anak masih kecil atau belum berkembang sepenuhnya untuk menampung urine di malam hari.

Anak memiliki penyakit tertentu seperti infeksi saluran kemih, diabetes, sleep apnea (mengorok dan henti nafas saat tidur), gangguan anatomi atau gangguan saraf pada saluran kemih.

Yang bisa Anda lakukan
Kebiasaan mengompol umumnya akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan bertambahnya usia anak. Bila si Kecil telah berhasil tidak mengompol di malam hari selama beberapa hari atau beberapa minggu lalu mulai mengompol kembali, silakan ulangi lagi toilet training di malam hari.

Secara spesifik, dorong si Kecil untuk rutin buang air kecil di waktu siang dan sebelum tidur malam. Frekuensi pipis normal kurang lebih sebanyak 4-7 kali sehari. Bila ia terbangun di malam hari, segera bawa ke toilet.

Sebelum tidur malam, batasi konsumsi air minum, minuman manis dan minuman berkafein. Bila si Kecil sudah berusia lebih dari 8 tahun, hindari menggunakan popok dan sejenisnya agar ia tidak malas bangun dari tempat tidurnya untuk buang air kecil.

Perlu diketahui bahwa mengompol bukan kesalahan atau keinginan si Kecil, sehingga ia tidak layak dihukum karenanya. Hindari pula mengejek atau membiarkan orang lain mengejek si Kecil yang masih mengompol.

Kapan harus ke dokter?

Pada sebagian kecil kasus, mengompol yang dialami anak merupakan tanda dari gangguan yang lebih serius. Oleh sebab itu, segera temui dokter anak Anda apabila si Kecil setelah usia 7 tahun tiba-tiba kembali mengompol setelah berhenti mengompol selama 6 bulan atau lebih.

Kondisi mengompol lainnya yang perlu diwaspadai juga adalah mengompol disertai rasa nyeri saat berkemih, rasa haus yang tidak biasa, urine yang berwarna kemerahan, BAB keras, atau mengorok saat tidur.

Bila si Kecil mengompol lebih dari usia yang sewajarnya, jangan langsung menghakimi. Mungkin memang kontrol kandung kemih si Kecil belum sepenuhnya berkembang atau mungkin ada yang salah dengan saluran kencingnya. Atasi kebiasaan mengompol anak dengan kesabaran dan pengertian, serta konsultasikan dengan dokter bila memang diperlukan.

[NP/ RVS]

dr. Fiona Amelia MPH klikdokter.com

Stop Bilang “Jangan Menangis” Kepada Anak

Mendidik anak memang tak mudah. Perkataan yang kelihatannya sepelepun bisa berdampak negatif pada psikologis anak.

Contohnya, saat si kecil asyik bermain kejar-kejaran, kakinya tidak sengaja menendang sesuatu yang membuatnya kesakitan dan menangis. Lantas, Moms mengatakan “Jangan menangis, Sayang…” untuk meredakan tangisan si kecil. Berhasilkah? Atau malah membuatnya semakin memperkeras tangisannya?

Berikut adalah beberapa perkataan yang sering orangtua ucapkan pada buah hatinya, namun perlu Moms hindari mulai sekarang:

Pergi sana! Jangan ganggu Mama!

Ketika sedang sibuk, si kecil datang menghampiri Moms untuk mengajak bermain. Tanpa memberikan penjelasan, Moms langsung menyuruhnya pergi dan mengatakan bahwa kehadirannya mengganggu Moms saat itu.

Ketahuilah bahwa Moms telah menyakiti hatinya dengan perkataan itu. Si kecil mungkin akan pergi menjauh dari Moms dengan rasa kecewa dan kesal. Hentikan mengatakan ini. Lebih baik Moms berusaha menjelaskan mengapa Moms tidak dapat menemaninya bermain saat ini dan meminta waktu untuk menyelesaikan pekerjaan Moms.

Kamu sangat…

Memberikan label pada anak-anak akan membuat mereka berpikir demikian. Misalnya, saat orangtua memberikan label negatif pada anaknya mereka akan berpikir bahwa seperti itulah dirinya dan tak membuatnya jadi tidak percaya diri. Misalnya, “Kamu sangat nakal!” atau “Si Pemalu”. Dua hal ini secara tidak langsung akan menempel pada diri anak.

Si kecil yang diberikan label nakal oleh orangtuanya merasa itu adalah hal yang wajar jika dia melakukan kenakalan lagi. Sementara itu, si kecil yang diberikan label pemalu oleh orangtuanya akan sulit mengembangkan dirinya karena orang lain akan mengenalnya sebagai pemalu.

Jadi, saat dia melakukan sesuatu yang mengagumkan, orang akan berkata “Enggak disangka, si pemalu ini ternyata…”. Hal ini justru akan membuat kepercayaan dirinya sulit berkembang karena ekspektasi orang-orang menganggap dirinya tidak akan bisa.

Anak pintar!

Sama halnya seperti memberi label negatif, terlalu sering memuji anak dengan melabelinya anak paling pintar, paling cantik, dan sebagainya akan membuatnya haus akan pujian dan secara tidak sadar akan berpengaruh buruk bagi perkembangan mental anak kelak.

Tidak ada salahnya memuji anak, hal itu memang perlu, namun jangan terlalu sering memberikan pujian untuk hal-hal kecil. Ketika anak berhasil menghabiskan makanannya, jangan katakan “Anak pintar…”. Moms dapat mengucapkan terima kasih atau mengangkat ibu jari Moms sebagai simbol positif bahwa dia telah menyelesaikan apa yang harus dia selesaikan sewajarnya.

Jangan menangis

Variasi lainnya adalah “Jangan sedih” atau “Jangan takut”. Ketahuilah bahwa perasaan sedih, takut, dan menangis adalah emosi wajar yang dapat dirasakan oleh manusia. Moms tidak dapat menyuruhnya untuk tidak menangis, tidak takut, dan tidak bersedih hanya dengan melarangnya. Moms dapat membahagiakannya dengan menghiburnya agar tidak menangis dan mengajarinya untuk berani agar tidak takut.

Kenapa kamu tidak bisa seperti kakakmu?

Sadarkah Moms, hal ini sering dilakukan orang tua? Hal ini sama seperti membandingkan anak dengan teman sebayanya. Misalnya, “Nak, lihat deh, dia saja sudah bisa memakai baju sendiri,” atau “Raka bisa dapat ranking di kelas. Kenapa kamu tidak?”.

Tidak salah jika orangtua berharap anaknya cepat mempelajari suatu hal dengan baik. Akan tetapi, membanding-bandingkan anak tidaklah baik. Jangan biarkan anak Moms tumbuh menjadi anak yang iri dan tertekan atas perkataan Moms. Lebih baik, ganti kalimat tersebut dengan “Wah, kamu sudah bisa memakai baju sendiri!”.

Memuji atau menyinggung perasaan anak secara berlebihan dapat mengganggu perkembangan mental mereka. Berhati-hatilah setiap berucap kepada anak Moms karena mereka akan bertumbuh sesuai apa yang Moms ajarkan.

Apakah Moms sering mengucapkan kata-kata tersebut kepada anak? Bagaimana respons anak saat mendengar ucapan tersebut?

sumber orami.co.id

Semangat Kurban; Manifestasi Keimanan dan Kepekaan Sosial

Waktu datang silih berganti, detik pergi tak kembali. Idul Fitri Usai, Idul Adha menghampiri.   Dalam momentum bulan Dzulhijjah yang mulia ini, setidaknya terangkum tiga syi’ar kaum muslimin se-dunia, yakni shalat Hari Raya Idul Adha, ibadah Kurban dan ibadah Haji. Seluruh kaum muslimin menyambutnya dengan takbir, tahmid dan tahlil, sebagai ungkapan rasa syukur dan suka cita atas banyak nikmat yang telah Allah Swt anugerahkan. Diantara nilai-nilai yang dapat kita ambil dari dalam momentum ini, adalah memahami esensi ibadah kurban.

Kurban berasal dari bahasa Arab, secara gramatikal merupakan isim mashdar (kata dasar) dari qaruba-yaqrubu-qurbaan, jama’ (plural)-nya qaraabiin. Secara etimologi, kurban bermakna dekat. Sedangkan makna secara terminologi artinya mendekatkan diri kepada Allah Swt melalui ibadah tertentu, khususnya melalui sembelihan (azd-dzabaa’ih). Sedangkan, kurban dalam perspektif fikih -sebagaimana yang masyhur dipahami oleh masyarakat- adalah Udh-hiyyah yang artinya sebutan hewan yang disembelih pada waktu dhuha, yaitu ketika matahari naik sepenggalah, berupa onta, sapi, kambing dan domba pada hari raya Idul Adha dan hari-hari tasyriq (10-13 Dzulhijjah), lalu dibagikan kepada fakir miskin dan dhua’afa’, dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Hukum kurban menurut jumhur ulama adalah sunnah muakkadah (yang sangat dianjurkan), seperti dikemukakan oleh Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad. Hukum kurban ini berlaku untuk Muslim yang mukim, musafir, orang haji, laki-laki dan perempuan, tua dan muda. Dasar hukum pensyari’atannya dapat kita lihat di dalam Al-Quran; “Sesungguhnya Kami telah memberimu ni’mat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhan-mu dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah). Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah)”. (QS. Al-Kautsar [108]: 1-3)

Ayat di atas, memerintahkan kita untuk men-tauhid-kan Allah Swt, melalui shalat dan berkurban, sebagai manifestasi rasa syukur, atas banyak nikmat yang telah Allah Swt anugerahkan kepada kita. Sehingga kemudian, kita berhak mendapatkan rahmat-Nya dan dimasukkan ke dalam telaga al-kautsar dan syurga-Nya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah r.a, dalam Kitab Majmu’ Fatawa-nya (jil.16/hal.531-532), ketika menafsirkan ayat kedua surat Al-Kautsar menguraikan: “Allah Swt memerintahkan beliau untuk mengumpulkan dua ibadah yang agung ini, yaitu shalat dan menyembelih qurban yang menunjukkan sikap taqarrub, tawadhu’, merasa butuh kepada Allah Swt, husnuzhan, keyakinan yang kuat dan ketenangan hati kepada Allah Swt”.

 

Dalam hal kurban, Rasulullah Saw yang merupakan suri teladan terbaik kita, tidak hanya menganjurkan, tapi juga mengaplikasikannya langsung, bahkan menghadiahkan domba kepada beberapa kepala suku untuk menjadi contoh dan panutan bagi sukunya. Dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi Saw pernah berqurban dengan 100 ekor onta. Oleh karena itu Rasulullah Saw, mengecam keras kepada orang yang mampu, namun enggan berkurban; “Barangsiapa yang memiliki kemampuan namun tidak berkurban, maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami”. (HR. Ahmad, no.8256; Ibnu Majah, no.3123)

Selain dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt, keutamaan ibadah kurban akan mendapatkan keridhaan dari Allah Swt, sehingga terbentuk pribadi yang bertaqwa. Allah Swt berfirman: “Daging (hewan kurban) dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketaqwaan kamu…”. (QS. Al-Haj [22]: 37). Selain itu kurban termasuk ibadah yang paling utama, sehingga Al-Quran menggandengkan ibadah kurban dengan ibadah shalat yang merupakan rukun Islam kedua, sebagaimana dalam surat Al-Kautsar ayat 2.

 

Sungguh beruntunglah orang yang memiliki kemampuan, lalu ia berkurban. Namun ironisnya, tidak sedikit orang yang digerogoti sifat kikir dan bakhil yang diselimuti oleh hawa nafsu, diperparah lagi dengan budaya kehidupan yang semakin berorientasi individualis dan materialis. Sehingga dimensi kemiskinan bukan hanya bermakna, kaum dhu’afa yang tidak memiliki harta. Justru mereka yang kaya harta, namun tak tergerak berkurban dan peduli terhadap sesama, hakikatnya jauh lebih miskin dan dhu’afa dalam hal kebaikan, sehingga jauh dari rahmat dan keberkahan Allah Swt.

 

Manifestasi Ketaatan dan Kepedulian

Secara historis, ibadah kurban mengingatkan kita mengenai nilai-nilai edukasi dari keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihimussalam dalam ketaatan kepada perintah Allah Swt secara totalitas, tanpa berdalih dengan argumentasi yang menolak. Ketika Allah Swt memerintahkannya untuk menyembelih putra kesayangannya semata wayang yang beranjak remaja. Orang tua mana yang tidak berat dan sedih dalam menerima ujian berat seperti ini, namun inilah manifestasi (perwujudan) dari keimanan dan ketakwaan kepada Rabb semesta alam. Yang cukup menarik, terjadi dialog antara keduanya;  “Ibrahim berkata: ‘Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!’ Ia menjawab: ‘Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar’”. (QS. Ash-Shaffat [37]: 102. Maka setelah teruji tekad Nabiyullah Ibrahim dan putranya, dalam melaksanakan perintah Sang Khalik, maka Allah Swt menggantinya dengan seekor sembelihan yang besar. Karena ketaatan, perjuangan dan pengorbanan Nabi Ibrahim, maka Allah SWT memberinya gelar Khalilullah atau Khalilur Rahman, artinya Kekasih Allah Swt. Peristiwa tersebut menjadi tonggak dan teladan ibadah qurban yang kita lakukan sekarang ini.

 

Oleh karenanya, ibadah kurban memberikan pelajaran bagi kita, jika ingin diridhai dan dicintai oleh Allah Swt, maka harus buktikan pengorbanan dan perjuangan dalam ketaatan melaksanakan perintah-Nya, dengan sami’na wa-atha’na (kami mendengar dan kami taat) mengikuti syari’at Islam yang dibawa oleh Rasulullah Saw, tanpa keraguan dan keengganan.

 

Secara filosofis ibadah qurban sebagai simbol penyembelihan terhadap sifat-sifat hewani atau kebinatangan yang ada pada diri kita. Berupa sifat bakhil, rakus, egoisme, cinta berlebihan terhadap harta, jabatan, kekuasaan atau berburuk sangka, munafik, zhalim dan bermaksiat serta berbagai penyakit lainnya. Oleh karenanya, jangan hanya memaknai ibadah kurban sebatas seremonial rutinitas ritual formal. Semangat  kurban juga harus menjadi pemicu lahirnya pribadi dan bangsa berempati sosial yang tinggi, sehingga persoalan kemiskinan, kekurangan pangan, air, listrik dll, akan segera terentaskan.  Dengan berempati dan peduli, kita merasakan denyut penderitaan dan kesusahan orang lain. Sehingga terbentuklah kepribadian insan kamil, yang membangun keseimbangan hubungan kepada Allah (hablumminallah) dan hubungan sesama manusia (hablumminannas), serta tumbuhnya ketajaman hati, pikiran dan perasaan sosial. Multidimensinya persoalan umat dan bangsa, jika berusaha mengimplentasikan syari’at Islam, sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah Swt, akan menjadi solusi kongret atas semua realitas.

 

Ibadah kurban juga, memberikan pelajaran kepada kita bahwasanya manusia tidak layak untuk dikorbankan. Oleh karenanya, Allah mengganti Ismail dengan hewan sembelihan. Hal ini memberikan makna, berarti manusia memiliki harkat dan martabat yang tinggi dan tidak pantas untuk dikorbankan, dalam pengertian dijajah, dijual, dihina atau segala perbuatan yang merendahkan derajat manusia. Merujuk kepada pembukaan UUD 1945, menyebutkan bahwa segala penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Oleh karenanya, jangan ada penindasan antara yang satu dengan yang lain, apalagi berkesewenangan atas kekuasaan. Oleh karenanya pemerintah harus melindungi kemerdekaan rakyatnya, dengan mengentaskan kemiskinan dan mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran. Maka dengan momentum kurban, kita semua diharapkan mau berkorban untuk melawan segala egoisme dan mau berkorban untuk kepentingan agama, bangsa dan Negara. Bukan justru mengorbankan orang lain, bangsa dan negara untuk kepentingan hawa nafsu pribadi dan kelompoknya.

 

Pada  akhirnya, dalam momentum Hari Raya Idul Adha, ibadah Kurban dan ibadah Haji, yang merupakan syiar kebahagiaan kaum muslimin se-dunia, semakin menginternalisasikan nilai-nilai ketaatan kepada Allah Swt dalam manjalankan syariat Rasulullah Saw secara kaffah pada seluruh dimensi kehidupan. Serta semakin mengasah kepekaan sosial, meningkatkan bangunan ukhuwah Islamiyah, persatuan, kepedulian dan solidaritas umat, demi terwujudnya izzul Islam wal-muslimin. Sehingga dirasakan Islam sebagai agama yang rahmatan lil’alamin di muka bumi. (MZ)

Oleh : Muhammad Zaini, S.Kom.I

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Islam As-Syafi’iyah Jakarta

Dewan Pengawas Forum Komunikasi Mahasiswa Kepulauan Riau (FORMAKRI) Jakarta

(Jum’at, 8 Dzulhijjah 1432 H/4 November 2011 M)

 

Romantisme Kisah Cinta Legendaris Laila dan Majnun

Ilustrasi
Muslimahdaily – Dahulu kala, hiduplah seorang pemuda yang bernama Qais. Ia anak tunggal dari seorang kepala suku yang terkemuka. Qais tampan, gagah dan dicintai semua orang. Ia juga memiliki segudang keterampilan, tetapi hanya syair yang paling ia gemari.

Setelah cukup umur, Qais bersekolah di sekolah yang paling prestisius di zamannya. Hanya mereka dari keluarga terpandang yang dapat bersekolah di sana, termasuk sang putri dari kepala suku tetangga, Laila. Cantik jelita, ramah mempesona. Banyak yang melamarnya, tapi hanya pulang dengan tangan hampa.

Takdir telah ditetapkan, Qais dan Laila ternyata teman sekelas. Mereka langsung saling mencinta sejak pandangan pertama. Percikan cinta berubah menjadi gelora membara, membuat sekolah yang mulanya tempat belajar menjadi jumpa sang kekasih.

Masyarakat menggunjing, perihal Qais dan Laila yang semakin menjadi-jadi. Dunia seakan milik berdua, menafikan segala eksistensi lain di sekitarnya. Orangtua Laila yang malu, menarik anaknya dari sekolah, menyisakan Qais yang hampa tanpa belahan jiwa. Ia menggila, meninggalkan rumah dan sekolah demi mencari sang pelita. Syair-syair mengiringi rasa rindu dan gundah, membuat orang-orang di sekitar berpikir, “Qais sudah gila (Majnun)!”

Majnun kini tinggal di puncak bukit, dekat desa Laila. Semuanya demi memuaskan rindu terhadap sang kekasih. Berbulan-bulan lamanya, ia kedatangan tamu juga, teman dekatnya. Mereka yang peduli terhadapnya, membantu Majnun untuk mempertemukannya dengan Laila.

Demi cinta, segalanya dilakukan, termasuk menyamar menjadi pelayan wanita dan menyusup ke dalam kediaman sang gadis tercinta. Laila yang merasakan getaran batin Majnun yang menggebu-gebu, segera menghias diri dengan pakaian indah nan menawan. Benar saja, ia akhirnya bertemu lagi dengan sang pangeran hati. Tak perlu kata, degup jantung sudah dapat berbicara. Kedua mata mereka saling merekam keindahan dari pelabuhan cintanya. Sayang, sang penjaga tiba-tiba datang dan memaksa mereka pulang. Orang tuanya pun memperketat penjagaan, menjauhkan sang malam dari rembulannya.

Majnun semakin gila. Orangtuanya berniat untuk menghiburnya dengan wanita-wanita cantik lainnya, tapi justru sia-sia. Majnun pun kabur dari rumah dan tinggal di alam bebas, demi hidupnya, demi cintanya. Di sebrang sana, Laila semakin gundah gulana. Terpenjara dalam kamar, hanya dapat bersahabat dengan sepi dan mencintai yang tak tampak.

Suatu ketika, seorang bangsawan yang terkemuka melihatnya di taman. Serta merta hatinya segera tunduk pada kecantikannya. Orangtua Laila yang mengetahuinya, segera melangsungkan pernikahan keduanya. Tentu, Laila menolak dengan sejuta alasan, tapi keputusan telah ditetapkan dan mereka berdua pun menikah.

Hati Majnun hancur, namun ia berhasil menguatkannya dengan ketulusan cinta. Ia menulis surat untuk Laila. Mendoakan pernikahannya dan hanya meminta satu tanda bukti cinta Laila kepadanya; mengingat nama Qais dalam hatinya. Laila semakin luluh, ia membalasnya dengan sepucuk surat cinta yang terdapat anting di dalamnya, sebagai tanda pengabdian jiwa kepada sang kasih.

Bertahun-tahun berlalu, Majnun masih tinggal bersama alam yang kian menemaninya siang dan malam. Sementara Laila yang sudah bersuami, tak juga menampakkan kegoyahan pada pendirianny. Hatinya tetap untuk Qais, padahal sang suami sudah berusaha membahagiakannya selama ini. Akhirnya, suami Laila jatuh sakit dan meninggal. Laila menangis sejadi-jadinya, tapi bukan suaminya yang ia tangisi, melainkan Majnun yang selama ini tidak juga ada kabarnya. Ia takut, kekasihnya sudah berpulang ke akhirat mendahuluinya.

Hal ini membuat Laila hidup secara tidak teratur; enggan makan, tidak pernah tidur dan banyak melamun. Kondisi kejiwaan Laila yang semakin parah membuatnya jatuh sakit. Hingga pada suatu malam di musim dingin, di tengah sakitnya, Laila meninggal dunia sambil terus bergumam, “Majnun,” berkali-kali.

Berita duka ini akhirnya sampai ke telinga Majnun. Betapa sedih hatinya, mengetahui kekasihnya sudah pergi mendahuluinya, sampai-sampai ia pingsan tak sadarkan diri selama berhari-hari. Setelah ia siuman, ia langsung bergegas menuju kuburan Laila. Di tengah perjalanan, karena lelah yang tak terkira, ia terjatuh dan tak bisa bangkit lagi. Dengan susah payah, ia menyeret tubuhnya tanpa henti sampai di tanah tempat Laila kekasihnya dikuburkan.

Demi menawar rindu, ia menempelkan kepalanya di atas tanah kubur Laila dan kembali tak sadarkan diri. Di saat itulah, malaikat maut menjemput ruhnya dan membawanya ke langit. Jasad Majnun ditemukan kurang dari setahun setelah kematian Laila. Kerabat yang menemukan jasad Majnun dapat segera mengenali karena keadaan tubuhnya yang sama sekali tidak membusuk, seolah baru meninggal kemarin. Ia pun dikuburkan di samping Laila. Kini, dua insan yang sejak bertahun-tahun lamanya terpisah oleh takdir, akhirnya berjumpa lagi di kehidupan yang selanjutnya.

By Mazza Fakkar Alam  July 19, 2016  muslimahdaily.com

10 Tokoh Dunia Penyandang Disabilitas yang Sangat Menginspirasi

Disability via msecnd.net

Keterbatasan fisik seseorang sering dianggap sebagai suatu hal yang aneh. Padahal dari keterbatasan serta kekurangan pasti Tuhan mengirimkan kelebihan bagi setiap orang. Tak terkecuali bagi para penyandang disabilitas yang ternyata mampu memberikan inspirasi bagi semua orang bahkan bagi orang-orang yang dianggap memiliki fisik lebih sempurna dibandingkan para penyandang disabilitas tersebut. Berikut ini akan dijelaskan 10 tokoh dunia yang merupakan penyandang disabilitas dan bisa menjadi motivasi bagi Anda.

Nick Vujicic

nick vujicic

nick vujicic


Pria ini terlahir tanpa memiliki tangan dan kaki, namun hal ini justru tak membuat Nick merasa putus asa. Bahkan saat ini Nick menjadi salah satu motivator dunia yang sangat terkenal dan aktif pula dalam kegiatan sosial keagamaan. Meskipun memiliki keterbatasan fisik, Nick juga tak mengabaikan pendidikannya hingga jenjang Sarjana.

Xu Yuehua

xu-yuehua

Xu-yuehua via beranigagal.com


Xu Yueha terlahir sebagai anak yatim piatu, namun pada usia 13 tahun ia mengalami kecelakaan yang mengakibatkan ia harus kehilangan kedua kakinya. Meskipun begitu, Xu Yuehua tak berputus asa bahkan hingga saat ini ia selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan menghabiskan waktunya untuk bekerja di panti asuhan untuk merawat 130 anak. Dengan sepasang bangku kecil, Xu Yuehua berjuang membesarkan anak-anak tersebut.

Anthony Robles

Anthony Robles

Anthony Robles via Anthonyrobles.com


Pria ini lahir dengan satu kaki, namun ia memiliki prestasi yang luar biasa dalam olahraga gulat. Bagi Anthony, menjadi seseorang penyandang cacat bukan menjadi penghalang baginya untuk mengejar impian menjadi seorang atlit kelas dunia.

Vinod Thakur

Vinod Thakur

Vinod Thakur via artistprovider.com


Pria ini lahir tanpa kedua kaki dan menghabiskan waktunya menjadi tukang servis. Dengan kegigihannya ia memberanikan diri untuk mengikuti sebuah ajang Show got talent dan belajar menari hingga akhirnya ia berhasil membawa pulang hadiah 500 juta.

Italo Romano

Italo Romano via metrouk2.files.wordpress.com


Itali Romano adalah skateboard profesional, namun tidak memiliki kedua kaki akibat kecelakaan yang dialaminya ketika remaja. Meskipun mengalami kertebatasna, namun pria ini tak menyerah untuk menunjukkan bakatnya.

Kevln Connolly

Kevin Connolly

Kevin Connolly via forum.static6.com


Pria yang lahir tanpa memiliki dua kaki ini ternyata menjadi seorang photograper alam yang sangat terkenal di dunia. Meskipun banyak pengalaman buruk karena fisiknya, namun hal ini tak membuat Kevin merasa putus asa.

Bethany Hamilton

Bethany hamilto

Bethany hamilton via nbcnews.com


Bethany merupakan seorang atlit selancar yang berhasil meraih juara di ajang Nasional The Explore Woman Division of The NSSA padahal salah satu tangganya harus diamputasi akibat serangan Hiu ketika ia berusia 13 tahun.

Hugh Herr

Hugh herr

Hugh herr via robohub.org


Akibat terjatuh saat panjat tebing, pria ini harus kehilangan kedua kakinya dan menggunakan bantuan kaki prosthese. Akan tetapi hal ini tak menyurutkan keinginannya untuk berlatih panjat tebing hingga membawanya menjadi anggota proyek teknologi amputasi.

Qian Hongyan

Qian Hongyan

Qian Hongyan via chinahush.com


Akibat kecelakaan yang dialaminya, remaja putri ini harus rela kehilangan kedua kaki. Akan tetapi ia tetap bersemangat untuk menjadi atlit renang hingga mengikuti Paraolimpic di tahun 2012, namun ia tak memperoleh gelar juara, namun kisahnya menginspirasi banyak orang.

Irma Suryati

Irma Suryati

Irma Suryati via kabarinews.com


Meskipun terlahir sebagai penyandang disabilitas, namun Irma Suryati membuktikan, bahwa ia mampu mandiri dan membuka usaha hingga memiliki 2500 karywan.

Itulah penjelasan mengenai 10 tokoh dunia penyandang disabilitas yang sangat menginspirasi bagi siapa saja. Berdasarkan penjelasan di atas, semoga Anda bisa mengambil banyak hikmah agar tak beputus asa menjalani hidup.

sumber meenta.net

Lakukan Ini Jika Anak Terlambat Bicara

Orang tua mana yang tidak senang jika melihat anaknya bisa berkembang tanpa adanya hambatan yang berarti. Sayangnya, tidak semua orang tua memiliki pengalaman yang sama. Terkadang Anda harus dihadapkan dengan beragam hambatan dalam proses perkembangan si kecil. Salah satunya, anak terlambat bicara.

Ada dua kategori keterlambatan bicara pada anak, yaitu nonfungsional dan fungsional. Kategori nonfungsional biasanya disertai dengan adanya kelainan neurologis bawaan, austisme, kecacatan pada wajah, infeksi otak, gangguan anatomis telinga, dan gangguan mata.

Sedangkan kategori fungsional, umumnya kemampuan bicara baru akan berkembang setelah anak menginjak ke usia 2 tahun. Anak kategori ini hanya mengalami fungsi ekspresif dimana si kecil menjadi malas bicara. Biasa ini terjadi karena si kakak lebih aktif bicara atau tinggal di rumah bilingual.

Sebaiknya anak yang mengalami keterlambatan bicara harus segera mendapat penanganan yang tepat. Sebab jika tidak, kondisi ini akan berdampak buruk pada si kecil. Mulai dari memukul kepala karena tidak bisa mengutarakan keinginan mereka, hingga alami stres.

Untuk kategori fungsional, Anda bisa meningkatkan kemampuan bicara ekspresif anak dengan cara mengajak anak membacakan cerita atau mengajaknya bernyanyi bersama. Cara ini akan mendorong anak untuk membeo, dan perlahan si kecil akan menggunakan kata-kata yang sering mereka dengar tersebut.

Jangan lupa untuk sering memperkenalkan kata-kata baru yang ada di sekitar mereka. Lalu, berikan si kecil kesempatan berbicara, jangan disela. Anda cukup membetulkan dan memperjelas kata-kata yang si kecil salah ucapkan saja.

Untuk melatih otot wajah dan mulut, Anda juga bisa mengajak anak untuk berlatih meniup kapas dengan sedotan di meja. Atau jika tidak, coba letakan benda kesayangan si anak di luar jangkauan. Trik ini akan memancing anak berbicara untuk meminta bantuan Anda mengambilkannya. Jangan lupa untuk selalu memberikan apresiasi terhadap apapun usaha yang si kecil sudah lakukan.

Sedangkan untuk keterlambatan nonfungsional, stimulasi sejak dini perlu diberikan dengan bantuan tenaga profesional yang disesuaikan dengan kebutuhan si kecil. Semakin cepat Anda bertindak, maka makin tinggi pula keberhasilan yang akan dicapai.

Dengan tip mengatasi anak terlambat bicara yang tepat, maka perkembangan bicara si kecil pun akan semakin optimal.(AA)

sumber Ipoel – Kamis, 9 April 2015 | 07:52 WIB nakita.grid

Bunda Wajib TahuTips Menghadapi Batita yang Selalu Berkata “Tidak”!

Batita Anda sering menolak berbagai hal yang Anda minta? Berikut ini adalah cara cerdas dalam menyikapi si Kecil yang senang “melawan”.

Klikdokter.com, Jakarta Anda sering  mendapat penolakan dari si Kecil dengan berkata tidak? Mungkin saja, batita Anda sedang ada dalam fase senang “melawan”. Tenang saja, hal tersebut merupakan hal yang normal dan semua anak pasti mengalaminya. Karena sejatinya, fase ini disebut toddler refusal syndrome dan merupakan bagian dari proses tumbuh kembang anak. Fase perlawanan ini kerap datang tiba-tiba dan membingungkan orang tua atas sikap anak yang sering melawan hampir semua permintaan orang tua. Pada fase ini, batita akan berkata “tidak” karena merasa bisa. Mereka juga baru menemukan bahwa dirinya memiliki keinginan dan ingin mengungkapkannya.

Hadapi dengan cara ini

Fase toddler refusal syndrome memang akan menghilang dengan sendirinya. Namun, menunggu fase ini berlalu tanpa melakukan apa-apa hanya akan mengisi hari-hari Anda dengan rasa kesal. Akibatnya hubungan Anda dan si Kecil pun menjadi tidak sehat.

Pada prinsipnya, bagi Anda dengan batita yang baru saja memasuki fase ini, hindari berdebat dengannya. Sebab, ujung-ujungnya semua pertentangan yang ada akan diakhiri dengan tangisan, baik Anda maupun si Kecil. Oleh sebab itu, silakan coba beberapa strategi berikut untuk menyiasati anak batita yang kerap berkata “tidak”.

1. Beri tanggung jawab dengan menawarkan pilihan

Berikan si Kecil dua pilihan, dimana keduanya tidak menjadi masalah bagi Anda. Sebagai contoh, Anda bisa tawarkan, “Dimas, kamu mau telur atau nasi untuk sarapan? Minumnya mau susu atau yoghurt?” Cara ini dapat membantu Anda menghindari kata “tidak” dari si Kecil sejak awal.

Anda dapat menggunakan cara ini untuk mengatasi semua hal terkait rutinitas sehari-hari, mulai dari pemilihan pakaian, makanan, permainan, dan sebagainya. Mungkin lama-lama Anda akan bosan, namun selama fase ini berlangsung, memberikan pilihan yang terbatas merupakan cara terbaik untuk menghindari perdebatan dengan si Kecil.

Bagaimana bila si Kecil tidak bisa memutuskan? Mulailah berhitung. Katakan, “Mama hitung ya, dari satu sampai sepuluh, setelah itu Dimas harus memilih. Atau, Mama yang pilihkan untuk kamu.

Biasanya, anak akan segera membuat keputusan setelah Anda mulai berhitung mundur. Meski cukup efektif, gunakan cara ini sebagai upaya terakhir bila cara-cara lain sudah tidak mempan.

2. Ajarkan si Kecil cara merespon yang lain

Salah satu alasan si Kecil sering berkata “tidak” adalah karena ia tidak tahu kata lain untuk menolak hal yang Anda tawarkan. Oleh sebab itu, bantu ia memperbanyak kosakatanya dengan mengajak si Kecil ke dalam sebuah permainan tanya-jawab.

Misalnya, “Apa lawan dari kata ‘tidak’?” (Tentu saja, “ya”). “Kata apa yang berada di antara ‘tidak’ dan ‘ya’?” (jawabannya adalah “mungkin”, “barangkali”, dan “bisa jadi”). Pertanyaan selanjutnya, “Apa cara yang lebih baik untuk mengatakan ‘tidak’?” (jawabannya “Tidak, terimakasih”).

3. Buat anak agar jangan langsung berkata “tidak”

Anda dapat mengurangi respon “tidak” dari si Kecil dengan mengondisikannya terlebih dahulu. Anda bisa mulai dengan candaan seperti, “Dimas, kalau anjingnya Mama kasih makan nasi, dimakan tidak ya?”.

Bila si Kecil menjawab “Ya!” segera lanjutkan dengan bertanya, “Nah, kalau Dimas mau makan nasi, tidak?” Pada titik ini, bisa saja si Kecil kemudian berhenti menolak untuk makan.

4. Kurangi penggunaan kata “tidak”

Alasan lain si Kecil kerap melawan bisa jadi karena ia sering mendengar kata “tidak” dalam kesehariannya. Bila ini akar masalahnya, Anda harus mengurangi penggunaan kata “tidak” dan gunakan alternatifnya sebisa mungkin.

Anda bisa mengganti kata tersebut dengan frase yang lebih spesifik untuk suatu situasi, misalnya, “Main di tangga berbahaya, Dimas. Ayo kita mainnya di karpet saja.” Atau, di saat anak menolak dengan berteriak, sampaikan, “Ayo, bagaimana cara bicara yang baik?”.

5. Coba strategi pura-pura mengabaikan

Melalui cara ini, Anda diminta untuk mengabaikan perilaku yang tidak diinginkan sembari mengalihkan perhatian Anda ke tempat lain. Perlu diingat bahwa cara ini mungkin tidak berhasil saat anak mengalami tantrum di muka umum. Namun, cara ini dapat membantu perubahannya dalam jangka panjang.

6. Jangan langsung bereaksi

Bila anak sedang mengalami tantrum, hindari tawar-menawar atau memaksanya berhenti. Anda hanya perlu diam sesaat untuk meredakan situasi. Setelah itu, segera tinggalkan situasi tersebut dan lanjutkan dengan melakukan aktivitas yang lain.

7. Alihkan perhatiannya

Bila cara-cara lain belum berhasil, alihkan dengan permainan, misalnya seperti petak umpet. Tak perlu malu untuk terlihat konyol di depan anak. Si Kecil akan tertawa melihat kekonyolan dan kelucuan Anda, dan segera lupa dengan situasi sebelumnya. Anda pun akhirnya tidak jadi marah atau emosi.

8. Biarkan si Kecil membantu Anda

Batita ingin sekali menjadi seperti orang dewasa. Untuk memenuhi keinginannya, buat si Kecil merasa dianggap penting dengan diberikan tanggung jawab. Ia pun akan merasa senang saat berhasil menyelesaikannya.

Anda bisa memberikan tanggung jawab yang ringan dan mudah seperti membantu memasukkan pakaian ke dalam mesin cuci, menjemur baju atau mencuci piring makannya sendiri. Nantinya, Anda akan sering melihat si Kecil tersenyum lebar dan menyambut baik permintaan tolong Anda.

Bantuan yang diberikan si Kecil mungkin hanya berlangsung singkat, tetapi itu sudah cukup untuk membuat semuanya senang dan bangga.

9. Sesekali penuhilah permintaannya

Untuk hal-hal yang berbahaya dan prinsipil, Anda tetap harus konsisten mengatakan “tidak”. Namun, bila itu bukan sesuatu yang esensial, seperti saat anak tidak mau memakai baju yang Anda pilihkan untuknya, biarkan saja. Izinkan si Kecil yang memilih. Dengan demikian, anak akan merasa memiliki kontrol akan dirinya dan kekesalannya pun hilang.

Ada kalanya, kesabaran Anda menghilang dan akhirnya harus berseteru dengan si Kecil meski sudah berusaha menghindar atau mengalihkannya. Bagaimanapun, sebagai orang tua Anda tetap harus menjaga wibawa dan otoritas.

Tetapi, jangan pernah malu untuk meminta maaf pada si Kecil jika kata-kata atau perilaku Anda dirasa menyakitkan. Anak akan memahami, meski marah, Anda tetap sayang kepadanya.

Bagaimanapun juga, fase perlawanan ini akan berlalu. Namun, Anda perlu menyiasati batita yang kerap berkata “tidak” dengan strategi yang baik, agar terbentuk hubungan yang positif antara Anda dengan si Kecil. Selamat mencoba!

[NP/ RVS]

sumber dr. Fiona Amelia MPH klikdokter.com

8 Trik Menata Dapur Sederhana Dan Rapi Dengan Cepat

Ibu rumah tangga mana yang tidak ingin punya dapur sederhana dan rapi? Pentingnya sebuah dapur sederhana dan rapi memang tidak hanya ditentukan oleh besar kecilnya saja loh, tetapi juga dari kemampuan kamu untuk tetap mempertahankan dapur sederhana dan rapi setiap saat.

Umumnya pemilik rumah sering melakukan pembersihan total atau besar-besaran untuk area dapur, terutama pada hari-hari spesial seperti tahun baru atau momen khusus lainnya. Pembersihan total ini umumnya dilakukan sekitar 1 atau 2 kali setiap tahun dimana setiap sudut dan laci ruangan dapur akan dibongkar dan dibersihkan secara menyeluruh. Lalu bagaimana dengan dapur sederhana dan rapi  milikmu?

dapur sederhana dan rapi
unoform.co.uk

Kunci dalam mempertahankan dapur sederhana dan rapi adalah dengan pembersihan rutin alias perawatan  harian. Banyak hal yang bisa kamu lakukan setiap harinya dalam skala kecil dan minimal, tetapi punya efek besar untuk penampilan dapur sederhana dan rapi.

Jadi buat kalian yang mendambakan dapur sederhana dan rapi, berikut 8 tips yang bisa kamu praktekkan setiap hari- harinya. Kania jamin, kamu bisa lebih bahagia melihat dapur sederhana dan rapi hasil perawatan kamu!

1. Wastafel Kosong, Gadget Dapur Bersih

Awali hari-hari di dapur sederhana dan rapi dengan memperhatikan beberapa fitur penting dapur, seperti wastafel, dishwasher, rak pengering piring, hingga gadget dapur lainnya yang berfungsi serupa.  Pastikan kalau benda-benda tersebut selalu bersih dan kosong di akhir hari. Dengan demikian, kamu pasti akan mendapati dapur sederhana dan bersih setiap pagi di keesokan harinya.

dapur sederhana dan rapi
fhosu.com

Dengan wastafel dan perkakas dapur dalam kondisi kosong, kamu juga akan dimudahkan saat ingin mulai memasak atau mencuci piring. Tidak ada lagi tumpukan piring-piring yang kotor atau merapikan piring. Alhasil, dapur sederhana dan rapi setiap saat plus ekstra fungsional.

2. Dapur Sederhana dan Rapi Itu Bersih-Bersih Sekali Jalan

Salah satu rahasia andalan setiap juru masak ternama adalah alur kerja yang efisien dan serba efektif, termasuk untuk kamu pemilik dapur sederhana dan rapi. Salah satunya adalah bersih-bersih di sela pekerjaan yang sedang berlangsung. Misalnya, acara memotong bawang selalu diakhiri dengan membuang kulit bawang yang sudah terkelupas atau juga selalu membersihkan percikan minyak dengan lap saat menggoreng masakan.

Dapur Sederhana dan Rapi Bersih2 Sekali Jalan
blueapron.com

Trik bersih-bersih sekali jalan ini bisa kamu kuasai jika kamu lebih mawas diri pada sisa kotoran setelah masak supaya ruang dapur sederhana dan rapi terus. Biasanya area- area yang bisa kamu bersihkan sambil bekerja adalah area bekerja untuk bahan mentah, wastafel dan kompor. Teman andalan kamu dalam menciptakan dapur sederhana dan bersih adalah sebuah lap tekstil dapur.

3. Cuci Wastafel Setelah Selesai

Dapur Sederhana Bersihdan Rapi Cuci Wastafelpinterest.com

Mau punya dapur sederhana dan rapi dengan wastafel yang kinclong dan wangi? Mudah sekali. Biasakan diri untuk selalu mencuci atau menyikat wastafel setelah selesai kamu gunakan untuk membuang minyak, kotoran ataupun setelah mencuci piring di dapur sederhana dan rapi milikmu.

Kamu harus punya perhatian ekstra untuk tetap mempertahankan kebersihannya. Caranya adalah dengan menggunakan sikat terpisah (bukan sikat piring) dan menggosok seluruh areal wastafel dengan sabun cuci piring yang ada.

Setelah dibilas, jangan lupa dilap bersih terutama di bagian pinggiran meja wastafel. Dijamin, dapur sederhana dan rapi bisa kamu dapatkan plus sebuah wastafel yang jauh dari endapan minyak, kotoran hitam, dan selalu wangi setiap saat!

4. Perawatan Rutin Untuk Perangkat Masak

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Perawatan Rutinpinterest.com

Jangan abaikan penghuni dapur sederhana dan rapi kamu. Jika kamu memperhatikan dengan seksama, pasti ada peralatan masak seperti kuali atau panci yang butuh digosok karena sudah hitam terbakar. Atau mungkin pegangan pot masak sudah longgar dan butuh dikencangkan dengan obeng?

dapur sederhana dan rapi
apartmenttherapy.com

Perangkat masak seperti panci, kuali atau pot masak juga butuh servis bulanan supaya terlihat tetap kilat dan berfungsi dengan sempurna.  Sama halnya dengan pisau dapur yang butuh diasah secara berkala dan tidak hanya pada kala dibutuhkan. Idealnya, dapur sederhana dan rapi kamu bisa berjalan semakin mulus dengan perawatan rutin minimal 1 kali dalam sebulan.

5. Bersihkan Dekorasi Dapur Lainnya

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Dekorasipinterest.com

Dapur sederhana dan rapi bisa semakin cantik dengan dekor dapur yang ada. Baik berupa papan pemotong yang digantung di bagian dinding hingga gantungan gelas yang duduk cantik diatas meja dapur.
Pernak- pernik kecil ini juga harus dibersihkan setiap hari karena melekat dengan minyak atau debu yang ada di daerah dapur. Jika dekorasi dapur ini berukuran cenderung besar dan murni dekoratif, kamu juga bisa meluangkan waktu sekurang- kurangnya 3 kali dalam seminggu untuk perawatan dapur sederhana dan rapi yang indah.

6. Senjata Bersih-Bersih Yang Ampuh

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Senjatabaconscouts.com

Dapur sederhana dan rapi diawali dengan perangkat bersih- bersih yang tepat. Siapkan diri dengan jenis- jenis sikat serta sapu dan pel yang tepat supaya dapur sederhana dan rapi bisa terlihat bersih setiap saat.

dapur sederhana dan rapi
youtube.com

Tetapi kamu juga harus jeli dalam memilih jenis- jenis alat bantu bersih-bersih yang tepat untuk dapur sederhana dan rapi. Tergantung dari kebutuhan kamu, biasanya ada beberapa sikat dan pembersih kimia yang cocok untuk digunakan sehari-hari.

Jangan lupa untuk simpan senjata ampuh kamu ini di sebuah kotak penyimpanan terpisah dan letakkan di bagian bawah atau rak wastafel, laci khusus ataupun dalam ember. Hal ini tentunya supaya dapur sederhana dan rapi kamu tetap terlihat adem tanpa ada benda- benda yang menggangu pemandangan ini.

7. Pastikan Permukaan Meja Bersih

Dapur-Sederhana-Bersih-danRapi-Permukaan-87817063-1506048916824.jpglocalhousecleaning.services

Permukaan  meja dapur yang bersih adalah kunci yang penting untuk penampilan dapur sederhana dan bersih. Selain rajin membersihkan dengan benar dan seksama, pastikan juga tidak banyak dekorasi tak penting di atas permukaan meja dapur kamu.

Permukaan Dapur Sederhana Bersih dan Rapi
DIYnetwork.com

Dapur sederhana dan rapi akan terasa lebih lenggang, luas dan adem dengan kondisi yang minimal pernak-pernik tak penting. Bersihkan permukaan dapur kamu sekarang juga dan rasakan hangatnya dapur sederhana dan rapi yang kamu miliki.

8. Keranjang Sampah Ukuran Besar

Dapur Sederhana Bersih dan Rapi Keranjang Sampahjogodearea.com

Pastikan dapur sederhana dan rapi kamu sudah dilengkapi dengan tempat sampah yang berukuran cukup besar untuk kegiatan harianmu. Dengan keranjang sampah yang tepat, maka kamu bisa menghemat plastik pelapis sebelum membuang sampah.

Kamu juga tidak perlu bolak-balik keluar rumah untuk mempertahankan dapur sederhana dan rapi jika keranjang sampah kamu sudah memadai untuk aktivitas seharian. Cari keranjang sampah yang sudah dilengkapi dengan penutup yang erat supaya bau tak sedap akan jauh dari dapur sederhana dan rapi milikmu.

sumber dekoruma.com

 

Muhammad Dafa, Anak Indonesia Pertama Yang Jadi Kapten Real Madrid U-15

Siapa bilang anak Indonesia tidak bisa bersaing di kanca sepabola dunia, Jika sebelumya ada nama Alif Naufal dan Yussa Nugraha maka kali ini kita patut bangga karena ada satu lagi anak Indonesia yang sedang meniti karir sepakbola di Eropa. Siapakah dia ? nama nya adalah Muhammad Daffa Imran, ia anak Indonesia pertama yang ditunjuk sebagai kapten di Tim Akademi Real Madrid U-15.

Pemain kelahiran 18 Agustus 1999 ini mengenal dunia sepakbola sejak usia 10 tahun dan telah menjalani proses yang sangat panjang hingga bisa seperti sekarang, bahkan sampai dipercaya menjadi kapten Tim. Putra ketiga dari pasangan bapak Zuchi Imran dan Nurhaidah ini pernah berlatih di SSB MBSS yang dilatih oleh M Nur Inyong. Kemudian ia juga sempat berlatih di ISA (Imran Soccer Academy) pada 1 Januari 2012.

 

Latihan yang ia jalani selama di akademi ternyata membuat skil olah bolanya semakin terasah, bahkan Daffa pernah memperkuat Timnas Indonesia U-13 diajang Yamaha cup di Thailand pada tahun 2011 dan kala itu ia berhasil membawa Timnas U-13 menjadi runner up. Selain itu, ia juga pernah membawa ISA yaitu akademi dimana tempat ia belajar bola menjadi peringkat kedua diajang Kanga Cup Australia.Tak hanya sampai disitu, ia juga ia juga ikut memperkuat tim asal Indonesia yang berlaga di final pada ajang Danone Cup 2011 di stadion Santiago Barnebeu, madrid. Pada saat itu ia sempat terpilih dalam ajang pencarian bakat Club de meteeoor Amsterdam Belanda pada 2013. Nah, setelah menjalani proses yang panjang akhirnya bakat Daffa mulai memikat klub asal spanyol yaitu Real Madrid.

Awalnya pada tahun 2014 dimana ia ikut membela ISA di sebuah turnamen di Spanyol dan kemudian berlanjut hingga ia mengikuti seleksi di Real Madrid. Setelah lolos seleksi akhirnya satu tahun kemudian Daffa dipercaya menyandang ban kapten Real madrid U-15.

“Ketika itu mau bertanding pemain yang biasa jadi kapten sedang cedera. Tanpa disangka saya yang dipilih pelatih untuk menggantikannya. Sampai pemain itu sudah pulih, saya tetap dipercaya sebagai kapten,” kata Daffa berposisi sebagai gelandang bertahan itu.

Selama berada di Madrid, anak yang mempunyai darah minang ini terbiasa hidup mandiri karena memang jauh dari orang tua, Walaupun demikian ia tetap semangat dan pantang menyerah untuk terus menggapai cita-cita agar bisa menjadi pemain profesional.

“Saya bangga dan saya akan berusaha bertahan di sini demi semua yang saya impikan. Paling utama tentu restu orangtua dan dukungan orangtua. Saya harus tetap bisa menjaga apa yang sudah saya dapat dan apa yang saya perjuangkan,” tegas pemain sudah menguasai lima bahasa asing ini.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dirinya telah 3 kali di minta untuk memperkuat tim Real Madrid U-17. “Kalau kata pelatih saya diminta untuk lebih memperkuat tim. Saat ini baik tim U-17 dan U-15 sedang berada di peringkat pertama,” jelasnya.

Walaupun dirinya kini tengah merintis karir di Eropa tetapi ia mengatakan bahwa suatu saat nanti bisa memperkuat Timnas Indonesia. “Itu adalah cita-cita saya bisa membela timnas,” tegasnya.

sumber http://www.beringaz.com/2015/03/muhammad-dafa-anak-indonesia-pertama-yang-jadi-kapten-real-madrid-u15.html

Bahaya Narkoba Untuk Kesehatan

Bahaya narkoba sudah tidak diragukan lagi. Sayangnya, penyalahgunaan obat-obatan terlarang makin marak di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat mengenal obat-obatan terlarang sebagai narkoba yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya.

Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Narkoba bukan solusi - alodokter

Risiko Gangguan Kesehatan

Bagai dua sisi mata uang, obat dapat bermanfaat dan sekaligus berbahaya bagi tubuh. Jika obat yang digunakan sesuai dengan aturan, dosis, dan di bawah pengawasan dokter, maka penggunaannya efektif untuk mencapai kesembuhan. Sebaliknya, obat-obatan dapat menimbulkan bila disalahgunakan dengan mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter dan didasari tujuan yang tidak tepat.

Itu mengapa, ada sebagian jenis obat-obatan yang hanya dapat dikonsumsi bila dianjurkan oleh dokter, dan dengan pengawasan ketat. Penyalahgunaan obat-obatan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya, dapat menimbulkan gangguan pada  kesehatan.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh.

  • Mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum
    Narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar. Pengaruh obat-obatan tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang.
  • Perubahan sel saraf dalam otak
    Konsumsi narkoba secara berulang dalam jangka panjang akan memicu perubahan pada sel saraf dalam otak, yang kemudian mengganggu komunikasi antar sel saraf. Bahkan setelah konsumsi dihentikan, efek tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar, untuk dapat benar-benar hilang.
  • Dehidrasi
    Bahaya narkoba jenis ekstasi, efeknya dapat menyebabkandehidrasi, serta ketidakseimbangan elektrolit. Hal ini kemudian yang menyebabkan penggunanya mengalami kejang-kejang, serangan panik, halusinasi, sakit pada dada dan perilaku agresif. Jika digunakan dalam jangka panjang dapat merusak otak.
  • Bingung dan hilang ingatan
    Golongan obat-obatan asam gamma-hidroksibutirat dan rohypnol dapat mengakibatkan efek sedatif, kebingungan, kehilangan ingatan, perubahan perilaku, koordinasi tubuh terganggu dan menurunnya tingkat kesadaran.
  • Halusinasi
    Penggunaan mariyuana atau ganja dapat menyebabkan efek sampinghalusinasi, muntah, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, gangguan kecemasan, kebingungan serta paranoia. Efek jangka panjang mariyuana adalah gangguan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.
  • Kejang hingga kematian
    Bahaya narkoba berupa penyalahgunaan metamfetamin atau lebih dikenal sebagai sabu-sabu, opium, dan kokain, dapat menyebabkan berbagai efek buruk, termasuk perilaku psikotik, kejang-kejang, dan bahkan kematian akibat overdosis
    .

Gangguan Kualitas Hidup

Saat seseorang mulai mengonsumsi narkoba, terdapat kemungkinan besar untuk mengalami kecanduan. Makin lama, pengguna akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi demi dapat merasakan efek yang sama. Ketika efek narkoba mulai hilang, pengguna akan merasa tidak nyaman akibat munculnya gejala putus obat dan akan ingin kembali memakainya.

Narkoba yang larut di dalam tubuh akan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Efek dari obat-obatan bergantung kepada jenis yang dikonsumsi, dosis, durasi pemakaian, dan ukuran tubuh orang yang mengonsumsinya.

Selain berpengaruh pada tubuh, bahaya narkoba juga dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kualitas hidup seseorang. Misalnya, pecandu rentan mengalami masalah di kantor, sekolah atau keluarga, kesulitan keuangan, hingga berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar hukum.

Seorang pecandu juga lebih rentan mengalami infeksi menular seksual, kecelakaan, dan melakukan upaya bunuh diri akibat berada di bawah pengaruh obat.

Segera Hentikan Penggunaan Narkoba

Penggunaan obat-obatan terlarang harus segera dihentikan. Kenali tanda-tanda yang mungkin muncul dan mudah dikenali pada pangguna narkoba. Makin cepat pengguna mendapatkan pertolongan, maka makin cepat proses pemulihannya. Konsultasikan kepada dokter yang menangani kasus kecanduan obat.

Cari pertolongan darurat jika Anda atau seseorang yang Anda ketahui mengonsumsi obat-obatan terlarang, mengalami hal-hal berikut ini:

  • Penurunan tingkat
  • Sulit bernapas.
  • erasa tekanan atau sakit pada dada.
  • Gangguan fisik atau psikologis lain setelah penggunaan obat.
  • Kemungkinan overdosis.

Memulihkan Kondisi dengan Rehabilitasi Narkoba

Orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba, dapat disembuhkan dengan cara melakukan rehabilitasi. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNNRI) sudah menyediakan layanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Anda dapat mencari informasi lebih lanjut melalui website BNNRI khusus rehabilitasi yaitu http://www.babesrehab-bnn.info/

Umumnya  tahap-tahap rehabilitasi narkoba  yang biasanya diberikan kepada orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba adalah:

  • Pemeriksaan
    Dokter atau terapis akan memeriksa kondisi Anda. Mereka akan melihat sejauh mana Anda mengalami kecanduan, efek samping yang sudah Anda alami, serta kemungkinan mengalami depresi. Jika ada masalah tersebut, dokter atau terapis akan melakukan pengobatan untuk meghilangkan efek-efek tersebut.
  • Detoksifikasi
    Anda akan diminta berhenti mengonsumsi narkoba untuk mendetoksifikasi tubuh. Selama berhenti mengonsumsi narkoba, kemungkinan besar Anda akan merasa mual, tubuh pun terasa sakit karena kehilangan zat yang biasa dikonsumsi. Anda juga mungkin akan merasa tertekan akibat tidak ada asupan obat yang biasanya menenangkan. Bertahanlah pada proses ini. Dokter dapat memberikan obat untuk mengatasi ketidaknyamanan yang Anda rasakan. Yang perlu diingat, tubuh Anda memerlukan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi, dan makanan untuk membantu pemulihan, selama proses detoksifikasi ini.
  • Stabilisasi
    Setelah dua tahap itu berhasil dilewati, dokter akan memberikan terapi dalam tahap stabilisasi. Pada tahap ini, Anda akan diberikan resep obat untuk membantu pemulihan jangka panjang. Pemulihan ini juga mencakup pemikiran tentang rencana-rencana kehidupan Anda dalam jangka panjang, serta kestabilan mental Anda.
  • Bicarakan dengan orang sekitar
    Membicarakan dengan orang sekitar bahwa Anda sedang dalam masa pemulihan dari kecanduan narkoba, penting dilakukan. Orang-orang sekitar seperti teman dekat atau keluarga akan membantu Anda mengelola aktivitas dan kehidupan selanjutnya. Juga, mengalihkan Anda dari keinginan untuk kembali mengonsumsi narkoba. Pilih teman yang dapat dipercaya, mendukung penyembuhan, dan tidak memengaruhi Anda untuk kembali mengonsumsi narkoba.

Bahaya narkoba benar-benar mengancam hidup dalam jangka panjang. Jangan coba-coba menyentuhnya dengan alasan apa pun. Narkoba bukan jawaban atas permasalahan dalam hidup, justru dapat merusak tubuh dan hubungan dengan orang lain. Pada ibu hamil, narkoba juga akan memberikan efek negatif terhadap  bayi dalam kandungan . Jika sudah telanjur kecanduan, jangan ragu untuk melakukan rehabilitasi secepatnya.

sumber https://www.alodokter.com/narkoba-bukan-solusi