7 Obat Sakit Gigi Paling Mujarab & Mudah Didapat!

Jika Anda tidak ingin menggunakan obat sakit gigi dari bahan kimia buatan, maka Anda bisa menggunakan obat sakit gigi herbal untuk menyembuhkan sakit gigi. Beberapa bahan di bawah ini ada yang mudah di dapat, dan ada juga yang agak sulit didapat. Saran kami, walaupun berikut ini adalah obat-obatan herbal, akan tetapi penggunaan yang berlebihan juga kurang bagus untuk kesehatan.
Obat Sakit Gigi Herbal Paling Mujarab dan Mudah Didapat

Bahan-bahan herbal

1. Menyembuhkan Sakit Gigi dengan Daun Serai
Tahukah Anda bahwa ternyata daun serai itu bisa digunakan untuk mengobati sakit gigi? Daun serai biasa digunakan sebagai bumbu dapur ketika memasak atau untuk membuat minuman wangi. Selain berfungsi sebagai bumbu dapur, ternyata serai dapat digunakan sebagai obat sakit gigi. Caranya, siapkan 2 gelas air dan 50 gram serai. Rebuslah serai dalam air tersebut hingga air tersisa 1 gelas. Setelah itu berkumurlah dengan air rebusan serai ini setidaknya 3 kali sehari.

2. Menyembuhkan Sakit Gigi dengan Bawang Putih
Mungkin lebih umum digunakan untuk mengobati sakit gigi daripada serai. Sebagai informasi, senyawa antiseptik dalam bawang putih sangat berkhasiat untuk menyembuhkan sakit gigi. Caranya, ambillla 1 siung bawang putih kemudian tumbuklah hingga halus. Setelah halus, tempelkan tumbukan bawang putih tersebut pada gusi yang sakit dan biarkan hingga 5 – 10 menit. Setelah itu, berkumurlah dengan air putih hingga bersih.

3. Mengobati Sakit Gigi dengan Getah Jarak
Anda tahu tanaman jarak? Tanaman jarak dulu (di kampung) sering digunakan sebagai pengganti minyak tanah ketika mati lampu. Tanaman jarak sedang populer karena dalam getah jarak dapat digunakan sebagai bahan bakar energi alternatif pengganti minyak bumi. Selain untuk bahan bakar alternatif, ternyata getah jarak juga bisa untuk mengobati sakit gigi. Caranya, ambillah getah jarak pada batang atau daunnya dengan kapas, setelah itu oleskan pada gigi yang sakit. Biarkan beberapa menit, setelah dirasa cukup, berkumurlah dengan air bersih.

4. Mengobati Sakit Gigi dengan Teh Hangat
Aneh nggak, kok teh hangat bisa untuk mengobati sakit gigi? Ternyata teh hangat akan terasa segarnya jika disajikan pada waktu malam atau pagi hari. Teh juga mengandung zat yang dapat membunuh bakteri dan kuman di sela-sela gigi. Dengan hilangnya bakteri dan kuman penyebab sakit gigi, maka sakit gigi Anda akan berangsur-angsur mereda.

5. Menyembuhkan Sakit Gigi dengan Mentimun
Timun untuk sakit gigi? Ya! Perlu diketahui juga, bahwa ternyata mentimun selain bisa disantap sebagai lalap dan pelengkap dalam menyajikan masakan, atau selain untuk perawatan wajah, mentimun juga dapat digunakan sebagai obat sakit gigi. Caranya, potonglah mentimun dengan ukuran kecil-kecil, kemudian tempellah pada gigi yang sakit. Biarkan beberapa saat, dan setelah dirasa cukup, berkumurlah dengan air bersih.

6. Menyembuhkan Sakit Gigi dengan Minyak Cengkeh
Selain bisa digunakan untuk masakan, untuk rokok, ternyata minyak cengkeh ternyata mengandung zat yang mampu membunuh bakteri. Caranya, siapkan kapas dan teteskan beberapa tetes minyak cengkeh pada kapas tersebut. Jika gigi Anda berlubang, masukkkan sisi kapas yang sudah dibasahi dengan minyak cengkeh pada gigi yang berlubang. Usahakan minyak cengkehnya bisa masuk ke dalam lubang di gigi. Jika gigi Anda tidak berlubang, cukup tempelkan atau teteskan minyak cengkeh pada sisi-sisi gigi yang sedang sakit. Setelah 10an menit, berkumurlah dengan air bersih untuk menghilangkan bau cengkehnya.

7. Mengobati Sakit Gigi dengan Peppermint
Ternyata peppermint dan garam merupakan perpaduan yang sempurna untuk mengobati dan menyembuhkan sakit gigi. Caranya, rebuslah 7 gram peppermint dan sedikit garam dengan 1 gelas air. Rebus hingga tersisa setengah gelas air. Sedulah ramuan tersebut paling tidak 2 kali sehari selama pengobatan. Lakukan pengobatan ini hingga gigi Anda benar-benar sembuh.

Demikian 7 jenis bahan herlbal yang bisa kita gunakan untuk mengobati sakit gigi. Akan tetapi tidak semua obat sakit gigi di atas cocok untuk ibu yang sedang hamil atau ibu menyusui. Informasi tentang obat sakit gigi untuk ibu menyusui bisa Anda dapatkan di ulasan kami edisi sebelumnya di website ini. Silakan Anda cari di bagian pencarian. Semoga sakit gigi Anda segera menemukan solusi dan segera sembuh. Selamat beraktivitas, dan selamat berakhir pekan.

Posted by PakarGIGI.com on Mei 21, 2015

5 Buah-buahan yang Bikin Kita Kenyang Lebih Lama

Buah merupakan salah satu sumber vitamin dan mineral, selain sayuran. Disarankan untuk kita semua agar makan buah setiap hari. Di Indonesia, berdasarkan Pedoman Gizi Seimbang, Anda disarankan untuk makan buah dan sayur setiap hari sebanyak 5 porsi/ hari. Kabar baiknya, buah juga bisa Anda konsumsi jika Anda sedang dalam program menurunkan berat badan.

Apa saja manfaat makan buah-buahan?

Lima porsi sayur dan buah mungkin Anda anggap kebanyakan untuk satu hari, namun hal ini karena Anda belum terbiasa saja. Lagi pula, buah mengandung banyak manfaat, antara lain:

  • Sumber gula sederhana, serat, vitamin, dan mineral.
  • Serat dalam buah berguna untuk membantu menurunkan kolesterol darah dan dapat membantu melancarkan buang air besar, sehingga Anda terhindar dari sembelit.
  • Buah juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid, vitamin C, dan antosianin. Antioksidan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas yang berasal dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh, sehingga membantu Anda terhindar dari penyakit, seperti kanker.
  • Buah dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan juga dapat membantu meremajakan sel-sel dan jaringan dalam tubuh, sehingga turut mencegah Anda dari penuaan.

Bagi Anda yang sedang melitenurunkan berat badan, buah mungkin bisa menjadi salah satu menu wajib bagi Anda. Serat dalam buah mampu membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga Anda akan makan lebih sedikit dalam sehari.

Buah-buahan yang bikin kenyang

Berikut ini merupakan daftar buah yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

  1. Alpukat

    Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Nutrition Journal menemukan bahwa makan setengah buah alpukat saat makan siang dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama sampai sore hari. Dalam penelitian tersebut juga dikatakan bahwa 22% wanita yang melakukan hal tersebut merasa lebih puas dan sebesar 24% merasa keinginannya menurun untuk makan setelah 3 jam daripada wanita yang tidak makan alpukat saat makan siang.

    Alpukat mengandung serat sekitar 13,5 gram per buahnya, jumlah yang cukup banyak bukan? Selain itu, alpukat juga mengandung lemak tidak jenuh tunggal yang tentu baik untuk tubuh. Makanan yang tinggi serat dan kaya lemak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga rasa lapar akan datang lebih lama. Untuk itu, alpukat merupakan buah yang dapat membantu Anda kenyang lebih lama. Kandungan lemak tidak jenuh tunggal dalam alpukat juga dapat membantu menurunkan kolesterol, sehingga menurunkan risiko Anda terkena penyakit jantung.

    Namun, alpukat mengandung kalori yang tinggi, sehingga pastikan Anda tidak terlalu banyak mengambil buah ini saat memakannya. Makan setengah buah alpukat (sekitar 140 kalori) setiap kali makan sudah cukup untuk Anda.

  2. Apel

    Apel merupakan salah satu buah yang mengandung banyak serat dan bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Jika Anda memakan 1 buah apel sedang dengan kulitnya, Anda telah mengonsumsi serat sebanyak 4,4 gram. Ya, jika Anda makan apel, jangan lupa untuk makan dengan kulitnya juga. Justru di dalam kulit apel terkandung banyak serat dan juga fitokimia yang tentu bermanfaat untuk tubuh.

    Jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan bantuan apel, Anda bisa makan apel terlebih dahulu setengah jam sebelum Anda makan. Ini akan membantu Anda untuk makan lebih sedikit. Seperti yang dikatakan oleh Debra Wein, RD, Presiden Wellness Workdays, “Serat dan air dari apel akan membuat Anda kenyang, sehingga Anda akan makan lebih sedikit.”

  3. Pir

    Seperti apel, pir juga mengandung banyak serat jika dimakan dengan kulitnya. Satu buah pir sedang yang dimakan dengan kulitnya mengandung 5,5 gram serat. Jika Anda sedang bosan dengan apel, pir mungkin bisa menjadi penggantinya. Bahkan, pir mengandung serat yang sedikit lebih banyak daripada apel, sehingga dapat membantu Anda kenyang lebih lama.

  4. Raspberry

    Raspberry merupakan salah satu buah yang kaya akan serat. Satu gelas raspberry mengandung serat sekitar 8 gram, ini memberikan sekitar 1/3 kebutuhan serat Anda per hari. Jika setiap hari Anda makan satu gelas raspberry, mungkin Anda bisa memenuhi kebutuhan serat Anda disertai dengan tambahan dari makanan berserat lainnya. Selain kaya serat, raspberry juga kaya akan antioksidan dan vitamin c, yang tentu dibutuhkan oleh tubuh Anda.

  5. Pisang

    Di Indonesia, pisang sudah biasa menjadi buah yang disajikan setelah makan. Selain karena harganya yang lumayan murah, pisang juga mengandung banyak zat gizi, sehingga bisa menjadi pencuci mulut yang menyehatkan. Selain itu, ternyata buah pisang adalah buah yang bisa mengenyangkan karena kandungan seratnya yang lumayan banyak. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung serat sebanyak 3,1 gram. Jadi, jangan lewatkan untuk makan satu buah pisang setelah makan bagi Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan.

    Oleh Arinda VeratamalaInformasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team

Mata Kedutan dan Penyebabnya

Jakarta – Mata berkedut atau biasa dinamakan kedutan hampir pernah dirasakan semua orang. Karena jarang-jarang terjadi, ketika mata kedutan biasanya dianggap sebagai pertanda mau dapat rezeki atau dapat masalah.

Mata kedutan biasanya hanya terjadi beberapa detik atau menit yang terjadi dalam sekali atau beberapa kali dalam satu hari. Atau terkadang akan hilang dan datang lagi.

Kedutan terjadi sangat spontan yakni gerakan tiba-tiba pada kelopak mata atas atau bawah. Kedutan bisa terjadi pada semua usia dan bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan karena bukan penyakit berbahaya dan tidak mempengaruhi kemampuan penglihatan.

Menurut Burt Dubow, OD, FAAO, pakar mata dari Contact Lens and Cornea Section of the American Optometric Association, kedutan bukan masalah medis yang serius. Kedutan adalah kontraksi yang melibatkan otot orbicularis oculi.

Kedutan terjadi karena serabut saraf di dalam otak mengalami kontraksi sesaat. Denyutan pembuluh darah tiba-tiba seperti mengalami rangsangan (kontraksi) yang membangkitkan aliran listrik melalui nervus facialis yang membuat mata kejang sesaat.

Kedutan dianggap berbahaya jika kejadiannya berlangsung secara terus menerus dan dalam waktu lama atau gerakannya tidak bisa diobati.

Insiden dan kejadian kedutan tidak dapat diketahui, namun seperti dikutip allaboutvision, Minggu (21/2/2010) setidak ada 7 faktor yang menjadi penyebab kedutan:

1. Stres
Mata berkedut dapat menjadi salah satu tanda stres karena mata menjadi begitu tegang. Mengurangi penyebab stres dapat membantu membuat mata berhenti bergerak-gerak.

2. Kelelahan
Kurang tidur yang dialami entah karena stres atau alasan lain dapat memicu kejang kelopak mata. Segera bayar kekurangan tidur Anda dapat membantu mengurangi kedutan.

3. Mata lelah
Mata Anda mungkin bekerja terlalu keras yang memicu kelopak mata bergerak-gerak. Mata yang tegang karena terus menatap komputer salah satunya menjadi penyebab yang sangat umum dari gangguan mata.

4. Kafein dan Alkohol
Banyak ahli percaya bahwa terlalu banyak kafein dan alkohol dapat memicu mata berkedut karena tekanan pada pembuluh darah meningkat.

5. Mata kering
Lebih dari separuh penduduk tua mengalami mata kering akibat proses penuaan. Mata kering juga sangat umum bagi orang-orang yang menggunakan komputer, mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti antihistamin, antidepresan, memakai lensa kontak dan mengonsumsi kafein atau alkohol. Lelah dan stres juga bisa memicu mata kering.

6. Ketidakseimbangan Nutrisi
Beberapa laporan menunjukkan kekurangan zat gizi tertentu seperti magnesium dapat memicu kejang kelopak mata. Jika Anda mencurigai kekurangan gizi telah mempengaruhi kesehatan sebaiknya minta pendapat ahli gizi.

7. Alergi
Orang-orang dengan mata alergi memiliki gejala antara lain gatal, bengkak dan mata berair. Ketika mata digosok, akan mengeluarkan histamin yang memicu keluarnya air mata. Beberapa bukti menunjukkan bahwa histamin dapat menyebabkan kelopak mata bergerak-gerak.

sumber health.detik.com

MENGENALI CIRI-CIRI BAYI TUMBUH SEHAT DAN NORMAL

Karena bayi tidak dapat berkomunikasi secara verbal bagaimana perasaan Anda, terkadang Anda mempertanyakan kesehatannya. Tapi, ada beberapa tanda yang bisa memberi petunjuk bagaimana jika bayi Anda sehat..

Contents [hide]

  •  Tanda Umum Bayi Sehat
  •  Bayi Butuh Sering Menyusui
  •  Dia Menjadi Tenang Saat Tumbuh
  • Pola Tidur Mereka Menjadi Lebih Teratur:
  •  Dia Membuat Kontak Mata, Tersenyum, Cekikikan, Dan Menggoda Orang.
  • Bayi Mulai Menopang Berat Tubuhnya Sendiri.TANDA UMUM BAYI SEHAT
  1. Bayi Tenang Di Dekat Anda

Anak Anda menghabiskan 9 bulan di dalam diri Anda, jadi suaramu sangat penting baginya. Sebenarnya, selama beberapa bulan atau lebih, salah satu  hal yang tidak perlu Anda beli  adalah mainan untuk dimainkan karena yang dia butuhkan hanyalah suara dan Anda. Jadi, jika Anda memperhatikan bahwa si kecil Anda memperhatikan atau mendengarkan Anda setiap kali Anda berbicara dengannya, itu berarti bahwa dia mengenali Anda dan pertumbuhan emosionalnya ada di jalur yang benar.Itu juga alasan mengapa suara Anda bisa digunakan untuk menenangkan anak Anda saat dia menangis.

  1. BAYI BUTUH SERING MENYUSUI

Bayi dilahirkan dengan refleks mengisap dan jika dia sangat menyebalkan dan sering memberi makan, maka itu adalah tanda perkembangan sistem pencernaan normal. Jika dia membuat suara menelan saat memberi makan maka berarti semakin banyak susu dan makanan yang masuk normal.

Selain itu, tanda bayi normal adalah saat ia tertidur sambil memberi makan. Kebiasaan ini mulai hilang saat ia tumbuh, jadi jangan khawatir.

  1. Bayi Membutuhkan 3-5 Popok Sehari

Popok adalah salah satu item yang paling sering digunakan saat berhubungan dengan bayi kecil. Semua bayi yang sehat membutuhkan sekitar 3-5 popok dalam sehari. Ini adalah tanda bahwa dia mendapatkan cukup susu dan benar terhidrasi. Jumlah popok dapat ditingkatkan selama minggu pertama sampai 8 popok per hari dan Anda harus mulai khawatir hanya jika bayi Anda tidak memiliki minimal 3 popok basah dalam 24 jam selama lebih dari dua hari.

Juga, anak yang baik harus menambah berat badan selama minggu pertama. Jika bayi baru lahir tidak bertambah berat badan dalam beberapa minggu pertama dan tidak membasahi beberapa popok dalam sehari, maka dia tidak mendapatkan cukup susu dalam makanannya, jadi sebaiknya Anda melakukan beberapa penyesuaian atau berbicara dengan dokter anak Anda. .

Juga, tanda kesehatan lain yang tidak begitu baik adalah urin berwarna gelap, yang berarti dia mengalami dehidrasi. Dehidrasi dapat dengan mudah diperbaiki dengan cara meningkatkan menyusui namun berhati-hatilah agar tidak terlalu banyak memberinya ASI .

  1. DIA MENJADI TENANG SAAT TUMBUH

Begitu bayi berusia 1 bulan, dia akan mulai menjadi lebih tenang di sekitarnya. Selama minggu-minggu pertama, dia semua menangis, makan, dan tidur tapi setelah 1 bulan, dia akan mulai menjadi lebih waspada saat terjaga. Inilah saat yang tepat saat dia mulai mengembangkan otot matanya dan belajar memusatkan perhatian.

  1. Tinggi Dan Berat Badan Yang Sesuai

Inilah salah satu tanda terpenting bayi sehat. Anak kesehatan yang baik harus hampir dua kali lipat berat badan setiap 5 bulan dan setelah 1 tahun, berat badannya seharusnya tiga kali lipat. Rata-rata, bayi mengalami kenaikan sekitar 5-6 oz. per minggu dalam beberapa bulan pertama. Beberapa akan mendapatkan sedikit lebih, beberapa sedikit kurang. Dia hanya membutuhkan cek jika dia tidak bertambah berat badan selama satu atau dua minggu. Hubungi dokter Anda dan dia akan memberi Anda berat dan tinggi yang disarankan pada anak Anda.

6.POLA TIDUR MEREKA MENJADI LEBIH TERATUR:

Saat sistem saraf kecil Anda berkembang dengan perlahan, Anda akan menemukan secercah sedikit rutinitas seperti pola tidur bayi Anda . Mereka mulai tidur berjam-jam lagi selama malam hari meskipun beberapa bayi perlu beberapa bulan lagi untuk sampai di sana. Semua ini menyiratkan bahwa bayi Anda sangat sehat dan hangat

  1. Bayi Berbalik Menuju Suara Baru Dan Diam Untuk Mendengarkan.

Pendengarannya berkembang, dan dia menggunakan otaknya untuk membedakan suara.Bayi bisa mendengar sejak lahir, tapi butuh beberapa minggu agar bisa menyaring suara putih dari eksistensi harian di luar rahim. Gagasan bahwa beberapa suara lebih menarik daripada yang lain (raungan bising AC tidak sepenting tawa tertawa kakak perempuan yang mendadak) berkembang seiring berjalannya waktu. Suara musik, terutama, pada akhirnya akan menarik perhatian bayi, apakah itu berasal dari mainan atau stereo Anda. Begitu Anda melihat bayi Anda bereaksi terhadap suara dengan mencari sumbernya, Anda akan tahu bahwa telinganya sehat dan dia semakin penasaran dengan apa yang didengarnya.

  1. Dia Melihat Pola, Warna, Dan Gerakan.

Penglihatan mengasah dan perkembangan otak bayi meningkat.Anda tidak akan berpikir bahwa kemampuan untuk keluar ruang sambil menatap kipas langit-langit akan menjadi tanda kemajuan, tapi memang begitu. Bayi lahir dengan penglihatan sekitar 20/100, dan mereka dapat melihat antara 8 dan 12 inci jauhnya – tentang jarak antara wajah bayi Anda dan bayi Anda saat Anda memberinya makan. Dengan 1 bulan, dia bisa melihat jarak hingga 18 inci. Dan pada 2 bulan, kebanyakan bayi mulai melacak pola, warna cerah, dan benda yang berputar, seperti ponsel atau kipas angin. Mereka tidak memiliki visi warna yang sempurna atau persepsi kedalaman yang baik, karena itulah warna kontras cenderung menarik perhatian mereka.

  1. DIA MEMBUAT KONTAK MATA, TERSENYUM, CEKIKIKAN, DAN MENGGODA ORANG.

Bayi Anda menjadi makhluk sosial dan bahagia.Saat pertama kontak mata dengan bayi Anda biasanya datang saat dia berumur satu bulan, senyum pertama sekitar 2 bulan, berdenyut pada 3 bulan, dan tertawa terbahak-bahak 4 bulan – dan tak satu pun dari tonggak ini datang terlalu cepat. “Saya telah mendambakan segala macam interaksi yang bisa saya dapatkan dengan Zachary,” kata Sally Lee, dari New York City, yang anaknya berusia 2 bulan. “Saya tidak bisa membayangkan bahwa suatu hari dia akan duduk dan benar-benar berbicara dengan saya.”

Semua interaksi ini menunjukkan bahwa bayi Anda terhubung dengan Anda dan menjadi lebih sadar akan lingkungannya. Pada tingkat tertentu, dia mengerti bahwa orang berinteraksi dengannya lebih banyak saat dia berperilaku secara sosial. Pada saat bayi berusia sekitar 5 bulan, dia hampir harus tersenyum saat seseorang tersenyum padanya, seolah itu refleks.

Semua perilaku ini merupakan indikator penting perkembangan bahasa awal. “Bayi menggunakan bahasa tubuh, termasuk kontak mata dan ekspresi wajah, jauh sebelum mereka bisa berbicara,” kata Dr. Shu. “Ini adalah pendahulu untuk berkomunikasi dengan kata-kata.” Ketika anak Anda mengoceh dan mengoceh, dia menguji pita suaranya, bayi kecil Anda pada akhirnya akan mulai mengobrol.

  1. Dia Menangis Sedikit Kurang Dan Tidur Lebih Teratur.

Sistem sarafnya sedang jatuh tempo.  Apakah Anda merasa bahwa pergeseran rutin bayi Anda sedikit tidak jelas? Seperti, ada secercah rutinitas? Itu akibat sistem sarafnya . Carilah kemunculan beberapa naps sehari dan peregangan empat atau lebih jam antara menyusui di malam hari.  yang lain tidak akan sampai mereka berusia 4 bulan atau lebih. Jika bayi Anda lebih tua dari itu dan masih makan dan tidur pada saat yang tidak dapat diprediksi, cobalah membuat hari-harinya lebih padat. Lalu giliran Anda untuk menemukan cara baru dan meyakinkannya: “Bayi Anda hebat !?

  1. BAYI MULAI MENOPANG BERAT TUBUHNYA SENDIRI.

Otot mini itu semakin kuat.Banyak bayi memegang kepala mereka sebentar – sebentar saja! – dengan 1 bulan Pada saat mereka berusia 3 bulan, mereka biasanya melakukannya lebih teratur dan dengan keterampilan yang lebih besar. Jika bayi Anda dapat mengangkat kepalanya atau bergeser ke pelukan Anda, Anda tahu dia meregangkan ototnya yang tumbuh. Untuk membantunya, pastikan dia menghabiskan waktu berkualitas di luar tempat duduk atau tempat duduk mobil. Waktu perut di lantai (sebagian besar versi bayi dari kelas latihan) terutama dapat membantu mempercepat perkembangan otot yang berbeda, termasuk otot yang memungkinkannya berguling atau duduk tanpa bantuan. “Kami melihat bahwa bayi yang tidak memiliki kesempatan untuk berolahraga dengan waktu perut cenderung berguling, duduk, dan merangkak lebih lambat dari pada normal.

Semua hal di atas adalah petunjuk bagus untuk memastikan sayang kecil Anda yang berharga sehat dan normal dalam segala arti kata. Jadi duduk santai dan rileks dan nikmati bayi Anda. Menghabiskan beberapa minggu dengan si kecil Anda akan membantu Anda membedakan antara teriakannya yang lapar dan yang terjadi saat ada sesuatu yang salah. Anda juga akan mendapatkan pro untuk mengetahui bagaimana bayi Anda lebih suka diayun dan digendong. Anda pasti akan mendapatkan lebih percaya diri tentang kemampuan mengasuh anak Anda.

sumber journalkeluarga.com

Waspada! 10 Makanan Terlarang untuk Bayi

Setelah masuk usia 6 bulan, Si Kecil perlu mendapatkan dukungan nutrisi dari makanan pendamping ASI (MPASI). Walau sudah boleh makan, bukan berarti semua makanan bisa Anda berikan untuk bayi. Sebelum usia bayi genap 12 bulan, sebaiknya Moms tidak memberikan 10 makanan ini untuk Si Kecil.
1. Putih telur
Protein dan manfaat kesehatan lainnya bisa didapat dari putih telur. Namun, bakteri yang terdapat di dalamnya berbahaya untuk Si Kecil di bawah usia satu tahun. Konsumsi putih telur ini bisa menyebabkan gangguan perut dan penyakit lain, khususnya pada bayi.

2. Selai kacang

Selai kacang kaya akan potasium, protein, dan serat. Namun, teksturnya yang lengket dapat menyebabkan plak pada gigi. Hal ini bisa menyebabkan masalah seperti gigi bolong pada Si Kecil.

3. Sayuran mentah

Sayur-sayuran tentu baik untuk dikonsumsi karena nutrisi yang terbilang lengkap serta mampu mengurangi risiko penyakit kronis. Namun akan berbahaya jika memberikan sayur mentah pada bayi. Salah satunya seperti pemberian wortel yang dapat membuat Si Kecil tersedak.

4. Kacang utuh

Kacang-kacangan memang kaya akan serat, vitamin E, dan L-arginine. Namun, ukurannya yang terbilang cukup besar bayi bayi dapat menyebabkan penyumbatan esofagus. Bayi pun belum memiliki gigi yang kuat untuk mengunyah kacang, sehingga bisa membuatnya tersedak jika diberikan begitu saja.

5. Makanan Kaleng

Untuk penyajian makanan yang cepat, makanan kaleng sering menjadi pilihan Moms. Namun, bakteri di dalamnya sangat berbahaya untuk Si Kecil. Salah satunya bayi bisa mengalami botulisme atau keracunan makanan karena bakteri Clostridium botulinum.

6. Madu

Madu biasanya menjadi pilihan pengganti gula karena rasanya yang manis secara alami. Namun ternyata, akan berbahaya untuk dikonsumsi oleh bayi. Madu mengandung spora dan kontaminan lainnya yang bisa menyebabkan infeksi pada bayi. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga tidak menyarankan pemberian madu untuk anak di bawah 12 bulan.

7. Makanan Laut

Berbagai jenis makanan laut seperti ikan, kerang atau kepiting menjadi salah satu favorit orang dewasa. Namun tidak untuk bayi, karena dapat menyebabkan alergi. Kandungan merkuri yang tinggi dalam beberpa jenis ikan juga sangat berbahaya jika diberikan pada Si Kecil.

8. Jus Buah

Buah juga menjadi salah satu sumber nutrisi, yang bisa dinikmati langsung atau dijadikan jus. Namun, pemberian jus kemasan dapat berbahaya jika dikonsumsi Si Kecil. Alasannya karena terdapat zat pengawet yang tidak dapat diproses secara baik oleh sistem pencernaan bayi. Jika ingin memberikan jus buah segar, ada baiknya untuk mengkonsultasikan pada dokter dahulu.

9. Serba Susu

Saat memperkenalkan makanan pendamping ASI, usahakan untuk tidak memberikan bahan olahan dari susu. Hal ini dikarekanan protein dan mineral dalam susu sapi tidak baik untuk bayi di bawah usia 12 bulan. Maka, sebaiknya hindari pemberian makanan dari olahan berbahan susu sapi seperti keju atau yogurt.

10. Buah Jeruk

Salah satu buah yang perlu dihindari untuk diberikan pada Si Kecil adalah buah jeruk. Hal ini karena jeruk memiliki vitamin C yang cukup tinggi dan membuatnya memiliki rasa asam. Hal tersebut belum bisa diatasi oleh perut bayi, sehingga sangat penting untuk menghindari pemberian jeruk ketika mereka berusia di bawah satu tahu. (Vonia Lucky/TW/Dok. Freepik)

sumber motherandbaby.co.id

Sudah Benarkah Bunda Memilih Sikat Gigi Bayi? Ini Caranya!

Anak belajar menyikat gigi (Sumber: melindacare)
Dalam memilih sikat gigi bayi, orang tua tidak bisa memilih sikat gigi sembarangan. Sebab struktur gigi bayi berbeda dengan struktur gigi anak-anak dan dewasa. Oleh sebab itu, memilih sikat gigi bayi kadang gampang-gampang susah juga bagi orang tua pemula. 🙂

Anak belajar menyikat gigi (Sumber: melindacare)
Sikat gigi untuk bayi tidak bisa sembarangan karena seperti yang sudah disampaikan di awal, struktur gigi bayi sangat berbeda dengan struktur gigi anak-anak. Begitu juga ukuran mulut, konstruksi gusi, dan kondisi diding kulit mulut yang belum sekuat kulit mulut anak-anak dan dewasa. Oleh sebab itu, penting sekali untuk memilih sikat gigi yang memang khusus untuk bayi. Sebenarnya, sikat gigi yang seperti apa yang cocok dan aman untuk bayi?

Setidaknya ada beberapa parameter yang menjadi acuan dalam memilih sikat gigi untuk bayi, diantaranya:

Bahan Sikat Gigi

Sikat gigi yang baik untuk bayi adalah sikat gigi yang dibuat dengan bahan yang tidak berbahaya, khususnya bahan yang digunakan untuk membuat bulu sikat dan bagian kepala sikat gigi. Hal ini menjadi penting karena tingkat kehalusan bulu sikat dan material pada kepala sikat gigi akan bersinggungan langsung dengan kulit dan gusi bayi.

Kepala Sikat Gigi

Kepala sikat yang baik biasanya lentur dan dapat ditekuk. Hal ini berfungsi agar mulut bayi dan gusi tidak lecet. Biasanya bahan untuk membuat sikat gigi yaitu silicon yang fleksibel dan tidak menimbulkan alergi pada mulut bayi dan mudah dibersihkan.

Memilih sikat gigi bayi tidak sama dengan memilih sikat gigi untuk orang dewasa. Pilihlah sikat dengan desain yang disukai buah hati. Misal, pemilihan warna, bentuk, atau hiasana gagang yang lucu dan membuat buah hati senang. Selain itu, pilihlah sikat gigi bayi dengan gagang yang terbuat dari karet dan tidak licin sehingga mudah dipegang oleh bayi. dengan demikian, bayi bisa memegang sikat dengan mudah sekaligus bisa belajar untuk menyikat gigi sendiri.

Selain dari sisi desainnya, usahakan agar tidak ada bagian sikat yang berbentuk lancip. Hal ini untuk menghindari agar ketika bayi bermain-main dengan sikat, misalnya menggigit atau memukul-memukulkannya, bayi tidak akan lecet, tergores, dan terluka.

Kesimpulan berdasarkan beberapa paparan di atas, maka berikut ini adalah acuan singkat yang bisa dijadikan pedoman dalam memilih sikat gigi bayi.

  1. Pilihlah sikat gigi dengan brand yang terpercaya dan memiliki beberapa merk untuk tingkatan usia.Pilihlah sikat yang tekstur dan ukurannya sesuai usia bayi.
  2. Pilihlah sikat yang memiliki bulu yang sangat lembut untuk melindungi gusi dan mulut bayi.
  3. Pilihlah kepala sikat yang kecil dan tumpul agar tidak melukai mulut bayi dan bayi tidak tersedak.
  4. Pilihlah sikat gigi bayi yang mudah untuk digenggam dan tidak licin.
  5. Pastikan sikat gigi mempunyai pembatas dan grip pada pegangannya agar tangan tidak terpeleset saat memegang.

Yang kadang menjadi pertanyaan bagi sebagian orang tua adalah, sebenarnya kapan sih bayi boleh diajari menyikat gigi? Tentu ketika giginya sudah tumbuh dong.. :), hehe. Untuk bahasan tersebut, kita akan mengulasnya pada tulisan lain di dalam website ini. Silakan cari di bagian pencarian.

sumber pakargigi.com

Ini Manfaat Anak Suka Bermain Peran

Anak mana yang tidak suka bermain? Setiap anak menganggap tak ada yang lebih menyenangkan daripada bermain. Salah satu permainan yang disukai anak-anak dan mungkin pernah juga Anda alami saat kecil dulu, adalah bermain peran atau bermain ‘pura-pura’.

Saat bermain peran, anak-anak seakan masuk ke dalam dunianya sendiri, yang penuh keajaiban, dan petualangan seperti yang dialami oleh karakter favoritnya di TV. Dan tak jarang kita, para orang tua, diajak ikut masuk ke dalamnya.

Jika anak mengajak bermain peran, jangan buru-buru merasa malas dan menolaknya, Ma. Sebab, menurut banyak ahli, bermain peran bukanlah permainan tanpa makna, namun justru penting bagi perkembangan emosional, mental, intelektual, bahkan fisik anak. Nah, di bawah ini ada beberapa manfaat dari bermain peran yang perlu diketahui:

1. Membangun kepercayaan diri                                                                                     Dengan berpura-pura menjadi apapun yang anak inginkan, misalnya putri atau superhero, dapat membuat anak dapat “merasakan” sensasi menjadi karakter-karakter tadi sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dirinya.

2. Mengembangkan kemampuan bahasa                                                                    Saat bermain peran, anak pastinya akan berbicara seperti karakter atau orang yang diperankannya. Hal ini dapat memperluas kosakata anak dan melatihnya berpidato. Sering mengulangi dialog yang biasa ia dengar dari sebuah adegan dapat membuat anak lebih percaya diri dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.

3. Meningkatkan dan kreativitas akal
Saat bermain peran, kreativitas anak akan terbawa keluar, sehingga anak menjadi banyak akal saat mencoba membangun dunia impiannya. Misalnya, kardus-kardus dibuat menjadi istana, bayangan-bayangan dari jari-jarinya yang bermain menjadi bentuk hewan, dan sebagainya.

4. Membuka kesempatan untuk memecahkan masalah
Pada situasi tertentu saat bermain peran, pikiran anak akan terlatih untuk menemukan solusi jika ada masalah terjadi. Misalnya, ketika boneka bayinya ditidurkan, anak akan menyadari bahwa bayi butuh selimut untuk tetap hangat. Denga memecahkan msalah saat bermain dapat membantu membangun kepercayaan diri anak saat nantinya harus mengatasi masalah di kehidupan nyata.

5. Membangun kemampuan sosial dan empati
Dalam bermain peran, anak sedang menempatkan dirinya dalam pengalaman menjadi orang lain. Menghidupkan kembali sebuah adegan bisa membantu dia menghargai perasaan orang lain sehingga dapat membantunya mengembangkan empati. Selain itu, karena bermain peran lebih menyenangkan dilakukan bersama teman, anak dapat belajar berkomunikasi, bergiliran, dan berbagi peralatan atau mainan bersama temannya.

6. Memberi mereka pandangan positif
Anak-anak memiliki imajinasi yang tidak terbatas. Bermain peran dapat membantu anak bermimpi dan berusaha mencapai mimpi dan cita-citanya.

sumber parenting.co.id

Bahaya Narkoba Untuk Kesehatan

Bahaya narkoba sudah tidak diragukan lagi. Sayangnya, penyalahgunaan obat-obatan terlarang makin marak di berbagai negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Masyarakat mengenal obat-obatan terlarang sebagai narkoba yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya.

Banyak pengguna obat-obatan ini yang awalnya tergoda merasakan kesenangan sesaat atau sebagai pelarian dari masalah yang dihadapi. Padahal, efek narkoba dapat merusak kesehatan secara fisik dan kejiwaan.

Narkoba bukan solusi - alodokter

Risiko Gangguan Kesehatan

Bagai dua sisi mata uang, obat dapat bermanfaat dan sekaligus berbahaya bagi tubuh. Jika obat yang digunakan sesuai dengan aturan, dosis, dan di bawah pengawasan dokter, maka penggunaannya efektif untuk mencapai kesembuhan. Sebaliknya, obat-obatan dapat menimbulkan bila disalahgunakan dengan mengonsumsinya tanpa pengawasan dokter dan didasari tujuan yang tidak tepat.

Itu mengapa, ada sebagian jenis obat-obatan yang hanya dapat dikonsumsi bila dianjurkan oleh dokter, dan dengan pengawasan ketat. Penyalahgunaan obat-obatan narkotika, psikotropika dan obat-obatan terlarang lainnya, dapat menimbulkan gangguan pada  kesehatan.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah bahaya narkoba terhadap kesehatan tubuh.

  • Mengganggu kondisi otak dan tubuh secara umum
    Narkoba dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan mengambil keputusan yang benar. Pengaruh obat-obatan tersebut dapat berlangsung dalam jangka panjang.
  • Perubahan sel saraf dalam otak
    Konsumsi narkoba secara berulang dalam jangka panjang akan memicu perubahan pada sel saraf dalam otak, yang kemudian mengganggu komunikasi antar sel saraf. Bahkan setelah konsumsi dihentikan, efek tersebut akan memakan waktu yang tidak sebentar, untuk dapat benar-benar hilang.
  • Dehidrasi
    Bahaya narkoba jenis ekstasi, efeknya dapat menyebabkandehidrasi, serta ketidakseimbangan elektrolit. Hal ini kemudian yang menyebabkan penggunanya mengalami kejang-kejang, serangan panik, halusinasi, sakit pada dada dan perilaku agresif. Jika digunakan dalam jangka panjang dapat merusak otak.
  • Bingung dan hilang ingatan
    Golongan obat-obatan asam gamma-hidroksibutirat dan rohypnol dapat mengakibatkan efek sedatif, kebingungan, kehilangan ingatan, perubahan perilaku, koordinasi tubuh terganggu dan menurunnya tingkat kesadaran.
  • Halusinasi
    Penggunaan mariyuana atau ganja dapat menyebabkan efek sampinghalusinasi, muntah, peningkatan tekanan darah dan denyut nadi, gangguan kecemasan, kebingungan serta paranoia. Efek jangka panjang mariyuana adalah gangguan mental seperti depresi dan gangguan kecemasan.
  • Kejang hingga kematian
    Bahaya narkoba berupa penyalahgunaan metamfetamin atau lebih dikenal sebagai sabu-sabu, opium, dan kokain, dapat menyebabkan berbagai efek buruk, termasuk perilaku psikotik, kejang-kejang, dan bahkan kematian akibat overdosis
    .

Gangguan Kualitas Hidup

Saat seseorang mulai mengonsumsi narkoba, terdapat kemungkinan besar untuk mengalami kecanduan. Makin lama, pengguna akan membutuhkan dosis yang lebih tinggi demi dapat merasakan efek yang sama. Ketika efek narkoba mulai hilang, pengguna akan merasa tidak nyaman akibat munculnya gejala putus obat dan akan ingin kembali memakainya.

Narkoba yang larut di dalam tubuh akan dialirkan melalui darah ke seluruh tubuh, termasuk ke otak. Efek dari obat-obatan bergantung kepada jenis yang dikonsumsi, dosis, durasi pemakaian, dan ukuran tubuh orang yang mengonsumsinya.

Selain berpengaruh pada tubuh, bahaya narkoba juga dapat menyebabkan hal-hal yang mengganggu kualitas hidup seseorang. Misalnya, pecandu rentan mengalami masalah di kantor, sekolah atau keluarga, kesulitan keuangan, hingga berurusan dengan pihak kepolisian karena melanggar hukum.

Seorang pecandu juga lebih rentan mengalami infeksi menular seksual, kecelakaan, dan melakukan upaya bunuh diri akibat berada di bawah pengaruh obat.

Segera Hentikan Penggunaan Narkoba

Penggunaan obat-obatan terlarang harus segera dihentikan. Kenali tanda-tanda yang mungkin muncul dan mudah dikenali pada pangguna narkoba. Makin cepat pengguna mendapatkan pertolongan, maka makin cepat proses pemulihannya. Konsultasikan kepada dokter yang menangani kasus kecanduan obat.

Cari pertolongan darurat jika Anda atau seseorang yang Anda ketahui mengonsumsi obat-obatan terlarang, mengalami hal-hal berikut ini:

  • Penurunan tingkat
  • Sulit bernapas.
  • erasa tekanan atau sakit pada dada.
  • Gangguan fisik atau psikologis lain setelah penggunaan obat.
  • Kemungkinan overdosis.

Memulihkan Kondisi dengan Rehabilitasi Narkoba

Orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba, dapat disembuhkan dengan cara melakukan rehabilitasi. Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNNRI) sudah menyediakan layanan rehabilitasi bagi pecandu narkoba. Anda dapat mencari informasi lebih lanjut melalui website BNNRI khusus rehabilitasi yaitu http://www.babesrehab-bnn.info/

Umumnya  tahap-tahap rehabilitasi narkoba  yang biasanya diberikan kepada orang yang sudah telanjur kecanduan narkoba adalah:

  • Pemeriksaan
    Dokter atau terapis akan memeriksa kondisi Anda. Mereka akan melihat sejauh mana Anda mengalami kecanduan, efek samping yang sudah Anda alami, serta kemungkinan mengalami depresi. Jika ada masalah tersebut, dokter atau terapis akan melakukan pengobatan untuk meghilangkan efek-efek tersebut.
  • Detoksifikasi
    Anda akan diminta berhenti mengonsumsi narkoba untuk mendetoksifikasi tubuh. Selama berhenti mengonsumsi narkoba, kemungkinan besar Anda akan merasa mual, tubuh pun terasa sakit karena kehilangan zat yang biasa dikonsumsi. Anda juga mungkin akan merasa tertekan akibat tidak ada asupan obat yang biasanya menenangkan. Bertahanlah pada proses ini. Dokter dapat memberikan obat untuk mengatasi ketidaknyamanan yang Anda rasakan. Yang perlu diingat, tubuh Anda memerlukan cairan yang cukup untuk menghindari dehidrasi, dan makanan untuk membantu pemulihan, selama proses detoksifikasi ini.
  • Stabilisasi
    Setelah dua tahap itu berhasil dilewati, dokter akan memberikan terapi dalam tahap stabilisasi. Pada tahap ini, Anda akan diberikan resep obat untuk membantu pemulihan jangka panjang. Pemulihan ini juga mencakup pemikiran tentang rencana-rencana kehidupan Anda dalam jangka panjang, serta kestabilan mental Anda.
  • Bicarakan dengan orang sekitar
    Membicarakan dengan orang sekitar bahwa Anda sedang dalam masa pemulihan dari kecanduan narkoba, penting dilakukan. Orang-orang sekitar seperti teman dekat atau keluarga akan membantu Anda mengelola aktivitas dan kehidupan selanjutnya. Juga, mengalihkan Anda dari keinginan untuk kembali mengonsumsi narkoba. Pilih teman yang dapat dipercaya, mendukung penyembuhan, dan tidak memengaruhi Anda untuk kembali mengonsumsi narkoba.

Bahaya narkoba benar-benar mengancam hidup dalam jangka panjang. Jangan coba-coba menyentuhnya dengan alasan apa pun. Narkoba bukan jawaban atas permasalahan dalam hidup, justru dapat merusak tubuh dan hubungan dengan orang lain. Pada ibu hamil, narkoba juga akan memberikan efek negatif terhadap  bayi dalam kandungan . Jika sudah telanjur kecanduan, jangan ragu untuk melakukan rehabilitasi secepatnya.

sumber https://www.alodokter.com/narkoba-bukan-solusi

Buwas: Narkoba Rambah Sekolah, dari TK sampai SMA!

Dwi Andayani – detikNews
Buwas: Narkoba Rambah Sekolah, dari TK sampai SMA!
Kepala BNN Komjen Budi Waseso (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso (Buwas) mengatakan lingkungan sekolah sudah banyak yang terkontaminasi narkoba. Menurutnya, hal itu dilakukan para penjahat untuk memperluas pangsa pasar barang haram tersebut.

“Kita melihat lingkungannya, tapi secara umum anak-anak TK, anak-anak SMP, SMA, itu banyak yang sudah terkontaminasi narkoba. Karena seperti yang saya sampaikan, bahwa jaringan narkotika ini ingin terus memperluas pangsa pasar, memperkuat pangsa pasar,” kata Buwas saat ditemui di Jalan Petak Asem Baru, Penjaringan, Jakut, Selasa (12/9/2017).

Buwas mengatakan hal tersebut saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada anak-anak di Sekolah Anak Jalanan (Saja). Menurutnya, anak-anak mesti betul-betul dilindungi dari bahaya narkoba.

Sebab, para pelaku kejahatan narkoba ini ingin konsumennya terus beregenerasi. Jenderal bintang tiga Polri ini mengatakan generasi pengguna narkoba saat ini yang masih aktif akan segera putus karena mengalami kerusakan dalam jaringan tubuhnya.

“Maka mereka membiayai dari hasil penjualan narkotika, sebagian dia danai untuk meregenerasi pasar-pasar berikutnya. Karena generasi pasar sekarang itu akan punah, akan habis,” ujarnya.

Karena itu, menurutnya, anak-anak harus mendapat perhatian penuh agar tidak sampai terkontaminasi narkoba. Saat ini banyak cara dilakukan para pelaku kejahatan narkoba untuk menyasar anak-anak.

“Maka dia (pelaku) harus meregenerasikan pangsa pasar berikutnya. Siapa sasarannya, anak TK, ini anak-anak kita yang sekarang ini baru kita tengok hari ini,” ucap dia.

“Dengan cara-cara tadi di antaranya meracuni mereka, dengan mengemas makanan-minuman. Dengan mengiming-imingi seolah-olah ini adalah obat atau vitamin untuk pintar. Mereka anak-anak yang tidak mengerti, nah ini kewaspadaan bersama,” imbuh Buwas.

Sebelumnya diberitakan, Buwas sempat mengimbau anak-anak tidak menerima makanan dari orang tak dikenal. Menurutnya, contoh kecil seperti itu dapat membangun kewaspadaan anak-anak dari ancaman narkoba yang dikemas dengan berbagai hal.

“Oleh sebab itu, kita bangun kesadaran mereka dari hal-hal kecil. Ini ada yang sudah memprakarsai dan berkorban, untuk mendidik anak anak jalanan dengan swadaya dan semangat dengan segala keterbatasannya,” ungkapnya.

sumber
https://news.detik.com/berita/3639671/buwas-narkoba-rambah-sekolah-dari-tk-sampai-sma

Waspada, Ini Ciri Remaja Pengguna Narkoba

Oleh Ajeng Quamila
Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: Hello Sehat Medical Review Team.
Waspada, Ini Ciri Remaja Pengguna Narkoba
Dilansir dari Kompas, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), jumlah pengguna narkoba di Indonesia hingga November 2015 mencapai 5,9 juta orang. Kurang lebih 22 persen dari total pengguna narkoba tersebut adalah anak dan remaja usia sekolah.

Penyalahgunaan narkotika sudah bukan lagi fenomena baru di kalangan anak sekolah, dan tampaknya lebih menyebar luas daripada yang mungkin para ahli dan orangtua curigai. Ada bukti statistik bahwa kontak pertama anak dengan narkoba umumnya dimulai saat kelas 6 sampai 8 (usia 12-14 tahun).

Apa yang memicu remaja menjadi pengguna narkoba?
Kebanyakan kontak pertama anak dengan narkoba dimulai dengan penggunaan obat eksperimental dalam situasi sosial.

Beberapa faktor berperan dalam penyalahgunaan narkoba, termasuk masalah keluarga dan pengaruh teman sebaya, kesehatan mental secara keseluruhan, dan riwayat candu di keluarga.

Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang mulai bereksperimen pada usia muda memiliki kesempatan lebih tinggi mengidap kecanduan di kemudian hari. Inilah sebabnya mengapa penting untuk melihat tanda-tanda dari penyalahgunaan zat pada remaja dan dewasa muda awal. Kebanyakan individu mulai menyalahgunakan setidaknya satu substansi sebelum menjadi pecandu utuh.

Ada garis tipis antara penggunaan biasa dengan penyalahgunaan dan kecanduan narkoba. Sangat sedikit pecandu mampu mengenali ketika mereka telah melewati garis itu. Sementara frekuensi atau jumlah obat yang dikonsumsi tidak selalu merupakan penyalahgunaan obat atau kecanduan, kedua hal ini sering dijadikan indikator masalah terkait obat-obatan terlarang.

Kapan orangtua harus waspada?
Tidak ada cara mudah untuk benar-benar mengetahui apakah anak Anda menggunakan narkotika atau alkohol. Banyak tanda dan gejala penyalahgunaan narkotika memiliki karakteristik yang serupa dengan tipikal perilaku remaja pada umumnya. Banyak pula tanda dan gejala peyalahgunaan yang mirip dengan masalah kesehatan mental, misalnya depresi atau gangguan kecemasan.

Menyadari tanda-tanda awal memungkinkan orangtua untuk melakukan intervensi sebelum anak remaja mereka berkembang dari penyalahgunaan menjadi ketergantungan.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda peringatan untuk Anda waspadai:

Tanda fisik dan kesehatan dari pecandu narkoba
– Mata memerah, pupil yang mengecil atau lebih besar dari normal
– Mual muntah
– Pilek tanpa sebab
– Sering sakit
– Keluhan mulut sakit, timbul bintik-bintik di sekitar mulut
– Sakit kepala
– ‘Mulut kapas’, sering membasahi bibir atau rasa haus berlebihan
– Depresi
– Keringat berlebih
– Luka di kulit atau memar
– Sering mimisan, yang terkait dengan obat yang dihisap melalui hidung          (seperti methamphetamine atau kokain)
– Perubahan nafsu makan atau pola tidur. Kenaikan atau penurunan berat     badan mendadak dan drastis
– Kejang tanpa riwayat epilepsi

Penampilan dan kebersihan pribadi yang menurun                                    Tampak kumal, berantakan, menunjukkan kurangnya kepedulian mengenai penampilan

  • Gangguan koordinasi, cedera/kecelakaan/memar yang mereka tidak mau/bisa beri tahu Anda sebabnya, atau bahkan mereka sendiri tidak tahu penyebabnya
  • Bau aneh yang tercium dari napas, tubuh, atau pakaian
  • Gemetar, tremor, bicara melantur atau tidak dapat dipahami. Koordinasi yang rusak atau tidak stabil
  • Wajah dan pipi memerah
  • Bekas suntikan atau jeratan di lengan atau kaki (bisa disembunyikan dengan memaksa memakai lengan panjang, bahkan di hari yang sangat panas)
  • Luka bakar atau gosong pada jari atau bibir (dari bakaran rokok ganja atau menghisap substansi lainnya)
  • Tanda perilaku dan psikologis dari pengguna narkoba
  • Membolos sekolah, nilai rapor menurun, sering bermasalah di sekolah
  • Motivasi menurun, baik secara akademik maupun ekstrakurikuler, hobi, olahraga, atau seni
  • Laporan keluhan dari guru atau teman-teman lainnya
  • Kehilangan uang, barang berharga, obat resep, meminjam dan mencuri uang
  • Menutup diri, berdiam diri, mengisolasi, terlibat dalam aktivitas mencurigakan
  • Berontak dengan nilai dan prinsip keluarga
  • Memaksa untuk mendapatkan privasi lebih, mengunci pintu, dan menghindari kontak mata
  • Perubahan mendadak pada hubungannya dengan pacar, teman, tempat bermain favorit, atau hobinya
  • Selalu terlibat dalam masalah (argumen, pertengkaran, kecelakaan, aktivitas ilegal)
  • Rutin menggunakan parfum, pembersih ruangan, atau dupa aromaterapi, untuk menyembunyikan bau asap atau obat-obatan
  • Rutin menggunakan obat tetes mata, untuk menyembunyikan mata merah dan pupil yang membesar
  • Mengertakkan gigi, mengunyak permen karet untuk menyembunyikan bau mulut
  • Peningkatan nafsu makan, atau ngemil lebih sering
  • Selalu pergi di malam hari
  • Mengemudi sembrono
  • Tidak bisa menahan diri
  • Perubahan mood atau ketidakstabilan emosi
  • Perilaku yang menjengkelkan, keras
  • Kikuk dan canggung tidak seperti biasanya, kurang koordinasi dan keseimbangan
  • Murung, menarik diri, tertekan
  • Kelelahan yang tidak biasa
  • Sikap bermusuhan, mudah marah, perilaku tidak kooperatif
  • Menipu atau penuh rahasia
  • Membuat alasan yang tidak ada habisnya
  • Gerakan lesu atau bengong terus menerus
  • Berbicara melantur, cadel, atau sangat cepat, hingga tidak dapat dimengerti
  • Kesulitan untuk fokus
  • Hiperaktif
  • Terlihat sangat takut, paranoid, atau gugup
  • Luar biasa gembira
  • Periode sulit tidur atau energi tinggi, diikuti oleh periode tidur terus menerus
  • Pergi tanpa diketahui keberadaannya dalam waktu yang lama

Perubahan sikap dan perilaku secara umum                                                  Penting untuk memperhatikan jika ada beberapa tanda dan gejala yang terjadi di saat yang bersamaan, jika mereka terjadi tiba-tiba, dan jika perilaku tersebut tergolong ekstrem.

Cara bertanya pada anak apakah ia pengguna narkoba
Jika Anda mencurigai adanya perubahan yang terkait dengan penyalahgunaan narkoba seperti di atas, jangan takut untuk datang langsung dan mengajukan pertanyaan pada anak remaja Anda, seperti “Apakah kamu pernah ditawarkan narkoba?” Jika ya, “Apa yang kamu lakukan?” atau “Apakah kamu telah minum atau menggunakan obat?”

Meskipun tidak ada orangtua yang ingin mendengar “ya” untuk pertanyaan-pertanyaan seperti ini, ada baiknya bersiap untuk itu. Putuskan di awal, bagaimana Anda akan menanggapi jawaban “ya”. Pastikan Anda meyakinkan anak Anda bahwa Anda akan menjaganya, dan Anda hanya ingin yang terbaik untuk hidupnya.

Tentu saja, tidak semua remaja akan mengakui penyalahgunaan narkoba yang ia lakukan, dan “tidak” juga bisa berarti anak Anda membutuhkan bantuan untuk masalah kesehatan mental. Itu sebabnya para ahli sangat menyarankan Anda mempertimbangkan mendapatkan penilaian profesional terhadap kondisi anak Anda dengan dokter anak atau psikolog untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Dalam kasus remaja pengguna narkoba, jangan takut untuk berbuat salah demi kewaspadaan. Bekerja sama dengan orang-orang profesional untuk membantu anak remaja Anda adalah cara terbaik untuk memastikan ia memiliki masa depan yang sehat.

sumber hellosehat.com