Wanita Dalam Pandangan Islam Dan Keistimewaannya

Wanita Dalam Pandangan Islam Dan Keistimewaannya – Betapa beruntungnya seorang wanita dalam Islam jika kita mengetahuinya keistimewaan-keistimewaannya. Dalam kesempatan ini, sikecillucu.com akan berbagi ilmu tentang wanita dalam pandangan Islam dan keistimewaannya. Memang tidak merujuk dari berbagai kitab shohih, namun diantaranya ada yang diambil dari kitab ‘Uqudul Jein, Riadhus Sholihin, artikel-artikel terkait dan bacaan-bacaan buku wanita lainnya.

Wanita Dalam Pandangan Islam

Islam memandang wanita  memiliki banyak keistimewaan dan lebih unggul dibandingkan laki-laki. Di dalam Al-Qur’an telah banyak memberitahukan kepada kita semua tentang kedudukan wanita dan emansipasinya dengan kaum laki-laki. Wanita memiliki esensi dan identitas yang sama dengan laki-laki. Bahkan satu surat di dalam Al-Qur’an mengandung nama perempuan yakni surat “An-Nisa“. Rasulullah SAW ketika ditanya siapa orang yang paling berhak untuk dihormati dan didahulukan, beliau menjawab “ibumu! ibumu! ibumu! kemudian ayahmu“. Subhanallah, begitu mulianya seorang wanita di dalam pandangan Islam.

Keistimewaan Wanita Dalam Islam

Jika kita menghitung-hitung berapa jumlah keistimewaan wanita dalam Islam, tak kan terhitung memang. Namun ada beberapa yang kita ketahui dari beberapa ilmu yang didapatkan. Kita saling berbagi dan saling memberi ilmu serta pendidikan bagi kaum muslimah khususnya. Ketahuilah, bahwa Islam telah memuliakan wanita. Lalu wanita yang seperti apa yang bisa mendapatkan keistimewaan itu?

Ini ada beberapa yang mungkin jika kita melakukannya dengan niat lillahita’ala, insyaaAllah, Allah tidak akan pernah mengingkari janji-janjiNya termasuk dalam memberikan kemuliaan pada seorang wanita. Berikut ini beberapa keistimewaan wanita dalam Islam diantaranya:

Wanita sholihah adalah tiangnya negara.

Sehingga jika wanitanya rusak, maka rusaklah negara tersebut, namun jika wanitanya baik maka baik pulalah negaranya. Wanita sholihah merupakan perhiasan dunia. Wanita memiliki inner beauty yang luar biasa, dan wanita identik dengan keindahan.

Seorang wanita sholihah lebih baik dari seribu laki-laki yang tidak sholeh.

Subhanallah, begitu mulianya Islam memandang seorang wanita yang keutamaan dan keistimewaannya itu lebih baik dari 1000 seribu laki-laki yang tidak seholeh.

Wanita sholihah itu lebih baik dari 70 wali.

Walaupun kita seorang muslimah yang tidak sesholihah Khadijah Al-Kubra, Siti Aisyah, Siti Hajar, dan lain sebagainya. Namun, paling tidak berusahalah untuk menjadi sholihah.

Seorang wanita sholihah lebih baik dari 70 orang sholih

MasyaAllah, betapa istimewanya wanita sholihah disisi Allah.

Doanya seorang wanita sholihah itu lebih maqbul atau terkabul.

Mengapa demikian? karena ketaatannya, kesabarannya, kedekatannya pada Allah serta sifat penyayangnya yang melebihi sifat penyayang seorang laki-laki. Oleh karenanya, doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.

Haidnya seorang wanita merupakan tebusan (kifarah) atas dosa-dosanya yang telah lalu.

Oleh karenanya, saat haidh seorang wanita muslimah yang sholihah akan selalu beristighfar untuk memohon ampunan kepada Allah dan Allah akan membebaskannya dari siksa neraka dan memudahkannya ketika melewatu jembatan shiratal mustaqim serta Allah akan mengangkat derajatnya seperti derajatnya 40 syuhada. Dan jika dilakukannya selama sedang haid (beristighfar).

Surga terletak dibawah kaki ibu.

Seorang anak wajib taat dan patuh pada ibunya, karena ridhonya seorang ibu adalah ridhonya Allah. Balasan terhadap apa yang telah ibu lakukan demi anak-anaknya, dari mulai mengandung, melahirkan, menyusui, membimbing, melindungi, menyayangi dan lain sebagainya. Oleh karenanya atas pengorbanan seorang ibu, maka Allah pantas berikan surga dibawah kakinya.

Ibu lebih didahulukan dan diutamakan.

Ketika ada yang memanggilmu (ayah dan ibumu), maka dahulukanlah ibumu.

Wanita sholihah akan dijamin masuk surga dari pintu mana saja yang ia mau.

Seorang wanita yang mengerjakan solat fardhu, puasa wajib dan memelihara kehormatannya serta taat dan patuh pada suaminya, maka niscaya ia akan masuk Surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.

Allah akan mendatanginya ketika di akhirat.

Semua orang kelak (di akhirat) akan dipanggil untuk melihat wajah Allah, akan tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya terlihat yakni memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

Mendapatkan pahala selama 12 tahun sholat.

Untuk wanita sholihah yang melayani suaminya dengan ikhlas tanpa ada khianat. Maka akan mendapat pahala selama 12 tahun sholat.

Akan mendapat pahala selama satu tahun sholat dan puasa. Jika memberikan ASI kepada anaknya yang menangis

Setiap rokaat dari sholatnya wanita yang sedang mengandung itu lebih utama dari wanita yang tidak mengandung.

Akan mendapatkan pahala sebanyak 70 tahun sholat dan puasa. Yakni saat mengalami rasa sakit saat melahirkan dan setiap urat yang terasa sakit akan diberi pahanyanya seperti pahala orang yang haji.

Wanita yang mati karena melahirkan akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang mati syahid.

Wanita sholihah yang mengandung akan diberi 1000 kebaikan dan dihapuskan 1000 kejahatan, dan malaikat akan beristighfar untuknya.

Wanita Dalam Pandangan Islam Dan Keistimewaannya
Wanita Dalam Pandangan Islam Dan Keistimewaannya

Wanita yang memberikan ASI sampai cukup umur pada anaknya (-+2 tahun), akan diberi Surga oleh Allah.

Orang yang berbuat ihsan atau berbuat baik dan mendidik anak perempuan, saudara perempuan atau istrinya dengan penuh taqwa serta penuh tanggung jawab maka Surga untuknya.

Wanita yang melayani suaminya dengan baik ketika pulang ke rumah, maka akan diberi pahala seperti pahalanya orang yang berjihad.

Ibu lebih berhak terhadap anak laki-lakinya. Seorang ibu lebih berhak terhadap anak laki-lakinya, meskipun telah berumah tangga.

Wanita akan terlebih dahulu masuk ke surga dari pada suaminya. Wanita atau istri yang sholihah akan lebih dulu masuk surga dari pada suaminya jika menolong suami dalam urusan agama.

Wanita yang menjaga anaknya yang sedang sakit, sehingga terkurangi waktu istirahat dan tidurnya, maka Allah akan memberi pahala seperti Allah membebaskan 20 orang hamba sahaya dan diampuni dosanya.

Wanita sholihah atau istri sholihah yang menyucikan pakaian suaminya akan dicatat baginya 1000 kebaikan dan diampuni 2000 kesalahannya serta diangkat derajatnya hingga 1000 derajat.

Istri yang membahagiakan dan menggembirakan hati suaminya siang malam, akan diberi ganjaran tiada henti.

Setiap wanita yang berkeringat demi suami dan anaknya, maka Allah akan menjadikan 7 parit antara dirinya dengan neraka, dan jarak diantara parit itu sejauh langit dan bumi. Jadi, jika seorang istri atau ibu yang mengeluarkan keringat ketika memasak untuk menghidangkan makanan bagi keluarganya, mencuci pakaiannya, membersihkan dan merapikan rumahnya dari segala kotoran, dan lain sebagainya sehingga keringatnya bercucuran akan dibalas oleh Allah dengan dibuatkannya sebuah parit sebagai penghalang dirinya dengan neraka.

Nah itulah beberapa keistimewaan seorang wanita sholihah. Dan masih banyak keistimewaan-keistimewaan lainnya. Begitu mulianya wanita dalam pandangan Islam. Dan begitu luar biasanya Allah memberikan kedudukan yang mulia bagi seorang wanita muslimah yang sholihah. Subhanallah.

By muslimah.com

Ingin Anak Menjadi Hafiz Quran? Ikuti 8 Cara Mendidik Anak Berikut Ini!

Dari Buraidah Al Aslami r.a., ia berkata bahwasanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Pada hari kiamat nanti, Alquran akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kuburnya. Alquran akan berwujud seseorang dan bertanya kepada penghafalnya, ‘Apakah Anda mengenalku?’ Penghafal tadi menjawab, ‘Saya tidak mengenal kamu.’ Alquran berkata, ‘Saya adalah kawanmu, Alquran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur di siang hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.’ Penghafal Alquran tadi pun diberi kekuasaan di tangan kanannya, diberi kekekalan di tangan kirinya, dan di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa.

Sementara itu, kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya, ‘Kenapa kami diberi dengan pakaian begini?’ Kemudian, dijawab, ‘Karena anakmu hafal Alquran.’ Maka, kepada penghafal Alquran tadi diperintahkan, ‘Bacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat surga dan kamar-kamarnya.’ Ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat maupun perlahan. (H.R Ahmad)

Pada hari kiamat, Alquran akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kubur. Sang penghafal akan diberi kekuasaan di tangan kanan, kekekalan di tangan kiri, dan mahkota di kepalanya.

Wow! dahsyat sekali keutamaan menjadi hafiz Quran, ya Sahabat Abi Ummi? Tentunya kita mau dong mendapat keutamaan seperti hadis di atas: diberi mahkota kehormatan sekaligus diberi pakaian yang baru lagi bagus? Hal itu berarti kita perlu berjuang menjadi hafiz Quran dan menjadi orang tua yang anaknya hafiz. Tapi, bagaimana caranya, ya? Bagaimana cara mendidik anak sehingga ia termotivasi dan mampu menghafal Alquran? Nah, untuk itu, Sahabat Abi Ummi tidak perlu pusing karena di tulisan ini kita akan membahas 9 cara mendidik anak agar kelak ia menjadi seorang hafiz. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Memulai dari yang Halal

hafiz quran
Konsumsilah makanan yang halal agar terbiasa dengan hal baik. (Sumber: gdb.voanews.com)

Satu syarat mutlak mencetak anak yang saleh, apalagi penghafal Alquran adalah dengan memastikan bahwa makanan yang masuk ke tubuh kita dan anak kita adalah makanan yang halal dan berasal dari sumber yang halal. Dengan memberikan asupan yang halal, anak cenderung lebih mudah diarahkan dan hal paling penting adalah doanya mustajab. Hal ini di sampaikan oleh Rasulullah dalam sebuah hadis.

Wahai, Sa’ad. Perbaikilah makananmu, makanlah dari makanan yang baik-baik, niscaya kamu akan menjadi orang yang mustajab doanya (H.R Ath Thabrani).

Jika kita dan anak kita mustajab doanya, ketika berdoa untuk dimudahkan menghafalkan Alquran, Allah akan mengabulkannya. Insya Allah.

2. Perdengarkanlah Alquran di Setiap Kesempatan

hafiz quran
Perdengarkanlah Alquran di setiap kesempatan. (Sumber: myfitriblog.files.wordpress.com)

Sejak anak kita masih balita, mulailah perdengarkan ayat-ayat Alquran kepada mereka. Hal ini bertujuan memperkenalkan Alquran sejak dini sehingga mereka tidak asing dengan lafadz-lafadz yang ada di tiap ayatnya. Teknik ini hampir sama dengan cara mengajarkan berbicara kepada anak, semua dimulai dari memperdengarkan sesuatu. Ingatlah bahwa anak balita itu seperti spons yang mudah menyerap apa pun yang berasal dari lingkungannya, apalagi jika dilakukan berulang kali. Jadi, lakukanlah di setiap kesempatan, kapan pun dan di mana pun.

3. Jadilah Orang Tua yang Menjadi Contoh bagi Anak

hafiz quran
Kita harus menjadi contoh bagi anak. (Sumber: muslimahcorner.com)

Percaya atau tidak, hal yang dilakukan oleh anak kita sebagian besar adalah cerminan dari diri kita karena salah satu yang memengaruhi perkembangan seorang anak adalah lingkungan dan pola asuh orang tuanya. Bagaimana cara supaya kita bisa menjadi contoh bagi anak untuk menghafal Alquran? Jawabannya, menghafallah!

4. Bacakan Ayat-Ayat Alquran sejak Anak dalam Kandungan

hafiz quran
Bacakanlah Alquran sejak anak berada dalam kandungan. (Sumber: passtheknowledge.files.wordpress.com)

Janin yang masih dalam kandungan sudah mengalami perkembangan di otak dan telinganya sehingga mereka sudah mampu mendengar dan menyimpan memori. Dengan sering membacakan ataupun memperdengarkan ayat Alquran sejak dalam kandungan, itu akan mempermudah anak kelak dalam mengingat ayat per ayatnya karena sejatinya ia hanya memanggil informasi mengenai ayat-ayat Alquran ini dari memori penyimpanan di otaknya semasa dalam kandungan dulu.

5. Gunakan Metode yang Unik dan Menarik

Hafiz Quran
Gunakan metode yang menarik dan unik untuk membantu anak menghafal Alquran. (Sumber: 3.bp.blogspot.com)

Masa kanak-kanak adalah masa-masanya anak gemar bermain. Mereka pun masih kesulitan untuk fokus melakukan satu hal, perhatiannya masih mudah teralihkan. Oleh karena itu, kita perlu membuat strategi mengajarkan anak menghafalkan Alquran yang efektif. Salah satu strateginya adalah menggunakan metode yang unik dan menarik. Sejauh mana unik dan menariknya disesuaikan dengan karakter anak, misalnya untuk anak hiperaktif, kita bisa menempel potongan-potongan ayat di dinding rumah sehingga anak bisa menghafal sambil bergerak ke sana ke mari.

6. Berikan Apresiasi Setiap Kali Anak Mampu dan Mau Menghafal

hafiz quran
Berikan anak apresiasi setiap kali dia berhasil menghafal. (Sumber: ovreview.com)

Apresiasi adalah satu bentuk penghargaan atas sesuatu, baik itu hasil yang diperoleh dari suatu usaha maupun usaha itu sendiri. Salah satu fungsi pemberian apresiasi adalah meningkatkan motivasi, terutama motivasi yang berasal dari dalam diri. Nah, pemberian apresiasi pun perlu kita gunakan untuk membantu anak semangat menghafal Alquran. Jadi, setiap anak mau menghafal, mulailah dengan mengapresiasinya. Bentuk apresiasi bisa beraneka macam, bisa dengan memberi gesture tubuh seperti mengangkat jempol dan bertepuk tangan, bisa juga dengan memberi pujian atau memberi sesuatu yang disukai oleh anak.

7. Terimalah Anak Apa Adanya, Pun Ketika Ia sedang Malas Menghafal Alquran

 

Hafiz quran
Terimalah anak apa adanya jika ia sedang malas menghafal Alquran. (sumber: voa-islam.com)

Seringkali para orang tua terjebak pada ekspektasinya masing-masing, misal memasang target hafalan Alquran yang terlalu tinggi kepada anak. Biasanya hal ini terjadi karena orang tua ingin anaknya lebih dari mereka atau menyamai mereka. Kita kadang-kadang sering lupa bahwa tiap individu adalah pribadi yang unik. Jadi, realistislah dengan kemampuan anak kita ketika memasang target dan kita tidak perlu marah atau memaksa anak. Jika anak kita sedang tidak semangat menghafal Alquran, kita hanya perlu melihat hal yang mereka butuhkan untuk semangat, bukan memaksa mereka memenuhi target hafalan yang kita tentukan. Terimalah bahwa rasa malas itu adalah sesuatu yang manusiawi dan bisa dialami oleh anak kita.

8. Konsisten

Hafiz Quran
http://ppgkediriraya.com

Seseorang pasti akan sukses melakukan suatu hal jika hal tersebut dilakukan terus menerus tanpa pernah merasa putus asa. Ini seperti Thomas Alfa Edison yang pada akhirnya menemukan bola lampu, walaupun mengalami kegagalan ratusan kali. Begitu pula ketika kita ingin mendidik anak menjadi hafiz Quran. Di tengah perjalanan menghafal, pasti ada saja kendala yang akan kita temui, mulai dari anak yang merasa bosan, ataupun kesibukan yang membuat kita kurang men-support anak. Akan tetapi, jangan pernah berhenti karena kekagagalan bermula ketika kita berhenti untuk mencoba. Jadi, konsistenlah!

Demikianlah 8 cara mendidik anak yang jika kita lakukan secara konsisten mampu mencetak seorang hafiz Quran. Selamat mencoba dan mempraktikkannya di rumah ya, Sahabat Abi Ummi

sumber abiumii.com

15 Lomba Kocak Khas 17-an Ini Beda Dari Biasanya. Kamu dan Teman-teman Layak Coba!

Momen 17 Agustus merupakan momen bersejarah yang patut kita peringati dan rayakan. Selain upacara bendera, perayaan 17 Agustus juga identik dengan berbagai lomba yang diadakan. Entah di kampung, di sekolah, atau di kantor.

Pastinya kamu juga sudah bersiap-siap untuk memeriahkan perayaan 17 Agustus tahun ini. Nah, supaya nggak bosan dengan lomba-lomba yang sudah mainstream, kamu bisa menjajal beberapa lomba yang nggak biasa ini supaya perayaan 17-an kamu makin meriah dan heboh. Hipwee Tips sudah merangkumnya khusus untuk memperingati momen penting ini. Check this out!

1. Kalau biasanya kamu mengedit foto supaya wajahmu tampak keren maksimal, kini kamu ditantang untuk mengedit foto se-alay mungkin!

makin alay makin bagus

makin alay makin bagus via  1.bp.blogspot.com

ADVERTISEMENT

2. Bukan sekadar karaoke biasa, karaoke yang satu ini juga butuh tenaga. Karena ini adalah lomba karaoke pakai barbel

Karaoke dengan mic biasa mah sudah terlalu mainstream. Nih, ada lomba karaoke yang nggak biasa, karaoke pakai barbel! Caranya, mic yang digunakan diikatkan pada barbel. Untuk bisa bernyanyi, kamu harus mengangkat barbel sejajar dengan mulut. Emang butuh kerja ekstra, tapi lomba yang satu ini juga bisa sekaligus buat olahraga.

3. Tiup balon nggak semudah kelihatannya, lomba tiup balon ini bisa jadi pilihan buat ngerayain 17-an

gede punya siapa nih?

gede punya siapa nih? via i.ytimg.com

Biar nggak kayak lomba tiup balon kebanyakan, kamu bisa menetapkan peraturan yang lebih rumit. Misalnya, buatlah satu balon untuk batas penghitungan. Balon terhitung hanya jika nggak lebih kecil dari balon yang sudah dicontohkan.

4. Nggak ada yang lebih seru dan menantang dari lomba makan cabe rawit. Pedes sih, tapi asyik

dower deh nih bibir..

dower deh nih bibir.. via i.ytimg.com

ADVERTISEMENT

5. Mengupas apel bukan perkara mudah jika tantangannya adalah panjang kulit harus utuh hingga habis terkupas. Hahaha!

hayoo, jangan sampai putus

hayoo, jangan sampai putus via lifedelicious.files.wordpress.com

Mengupas apel semacam ini butuh ketrampilan khusus, nggak semua orang bisa melakukannya. Makanya nih, bisa banget kalau hal ini dilombakan. Selain melatih ketrampilan juga peserta harus konsentrasi penuh.

6. Yang suka kebingungan nyari sandal habis sholat jamaah di masjid tahu banget nih rasanya, bikin saja lomba mencocokkan sandal

waduh, pusing ngelihatnya..

ngelihatnya saja sudah pusing.. via alonrider.files.wordpress.com

Buat seru-seruan nih, kamu bisa bikin lomba mencocokkan sandal. Paling-paling kamu hanya butuh mengumpulkan beberapa sandal yang akan diacak untuk bisa dicocokkan. Buat setidaknya 10 buah sandal yang berbeda untuk bisa digunakan untuk lomba. Mudah, bukan?

7. Lomba menerbangkan pesawat kertas bakal seru kalau yang ikutan banyak sekalian, dijamin bingung deh mana punyaku mana punyamu

siapa paling jauh?

siapa paling jauh? via 1.bp.blogspot.com

Lomba yang satu ini memang agak ribet nentuin pemenangnya. Intinya siapa yang pesawatnya terbang lebih jauh. Masalahnya, tahu sendiri kan pesawat kertas terbangnya nggak jelas? 🙁

8. Lomba memindahkan air dalam baskom ini butuh kesabaran ekstra, kalau kamu nggak hati-hati, teman di belakangmu bakal basah kuyup

awas tumpah!

awas tumpah! via  i.ytimg.com

Siapa yang paling banyak mengumpulkan air, dia yang akan menang. Siapa yang paling banyak numpahin air, dia yang akan masuk angin.

9. Bukannya saling berlomba agar sampai finish pertama kali, lomba sepeda lambat justru kebalikannya

 

ngebut, kalah. via ecs7.tokopedia.net

Dalam permainan sepeda lambat, peserta yang paling terakhir sampai ke titik finish justru yang menjadi pemenangnya. Semua peserta diwajibkan untuk mengayuh sepeda dengan kecepatan selambat mungkin, tanpa terjatuh.

10. Terinspirasi dari permainan Jepang klasik, menempel bagian muka dengan mata tertutup juga menarik

jangan keluru nempelinnya, ya.

jangan keluru nempelinnya, ya. via 3.bp.blogspot.com

 

Permainan ini biasa dimainkan pada tahun baru. Caranya, pemain ditutup matanya, lalu dia harus menempelkan bagian-bagian muka (mata, hidung, mulut) ke sebuah papan bergambar muka. Nah, biar nggak bosan, kamu bisa kok jadikan permainan ini sebagai lomba 17-an.

11. Lomba makan duren? Siapa yang nggak mau?

ini sih enak..

ini sih enak.. via 1.bp.blogspot.com

 

Ini dia nih, lomba yang kayaknya semua orang nggak bakal nolak, kecuali yang nggak suka makan duren. Kendalanya, kamu bakal butuh biaya yang lumayan banyak kan buat menyiapkan durennya. Tapi nggak ada salahnya dicoba 🙂

12. Lomba ini mengharuskan pesertanya jalan merangkak sambil ngedot, mukamu bakal terlihat super duper culun

udah tua kok ngedot, pak!

udah tua kok ngedot, pak! via 2.bp.blogspot.com

 

Permainan ini memang sudah diterapkan di beberapa daerah. Biasanya sembari membawa anak kecil di punggungnya. Kamu akan butuh tempat yang cukup luas untuk melakukan ini.

13. Lomba chatting dengan bahasa alay bisa juga kamu praktekkan. Siapa paling alaydialah pemenangnya

kali ini boleh pakai bahasa alay

kali ini boleh pakai bahasa alay via 2.bp.blogspot.com

Selain editing foto bertema alay, mengetik percakapan dengan bahasa alay juga bisa jadi referensi lomba ala 17-an. Peraturannya bisa kamu buat misalnya, siapa yang mengetik percakapan tercepat dengan bahasa paling alay, maka dialah pemenangnya. Nah lho, kamu musti belajar alay dulu nih.

14. Lomba mengiris bawang merah ini bakal bikin kamu mewek-mewek deh… Siapa berani?

nangis nangis deh..

nangis nangis deh.. via 2.bp.blogspot.com

Nah, ketahuan kan siapa yang sering masak atau bantuin ibu di dapur? Peserta dengan irisan bawang terbanyak adalah pemenangnya.

15. Hampir mirip lomba makan kerupuk, bedanya adalah lomba ini beradu cepat minum jamu

minum tuh biar sehat

minum tuh biar sehat via 4.bp.blogspot.com

Sebenarnya kamu bisa gunakan jenis minuman apapun, bisa jus, susu, kopi, teh atau yang lainnya. Tapi, untuk memberikan sisi keunikannya, lomba ini bisa kamu rancang dengan minuman jamu yang digantung mirip lomba makan kerupuk. Hati-hati keselek , ya~

Kalau kamu tertarik dengan salah satunya, bisa nih segera dicoba sama teman-teman atau bahkan pacar. Ulala, seru!

sumber hipwee.com

Pernikahan Abdullah Dengan Siti Aminah;Kisah Ayah Bunda Rosulullah SAW

USIA Abdul-Muttalib sudah hampir mencapai tujuhpuluh tahun atau lebih tatkala Abraha mencoba menyerang Mekah dan menghancurkan Rumah Purba. Ketika itu umur Abdullah anaknya sudah duapuluh empat tahun, dan sudah tiba masanya dikawinkan. Pilihan Abd’l-Muttalib jatuh kepada Aminah bint Wahb bin Abd Manaf bin Zuhra, pemimpin suku Zuhra. ketika itu yang sesuai pula usianya dan mempunyai kedudukan terhormat.

Maka pergilah mengunjungi keluarga Zuhra. Ia dengan anaknya menemui Wahb dan melamar puterinya. Sebagian penulis sejarah berpendapat, bahwa ia pergi menemui Uhyab, paman Aminah, sebab waktu itu ayahnya sudah meninggal dan dia di bawah asuhan pamannya. Pada hari perkawinan Abdullah dengan Aminah itu, Abd’l-Muttalib juga kawin dengan Hala, puteri pamannya. Dari perkawinan ini lahirlah Hamzah, paman Nabi dan yang seusia dengan dia.

Abdullah dengan Aminah tinggal selama tiga hari di rumah Aminah, sesuai dengan adat kebiasaan Arab bila perkawinan dilangsungkan di rumah keluarga pengantin puteri. Sesudah itu mereka pindah bersama-sama ke keluarga Abd’l-Muttalib. Tak seberapa lama kemudian Abdullah pun pergi dalam suatu usaha perdagangan ke Suria dengan meninggalkan isteri yang dalam keadaan hamil. setelah perkawinannya dengan Aminah itu hilanglah harapan yang lain walaupun untuk sementara.

Dalam perjalanannya itu Abdullah tinggal selama beberapa bulan. Dalam pada itu ia pergi juga ke Gaza dan kembali lagi. Kemudian ia singgah ke tempat saudara-saudara ibunya di Medinah sekadar beristirahat sesudah merasa letih selama dalam perjalanan. Sesudah itu ia akan kembali pulang dengan kafilah ke Mekah. Akan tetapi kemudian ia menderita sakit di tempat saudara saudara ibunya itu. Kawan-kawannyapun pulang lebih dulu meninggalkan dia. merekalah yang menyampaikan berita sakitnya Abdullah itu kepada ayahnya di Mekah. Begitu berita sampai kepada Abd’l-Muttalib ia mengutus Harith – anaknya yang sulung ke Medinah, supaya membawa kembali bila ia sudah sembuh. Tetapi sesampainya di Medinah ia baru mengetahui bahwa Abdullah sudah meninggal dan sudah dikuburkan pula.

Sebulan sesudah kafilahnya berangkat ke Mekah. Kembalilah Harith kepada keluarganya dengan membawa perasaan pilu atas kematian adiknya itu. Rasa duka dan sedih menimpa hati Abdul Muttalib, juga menimpa hati Aminah, karena ia kehilangan seorang suami yang selama ini menjadi harapan kebahagiaan hidupnya. Demikian juga Abd’l-Muttalib sangat sayang kepadanya sehingga penebusannya terhadap Sang Berhala yang demikian rupa belum pernah terjadi di kalangan masyarakat Arab sebelum itu.

Peninggalan Abdullah sesudah wafat terdiri dari lima ekor unta, sekelompok ternak kambing dan seorang budak perempuan, yaitu Umm Ayman – yang kemudian menjadi pengasuh Nabi. Boleh jadi peninggalan serupa itu bukan berarti suatu tanda kekayaan; tapi tidak juga merupakan suatu kemiskinan. Di samping itu umur Abdullah yang masih dalam usia muda belia, sudah mampu bekerja dan berusaha mencapai kekayaan. Dalam pada itu ia memang tidak mewarisi sesuatu dari ayahnya yang masih hidup itu.

Aminah sudah hamil, dan kemudian, seperti wanita lain iapun melahirkan. Selesai bersalin dikirimnya berita kepada Abd’l Muttalib di Ka’bah, bahwa ia melahirkan seorang anak laki-laki. Alangkah gembiranya orang tua itu setelah menerima berita. Sekaligus ia teringat kepada Abdullah anaknya. Gembira sekali hatinya karena ternyata pengganti anaknya sudah ada. Cepat cepat ia menemui menantunya itu, diangkatnya bayi itu lalu dibawanya ke Ka’bah. Ia diberi nama Muhammad. Nama ini tidak umum di kalangan orang Arab tapi cukup dikenal. Kemudian dikembalikannya bayi itu kepada ibunya. Kini mereka sedang menantikan orang yang akan menyusukannya dari Keluarga Sa’d (Banu Sa’d), untuk kemudian menyerahkan anaknya itu kepada salah seorang dari mereka, sebagaimana sudah menjadi adat kaum bangsawan Arab di Mekah.

Mengenai tahun ketika Muhammad dilahirkan, beberapa ahli berlainan pendapat. Sebagian besar mengatakan pada Tahun Gajah (570 Masehi). Ibn Abbas mengatakan ia dilahirkan pada Tahun Gajah itu. Yang lain berpendapat kelahirannya itu limabelas tahun sebelum peristiwa gajah. Selanjutnya ada yang mengatakan ia dilahirkan beberapa hari atau beberapa bulan atau juga beberapa tahun sesudah Tahun Gajah. Ada yang menaksir tiga puluh tahun, dan ada juga yang menaksir sampai tujuhpuluh tahun.

Juga para ahli berlainan pendapat mengenai bulan kelahirannya. Sebagian besar mengatakan ia dilahirkan bulan Rabiul Awal. Ada yang berkata lahir dalam bulan Muharam, yang lain berpendapat dalam bulan Safar, sebagian lagi menyatakan dalam bulan Rajab, sementara yang lain mengatakan dalam bulan Ramadan.

Kelainan pendapat itu juga mengenai hari bulan ia dilahirkan. Satu pendapat mengatakan pada malam kedua Rabiul Awal, atau malam kedelapan, atau kesembilan. Tetapi pada umumnya mengatakan, bahwa dia dilahirkan pada tanggal duabelas Rabiul Awal. Ini adalah pendapat Ibn Ishaq dan yang lain.

Selanjutnya terdapat perbedaan pendapat mengenai waktu kelahirannya, yaitu siang atau malam, demikian juga mengenai tempat kelahirannya di Mekah. Caussin de Perceval dalam Essai sur l’Histoire des Arabes menyatakan, bahwa Muhammad dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia dilahirkan di Mekah di rumah kakeknya Abd’l-Muttalib.

Pada hari ketujuh kelahirannya itu Abd’l-Muttalib minta disembelihkan unta. Hal ini kemudian dilakukan dengan mengundang makan masyarakat Quraisy. Setelah mereka mengetahui bahwa anak itu diberi nama Muhammad , mereka bertanya-tanya mengapa ia tidak suka memakai nama nenek moyang. “Kuinginkan dia akan menjadi orang yang Terpuji,1 bagi Tuhan di langit dan bagi makhlukNya di bumi,” jawab Abd’l Muttalib. Aminah masih menunggu akan menyerahkan anaknya itu kepada salah seorang Keluarga Sa’d yang akan menyusukan anaknya, sebagaimana sudah menjadi kebiasaan bangsawan-bangsawan Arab di Mekah. Adat demikian ini masih berlaku pada bangsawan-bangsawan Mekah.

Pada hari kedelapan sesudah dilahirkan anak itu akan dikirimkan ke pedalaman dan baru kembali pulang ke kota sesudah ia berumur delapan atau sepuluh tahun. Di kalangan kabilah kabilah pedalaman yang terkenal dalam menyusukan ini di antaranya ialah kabilah Banu Sa’d. Sementara masih menunggu orang yang akan menyusukan itu Aminah menyerahkan anaknya kepada Thuwaiba, budak perempuan pamannya, Abu Lahab. Selama beberapa waktu ia disusukan, Hamzah yang kemudian disusukannya juga. Jadi mereka adalah saudara susuan.

Sekalipun Thuwaiba hanya beberapa hari saja menyusukan, namun ia tetap memelihara hubungan yang baik sekali selama hidupnya. Setelah wanita itu meninggal pada tahun ketujuh sesudah ia hijrah ke Medinah, untuk meneruskan hubungan baik itu ia menanyakan tentang anaknya yang juga menjadi saudara susuan. Tetapi kemudian ia mengetahui bahwa anak itu juga sudah meninggal sebelum ibunya.

Akhirnya datang juga wanita-wanita Keluarga Sa’d yang akan menyusukan itu ke Mekah. Mereka memang mencari bayi yang akan mereka susukan. Akan tetapi mereka menghindari anak-anak yatim. Sebenarnya mereka masih mengharapkan sesuatu jasa dari sang ayah. Sedang dari anak-anak yatim sedikit sekali yang dapat mereka harapkan. Oleh karena itu di antara mereka itu tak ada yang mau mendatangi Muhammad. Mereka akan mendapat hasil yang lumayan bila mendatangi keluarga yang dapat mereka harapkan.

Akan tetapi Halimah bint Abi-Dhua’ib yang pada mulanya menolak Muhammad, seperti yang lain-lain juga, ternyata tidak mendapat bayi lain sebagai gantinya. Di samping itu karena dia memang seorang wanita yang kurang mampu, ibu-ibu lainpun tidak menghiraukannya. Setelah sepakat mereka akan meninggalkan Mekah. Halimah berkata kepada Harith bin Abd’l-‘Uzza suaminya: “Tidak senang aku pulang bersama dengan teman-temanku tanpa membawa seorang bayi. Biarlah aku pergi kepada anak yatim itu dan akan kubawa juga.”

“Baiklah,” jawab suaminya. “Mudah-mudahan karena itu Tuhan akan memberi berkah kepada kita.” Halimah kemudian mengambil Muhammad dan dibawanya pergi bersama-sama dengan teman-temannya ke pedalaman. Dia bercerita, bahwa sejak diambilnya anak itu ia merasa mendapat berkah. Ternak kambingnya gemuk-gemuk dan susunyapun bertambah. Tuhan telah memberkati semua yang ada padanya.

Selama dua tahun Muhammad tinggal di sahara, disusukan oleh Halimah dan diasuh oleh Syaima’, puterinya. Udara sahara dan kehidupan pedalaman yang kasar menyebabkannya cepat sekali menjadi besar, dan menambah indah bentuk dan pertumbuhan badannya.

Setelah cukup dua tahun dan tiba masanya disapih, Halimah membawa anak itu kepada ibunya, dibawa kembali ke pedalaman. Hal ini dilakukan karena kehendak ibunya, kata sebuah keterangan, dan keterangan lain mengatakan karena kehendak Halimah sendiri. Agar supaya Muhammad lebih matang jika dibawa ke sahara, juga dikuatirkan dari adanya wabah.

Dalam perjalanan pulang ini Halimah dan beliau bertemu dengan beberapa orang Nasrani Abisinia yang memperhatikan Muhammad dan menanyakan kepada Halimah tentang anak itu. lalu dilihat punggung beliau, dan mereka berkata: “Biarlah kami bawa anak ini kepada raja kami, di negeri kami. Anak ini akan menjadi orang penting. Kamilah yang mengetahui keadaannya yang sebenarnya. ” Halimah lalu cepat-cepat menjauh menghindarkan diri dari mereka

Muhammad tinggal di sahara lagi, menikmati udara pedalaman yang jernih dan bebas, tidak terikat oleh sesuatu ikatan jiwa dan materi. sebelum usianya mencapai tiga tahun, terjadi peristiwa yang banyak dikisahkan orang. ketika beliau sedang bersama dengan saudara sebayanya sesama anak-anak, sedang berada di belakang rumah di datangi 2 orang berpakaian putih, Muhammad dibawa olehnya ke suatu sumur, anak yang dari Keluarga Sa’d itu kembali pulang setelah melihat muhammad dibedah perut, lalu menemui orang tuanya dan berkata kepada ibu-bapanya: “Saudaraku yang dari Quraisy itu telah diambil oleh dua orang laki-laki berbaju putih. Dia dibaringkan, perutnya dibedah, sambil di balik-balikan.”

Halimah dan suaminya berlari ketempat tersebut menjumpai Muhammad berdiri pucat pasi, Halimah pun bertanya: “Kenapa kau, nak?” Dia menjawab: “Aku didatangi oleh dua orang laki-laki berpakaian putih. Aku di baringkan, lalu perutku di bedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Tak tahu aku apa yang mereka cari.”

sumber nurrudina.blogspot.com

Cobalah Minum Air Kelapa di Pagi Hari? Ini Manfaatnya Bagi Tubuh

Minum air kelapa di siang hari sudah biasa, apalagi ditambah dengan es, membuat Anda terasa segar kembali. Namun apakah Anda sudah pernah coba minum air kelapa di pagi hari? Katanya, khasiat air kelapa justru lebih banyak Anda dapatkan jika diminum di pagi hari. Apa saja manfaat minum air kelapa muda di pagi hari? Berikut penjelasannya.
Kandungan nutrisi air kelapa
Setiap buah kelapa memiliki air di dalamnya. Akan tetapi jangan keliru, ada dua macam jenis buah kelapa yaitu:
  • buah kelapa yang tua (umumnya berwarna coklat) yang menghasilkan santan
  • buah kelapa muda (berwarna hijau) yang biasa Anda minum airnya.

Para pakar kesehatan sepakat jika air kelapa punya banyak khasiat untuk tubuh. Air kelapa mengandung natrium yang baik untuk menjaga keseimbangan garam di dalam tubuh.

Tak hanya sampai disitu, air kelapa juga memiliki kalori yang lebih rendah, serta kalium yang lebih tinggi dibandingkan minu. Bahkan, kandungan gula dalam air kelapa jauh lebih rendah daripada minuman olahraga, soda, dan jus buah lainnya. Minuman ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk orang dewasa maupun anak-anak yang menyukai minuman dengan komposisi yang tidak terlalu manis.

Selain itu, vitamin dan mineral yang ditawarkannya juga tidak tanggung-tanggung, ada vitamin C, vitamin B kompleks seperti folat, riboflavin, tiamin, dan niasin. Sementara mineral yang terkandung dalam air kelapa antara lain kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, dan zink.

Manfaat minum air kelapa di pagi hari

Memang air kelapa sangat cocok diminum di tengah hari yang terik. Namun sebaiknya sesekali coba ubah kebiasaan itu, minumlah air kelapa di pagi hari saat baru bangun tidur. Pasalnya, ada banyak kebaikan yang akan Anda dapat dari kebiasaan tersebut.

Tenang saja, minum air kelapa aman dilakukan meskipun dalam keadaan perut kosong, karena minuman ini memiliki tingkat keasaman yang rendah sehingga tidak akan membahayakan sistem pencernaan jika dikonsumsi pada pagi hari.

Minum air kelapa di pagi hari dapat membantu menjaga kadar cairan dan elektrolit dalam tubuh tubuh, apalagi setelah semalaman Anda tidak makan dan minum. Manfaat ini bisa Anda dapatkan karena kandungan kalium pada air kelapa.

Tak hanya itu, fungsi kalium lainnya adalah menjaga detak jantung tetap teratur dan membuang produk limbah yang dihasilkan oleh sel-sel tubuh. Menurut data komposisi pangan Indonesia, dalam 100 mililiter air kelapa terdapat 149 miligram kalium.

Manfaat lain yang akan Anda dapatkan jika minum air kelapa di pagi hari adalah:

  • Meningkatkan kekebalan tubuh secara alami
  • Melancarkan metabolisme tubuh
  • Mendetoksifikasi tubuh
  • Menyeimbangkan pH tubuh
  • Membantu mengatasi kelelahan
  • Meredakan rasa tidak nyaman pada perut, misalnya sakit perut

Oleh Karinta Ariani SetiaputriInformasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus – Dokter Umum.

PROSES DAN PERKEMBANGAN JANIN DI RAHIM

Hamil 4 Bulan Menurut Islam Janin 2 Minggu Apakah Sudah Bernyawa Janin 6 Minggu Apakah Sudah Bernyawa Cara Menghitung Usia Janin Menurut Islam Perkembangan Janin Dalam Islam

PROSES DAN PERKEMBANGAN JANIN DI RAHIM

Saat yang dinanti sepasang suami-isteri, dari perwujudan buah percintaan kasih-sayang sekian waktu, yaitu ketika rahim sang isteri mengandung janin calon bayi. Sungguh terasa sebagai anugerah indah tiada tara dari Allah Azza wa Jalla. Gerakan-gerakan kecil menyentak dinding perut sang ibu. Betapa bahagia calon orang tuanya. Ingin segera mengasuh dan merawatnya.

Itulah kebesaran Allah Azza wa Jalla sebagai bukti kekuasaan Nya kepada manusia. Agar mereka banyak bersyukur. Di dalam al-Qur’an Allah Azza wa Jalla telah berfirman

الَّذِي أَحْسَنَ كُلَّ شَيْءٍ خَلَقَهُ ۖ وَبَدَأَ خَلْقَ الْإِنسَانِ مِن طِينٍ ثُمَّ جَعَلَ نَسْلَهُ مِن سُلَالَةٍ مِّن مَّاءٍ مَّهِينٍ ثُمَّ سَوَّاهُ وَنَفَخَ فِيهِ مِن رُّوحِهِ ۖ وَجَعَلَ لَكُمُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَالْأَفْئِدَةَ ۚ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ وَقَالُوا أَإِذَا ضَلَلْنَا فِي الْأَرْضِ أَإِنَّا لَفِي خَلْقٍ جَدِيدٍ ۚ بَلْ هُم بِلِقَاءِ رَبِّهِمْ كَافِرُونَ

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. Kemudian Dia menjadikan keturunannya dari saripati air yang hina (air mani). Kemudian Dia menyempurnakan dan meniupkan ke dalam (tubuh)nya ruh (ciptaan)Nya dan Dia menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, (tetapi) kamu sedikit sekali bersyukur. Dan mereka berkata, “Apakah bila kami telah lenyap (hancur) di dalam tanah, kami benar-benar akan berada dalam ciptaan yang baru?” Bahkan (sebenarnya) mereka ingkar akan menemui Rabbnya. [As Sajdah : 7-10]

Firman Allah yang lain tentang penciptaan manusia ialah :

هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن تُرَابٍ ثُمَّ مِن نُّطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلًا ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًا وَمِنكُم مَّن يُتَوَفَّىٰ مِن قَبْلُ وَلِتَبْلُغُوا أَجَلًا مُّسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkanNya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya). [Al Mu’min : 67].

TAHAPAN PERKEMBANGAN JANIN
Setelah terjadi pembuahan yang ditakdirkan oleh Allah Azza wa Jalla hingga berproses menjadi seorang anak, mulailah sang ibu mengalami perubahan-perubahan di rahimnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam satu hadits shahih bersabda.

إنَّ أَحَدَكُم يُجْمَعُ خلقُهُ فِيْ بَطْنِ أُمِّهِ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نُطْفَةً، ثُمَّ يَكُوْنُ عَلَقَةً مِثْلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يَكُوْنُ مُضْغَةً مِثلَ ذَلِكَ، ثُمَّ يُرْسَلُ إِلَيْهِ الْمَلَكُ فيَنْفُخُ فِيْهِ الرُّوْحَ، وَيُؤْمَرُ بِأَرْبَعِ كَلِمَاتٍ: بِكَتْبِ رِزْقِهِ، وَأَجَلِهِ، وَعَمَلِهِ، وَشَقِيٌّ أَوْ سَعِيْدٌ،

Sesungguhnya salah seorang diantara kalian dipadukan bentuk ciptaannya dalam perut ibunya selama empat puluh hari (dalam bentuk mani) lalu menjadi segumpal darah selama itu pula (selama 40 hari), lalu menjadi segumpal daging selama itu pula, kemudian Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh pada janin tersebut, lalu ditetapkan baginya empat hal: rizkinya, ajalnya, perbuatannya, serta kesengsaraannya dan kebahagiaannya.” [Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu].

Dilihat dari perkembangan ilmu medis sekarang ini, jelas hadits tersebut akan dibenarkan para ilmuwan, karena tidaklah jauh berbeda dengan penemuan-penemuan mereka. Disebutkan pula, bahwa pada kehamilan antara 8 sampai 10 pekan (sekitar 56-70 hari) pembuluh darah janin mulai terbentuk. Dengan alat-alat modern seperti alat perekam jantung bayi (elektrokardiografi/EKG untuk bayi) dan ultrasonografi (USG) dapat diketahui sedini mungkin, apakah jantung bayi sudah berdenyut atau belum. Umumnya denyut jantung bayi dapat diketahui dan dicatat pada pekan ke 12 (lebih kurang 84 hari). Tetapi dengan alat sederhana, baru terdengar pada kehamilan 20 pekan (kira-kira 140 hari). Dibuktikan bahwa kira-kira pada kehamilan 10 pekan (kira-kira 70 hari) sudah mulai terbentuk sistem jantung dan pembuluh darah.

Sejak umur kehamilan 8 pekan (kira-kira 56 hari) mulai terbentuk hidung, telinga, dan jari-jari dengan kepala membungkuk ke dada.

Setelah 12 pekan (84 hari) telinga lebih jelas, tetapi mata masih melekat. Leher sudah mulai terbentuk, alat kelamin sudah terbentuk tetapi belum begitu nampak. Baru setelah 16 pekan (112 hari) alat kelamin luar terbentuk, sehingga dapat dikenali dan kulit janin berwarna merah tipis sekali. Pada umumnya plasenta atau ari-ari sudah terbentuk lengkap pada 16 pekan.

Menginjak kehamilan 24 pekan (168 hari), kelopak mata sudah terpisah. Ditandai dengan adanya alis dan bulu mata. Maha luas ilmu Allah Azza wa Jalla dalam segala penciptaanNya.

Apa yang disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits tersebut memang benar adanya. Manusia baru membuktikannya pada abad ini. Padahal kebenaran ayat-ayat Allah Azza wa Jalla sudah disampaikan puluhan abad lalu; sebagai bukti, bahwa Allah Azza wa Jalla telah menciptakan manusia dari segumpal darah (alaqah) 40 hari, setelah terbentuknya air mani. Hal ini bisa diketahui oleh ahli medis, bahwa kurang lebih umur 56-70 hari pembuluh darah janin mulai terbentuk..Kemudian ada gerakan-gerakan. Gerakan inilah yang mungkin terdeteksi oleh alat-alat kedokteran modern sebagai denyut jantung janin. Namun berdasarkan dhohir hadits, bahwa ruh ditiupkan pada saat janin berumur lebih dari 120 hari. Wallahu a’lam

MENENTUKAN USIA KEHAMILAN
Seringkali ibu hamil tidak mengetahui secara pasti berapa usia kehamilannya. Ini dapat dimaklumi, mengingat waktu terjadinya pembuahan sering tidak dapat diketahui secara pasti. Tidak demikian halnya, bila sepasang suami-isteri terakhir berhubungan tanpa melakukannya lagi, dan diketahui sang isteri langsung terlambat haid, serta mendapatkan tanda-tanda kehamilan. Maka, usia kehamilannya langsung dapat diketahui.

Rahim (uterus) wanita yang tidak hamil kira-kira sebesar telur ayam. Bila terjadi kehamilan, rahim tumbuh secara teratur. Kecuali jika ada gangguan pada kehamilan tersebut.

Pada kehamilan 8 pekan (kurang lebih 2 bulan), rahim membesar sebesar telur bebek, kemudian pada kehamilan 12 pekan kira-kira 3 bulan membesar seperti telur angsa. Pada saat inilah puncak rahim atau fundus uterus dapat diraba dari luar.

Secara syariat tidak ada cara khusus untuk menentukan umur kehamilan wanita. Namun secara medis ada cara-cara tertentu, untuk mengetahui usia kehamilan walaupun hanya perkiraan.

Ada tiga cara untuk memperkirakan usia kehamilan. Dengan mengukur tinggi dari puncak rahim. Yaitu bagian tertinggi puncak rahim yang menonjol di dinding perut. Kadang terasa keras karena terasa kepala, atau lunak apabila teraba pantat janin.

Pertama : Menggunakan Ukuran Sentimeter.
Apabila jarak dari tulang kemaluan sampai puncak rahim menunjukkan lebih kurang 25 cm, berarti usia kehamilan 28 pekan (kira-kira 7 bulan). Apabila 27 cm, lebih kurang 32 pekan (kira-kira 8 bulan). Terukur 30 cm, menunjukkan umur 36 pekan (kira-kira 9 bulan).

Pada kehamilan 40 pekan (lebih kurang 9 bulan lebih), puncak rahim turun kembali dan terletak kira-kira 3 jari di bawah tulang dada, yang terletak di tengah-tengah melekatnya beberapa tulang rusuk. Ukuran ini tidak akan bertambah, walau usia kehamilan mencapai 40 pekan. Jika tingginya bertambah, kemungkinan bayi besar, kembar atau cairan tubuh berlebih.

Kedua : Menghitung Dengan 2 Jari Tangan.
Setiap pertambahan selebar 2 jari tangan menunjukkan pertumbuhan 2 pekan. Perhitungan ini digunakan jika jarak antara tulang kemaluan dengan puncak rahim masih di bawah pusar. Sebaliknya, jika jarak tulang kemaluan dengan puncak rahim sudah di atas pusar perhitungan 2 jari, menunjukkan pertambahan 4 pekan.

Ketiga : Memperkirakan kalau tinggi puncak rahim sudah tepat di pusar, itu menunjukkan usia kehamilan 5 bulan-6 bulan. Sementara, jika puncak rahim sudah sampai di tengah antara tulang dada dan pusar, menunjukkan usia kehamilan kira-kira 7 bulan. Apabila puncak rahim sudah mencapai dada, diperkirakan usia kehamilan 9 bulan. Hasil pengukuran ini akan meragukan, jika ibu hamil terlalu gemuk atau otot perut tegang.

Jika calon ibu sudah mulai dapat merasakan gerakan janin, diperkirakan usia kehamilan mencapai 18 pekan (kira-kira 4,5-5 bulan). Tetapi pada kehamilan kedua, gerakan janin sudah terasa pada usia kehamilan 16 pekan.

GANGGUAN PADA PEMBENTUKAN JANIN
Terkadang seorang wanita yang positif hamil, hasil pembuahannya bisa mengalami gangguan. Atau pembentukan janin tidak berlanjut. Ada beberapa jenis gangguan yang berhubungan dengan hasil pembuahan. Sebagian besar dengan keluhan pendarahan. Macam-macam gangguan pada pembentukan janin diantaranya ialah :

Abortus (Keguguran).
Abortus adalah berakhirnya kehamilan, sebelum janin mampu hidup di dunia luar. Rata-rata dengan umur kehamilan kurang dari 22 pekan (kurang dari 5 bulan), dengan berat badan kurang dari 500 gr. Sebab-sebab terjadinya keguguran, bisa diakibatkan karena kelainan zigote. Yaitu kelainan hasil penyatuan dari sel sperma (sel kelamin laki-laki) dan ovum (sel kelamin perempuan).

Adanya gangguan di selaput lendir dalam rahim (endometrium), juga bisa mengakibatkan keguguran. Hal ini karena masuknya ovum yang telah dibuahi ke dalam rahim tersebut, mengalami gangguan. Atau gangguan tersebut terjadi dalam pertumbuhan embrio.

Faktor-faktor yang menyebabkan gangguan fungsi selaput lendir rahim tersebut ialah kelainan hormonal, gangguan nutrisi. Contohnya, anemia berat, penyakit menahun, dan lain-lain yang dapat mempengaruhi gizi penderita. Juga penyakit infeksi, kelainan imunologik (misalnya gangguan darah, faktor rhesus, dsb.). Selain itu, faktor psikologis (mental) seorang wanita juga dapat mempengaruhi gangguan di rahimnya.

Kehamilan Diluar Kandungan (Kehamilan Ektopik)
Kehamilan ini terjadi, apabila ovum yang dibuahi masuk dan tumbuh tidak di tempat yang normal di dalam rahim. Tempat-tempat tersebut bisa di saluran telur, rahim yang bukan tempat kebiasaan janin untuk tumbuh, di tempat indung telur (organ penghasil telur), diantara jaringan ikat yang berbentuk seperti tali penghubung organ-organ tertentu dengan rahim.

Kehamilan diluar kandungan bisa juga terjadi di dalam rongga perut. Tempat pertumbuhan janin yang tidak sempurna menyebabkan kematian janin. Atau janin tidak tumbuh secara normal. Kondisi seperti inilah oleh tim medis harus dilakukan operasi segera; apalagi untuk janin yang masih hidup. Mengingat resiko pendarahan bagi wanita yang mengalami kehamilan ektopik tersebut. Biasanya kehamilan seperti ini sering berakhir setelah umur 6-8 pekan. Ada yang sampai 10 pekan, dan ada juga yang berakhir sampai pada umur 5-6 bulan pada janin yang berkembang di perut (abdomen). Tetapi biasanya meninggal atau cacat.

Kehamilan Anggur (Mola Hidatidosa)
Kehamilan ini adalah kehamilan abnormal. Pada kehamilan biasa, embrio tumbuh terus menjadi janin dan kemudian dapat dilahirkan sebagai bayi. Adapun pada kehamilan anggur ini, perkembangan sel ovum bukan menjadi embrio. Tetapi menjadi bentuk seperti anggur. Biasanya tidak ada tanda-tanda kehidupan pada janin.

Kehamilan anggur ini bisa berkembang menjadi tumor ganas. Kelainan bentuk rahim juga dapat menghalangi berkembangnya janin secara sempurna.

PENUTUP
Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menciptakan seorang wanita, yang secara fitrah berlainan dengan laki-laki. Dengan fitrahnya, disiapkanlah seorang wanita yang siap untuk mengandung dan melahirkan. Yang akhirnya akan mengasuh anak yang telah dilahirkannya sebagai calon generasi penerus.

Berkenaan keadaan fitrahnya tersebut, wanita juga mendapatkan hukum-hukum tersendiri berkenaan dengan keadaan organ rahim yang dimilikinya. Sehingga seorang wanita bisa berbeda dalam melaksanakan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dikarenakan sebab hukum haid, nifas, atau istihadhah yang terjadi pada dirinya. Ataupun sebab kehamilannya.

Oleh karena itu, kita harus merujuk kepada ayat-ayat Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta para ulama fiqh yang bermanhaj salaf yang telah membahasnya panjang lebar berkenaan kondisi fitrah seorang wanita. Wallahu a’lam. (dr. Ummu Muhammad)

Sumber: https://almanhaj.or.id/3033-proses-dan-perkembangan-janin-di-rahim.html

Menidurkan Bayi Dalam Satu Menit Dari Para Ayah

Ads by Kiosked
Menidurkan bayi atau menenangkannya sehabis menangis adalah salah satu teknik yang sangat dibutuhkan semua orang. Siapa tahu kita mendadak diminta untuk mengasuh anak tetangga atau saudara?Bayi belum bisa banyak bicara kecuali tertawa, merengek dan menangis. Namun bila Anda butuh menenangkan atau menidurkannya dalam waktu singkat, beberapa tips unik ini bisa Anda gunakan. Uniknya, kebanyakan tips ini berasal dari para ayah lho. Let’s check this out.

Menidurkan Dengan Tisu

Teknik yang diambil dari sebuah video viral yang booming pekan ini, menggunakan satu sampai dua helai tisu. Pria dalam video di bawah ini, akan mengajarkan pada Anda bagaimana membuat bayi tidur hanya dalam sekejap.

Ads by Kiosked

Cukup dengan melambaikan tisunya saja, bayi akan tidur dengan nyenyak. Ajaib bukan? Sepertinya tisu memiliki dampak yang menenangkan bagi bayi tersebut. Mungkin dengan tips ini, rasanya bayi-bayi seperti sedang tidur di awan. Mau mencoba?

Gunakan Tangan Anda

Belaian tangan bunda memang konon mengandung ‘sihir penidur’ yang ampuh. Tapi dalam video ini, seorang pria coba menidurkan bayi dengan tangannya yang kokoh. Apa yang terjadi?

Tak disangka, kurang dari satu menit dan bayi itu sudah terlelap. Padahal sang ayah hanya membuai-buai wajahnya saja. Siapa sangka menidurkan bayi bisa semudah ini?

Oompa Loompa

Seorang ayah membagikan ‘mantra ajaib’ yang bisa menidurkan bayinya dengan mudah dan sangat cepat. Dengan menyanyikan lagu Oompa Loompa, serta sedikit goyangan, bayinya bisa tertidur.

Teknik ini menyebar dengan cepat di social media dan banyak ayah yang mencoba melakukannya. Ada yang berhasil dan ada yang masih gagal. Kira-kira dengan jumlah view 5 juta di Youtube, teknik ini tidak ada salahnya dicoba.

Dengan Hair Dryer

Ada sebuah kondisi di mana kita harus menenangkan bayi yang menangis. Dalam kondisi tersebut, sulit sekali bukan membuatnya mau tidur. Cara ayah yang satu ini bisa membuatnya tenang, sekaligus terlelap. Bagaimana? Gunakan hair dryer!

Cara ini mungkin terdengar ekstrim. Tapi, ternyata cara sang ayah untuk memberikan ‘comfort noise’ dengan bunyi hair dryer dan sedikit goyangan di boks bayi, bisa membuat anaknya mengantuk. Meski terbilang rumit, namun teknik ini juga bisa menidurkan bayi dalam sekejap.

Tidurlah Bersamanya (Dan Jangan Pergi)

Anak perempuan seringkali ‘posesif’ dengan sang ayah. Seperti yang dialami oleh Nunzio Raso saat gadis kecilnya masih balita. Tak ada yang bisa ia lakukan selain ikut tidur bersamanya di dalam boks bayi.

Kalau Anda menerapkan teknik ini, jangan coba sekali-kali untuk pergi. Karena bila tidak, anak akan kembali menangis. Video yang sudah ditonton jutaan kali ini adalah video ayah dan anak termanis yang pernah ada.

Nah, setelah menyaksikan beberapa tips dan trik unik di atas, waktunya mempraktekkan. Cobalah satu dari sekian tips yang menurut Anda paling mudah, saat akan menidurkan bayi Anda siang ini. Good luck!

sumber boombastis.com

WANITA NAIK HAJI? INILAH YANG BOLEH DAN YANG DILARANG

Ibadah haji hukumnya wajib sekali dalam seumur hidup bagi yang mampu (jasmani, rohani, keuangan) tanpa harus mendapat izin dari suami dan bagi suami tidak boleh melarang istrinya untuk menunaikan. (Al Lajnah ad-Da’imah)

Bila haji pertama (wajib) dan dalam keadaan aman, maka muslimah boleh pergi haji sendirian tanpa mahram, jika tak aman wajib didampingi suami atau dua orang perempuan/lebih. Jika berteman dengan seorang perempuan saja, maka tidak wajib baginya menunaikan ibadah haji.

Jika yang dilakukan adalah haji sunah (kedua kali dan seterusnya) maka wajib dengan ditemani suami/ muhrimnya.  Jika dengan wanita dua orang atau lebih, maka yang bersangkutan tidak boleh menunaikan ibadah haji. (Mazhab Syafi’i)

Ulama Hambali secara tegas mewajibkan adanya suami atau muhrim, karena adanya syarat istitho’ah (kemampuan) wanita melaksanakan haji. Imam Ahmad bin HAmbal berkata: Jika seorang wanita tanpa suami atau muhrimnya, maka ibadah haji tidak wajib atasnya.

Pendapat tersebut didasarkan pada hadis Nabi SAW, “Tidak halal bagi seorang perempuan yang beriman kepada Allah dan hari akhir bepergian selama tiga hari atau lebih, kecuali bersama ayahnya atau suaminya atau anaknya atau saudaranya atau muhrimnya.” (Muttafaq ‘Alaihi).

Prinsip hukum dari beberapa ulama mengenai ada atau tidaknya muhrim yang masih jadi perbedaan, sebenarnya bukan untuk membatasi kebebasan muslimah dalam melakukan ibadah, namun dimaksudkan untuk menjaga nama baik dan kehormatannya, juga dimaksud untuk melindungi dari maksud jahat orang-orang lain. (Syekh Yusuf al-Qaradhawi).

Kaum wanita tidak memiliki aturan bentuk pakaian ihram khusus yang harus dipakaai saat menunaikan ibadah haji dan umrah, namun ia diwajibkan memakai pakaian yang menurut kebiasaannya dipakai, yakni pakaian yang menutupi seluruh tubuhnya dengan rapat, tanpa riasan dan hiasan dan tidak menyerupai pakaian kaum laki-laki. (Syaikh Ibnu Fauzan)

Hal-hal yang boleh dan tidak selama berhaji bagi Wanita:

  • Selama berhaji, wanita dilarang memakai cadar dan sarung tangan (Al-Lajnah ad-Da’imah)
  • Selama berihram tidak boleh bermesraan dengan istrinya baik bersenggama atau perkataan sekitar senggama (Syaikh Ibnu Fauzan)
  • Jika seorang wanita tak mampu melempar jumrah, maka boleh diwakilkan kepada seseorang untuk melempar jumrah karena khawatir akan berdesak-desakan dengan kaum lelaki. (AL-Lajnah ad-Da’imah)
  • Istri boleh senggama dengan suaminya setelah menyelesaikan tiga hal pada hari Idhul Adha yakni melempar jumrah, menggunting rambut dan thawaf ifadhah dan sa’I antara Bukit Shafa dan Bukit Marwah setelah thawaf ifadhah. (Syaikh  Muhammad bin Ibrahim).
  • Wanita ihram boleh memakai kaos kaki, dan Rasulullah tidak melarangnya. (Syaikh Ibnu Utsaimin)
  • Kebolehan mengkonsumsi pil penunda haid ketika memunaikan ibadah haji (Al-Lajnah ad-Dai’imah).
  • Saat berdesak-desakan di sekitar Ka’bah wanita diharapkan mencari kesempatan dan peluang yang memungkinkan mereka beribadah dan berthawaf ditempat yang lebih longgar, agar terhindar dari perbuatan fitnah dan aman baginya (Syaikh Ibnu Fauzan).

sumber
Candra Nila Murti Dewojati, 2012,  202 Tanya Jawab Fikih Wanita, Al Maghfirah, Jakarta

Bunda, Izinkan Si Kecil Hujan Hujanan

Saya mengajak siapapun. Pasti yang paling senang anak-anak kita. Ayo nak, hujan-hujanan….

Karena ini bukan sekadar sebuah kesenangan bermain dengan rintik dari langit yang memang sangat menyenangkan. Juga bukan sekadar penelitian ilmiah tentang manfaat hujan, yang baru hangat dibahas hari-hari ini.

Hal ‘sepele’ ini perlu dibahas karena anak-anak pasti senang hujan-hujanan. Sementara para orangtua hari ini cenderung berkata: jangan, nanti sakit, nanti masuk angin, nanti demam, nanti pilek, dst…

Apakah itu konsep parenting yang benar?

Dengarkan kisah Anas bin Malik radhiallahu anhu berikut ini:

قَالَ أَنَسٌ: أَصَابَنَا وَنَحْنُ مَعَ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَطَرٌ، قَالَ: فَحَسَرَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَوْبَهُ، حَتَّى أَصَابَهُ مِنَ الْمَطَرِ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللهِ لِمَ صَنَعْتَ هَذَا؟ قَالَ: «لِأَنَّهُ حَدِيثُ عَهْدٍ بِرَبِّهِ تَعَالَى»

Anas berkata: Kami bersama Rasulullah shallallahu alaihi wasallam kehujanan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyingkap pakaiannya agar terkena air hujan. Kami bertanya: Ya Rasulullah, mengapa kau lakukan ini?

Beliau menjawab, “Karena ia baru saja datang dari Tuhannya ta’ala.” (HR. Muslim)

An Nawawi menjelaskan hadits ini,

“Maknanya bahwa hujan adalah rahmat, ia baru saja diciptakan Allah ta’ala. Maka kita ambil keberkahannya. Hadits ini juga menjadi dalil bagi pernyataan sahabat-sahabat kami bahwa dianjurkan saat hujan pertama untuk menyingkap –yang bukan aurat-, agar terkena hujan.” (Al Minhaj)

Ibnu Rajab dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa para sahabat Nabi pun sengaja hujan-hujanan seperti Utsman bin Affan. Demikian juga Abdullah bin Abbas, jika hujan turun dia berkata: Wahai Ikrimah keluarkan pelana, keluarkan ini, keluarkan itu agar terkena hujan. Ibnu Rajab juga menyebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib jika sedang hujan, keluar untuk hujan-hujanan. Jika hujan mengenai kepalanya yang gundul itu, dia mengusapkan ke seluruh kepala, wajah dan badan kemudian berkata: Keberkahan turun dari langit yang belum tersentuh tangan juga bejana.

Abul Abbas Al Qurthubi juga menjelaskan,

“Ini yang dilakukan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk mencari keberkahan dengan hujan dan mencari obat. Karena Allah ta’ala telah menamainya rahmat, diberkahi, suci, sebab kehidupan dan menjauhkan dari hukuman. Diambil dari hadits: penghormatan terhadap hujan dan tidak boleh merendahkannya.” (Al Mufhim)

Bahkan para ulama; Al Bukhari dalam Shahihnya dan Al Adab Al Mufrod, Muslim dalam Shahihnya, Ibnu Abi Syaibah dalam Mushonnafnya, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubro. Semuanya menuliskan bab khusus dalam kitab-kitab hadits mereka tentang anjuran hujan-hujanan.

Apa masih ada yang sangsi?

Bahwa hujan-hujanan dianjurkan…

Mengapa kita menuduh hujan yang berkah sebagai sumber malapetaka??

Kita sebagai orangtua tentu bisa mengamati kebugaran anak kita hari itu. Saat hujan turun. Kalau mereka tidak terlalu bugar kita bisa melarangnya. Tetapi kalau mereka sedang sehat dan bugar, mengapa kita larang. Tak usah khawatir. Hujan adalah keberkahan. Adalah kesucian. Hujan adalah pengirim ketenangan. Hujan bahkan penghilang kotornya gangguan syetan.

Selesai hujan-hujanan, silakan disuruh mandi, mengguyur kepalanya, minum madu, habbatus sauda’ dan lainnya. Agar kekhawatiran itu pergi. Dan keberkahan lah yang telah mengguyur kepala dan sekujur badan mereka.

Sudah siap?

Ayo…

Ditulis oleh Budi Ashari parentingnabawiyah.com

 

khalifah Umar bin Khattab Sang ‘Singa Padang Pasir’

Merdeka.com – Umar bin Khattab bin Nufain bin Abdul Uzza, dari suku Quraisy golongan Bani Adi merupakan salah satu orang yang sangat memusuhi Islam, khususnya kepada Nabi Muhammad SAW. Bahkan Umar sempat berniat untuk membunuh kekasih Allah SWT itu.

Dalam ceramah KH Zainuddin MZ beberapa tahun lalu yang berjudul Kisah Masuk Islam Umar bin Khattab, pada suatu hari dengan pedang terhunus, Umar menuju Darul Arkom, tempat baginda Rasulullah berkumpul dengan para sahabat. Melihat mukanya yang beringas, mata yang nanar, orang lain sudah menyangka dan mengerti ini tentu akan menjadi pembunuhan.

Dalam perjalanan menuju Darul Arkom, Umar bertemu dengan Nuaim bin Abdullah.
Nuaim bertanya “Ya Umar, mau kemana?”.

“Mau membunuh itu, si murtad itu,” jawab Umar tegas.

“Si murtad yang mana?” kata Nuaim.

“Yang mana lagi? Itu. Yang memecah belah kita. Yang menghina berhala-berhala kita. Yang menjelek-jelekkan nenek moyang dan keturunan kita. Siapa lagi kalau bukan Muhammad,” tegas Umar.

“Umar, apa tak salah? Apa kamu ngga malu? Kamu mau pergi membunuh Muhammad, sementara adik mu sendiri Fatimah, dia sudah termasuk salah seorang pengikut Muhammad,” jabar Nuaim.

Mendengar omongan Nuaim, Umar makin geram. Langkah Umar berbelok dari Darul Arkom, dia menuju rumah adiknya, Fatimah. Di rumah, Fatimah sedang berkumpul dengan suaminya Said bin Zaid dan seorang sahabat bernama Habab Ibnul Arots membaca Alquran dalam lembar suhuf.

Mendengar kedatangan pria yang dijuluki ‘Singa Padang Pasir’ itu, Habab langsung kabur. Suhuf Alquran disembunyikan Fatimah di belakang bajunya. “Fatimah, benar kau telah masuk Islam dan jadi pengikut Muhammad?” tanya Umar geram.

“Iya!” kata Fatimah. Tamparan pun mendarat di muka Fatimah hingga keluar darah dari hidungnya.

Melihat istrinya disakiti, Said mencoba melawan Umar. Namun, Umar langsung meraih leher Said dan membantingnya. Dada Said diinjak Umar. Fatimah membentak Umar, “Umar! Apakah engkau memukul orang yang bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad Rasulullah? Apakah engkau menganiaya seseorang yang terpanggil untuk mengikuti kebenaran? Manusia macam apa engkau Umar?!”.

Tiba-tiba Umar melihat suhuf yang disembunyikan Fatimah. “Apa yang kau sembunyikan dibalik baju mu Fatimah?” tegas Umar.

“Suhuf Al-quran,” kata Fatimah.

“Sini, saya mau lihat?” ujar Umar.

“Tak boleh. Kamu kotor, orang kotor tidak boleh memegang Al-quran. Kalau mau pegang, bersihkan dulu dirimu,” tegas Fatimah. Diturutinya permintaan adiknya itu.

Usai membersihkan diri, Umar membaca suhuf tersebut ayat pertama dari surah Thaha.

“Bismillahi rahmani rahim. Thaha. Tidaklah Aku turunkan Al-quran ini untuk bikin sukar manusia. Melainkan merupakan pengingat bagi orang-orang yang takut kepada Allah.” (Surah Thaha ayat 1-2)

Kemudian surah Thaha ayat 14-16,

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. Sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang, yang sengaja waktunya tidak Kami beritahukan kepada kamu semua untuk Kami balas segala setiap orang yang apa saja yang telah mereka lakukan dalam kehidupan dunia ini.”

Usai membaca ayat tersebut, jiwa Umar bergetar. Dalam hatinya, kalimat tersebut pasti bukan dari manusia.

“Hai, Fatimah beritahu aku dimana keberadaan Muhammad?” tanya Umar.

“Saya tidak akan memberitahu jika kamu hanya akan menyakiti Rasulullah!” kata Fatimah.

“Sama sekali saya tidak akan mencelakakan dia, Fatimah. Kasih tahu saja dimana dia?!” ujar Umar. Akhirnya Fatimah memberitahu lokasinya.

Umar bergegas menuju Darul Arkom. Kedatangan Umar selalu dianggap bencana bagi sahabat Rasulullah. Tapi baginda Nabi Muhammad SAW menenangkan sahabat, “Tenang, mudah-mudahan ada hikmahnya.”

Sayidina Hamzah bin Abdul Mutalib saat akan membukakan pintu berkata, “Kalau niatnya baik kita terima kalau niatnya tidak baik, saya paling depan,”. Usai pintu dibuka, Umar langsung masuk dan merangkul Rasulullah.

Umar bersyahadat, “Asyhadu an-laa ilaaha illallaah Wa asyhadu anna Muhammadan Rasuulullaah.”

Sahabat pun bertakbir. Allahu Akbar. Allahu Akbar. [ded]

Baca Juga:
Kisah Abu Bakar, sahabat Rasulullah paling kaya menjadi mualaf
Cerita remaja Quraisy tampan menjadi mualaf sampai ditampar ibunda
Biarawati jadi mualaf setelah kuliah ilmu perbandingan agama
Cerita Reni jadi mualaf karena ‘temukan’ Tuhan di Alquran
Kisah Virgoun menjadi mualaf karena baca terjemahan Alquran

Reporter : Dedi Rahmadi

kaligrafi muhammad. ©2017 wallpaperislami.com