DETIK-DETIK WAFATNYA SITI KHADIJAH, ISTRI TERCINTA RASULULLAH

Siti Khadijah adalah isteri pertama Rasulullah. Orang yang pertama kali beriman kepada ALLAH dan kenabian Rasulullah. Orang yang sangat berjasa bagi dakwah Rasulullah dan penyebaran agama Islam.

Siti Khadijah wafat pada hari ke-11 bulan Ramadlan tahun ke-10 kenabian, tiga tahun sebelum Rasulullah hijrah ke Madinah. Khadijah wafat dalam usia 65 tahun, saat usia Rasulullah sekitar 50 tahun.

PERMINTAAN TERAKHIR

Diriwayatkan, ketika Khadijah sakit menjelang ajal, Khadijah berkata kepada Rasululllah SAW,

“Daku memohon maaf kepadamu, Ya Rasulullah, kalau aku sebagai istrimu belum berbakti kepadamu”.

“Jauh dari itu ya Khadijah. Engkau telah mendukung da’wah Islam sepenuhnya” , jawab Rasulullah”

Kemudian Khadijah memanggil Fatimah Azzahra dan berbisik,

“Fatimah putriku, aku yakin ajalku segera tiba, yang kutakutkan adalah siksa kubur. Tolong mintakan kepada ayahmu, aku malu dan takut memintanya sendiri, agar beliau memberikan serbannya yang biasa untuk menerima wahyu agar dijadikan kain kafanku”.

Mendengar itu Rasulullah berkata,

“Wahai Khadijah, ALLAH mengirimkan salam kepadamu, dan telah dipersiapkan tempatmu di syurga”.

Ummul mukminin, Siti Khadijah pun kemudian menghembuskan nafas terakhirnya dipangkuan Rasulullah. Didakapnya istri Beliau itu dengan perasaan pilu yang teramat sangat. Tumpahlah air mata mulia Beliau dan semua orang yang ada disitu.

KAIN KAFAN DARI ALLAH

Saat itu Malaikat Jibril turun dari langit dengan mengucap salam dan membawa lima kain kafan. Rasulullah menjawab salam Jibril dan kemudian bertanya,

Untuk siapa kain kafan itu, ya Jibril?

Kafan ini untuk Khadijah, untuk engkau ya Rasulullah, untuk Fatimah, Ali dan Hasan jawab Jibril. Jibril berhenti berkata dan kemudian menangis.

Rasulullah bertanya, Kenapa, ya Jibril?

Cucumu yang satu, Husain tidak memiliki kafan, dia akan dipenggal dan gugur syahid tanpa kafan dan tak dimandikan sahut Jibril.

Rasulullah berkata di dekat jasad Khadijah,

Wahai Khadijah isteriku sayang, demi ALLAH, aku takkan pernah mendapatkan isteri sepertimu. Pengabdianmu kepada Islam dan diriku sungguh luar biasa. ALLAH maha mengetahui semua amalanmu.

“Semua hartamu kau infaqkan untuk Islam. Kaum muslimin pun ikut menikmatinya. Semua pakaian kaum muslimin dan pakaianku ini juga darimu.

“Namun begitu, mengapa permohonan terakhirmu kepadaku hanyalah selembar serban?”.

Tersedu Rasulullah mengenang istrinya semasa hidup.

Seluruh kekayan Khadijah diserahkan kepada Rasulullah untuk perjuangan agama Islam. Dua per tiga kekayaan Kota Mekkah adalah milik Khadijah. Tetapi ketika Khadijah hendak menjelang wafat, tidak ada kain kafan yang dapat digunakan untuk menutupi jasad Khadijah.

Bahkan pakaian yang digunakan Khadijah ketika itu adalah pakaian yang sudah sangat lusuh dengan 83 tampalan diantaranya dengan kulit kayu.

Rasulullah kemudian berdoa kepada ALLAH.

Ya ALLAH, ya Ilahi Rabbi, limpahkanlah rahmat-Mu kepada Khadijahku, yang selalu membantuku dalam menegakkan Islam. Mempercayaiku pada saat orang lain menentangku. Menyenangkanku pada saat orang lain menyusahkanku. Mententeramkanku pada saat orang lain membuatku gelisah. Oh Khadijahku sayang, kau meninggalkanku sendirian dalam perjuanganku. Siapa lagi yang akan membantuku?

Tiba-tiba Ali berkata, Aku, Ya Rasulullah!

PENGORBANAN SITI KHADIJAH SEMASA HIDUP

Dikisahkan, suatu hari ketika Rasulullah pulang dari berdakwah, Beliau masuk ke dalam rumah. Khadijah menyambut, dan hendak berdiri di depan pintu. Ketika Khadijah hendak berdiri, Rasulullah bersabda,

“Wahai Khadijah tetaplah kamu ditempatmu” .

Ketika itu Khadijah sedang menyusukan Fatimah yang masih bayi.

Saat itu seluruh kekayaan mereka telah habis. Seringkali makanan pun tak punya. Sehingga ketika Fatimah menyusu, bukan air susu yang keluar akan tetapi darah. Darahlah yang masuk dalam mulut Fatimah r.a.

Kemudian Beliau mengambil Fatimah dari gendongan istrinya lalu diletakkan di tempat tidur. Rasulullah yang lelah keletihan pulang berdakwah dan menghadapi segala caci maki dan fitnah manusia itu lalu berbaring di pangkuan Khadijah.

Rasulullah tertidur. Ketika itulah Khadijah membelai kepala Rasulullah dengan penuh kelembutan dan rasa sayang. Tak terasa air mata Khadijah menitis di pipi Rasulullah. Beliau pun terjaga. Baginda berkata,

“Wahai Khadijah Mengapa engkau menangis? Adakah engkau menyesal bersuamikan aku, Muhammad?”, tanya Rasulullah dengan lembut.

“Dahulu engkau wanita bangsawan, engkau mulia, engkau hartawan. Namun hari ini engkau telah dihina orang. Semua orang telah menjauhi dirimu. Seluruh kekayaanmu habis. Adakah engkau menyesal wahai Khadijah bersuamikan aku, Muhammad?” lanjut Rasulullah tak kuasa melihat istrinya menangis.

” Wahai suamiku. Wahai Nabi ALLAH. Bukan itu yang kutangiskan.” jawab Khadijah.

“Dahulu aku memiliki kemuliaan. Kemuliaan itu telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku adalah bangsawan. Kebangsawanan itu juga aku serahkan untuk Allah dan RasulNya. Dahulu aku memiliki harta kekayaan. Seluruh kekayaan itupun telah aku serahkan untuk Allah dan RasulNya.

“Wahai Rasulullah. Sekarang aku tak punya apa-apa lagi. Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini. Wahai Rasulullah. Sekiranya nanti aku mati sedangkan perjuanganmu ini belum selesai, sekiranya engkau hendak menyeberang sebuah lautan, sekiranya engkau hendak menyeberangi sungai namun engkau tidak memperoleh rakit pun atau pun jambatan.

“Maka galilah lubang kuburku, ambilah tulang belulangku. Jadikanlah sebagai jambatan untuk engkau menyeberangi sungai itu supaya engkau dapat berjumpa dengan manusia dan melanjutkan dakwahmu.

“Ingatkan mereka tentang kebesaran Allah. Ingatkan mereka kepada yang hak. Ajak mereka kepada Islam, wahai Rasulullah”.

Kerana itu, peristiwa wafatnya Siti Khadijah sangat menusuk jiwa Rasulullah. Alangkah sedih dan pedihnya perasaan Rasulullah ketika itu kerana dua orang yang dicintainya yaitu isterinya Siti Khadijah dan pakciknya Abu Thalib telah wafat.

Tahun itu disebut sebagai Aamul Huzni (tahun kesedihan) dalam kehidupan Rasulullah.

Ilaa hadlratin Nabiyyil musthafa, wa ilaa Khadijah al Kubra, al Fatihah.

Oleh Ustadz Zainul Hakim

Sumber: Kitab Al Busyro, yang ditulis Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliky al Hasani.

SILA SHARE DAN SEBARKAN

Lihat Terjemahan

Menurut Anda, haruskah anak berprestasi di sekolahnya?

Jangan sampai Anda memaksa seorang anak berhasil dalam bidang yang tidak sesuai dengan minat dan bakatnya.

Memiliki anak dengan segudang prestasi adalah dambaan setiap orang tua. Untuk mewujudkan hal tersebut, kadang orangtua tidak segan-segan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dengan harapan buah hatinya mampu menunjukkan prestasi dan menjadi bintang kelas.

Setujukah Anda dengan hal ini?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ijinkan saya menganalogikan kecerdasan anak seperti kemampuan 3 ekor binatang dalam sebuah cerita fabel di bawah ini.

Ada 3 ekor binatang dengan kemampuan yang berbeda-beda: Kuda dengan kecepatan berlarinya, ikan dengan kecepatan berenangnya dan burung dengan kemampuan terbangnya. Pada suatu hari, ketiga binatang tersebut ikut dalam sebuah perlombaan dan berhasil melewati berbagai macam tantangan, hingga akhirnya mereka tiba di babak final. Untuk bisa menjadi yang terbaik, mereka harus mampu menyelesaikan sebuah pertandingan terakhir untuk keluar jadi pemenangnya.

Pertandingan final ini berbeda dari pertandingan sebelumnya, mereka di minta mengambil sebuah bendera dari dalam sebuah danau yang dalamnya 10 meter. Siapa yang paling cepat mengambil kesepuluh bendera, ia lah pemenangnya.

Anda tentu sudah bisa menebak siapa pemenangnya. Betapa sebuah pertandingan yang tidak adil bagi kuda dan burung untuk bisa mengambil bendera yang terletak di dasar danau. Namun, tidak demikian bagi si ikan, tanpa menemui banyak kendala ia berhasil menyelesaikan lomba dengan catatan waktu terbaik dan berhasil keluar sebagai pemenang.

Kini, kembali mengenai anak-anak kita. Setiap anak terlahir cerdas dengan karunia dan bakat yang berbeda satu dengan lainnya. Unik, dan tidak ada yang serupa. Kompas.com dalam sebuah artikelnya berjudul “_Kemampuan Anak dan Cara Mengembangkannya” menuliskan sedikitnya ada 9 macam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap anak. Ini di antaranya: Kecerdasan Linguistik, kecerdasan matematis, kecerdasan intrapersonal, kecerdasan interpersonal, kecerdasan musikal, kecerdasan spasial, kecerdasan kinetik, kecerdasan naturalis, dan kecerdasan spiritual._

Dengan berbagai macam kecerdasan yang ada, tentunya satu anak lebih mudah menguasai satu bidang kemampuan dibandingkan dengan yang lainnya. Seperti contoh, Budi memiliki kecerdasan dalam bidang matematika, sedangkan Ratih memiliki kecerdasan dalam bidang musik. Nah, Anda tentu bisa membayangkan tidak mudah bagi Budi untuk bisa menguasai alat-alat musik, sebaliknya tidak mudah bagi ratih untuk menguasai rumus-rumus matematika.

Intan Lolitasari

KISAH CINTA KEROMANTISAN & KEMESRAAN SESOSOK RASULULLAH SAW

Jika romantis itu identik dengan memberikan hadiah kepada pasangan, membahagiakan hati pasangan, serta bergembira dan bermesraan bersama pasangan, maka sesungguhnya sejak 14 abad yang lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah memberikan banyak contoh romantis bagi kita dalam potret kehidupan rumah tangga beliau bersama istri-istrinya. Jauh sebelum Wiliam Shakespere sempat menulis cerita romantis Romeo dan Juliet.

Kemesraan dan keromantisan seorang muslim itu akan tampak tulus dan ikhlas serta nikmat apabila pasangan ini sejak sebelum nikahnya mereka menjauhi yang namanya Pacaran. Sehingga semakin menambahnya nikmat kemesraan dan keromantisan.

Sesosok Rasul SAW, kita ketahui beliau orang yang tegas, serius, dan sibuk akan dakwahnya. Ternyata beliaulah yang meletakkan asas rumah tangga yang romantis sesuai dengan acuan Islami. Di medan perang beliau adalah seorang jenderal profesional yang menguasai taktik dan strategi bertempur. Di tengah masyarakat, beliau adalah teman, sahabat, guru, dan sosok pemimpin yang menyenangkan. Di rumah, beliau adalah seorang kepala rumah tangga yang bisa mendatangkan rasa aman, kasih sayang, sekaligus kebahagiaan.

Rasulullah Sahallahu ‘Alaihi Wassallam dinobatkan oleh Allah sebagai suri tauladan.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيراً

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”.
(QS: Al Ahzab [33] : 21).

Lihat saja bagaimana Aisyah ra. terharu saat ditanya tentang kenangannya bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam yang paling mengagumkan. Istri kesayangan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam itu menjawab dengan penghayatan yang begitu dalam :

Kaana kullu amrihi ‘ajaba (Semua tentangnya menakjubkan !).

Seolah-olah Aisyah ra berbalik bertanya : “ Manakah dari pribadi beliau yang tidak mengagumkan ? “. Begitu romantisnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam hingga Aisyah tidak bisa melukiskannya dengan kata-kata selain menakjubkan.!

Mencium Kening Istrinya Saat Hendak Bepergian
Di antara sisi romantis Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau mencium istrinya sebelum keluar untuk shalat. Dari ‘Aisyah Radhiallaahu ‘anha, “Bahwa Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudhu dahulu.” (HR Ahmad).

Mengendong Aisyah
Aisyah ra ingat persis ketika Rasulullah saw menggendongnya mesra melihat orang-orang Habsyi bermain-main di pekarangan masjid hingga ia merasa bosan.

Bermain dengan Aisyah
Di hari lainnya, suaminya tercinta itu malah mengajaknya berlomba lari dan mencuri kemenangan atasnya saat badannya bertambah subur.

Bermanja, Ketika Aisyah Marah
Nabi saw biasa memijit-menjepit hidung ‘Aisyah jika ia marah dan beliau berkata, Wahai ‘Aisya, bacalah do’a: “Wahai Tuhanku, Tuhan Muhammad, ampunilah dosa-dosaku, hilangkanlah kekerasan hatiku, dan lindungilah diriku dari fitnah yang menyesatkan.” (HR. Ibnu Sunni). Siapa yang berani lakuin ni tips. Kalau istrinya lagi marah, coba deh di jepit hidungnya dengan manja dan penuh kasih pasti deh marahnya hilang.

Panggilan Kesayangan
Aisyah ra juga takkan lupa saat Rasulullah saw memanggilnya dengan panggilan kesayangan “Humaira” (yang pipinya kemerah-merahan). Sebuah panggilan yang benar-benar mampu membuat pipi Aisyah bersemu merah jambu. Malu dan salah tingkah. Sementara di dalam rumah, potret romantis Aisyah bersama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam lebih menakjubkan. Mereka makan sepiring berdua, tidur satu selimut berdua, bahkan hingga mandi satu bejana ! Bayangkan, adakah yang lebih romantis dari tiga hal tersebut?

Makan Sepiring Berdua
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam juga suka memakan dan meminum berdua dari piring dan gelas istri-istrinya tanpa merasa risih atau jijik.

Dari ‘Aisyah RA, ia berkata: “Saya dahulu biasa makan his (sejenis bubur) bersama Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam .“ (HR. Bukhori dalam Adabul Mufrod)

Dari Aisyah Ra, ia berkata: “Aku biasa minum dari gelas yang sama ketika haidh, lalu Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam mengambil gelas tersebut dan meletakkan mulutnya di tempat aku meletakkan mulut, lalu beliau minum.” (HR Abdurrozaq dan Said bin Manshur, dan riwayat lain yang senada dari Muslim.)

Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah minum di gelas yang digunakan ‘Aisyah. Beliau juga pernah makan daging yang pernah digigit ‘Aisyah.(HR Muslim No. 300)

Bercanda dengan Menlemuri Wajah dengan Kue
Yang unik lagi misalnya, jika Anda pernah melihat film-film barat, maka ada sebuah kebiasaan aneh saat pesta , yaitu melumuri atau melempar wajah temannya dengan kue-kue yang ada. Kemudian mereka saling membalas. Ternyata, uswah kita tercinta shallallahu alaiahi wa salam pernah melakukannya dengan dua istrinya ; Aisyah ra dan Saudah ra. Mereka berdua asyik bercanda, saling membalas melumuri wajah madunya dengan sebuah makanan sejenis jenang. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam tidak hanya tersenyum simpul, bahkan juga ikut menyemangati kedua istrinya . Berani mencoba ?

Menemani Istri
Dari ‘Aisyah, ia mengatakan, beliau (Nabi) adalah orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit. (HR Bukhari No 4750, HR Muslim No 2770)

Mandi dan Bercanda Bersama
Meskipun beliau sebagai seorang pemimpin yang super sibuk mengurus ummat, namun beliau tidak lupa untuk menjalin kemesraan dengan istri-istrinya. Beliau tak segan-segan untuk mandi bersama dengan istri beliau.

Dalam sebuah riwayat, mandi bersama dengan Siti ‘Aisyah radhiyallahu anha dalam satu kamar mandi dengan bak yang sama.

Dari ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata, “Aku pernah mandi dari jinabat bersama Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam dengan satu tempat air, tangan kami selalu bergantian mengambil air.” (HR Mutafaqun ‘alaih).

Dalam riwayat Ibnu Hibban menambahkan, “Dan tangan kami bersentuhan”.

Rasulullah mengajarkan kepada kita, mandi bersama istri bukanlah suatu hal yang tercela. Jika hal ini dianggap tercela, tentulah beliau Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidak akan melakukannya.

Rasulullah juga sangat mengerti perasaan istri-istrinya dan tau cara menyenangkan dan memberi kasih sayang. Rasulullah, sering tidur di pangkuan Siti ‘Aisyah, meski istrinya sedang haids.

Keromantisan dan Kelembutan
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam adalah seorang lelaki sebagaimana lelaki lainnya, namun bagi para ummahatul mukminin , beliau bukan sekedar suami yang biasa. Beliau adalah suami yang romantis dengan segenap arti yang bisa diwakili oleh kata romantis. Diriwayatkan dari Umarah, ia berkata : Saya bertanya kepada Aisyah ra : “ Bagaimana keadaan Rasulullah bila berduaan dengan isri-istrinya ? “ Jawabnya : “ Dia adalah seorang lelaki seperti lelaki yang lainnya. Tetapi bedanya beliau seorang yang paling mulia, paling lemah lembut, serta senang tertawa dan tersenyum “ (HR Ibnu Asakir & Ishaq ).

Jika merasa belum lengkap dengan contoh nyata dari kehidupan rumah tangga beliau, maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wassalam telah menegaskan secara khusus pada umatnya untuk berlaku romantis pada pasangannya. Beliau bersabda : “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kamu adalah yang paling baik terhadap istrinya. Dan aku adalah yang terbaik pada istri dari kamu sekalian “. (HR Tirmidzi & Ibnu Hibban)

Tidak tanggung-tanggung, bahkan Al-Quran juga telah mengisyaratkan hal yang senada : “ Dan bergaullah dengan mereka (istri-istrimu) secara patut. Kemudian jika kamu tidak menyukai mereka, maka (bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak “ ( QS An-Nisa :19 )

Syarat untuk menjadi terbaik, harus berbuat baik terlebih dahulu kepada istri. Berbuat baik itu luas dan banyak peluangnya. Dari yang sekedar tersenyum, meremas jari tangan, bahkan hingga merawat pasangan kita saat sakit sekalipun. Subhanallah, bermesraan dengan istri itu membahagiakan hati dan menghapus segala gundah. Dan ternyata bukan itu saja, Islam juga menjadikan kebaikan, kemesraan, dan romantisnya seseorang terhadap pasangannya sebagai ladang pahala, bahkan kunci surga di akhirat kelak. Apakah maksud kunci surga itu ? Semoga dua hadits di bawah ini cukup bisa memberi jawaban bagi kita.

Dari Hushain bin Muhshan bahwa bibinya datang kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wassalam, lalu beliau bertanya kepadanya, “ Apakah engkau mempunyai suami ? Dia menjawab ;”Punya”, Beliau bertanya lagi: ”Bagaimana sikapmu terhadapnya ? “ Dia menjawab, “ aku tidak menghiraukannya, kecuali jika aku tidak mampu “. Maka beliau bersabda : “ Bagaimanapun engkau bersikap begitu kepadanya ? Sesunggguhnya dia adalah surga dan nerakamu) (HR Ahmad) . Juga diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah bersabda : “Siapapun wanita yang meninggal dunia sedangkan suaminya dalam keadaan ridha kepadanya, maka ia masuk surga “ (HR. Hakim & Tirmidzi)

Ternyata, istri bisa masuk surga karena suami, begitu pula sebaliknya. Kalau masuk neraka ? Wal iyyadzh billah. Walhasil, seharusnya visi awal sebuah pernikahan adalah bagaimana menjadikan pasangan kita salah satu kunci-kunci surga bagi kita. Karena masuk surga itu penting, tapi lebih penting lagi masuk surga rame-rame dengan orang-orang yang kita cintai dan mencintai kita. Apakah bisa disebut bahagia jika kita menyaksikan orang-orang yang kita cintai dalam keadaan menderita ? Tidak sekali-sekali tidak. Wallahu’alam

by Zulfan Afdhilla 5 YEARS AGO 5 MINUTEREAD

10 Penyakit Umum yang Menyerang Anak Kecil

Seorang ibu paling bingung bila anaknya yang masih kecil jatuh sakit.

Seorang ibu paling bingung bila anaknya yang masih kecil jatuh sakit. Kadang-kadang si ibu tidak tahu apakah harus ke dokter atau cukup diobati dengan obat yang dapat dibeli tanpa resep. Untuk mengenali penyakit apa saja yang sering menyerang anak-anak, di bawah ini ada 10 penyakit yang umum diderita balita.

1. Selesma
Penyakit yang paling sering menyerang dan gampang menulari orang dewasa mau pun anak kecil. Gejalanya demam, ingusan, batuk dan sakit kepala.

2. Penyakit perut
Karena anak balita rentan terhadap penyakit, bila makanan yang disantapnya kurang bersih mudah terjangkit sakit perut. Suntikan TCD diberikan sebagai imunisasi bagi anak-anak kecil untuk mencegah tipus, cholera dan disentri. Ketiga penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang ditularkan oleh air atau makanan yang tercemar kotoran manusia. Bakteri ini dapat menyebabkan radang di usus kecil sehingga pada kotoran penderitanya terdapat lendir dan darah. Penderitanya juga akan mengalami demam tinggi dan dapat berakibat fatal.

3. Cacar air
Gejalanya berupa bintik-bintik merah yang akhirnya berubah menjadi bisul-bisul kecil berair pada tubuh dan wajah. Terasa gatal tetapi bila digaruk dapat meninggalkan bekas seumur hidup pada kulit penderitanya. Demam juga menyertai penyakit ini dan virus ditularkan melalui bersin atau seprei yang dipakai penderita, sehari sebelum kulit merah sampai cacar itu kering dan mengelupas. Penyakit ini dapat berlangsung satu sampai dua minggu. Sekali terkena penyakit ini si penderita akan kebal seumur hidup, namun di hari tua kemungkinan virusnya berubah menjadi penyakit shingle.

4. Campak
Penyakit ini juga diawali dengan demam dan gejala yang mirip selesma. Dalam 5 hari akan muncul bercak-bercak merah di seluruh tubuh yang terasa gatal dan juga sakit. Tidak ada obat untuk campak tetapi untuk meringankan rasa sakit dapat diberikan obat seperti aspirin atau ibuproven untuk anak. Penyakit ini akan hilang dengan sendirinya tetapi sebaiknya anak yang sakit campak tidak sekolah selama 5 hari. Wanita hamil yang terkena campak dapat membahayakan bayinya.

5. Polio
Dunia seharusnya sudah bebas dari polio. Namun belakangan ada anak-anak terutama di negara-negara berkembang yang terkena polio. Gejalanya sama dengan selesma tetapi virusnya menyerang otot kaki dan badan sehingga dapat menyebabkan kelumpuhan serta kematian. Penyakit ini dapat kembali di usia dewasa dan menyebabkan kelemahan otot. Baca lebih jauh di Membebaskan Dunia dari Polio.

6. Flu
Virus flu yang ganas mudah menyerang anak kecil dan gejalanya antara lain berupa demam, sakit perut, nyeri-nyeri pada badan. Belakangan ini virus flu ada yang menjadi mutan (berubah) sehingga menimbulkan penyakit baru seperti flu burung.

7. Batuk rejan
Di musim panas anak-anak banyak yang terkena batuk rejan. Batuk yang lama tidak berhenti-henti dan sangat mengganggu yang kadang-kadang disertai demam. Batuk ini disebabkan oleh bakteri di paru-paru dan kerongkongan yang radang dan mudah menular.

8. Mata merah
Penyakit ini mudah menular dan disebabkan oleh virus yang tidak dapat disembuhkan oleh obat antibiotik.

9. Cacingan
Penyakit yang banyak diderita anak-anak adalah cacingan disebabkan oleh tangan yang kotor dan tidak dicuci sebelum makan serta makanan yang kurang direbus dengan baik. Cacing tambang biasanya akan keluar sendiri melalui kotoran sesudah minum obat cacing. Bila mereka sering menggaruk pantat kemungkinan besar mereka terkena cacing kremi, beri mereka obat cacing sesuai dengan dosis yang tertulis di botol. Cucilah seprei dan handuk dengan air panas untuk menghindari penularan.

10. Kutu rambut
Biasanya anak-anak perempuan yang terkena penyakit ini. Boleh jadi ketularan teman di sekolah karena kutu rambut mudah sekali menular. Obat kutu rambut dapat dibeli di apotik dan cucilah semua seprei, handuk serta korden.

Jika anak Anda merasa tidak enak badan ukurlah temperaturnya, bila tingginya 38C atau lebih, bawalah ke dokter. Berilah minum banyak air supaya tidak dehidrasi. Perhatikan juga gejala lainnya supaya Anda dapat memberitahu dokter dengan lengkap.

Irma Shalimar

KOMPETISI KEBAIKAN

Pada masa Khulafaur Rasyidin radhiallahu ‘anhum, para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para tabi’in berlomba-lomba berbuat kebaikan dengan membantu orang yang membutuhkan dan menolong orang yang teraniaya.

Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar bin Khattab radhiallahu ‘anhuma termasuk orang yang gigih bersaing di dalam amal kebaikan yang mulia ini, yang pelakunya mendapatkan kebaikan besar di dunia dan banyak pahala di akhirat.

Dengan semangat kompetisi yang tinggi Umar bin Khattab mengawasi apa yang dilakukan oleh Abu Bakar. Ia berencana melakukan dua kali lipatnya sehingga dia bisa berbuat lebih dari Abu Bakar dalam hal kebaikan.

Suatu hari, Umar mengawasi Abu Bakar di waktu fajar. Sesuatu telah menarik perhatian Umar. Setiap pagi selesai subuh, Abu Bakar mendatangi sebuah gubuk kecil di pinggiran Madinah, ia masuk selama beberapa jam, lalu dia pulang kembali ke rumahnya.

Umar tidak mengetahui apa yang ada di dalam gubuk itu dan apa yang dilakukan Abu Bakar di sana. Umar mengetahui segala kebaikan yang dilakukan Abu Bakar kecuali rahasia urusan gubuk tersebut.

Sampai akhirnya setelah berminggu minggu mengikuti Abu Bakar, Umar memutuskan untuk masuk ke dalam gubuk itu sesaat setelah Abu Bakar meninggalkannya. Dia ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh sahabatnya di situ.

Umar tertegun saat mendapatkan seorang nenek tua yang lemah tanpa bisa bergerak. Nenek itu juga buta kedua matanya. Tidak ada sesuatu pun di dalam gubuk kecil itu.

Umar bertanya, “Apa yang dilakukan laki-laki itu di sini?” Nenek menjawab, “Demi Allah, aku tidak mengetahui, wahai anakku. Setiap pagi dia datang, membersihkan rumahku ini dan menyapunya. Dia menyiapkan makanan untukku. Kemudian dia pergi tanpa berbicara apapun denganku.”

Umar menekuk kedua lututnya dan kedua matanya basah oleh air mata. Dia menangis sambil mengucapkan “Sungguh, engkau telah membuat lelah khalifah sesudahmu wahai Abu Bakar.”

Sahabatku, sebagai manusia kita semua diciptakan oleh Allah subhanallahu wata’alaa untuk berakalbudi, dan diciptakan untuk selaku memilih. Benar sekali, hidup di dunia adalah pilihan. Kau bisa memilih menjadi orang biasa saja, menghindari kompetisi kebaikan, hidup nyaman sejahtera tanpa harus bersusah payah bekerja keras , melewatkan kesempatan untuk menebar kebaikan. Melewatkan peluang untuk menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Atau sebaliknya, kau bisa memilih menjadi orang yang luar biasa, hidup menjadi saluran berkah untuk orang lain siapapun itu, menempatkan prioritas tertinggi untuk menebarkan kebaikan, bermanfaat kepada semua manusia, menjadi harapan untuk bangsa Indonesia.

Kebaikanmu bukanlah untuk ajang pamer. Bukan untuk dinilai oleh orang lain, karena sesungguhnya hanya Allah lah yang berhak menilai. Tetapi untuk diteladani oleh orang disekelilingmu, untuk menjadi manfaat kepada mereka, untuk menginspirasi mereka, untuk memacu mereka agar berusaha lebih keras dalam kompetisi kebaikan.

Salam Hijrah

RAHASIA SUKSES BISNIS SANDIAGA UNO

#inspirasisukses

Kenal dengan Bang Sandiaga Salahuddin Uno kan?

Seorang Pengusaha Muda yang Sukses jadi WaGub DKI terpilih.

Sandiaga Uno adalah salah satu Pengusaha Sukses papan atas Indonesia.

Perusahaan nya PT. SARATOGA sudah beranak pinak menjadi banyak perusahaan, salah satu nya PT. ADARO ( Perusahaan Tambang Batu Bara Terbesar di Indonesia ).

Apa kebiasaan Sandiaga Uno setiap hari, sehingga bisa Sukses seperti sekarang?

Berikut catatan yang di ambil dari tulisan mas Saptuari ;

Aku ingat Januari lalu, kami rapat kecil dengan mas Sandi di Eksekutif Lounge Adisutjipto Internasional Airport sehabis dia ngisi seminar di Universitas Gadjah Mada.

Makanan dan minuman terhidang di meja, kami berebutan mengambil nya, mas Sandi tidak menyentuhnya karena sedang puasa.

“Mas Sandi, apa yang bikin mas Sandi tetap konsisten dalam ibadah mas?”

“Dirimu sudah super sukses, tapi aku pernah baca puasa Daud masih rutin mas Sandi lakukan, sholat Dhuha juga gak pernah putus…. Maluuu aku mas kalau lihat ibadah mu, kok bisa dirimu seperti itu”. Kataku penuh tanya.

Mas Sandi tersenyum, kepala plontos nya oleh-oleh Umroh tampak lucu malam itu.

“Jadi begini, ibadah itu kalau sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi menjadi sebuah kebutuhan”.

“Jadi, kalau aku gak sholat Dhuha aja sekali, tiba-tiba ada sesuatu yang hilang, aneh rasanya….. walaupun itu sunnah jadi terasa wajib.

Dan aku merasakan sekali hikmah nya, sudah 7 – 8 tahun aku rutin melakukan nya, rezeki itu seperti gak aku cari, semua datang sendiri.. seperti diantar rezeki itu”. Mas Sandi mulai bercerita.

“Dhuha mu berapa rekaat mas?”. Tanyaku lagi.

“Delapan, insyaallah”. Jawab mas Sandi singkat.

“Aku juga sering banget merasa diselamatkan oleh Allah dengan banyak kejadian-kejadian yang tidak berhasil aku dapatkan.

Dulu aku pernah di calonkan jadi bendahara DPP partai Demokrat lho.., waah kalau sampai kejadian, maluu wajah kita sekarang muncul di koran-koran, pasti ikut keseret-seret yang begituan, hehehe… “. Lanjut mas Sandi.

“Jadi bener itu, sesuatu yang kita anggap baik buat kita, belum tentu baik di mata Allah! dan aku banyaak banget ngalamin, sehingga aku merasa justru aku di selamatkan oleh Allah ketika aku tidak mendapatkannya”.

Kami manggut-manggut mendengar nya…
Aah… aku yang paling terpana, mas Sandi membuktikan Istiqomah di jalur hidup nya.

Aku masih menggenggam kacang goreng ketika dari balik jendela Lounge kulihat Jet pribadi membawa mas Sandi take off pulang ke Jakarta,Indonesia.

Pantaslah beliau menjadi Pengusaha Sukses, Pantaslah beliau di kejar Rezeki, karena ternyata beliau memiliki Rahasia Magnet Rezeki

SUDAHKAH KITA RUTINKAN SHOLAT DHUHA?
BERAPA RAKAAT?

Mari Bercermin Pada Sebotol Air Mineral

Pernah beli air mineral kan? Sebut saja aqua. Ini bukan promosi merek, namun sebutan umum untuk air mineral. Biar mudah…

Mari kita perhatikan kisah hidup si aqua. Sama-sama sebotol air mineral, merk yang sama, kemasan dan ukuran yang sama, dari pabrik yang sama, namun ‘nasib’ mereka bisa jadi berbeda.

Sebotol aqua 600ml misalnya, ketika kita beli di supermarket, harganya hanya Rp. 2.400,- atau bisa lebih murah dari itu. Jika kita membelinya di warung rumahan, harganya bisa jadi 3000 atau 3500 rupiah.

Berbeda lagi jika kita membelinya di tempat-tempat umum, terminal atau stasiun maupun bandara. Harganya sudah naik menjadi 5 ribu atau 10 ribu rupiah. Dan harganya bisa menjadi lebih mahal ketika kita beli di tempat hiburan atau tempat wisata. Disana bisa jadi meningkat menjadi 12 ribu rupiah.

Tapi coba kita beli sebotol aqua di sebuah restoran mewah atau hotel berbintang, harganya bisa melambung tinggi menjadi 15 ribu atau 20 ribu rupiah.

Bahkan di tempat-tempat khusus, harga sebotol air mineral bisa lebih mahal dari itu.

Pertanyaannya, apakah sebuah botol air mineral bisa memilih, dimanakah ia akan ditempatkan?

Apakah ia bisa request, dimana ia ingin dijual?

Sehingga ia bisa meningkatkan ‘harga diri’ nya melalui tempat dimana ia dipajang.

Tidak mungkin sebotol aqua yang terpajang di kulkas supermarket, terus karena ingin mengubah nasibnya, malam-malam ketika toko tutup, ia melarikan diri keluar dari supermarket lalu pindah ke hotel berbintang agar harga dirinya meningkat 20 kali lipat?

PayTrener’s = Mirip dengan air mineral itu, kita juga tidak bisa memilih untuk dilahirkan dari rahim siapa, dimana, apakah di kota atau di desa.

Kita tidak bisa request untuk di lahirkan di kalangan orang kaya, atau keluarga miskin. Apakah kita lahir di lingkungan positif atau negatif. Tidak bisa.

Kita harus terima apa adanya kondisi kita dilahirkan. Kita harus terima siapa yang menjadi orangtua kita. Kita harus mau berada di lingkungan seperti apa.

Namun berbeda dengan sebotol aqua yang tidak bisa mengubah nasib dirinya. Kita punya pilihan masa depan. Kita punya kesempatan untuk mengubah nasib kita.

Kita punya peluang untuk meningkatkan ‘harga diri’, bahkan 20 kali lipat dari sekarang atau lebih.

Kita punya semua kemungkinan untuk meningkatkan kesejahteraan kita. Kita bisa menjadi lebih baik dari sekarang.

Tidak ada yang memaksa kita harus menjadi karyawan terus-menerus. Kita tidak harus mendapatkan gaji yang segitu-segitu saja setiap bulan.

Kita punya pilihan apakah akan menjadi karyawan, manajer, pimpinan perusahaan, pebisnis, profesional, investor, pembicara publik, artis, politikus atau apapun peran yang kita pilih.

You have a chance to change. Kita punya kesempatan untuk mengubah diri kita. Dan bahkan Tuhanpun memberi kesempatan kita untuk mengubah nasib.

“Allah tidak mengubah nasib seseorang kecuali mereka berusaha mengubah dirinya sendiri.”

Mari berubah, menuju hidup lebih baik, tanpa mengeluh.

sumber https://pijarpsikologi.org/mari-kenali-anak-berbakat-secara-lebih-dekat/

Yang Sebaiknya Anda Lakukan Selama Puasa Romadhon

Dr. Adib Rizvi, specialis Ginjal menhimbau agar semua Muslim menahan diri dari minum soft drink, terutama yg dingin dlm bulan Ramadan akan datang ini. Kata beliau setelah berpuasa sepanjang hari, ginjal akan kekeringan, dan akan berhenti dengan meminum air dingin ini. Semua minuman soft drink seperti 100plus, Coke (coca colla, Pepsi, Fanta, Miranda, 7up, Sprite, dll hendaklah dielakkan sepenuhnya. Lebih baik minum jus buah-buahan segar.

Sebelum bulan ramadhan tiba, tolong sebarkan info ini kepada semua Muslim yang Anda kenal, agar kita sehat untuk beribadah.

PAPDI(Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam)

Dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan tips lancar jalani puasa secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan.

Mudah2an bisa bermanfaat.

● Saat sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi. Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.

● Sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.

● Saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi kurma karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.

● Mengonsumsi pisang saat berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.

● Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, cc koroner dan hipertensi.

● Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.

● Konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.

● Hindari terlalu banyak makanan es, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

Selamat menjalankan ibadah shaum dan ibadah lainnya di bulan Ramadhan. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu’ serta ikhlas menjalaninya…

*_MARHABAN YAA RAMADHAN_*

Inilah 10 Cara Menyimpan Makanan Dalam Kulkas yang Sebenarnya

Mmkanan dalam kulkas atau lemari pendingin seolah menjadi penyelamat bagi makanan-makanan agar tetap segar ketika dikonsumsi, dan bisa disimpan untuk jangka waktu yang relatif lama. Namun, sayangnya ada beberapa bahan makanan tertentu yang nggak bisa bertahan lama. Atau, bahan makanan tertentu justru menimbulkan bau yang menyengat sehingga menular ke makanan lainnya.

Nah, supaya nggak jadi mubadzir, baiknya kamu tahu cara menyimpan makanan di kulkas agar lebih tahan lama dan nggak mengganggu cita rasa dari makanan tersebut. Hipwee Tips sudah merangkumnya buat kamu, kok. Yuk, simak, para calon ibu muda!

1. Jangan mencuci buah sebelum dimasukkan ke kulkas karena akan mempercepat pembusukan. Kira-kira, beginilah aturannya
simpan buah dalam keadaan kering

Buah-buahan nggak memerlukan kelembaban yang tinggi. Hindari mencuci buah sebelum dimasukkan ke kulkas karena akan merusak kelembaban sehingga mudah busuk. Letakkan buah-buahan di rak tengah yang terbuka.
Beberapa buah tertentu seperti pisang, alpukat, melon dan jeruk, justru nggak akan tahan lama jika dimasukkan ke dalam kulkas. Cukup simpan buah-buah ini di suhu kamar atau di udara terbuka.
Sedangkan untuk buah potong, beri perasan jus lemon untuk menghambat oksidasi buah yang mencegah warna menjadi kecokelatan serta kehilangan kerenyahannya. Bisa juga dimasukkan ke dalam mangkuk dengan bungkus plastik (plastic wrap).
Untuk buah yang masih dalam keadaan segar dapat disimpan dalam kulkas selama 1 hingga 2 minggu.

2. Sedangkan untuk buah yang sudah dipotong dapat disimpan hanya 3-4 hari.2. 2. Khusus apel, pisahkan dengan buah lainnya. Apel mengeluarkan gas tertentu yang menyebabkan buah atau sayuran cepat membusuk
pisahkan apel dari bahan makanan lain ya..
pisahkan apel dari bahan makanan lain ya.. via www.elogistika.info

Simpanlah apel secara terpisah dengan buah-buahan matang lainnya. Sebaliknya, kamu bisa letakkan apel berdekatan dengan buah-buahan yang belum terlalu matang agar bisa cepat matang.
Agar rasa dan tekstur apel nggak berubah, kamu bisa menyimpan apel dengan cara membungkusnya ke dalam plastik berlubang sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.
3. Berbeda dengan buah, sayuran membutuhkan kelembaban yang lebih tinggi dan lebih cepat busuk ketimbang buah
bungkus dalam plastik yang dilubangi terlebih dahulu

Cuci bersih sayuran untuk mencegah bakteri yang menyebabkan layu dan kekuningan. Tunggu kering sebelum memasukkannya ke dalam kantong plastik berlubang atau dibungkus kertas. Khusus jamur wajib dibungkus kertas, karena mudah berkeringat dan busuk jika dibungkus dalam plastik.
Jauhkan dari buah-buahan dan bawang merah serta bawang putih untuk menghindari gas yang menyebabkan kekuningan.
Letakkan di bagian rak atau laci khusus sayuran. Sayuran dapat disimpan 2-3 hari dalam kulkas.

4. Simpan telur dengan meletakkan ujung yang kecil berada di bawah agar nggak cepat busuk
ujung yang kecil bagian bawah
Cuci bersih telur untuk menghilangkan kotoran dan lap hingga kering.

Simpan dalam tempat telur yang disediakan di kulkas dengan meletakkan ujung yang kecil berada di bawah. Cara ini akan memastikan kantung udara yang berada di atas nggak tertekan oleh berat telur sehingga nggak mudah pecah busuk.
Telur dapat disimpan dalam kulkas selama 3-5 minggu.

5. Pastikan daging, ikan dan unggas segar tetap pada plastik pembungkusnya, atau gunakan alas piring jika tanpa pembungkus
pastikan daging terbungkus plastik

Biarkan daging, ikan, dan unggas tetap dalam pembungkus. Melepas pembungkusnya bisa meningkatkan risiko terpapar bakteri. Jika daging nggak dibungkus saat pembelian, pakailah piring sebagai alas agar kandungan airnya nggak menetesi makanan yang berada di bawahnya.

6. Produk susu dan olahannya baiknya dimasukkan ke dalam kulkas. Khusus produk ini, kemasan menjadi hal yang sangat penting

Untuk menyimpan susu, alangkah baiknya menggunakan botol plastik sebagai pembungkus daripada kardus karton. Bakteri lebih mudah tumbuh di kardus karton dari pada botol plastik. Jika karton susu sudah dibuka, susu harus dikonsumsi dalam waktu 7 – 10 hari.
Biarkan keju, yoghurt, krim asam, susu, dan krim tetap dalam kemasannya. Jika sudah dikonsumsi, jangan kembalikan ke wadah aslinya. Letakkan di mangkuk atau piring dengan bungkus plastik.
Khusus keju, gunakan bungkus aluminimum foil jika sudah dikonsumsi. Untuk keju keras seperti cheddar dapat bertahan 3-4 minggu setelah dibuka. Sedangkan untuk keju lunak seperti ricotta dapat bertahan satu minggu setelah dibuka.

6. Kentang berfungsi untuk menyerap bau busuk dari bahan makanan atau makanan olahan yang dimasukkan ke kulkas
potongan kentang untuk mencegah bau busuk
potongan kentang untuk mencegah bau busuk via daybydayorganization.files.wordpress.com

Sebenarnya, kentang nggak ideal untuk disimpan dalam kulkas karena zat tepungnya akan berubah menjadi zat gula. Letakkan di tempat yang lebih gelap, dingin dan jauh dari jenis bawang-bawangan. Jika terdapat pertumbuhan kecambah, sebaiknya segera dibuang.
Untuk menyerap bau busuk dari bahan makanan atau makanan yang sudah diolah dan dimasukkan ke kulkas, masukkan secara acak belahan kentang di beberapa tempat dalam kulkas. Belahan kentang tersebut cukup diganti setiap tiga hari sekali dengan yang masih segar.

7. Pisahkan tomat dan mentimun, gas dalam tomat akan membuat mentimun cepat busuk
pisahkan dua bahan ini

Sebaiknya, gunakan kertas atau koran sebagai alas atau sebagai pembungkus agar tomat dan mentimun selalu kering sehingga lebih awet di dalam kulkas.

8. Bungkus rapat kacang-kacangan dalam plastik sebelum dimasukkan ke dalam kulkas
masukkan kacang-kacangan dalam toples

Ketahanan jenis kacang-kacangan yang disimpan dalam kulkas sangat tergantung pada varietasnya. Sebaiknya, bungkus kacang-kacangan dengan rapat dalam plastik sebelum dimasukkan ke dalam kulkas, agar dapat bertahan hingga 3-5 hari ke depan.

9. Jauhkan bawang-bawangan dari bahan makanan lain karena mengandung gas dan bau yang menyengat
pisah bawang-bawangan dengan bahan makanan lain

Cuci bersih bawang setelah dikupas atau diiris, simpan dalam wadah plastik kedap udara sebelum dimasukkan ke dalam kulkas agar gas dan baunya nggak mencemari bahan makanan lain. Bawang bisa bertahan hingga 4 hari ke depan.

10. Sisa makanan yang dimasak, bisa disimpan dalam wadah kedap udara dan tahan bocor. Hitung-hitung meminimalisir bau busuk
simpan dalam toples

Simpan sisa masakan dalam wadah horizontal agar bisa dingin lebih cepat. Pastikan kedap udara dan tahan bocor.
Jika makanan habis dimasak, dinginkan sisa makanan dalam waktu dua jam dari memasak.
Jangan meletakkan masakan berdekatan dengan bahan mentah lain untuk mencegah pemaparan bakteri. Aroma dari bahan mentah juga bisa terpapar ke makanan.
Makanan sisa yang mengandung daging dapat disimpan dalam kulkas selama 3-4 hari.
Nah, makanan yang disimpan secara benar di dalam kulkas akan bertahan lebih lama, terjaga kesegarannya, dan nggak menghalangi sirkulasi temperatur di dalam lemari es. Sudah menerapkannya belum?

1 YEAR AGO BY MEILY ROHMATUN

Aturan Pergaulan Menurut Syariat Islam

taaruf
Manusia merupakan makhluk sosial yang diciptakan oleh Allah swt. Allah swt menciptakan manusia sedemikian rupa, manusia juga merupakan makhluk yang paling sempurna diantara ciptaan Allah swt yang lainnya, Allah menciptakan manusia begitu sempurna karena manusia merupakan khalifah di muka bumi ini. Ada dua jenis manusia yang diciptakan oleh Allah swt, yaitu laki – laki dan perempuan. Firman Allah swt dalam Al-qur’an surat Al-Hujurat ayat 13 :
“Wahai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.
Allah berfirman bahwa Ia menciptakan manusia berbangsa – bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenali. Artinya, Allah swt memerintahkan manusia untuk bersosialisasi dan saling bergaul satu dengan yang lainnya. Allah swt juga menjelaskan di dalam ayat ini bahwa manusia diciptakan berbeda-beda dari berbagai suku dan bangsa, dan Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dengan apa yang dimiliki orang tersebut karena sesungguhnya yang paling mulia dihadapan Allah swt adalah orang yang paling bertakwa.
Pergaulan merupakan suatu fitrah bagi manusia karena sesungguhnya manusia merupakan makhluk sosial. Manusia juga memiliki sifat tolong-menolong dan saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Namun, di zaman sekarang ini banyak sekali remaja yang terjerembab dalam kemaksiatan akibat salah pergaulan, seperti maraknya video mesum, pemerkosaan, dan berbagai perilaku menyimpang lainnya. Hal ini dapat terjadi karena pergaulan tidak dibentengi dengan iman yang kokoh sehingga mudah tergoyahkan oleh arus pergaulan yang bersifat negatif.
Semakin maraknya pergaulan bebas di kalangan remaja, mengharuskan para remaja belajar tentang pergaulan yang benar secara islam dan sesuai syariat sejak dini. Sebenarnya tidak hanya pergaulan terhadap lawan jenis yang saat ini sedang merebak di masyarakat tetapi hubungan antara anak dan orang tua juga banyak penyimpangan seperti adanya pembunuhan seorang ibu oleh anaknya, hal itu juga disebabkan oleh iman si anak yang masih lemah dan goyah. Sebenarnya di dalam Al-qur’an telah dijelaskan hubungan antara laki-laki dan perempuan ,hubungan sesama jenis, hubungan antara anak dan orang tua, hubungan antara muslim dan nonmuslim, dan masih banyak lagi yang lainnya. Namun bagi mereka yang baru saja mengetahui peraturan ini cenderung merasa tertekan karena pergaulan dalam islam begitu kaku dan tidak seperti pergaulan yang umum ditemui di masyarakat.

A. Pergaulan antara lawan jenis
Sekiranya pergaulan itu berasaskan kepada tujuan mendesak ataupun keperluan, maka dibolehkan. Walau bagaimanapun, dalam masa yang sama, perlu menjaga batas-batas pergaulan sebagaimana yang telah digariskan Islam. Pandangan yang diberikan oleh Dr. Yusuf Al-Qaradhawi di dalam Fatawa Muasyirah, Jilid 2 menyebutkan :
“Pada prinsipnya, perhubungan di antara lelaki dan wanita tidaklah ditolak secara total, malahan dibolehkan selagi mana ia bermatlamatkan kebaikan dan atas perkara-perkara yang dibenarkan syarak.. Dan wajib patuhi kehendak dan ajaran Islam serta prihatin tentang akhlak dan adab”.
Allah swt telah mengatur sedemikian rupa mengenai pergaulan antara lawan jenis. Allah swt berfirman dalam surat Al-Israa ayat 32,
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS. 17:32).
Dalam ayat tersebut Allah swt telah jelas melarang manusia untuk mendekati zinah karena sesungguhnya zinah merupakan perbuatan yang keji. Zinah dapat disebabkan oleh kurang kokohnya iman seorang manusia dan akhirnya terbawa dalam pergualan bebas. Islam mengatur batasan-batasan pergaulan antara laki-laki dan perempuan, batasan-batasan tersebut dibuat bukan untuk mengekang kebebasan manusia, namun merupakan salah satu bentuk kasih sayang Allah swt terhadap umat manusia sebagai makhluk yang mulia. Sebagai muslim yang beriman, seharusnya para remaja memperhatikan beberapa adab pergaulan yang telah diatur didalam Al-Quran.

Adab – adab pergaulan dalam islam :
Pertama, hendaknya setiap muslim menjaga pandangan matanya dari melihat lawan jenis secara berlebihan. Dengan kata lain hendaknya dihindarkan berpandangan mata secara bebas. Perhatikanlah firman Allah berikut ini,
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat” (QS. 24:30)
Awal dorongan syahwat adalah dengan melihat. Maka jagalah kedua biji mata ini agar terhindar dari tipu daya syaithan. Tentang hal ini Rasulullah bersabda, “Wahai Ali, janganlah engkau iringkan satu pandangan (kepada wanita yang bukan mahram) dengan pandangan lain, karena pandangan yang pertama itu (halal) bagimu, tetapi tidak yang kedua!” (HR. Abu Daud).
Kedua, hendaknya setiap muslim menjaga auratnya masing-masing dengan cara berbusana islami agar terhindar dari fitnah. Secara khusus bagi wanita Allah SWT berfirman,
Dan Katakanlah kepada perempuan-perempuan Yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang Yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali Yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya Dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka Yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka Yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki Yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak Yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa Yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Wahai orang-orang Yang beriman, supaya kamu berjaya. (An-Nuur : ayat 31).
Batasan aurat bersama bukan mahram (ajnabi)
Lelaki – antara pusat ke lutut
Wanita – seluruh badan kecuali muka dan tapak tangan
• Berpakaian sopan menurut syara’, yaitu tidak tipis sehingga menampakkan warna kulit, tidak ketat sehingga menampakkan bentuk badan dan tudung dilabuhkan melebihi paras dada. Tidak salah berpakaian asalkan menepati standar pakaian Islam.
• Hayati pemakaian kita di dalam solat. Sebagaimana kita berpakaian sempurna semasa mengadap Allah, mengapa tidak kita praktikkan dalam kehidupan di luar? Sekiranya mampu, bermakna solat yang didirikan berkesan dan berupaya mencegah kita daripada melakukan perbuatan keji dan mungkar.
• Jangan memakai pakaian yang tidak menggambarkan identitas kita sebagai seorang Islam. Hadith Nabi SAW menyebutkan : “Barangsiapa yang memakai pakaian menjolok mata, maka Allah akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat kelak..” ( Riwayat Ahmad, Abu Dawud, An-Nasai dan Ibnu Majah)
Dalam ayat lain Allah SWT berfirman,
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu dan anak-anak perempuanmu dan juga kepada istri-istri orang mu’min: ‘Hendaklah mereka mengulurkan jilbab mereka ke seluruh tubuh mereka.’ Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (QS. 33: 59)

Ketiga, tidak berbuat sesuatu yang dapat mendekatkan diri pada perbuatan zina (QS. 17: 32) misalnya berkhalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis yang bukan mahram. Nabi bersabda, “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah berkhalwat dengan seorang wanita (tanpa disertai mahramnya) karena sesungguhnya yang ketiganya adalah syaithan (HR. Ahmad).
Keempat, menjauhi pembicaraan atau cara berbicara yang bisa ‘membangkitkan selera’. Arahan mengenai hal ini kita temukan dalam firman Allah,
“Hai para istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti perempuan lain jika kamu bertaqwa. Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara hingga berkeinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya. Dan ucapkanlah perkataan yang ma’ruf.” (QS. 33: 31).
Berkaitan dengan suara perempuan Ibnu Katsir menyatakan, “Perempuan dilarang berbicara dengan laki-laki asing (non mahram) dengan ucapan lunak sebagaimana dia berbicara dengan suaminya.” (Tafsir Ibnu Katsir, jilid 3)
Wahai isteri-isteri Nabi, kamu semua bukanlah seperti mana-mana perempuan Yang lain kalau kamu tetap bertaqwa. oleh itu janganlah kamu berkata-kata Dengan lembut manja (semasa bercakap Dengan lelaki asing) kerana Yang demikian boleh menimbulkan keinginan orang Yang ada penyakit Dalam hatinya (menaruh tujuan buruk kepada kamu), dan sebaliknya berkatalah Dengan kata-kata Yang baik (sesuai dan sopan). (Al-Ahzaab : 32).
Melunakkan suara berbeda dengan merendahkan suara. Lunak diharamkan, manakala merendahkan suara adalah dituntut. Merendahkan suara bermakna kita berkata-kata dengan suara yang lembut, tidak keras, tidak meninggi diri, sopan dan sesuai didengar oleh orang lain. Ini amat bertepatan dan sesuai dengan nasihat Luqman AL-Hakim kepada anaknya yang berbunyi : “Dan sederhanakanlah langkahmu semasa berjalan, juga rendahkanlah suaramu (semasa berkata-kata), Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai” (Surah Luqman : ayat 19). Penggunaan perkataan yang baik ini perlu dipraktikkan sama ada melalui perbualan secara langsung tidak langsung , contohnya melalui SMS, Yahoo Messengger ataupun apa yang ditulis di dalam Facebook karenanya menggambarkan keperibadian penuturnya.
Berkaitan dengan ungkapan yang baik ini, di dalam Al-Quran ada beberapa bentuk ungkapan yang wajar kita praktikkan dalam komunikasi seharian yaitu:
1. Qaulan Sadida (An-Nisa’ :9) : Isi pesanan jujur dan benar, tidak ditambah atau dibuat-buat
2. Qaulan Ma’rufa (An-Nisa : 5) :Menyeru kepada kebaikan dan kebenaran
3. Qaulan Baligha (An-Nisa’ : 63) : Kata-kata yang membekas pada jiwa
4. Qaulan Maisura (Al-Isra’ : 28) : Ucapan yang layak dan baik untuk dibicarakan
5. Qaulan Karima (Al-Isra’: 23) : Perkataan-perkataan yang mulia
Kelima, hindarilah bersentuhan kulit dengan lawan jenis, termasuk berjabatan tangan sebagaimana dicontohkan Nabi saw, “Sesungguhnya aku tidak berjabatan tangan dengan wanita.” (HR. Malik, Tirmizi dan Nasa’i).
Hadith Nabi SAW : “Sesungguhnya kepala yang ditusuk besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya.” (Riwayat At-Tabrani dan Baihaqi). Selain itu, dari Aisyah :”Demi Allah, tangan Rasulullah tidak pernah menyentuh tangan wanita sama sekali meskipun saat membait.”(Riwayat Bukhari).
Dalam keterangan lain disebutkan, “Tak pernah tangan Rasulullah menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Hal ini dilakukan Nabi tentu saja untuk memberikan teladan kepada umatnya agar melakukan tindakan preventif sebagai upaya penjagaan hati dari bisikan syaitan.
Selain dua hadits di atas ada pernyataan Nabi yang demikian tegas dalam hal ini, bekiau bersabda: “Seseorang dari kamu lebih baik ditikam kepalanya dengan jarum dari besi daripada menyentuh seorang wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Thabrani).
Keenam, hendaknya tidak melakukan ikhtilat, yakni berbaur antara pria dengan wanita dalam satu tempat. Hal ini diungkapkan Abu Asied, “Rasulullah saw pernah keluar dari masjid dan pada saat itu bercampur baur laki-laki dan wanita di jalan, maka beliau berkata: “Mundurlah kalian (kaum wanita), bukan untuk kalian bagian tengah jalan; bagian kalian adalah pinggir jalan (HR. Abu Dawud).
Selain itu Ibnu Umar berkata, “Rasulullah melarang laki-laki berjalan diantara dua wanita.” (HR. Abu Daud).
B. Pergaulan Sejenis
Dalam hal menjaga aurat, Nabi pun menegaskan sebuah tata krama yang harus diperhatikan, beliau
bersabda: “Tidak dibolehkan laki-laki melihat aurat (kemaluan) laki-laki lain, begitu juga perempuan
tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh laki-laki berkumul dengan laki-laki lain
dalam satu kain, begitu juga seorang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam
satu kain.” (HR. Muslim)
C. Pergaulan Seorang Muslim dengan Non Muslim
Dalam perkara-perkara umum (sosial) kita tetap menjalin hubungan yang baik dengan non muslim
sekalipun. Contoh baik: Nabi berdiri ketika iring-iringan jenazah non muslim melewati beliau. Kita
perlu tahu bahwa ada tiga jenis non muslim yaitu kafir harbi, kafir dzimmi, dan kafir mu’aahad.
Masing-masing mendapat perlakuan yang berbeda. Dalam masalah aqidah dan ‘ubudiyah, kita tegas
terhadap non muslim.
Seperti: kita tidak mengucapkan dan menjawab salam kepada mereka, tidak mengikuti ritual ibadah
mereka, dan semacamnya.
D. Pergaulan Sesama Muslim
Sesama muslim adalah bersaudara, seperti tubuh yang satu dan seperti satu bangunan yang kokoh dan
saling mendukung antar bagiannya. Pergaulan sesama muslim dibalut dengan ukhuwah islamiyah. Derajat-
derajat ukhuwah islamiyah adalah alamatus shadr wal lisan wal yad, yuhibbu liakhihi maa yuhibbu
linafsih, dan iitsaar.
Ada banyak hak saudara kita atas diri kita, diantaranya sebagaimana dalam hadits Nabi yaitu jika
diberi salam hendaknya menjawab, jika ada yang bersin hendaknya kita doakan, jika diundang hendaknya
menghadirinya, jika ada yang sakit hendaknya kita jenguk, jika ada yang meninggal hendaknya kita
sholatkan dan kita antar ke pemakamannya, dan jika dimintai nasihat hendaknya kita memberikannya.
Selain itu, sesama muslim juga tidak saling meng-ghibah, tidak memfitnahnya, tidak menyebarkan
aibnya, berusaha membantu dan meringankan bebannya, dan sebagainya.

E. Pergaulan dengan Ortu dan Keluarga
Bersikap santun dan lemah lembut kepada ibu dan bapak, terutama jika telah lanjut usianya. Jangan berkata ‘ah’ kepada keduanya. Terhadap keluarga, hendaknya kita senantiasa saling mengingatkan untuk tetap taat kepada ajaran Islam. Sebagaimana Nabi telah melakukannya kepada Ahlu Bait. Dan Allah berfirman: Quu anfusakum wa ahliikum naara.

F. Pergaulan dengan Tetangga
Tetangga harus kita hormati. Misalnya dengan tidak menzhalimi, menyakiti dan mengganggunya, dengan membantunya, dengan meminjaminya sesuatu yang dibutuhkan, memberinya bagian jika kita sedang masak-masak.